Anda di halaman 1dari 22

LADOKGI TNI AL YOS SUDARSO

RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT

PEDOMAN PENGORGANISASIAN
( DI ISI POKJA )

RSGM LADOKGI YOS SUDARSO


MAKASSAR
2020

DAFTAR ISI

1
Halaman Judul
Daftar Isi ………………………………………………………………………………… 1
Surat Keputusan Kepala RSGM Ladokgi TNI AL Yos Sudarso ………………….. 2
Lampiran Surat Keputusan ………………………………………………………….. 3

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ………………………………………………………. 3
B. Tujuan Umum ………………………………………………………… 1
C. Tujuan Khusus ………………………………………………………. 1
BAB II GAMBARAN UMUM RSGM LADOKGI TNI AL YOS SUDARSO
A. Sejarah ……………………………………………………………….
B. Tugas Pokok dan Fungsi ..………………………………………….
BAB III VISI, MISI, DAN MOTTO
A. Visi, Misi, dan Motto RSGM Ladokgi TNI AL Yos Sudarso ……
B. Visi, Misi, dan Motto Bagian Bedah Mulut ………………………
BAB IV STRUKTUR ORGANISASI RSGM LADOKGI
TNI AL YOS SUDARSO ………………………………………………..
BAB V STRUKTUR ORGANISASI BAGIAN BEDAH MULUT …………….
BAB VI URAIAN JABATAN ……………………………………………………
BAB VII TATA HUBUNGAN KERJA ………………………………………….
BAB VIII POLA KETENAGAAN DAN KUALIFIKASI PERSONIL …………
BAB IX KEGIATAN ORIENTASI ……………………………………………..
BAB X PERTEMUAN RAPAT ………………………………………………
BAB XI PELAPORAN …………………………………………………………..
A. Laporan Harian...........................................................................
B. Laporan Bulanan........................................................................
C. Laporan Tahunan......................................................................

2
LADOKGI TNI AL YOS SUDARSO
RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT

KEPUTUSAN KEPALA RSGM LADOKGI TNI AL YOS SUDARSO


Nomor: Kep / / / 2020

Tentang

PEDOMAN PENGORGANISASIAN UNIT KERJA


RSGM LADOKGI TNI AL YOS SUDARSO

KEPALA RSGM LADOKGI TNI AL YOS SUDARSO

Menimbang : a. Bahwa dalam upaya pelaksanaan kegiatan di RSGM Ladokgi TNI


Sudarso yang jelas, efektif dan efisien, maka diperlukan Pedoman
Pengorganisasian Unit Kerja.

b. Bahwa sehubungan dengan huruf a di atas, telah disusun


Pedoman Pengorganisasian Unit Kerja di RSGM Ladokgi Yos
Sudarso.

c. Bahwa sehubungan dengan huruf b tersebut, Pedoman


Pengorganisasian Unit Kerja tersebut perlu ditetapkan dengan
Keputusan Kepala RSGM TNI AL Yos Sudarso.

(DI BUAT OLEH POKJA)


Mengingat : 1. Undang-Undang Rl Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.
2. Undang-Undang Rl Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit.
3. Peraturan Menteri Kesehatan Rl Nomor 436/MENKES/SK/VI/
1993 tentang berlakunya Standar Pelayanan Rumah Sakit dan
Standar Pelayanan Medis di Rumah Sakit.
4. Peraturan Menteri Kesehatan Rl Nomor 12 tahun 2012 tentang
Akreditasi Rumah Sakit
5. Keputusan Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan Nomor
HK.02.04/12/2790/11 tentang Standar Akreditasi Rumah Sakit.

3
6. Surat Perintah Kaladokgi TNI AL Yos Sudarso No. Sprin/157
/XI/2016 Tanggal 24 November 2016 Tentang Daftar Susunan
Personil RSGM Ladokgi TNI AL Yos Sudarso.

MEMUTUSKAN
Menetapkan : 1. Pedoman Organisasi Tata Usaha Dan Urusan Dalam RSGM
Ladokgi TNI AL Yos Sudarso, sebagaimana tercantum dalam
lampiran Keputusan ini.
2. Pedoman Organisasi Tata Usaha Dan Urusan Dalam RSGM
Ladokgi TNI AL Yos Sudarso, ini merupakan acuan dalam
menyelenggarakan kegiatan tata usaha dan urusan dalam di
RSGM Ladokgi TNI AL Yos Sudarso.
3. Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan : di Makassar
Pada tanggal : 2020

Kepala RSGM Ladokgi Yos Sudarso

drg. Susilo Ahmad Widodo, Sp. Pros.


Mayor Laut (K) NRP 14590/P.

4
LADOKGI TNI AL YOS SUDARSO Lampiran Keputusan Kepala RSGM
RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT Nomor : Kep / / / 2020
Tanggal : 2020

BAB I
PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
Peran organisasi dalam suatu pelayanan sangat penting, mengingat untuk
menciptakan suatu produk memerlukan keterlibatan dan koordinasi berbagai
unit/bagian. Dalam menyusun suatu organisasi diperlukan referensi – referensi yang
sesuai dengan perkembangan dan keadaaan dalam suatu perusahaan, serta ke arah
mana suatu perusahaan akan di bawa.
Penyusunan struktur organisasi RSGM Ladokgi Yos Sudarso berfungsi untuk
melayani TNI/Polri dan keluarga maupun masyarakat umum secara cepat serta siap
melayani bermanfaat bagi sesama.
Tujuan di bentuknya pedoman pengorganisasian RSGM Ladokgi Yos Sudarso
adalah :
a. Agar pelayanan kepada pasien dapat dilakukan secara cepat,
terintegrasi, holistik ( menyeluruh ) dan tidak berkotak – kotak.
b. Agar semua permasalahan yang timbul di dalam pelayanan
dapat diantisipasi dan di selesaikan secara cepat dan tepat oleh Kepala Rumah
Sakit yang ditunjuk dan tidak menunggu sistem yan berbelit – belit.
c. Agar personel dapat mengembangkan kemampuannya dalam
menyelesaikan tugas dan permasalahan pelayanan secara mandiri.
d. Agar pasien dapat memperoleh pelayanan yang lebih bermutu
dan sesuai dengan harapannya.
e. Memastikan bahwa RSGM Ladokgi Yos Sudarso mampu
memberikan pelayanan kepada pasien sesuai mottonya “ Sagraha Sahwahita “ “
Siap Menolong Bermanfaat Bagi Sesama “

5
2. Tujuan Umum
Pengaturan pedoman organisasi RSGM Ladokgi Yos Sudarso bertujuan untuk
mewujudkan organisasi RSGM yang efektif, efesien dan akuntabel dalam rangka
mencapai visi dan misi RSGM Ladokgi Yos Sudarso sesuai tata kelola yang baik (Good
Corporat Govermance) dan tata kelola klinis yang baik (Good Clinical Govermance).

3. Tujuan Khusus ( Di isi sesuai Pokja )


1. Menuangkan kebijaksanaan dan pengarahan Kepala RSGM Ladokgi TNI AL
Yos Sudarso dalam bentuk surat perintah, rencana, petunjuk, surat instruksi dan
lain-lain.
2. Memadukan, menyusun serta menyiapkan rencana dan program kerja RSGM
Ladokgi TNI AL Yos Sudarso.
3. Melaksanakan pengumpulan data dan evaluasi pelaksanaan program kerja serta
menyusun laporan pelaksanaannya.
4. Melaksanakan fungsi kesekretariatan di lingkungan RSGM Ladokgi TNI AL Yos
Sudarso.

6
BAB II
GAMBARAN UMUM RSGM LADOKGI TNI AL YOS SUDARSO

4. Sejarah
Cikal bakal berdirinya Institusi Kedokteran Gigi Yos Sudarso tidak terlepas dari
kegiatan Operasi Bhakti ALRI pada tahun 1966, dengan memanfaatkan sumber daya
yang ada untuk memberikan baktinya pada masyarakat khususnya di bidang
pendidikan tenaga kesehatan. Dalam merealisasikan hal ini, maka ALRI dalam hal ini
Ditpersal dan Kodiklatal sepakat untuk mengadakan suatu kerjasama dengan
Universitas Hasanuddin Makassar.
Bentuk kerjasama tersebut adalah didirikannya Institut Kedokteran Gigi Yos
Sudarso yang menempati gedung tua bekas perusahaan rotan di Jalan Satando no.25
Makassar. Dasar pemikiran penggunaan nama Institut adalah adanya kegiatan
pendidikan, sedangkan nama Yos Sudarso diambil dari nama Pahlawan Komodor Laut
Yosaphat Sudarso yang gugur di Laut Aru semasa perang pembebasan Irian Barat.
Fasilitas kesehatan gigi dengan nama Institut Kedokteran Gigi Yos Sudarso
secara resmi lahir pada tanggal 23 Januari 1969, yaitu saat ditandatangani perjanjian
kerjasama yang dilakukan oleh Panglima Komando Daerah Maritim VIII, Komodor
Marwidji dan Rektor Unhas Letkol Dr. Muh. Natsir. Kepala Institut Kedokteran Gigi Yos
Sudarso yang pertama adalah Kolonel drg. R. Tampinongkol. Pada periode ini
dilaksanakan persiapan perangkat lunak dan perangkat keras untuk proses belajar
mengajar pendidikan dokter gigi. Pada tahun 1974, Institut Kedokteran Gigi Yos
Sudarso meluluskan 6 orang dokter gigi baru yang merupakan lulusan pertama hasil
kerjasama ALRI dan Unhas, sekaligus memberikan bukti akan keberadaan dan
pengakuan hasil didikan Institut Kedokteran Gigi Yos Sudarso.
Pada saat itu terjadi beberapa perubahan yang sangat mendasar pada Institut
Kedokteran Gigi Yos Sudarso. Institut Kedokteran Gigi Yos Sudarso menjadi unsur
pelaksana teknis lapangan Jawatan Kesehatan TNI AL. Dengan demikian, Institut
Kedokteran Gigi Yos Sudarso tercantum dalam struktur organisasi Jankesal sebagai
sebuah badan/organisasi dan pembinaannya dilakukan langsung oleh Jankesal. Hal ini
memberikan dukungan positif bagi semua pihak untuk lebih mengembangkan Institut
Kedokteran Gigi Yos Sudarso.

7
Sesuai dengan Surat Keputusan Kasal Nomor: Skep/1064/IV/82 tanggal 2 April
1982, nama Institut Kedokteran Gigi Yos Sudarso berubah menjadi Induk Kesehatan
Gigi Yos Sudarso. Sedangkan tugas dan fungsinya tidak jauh berbeda. Pada tahun
1983 dibangun gedung baru yang dipergunakan untuk ruang klinik, yaitu ruang bedah
mulut, ruang konservasi, ruang prostodonsia, ruang orthodonsia, ruang rontgen gigi
dan ruang laboratorium teknik gigi. Selain penambahan fasilitas gedung, Induk
Kesehatan Gigi Yos Sudarso juga mendapatkan penambahan 1 buah dental unit
elektrik dari Puskes ABRI dan 2 unit dental unit elektrik dari Jankesal.
Pada tahun 1984 Induk Kesehatan Gigi Yos Sudarso mendapatkan tenaga dokter
gigi ahli bedah mulut dari Ladokgi Jakarta untuk meningkatkan pelayanan. Kesempatan
ini membuka peluang untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia,
khususnya dalam bidang bedah mulut bagi para dokter gigi di Ujung Pandang, serta
penanggulangan kasus bedah mulut yang ada pada saat itu.
Sesuai dengan Surat Keputusan Kasal Nomor 562/II/87 tanggal 17 Februari 1987
tentang Jenis, Klasifikasi, Standarisasi dan Dislokasi Fasilitas Kesehatan TNI AL, maka
Induk Kesehatan Gigi Yos Sudarso berkedudukan langsung dibawah Lanal Ujung
Pandang. Sebagai pusat rujukan Gilut ABRI di luar Jawa Wilayah Timur, pada saat itu
Induk Kesehatan Gigi Yos Sudarso makin tumbuh dan berkembang menuju pelayanan
spesialistik.
Adanya reorganisasi dan pergeseran Lantamal Bitung menjadi Lantamal IV yang
berkedudukan di Ujung Pandang mempengaruhi struktur organisasi Induk Kesehatan
Gigi Yos Sudarso yang merupakan Unit Pelaksana Teknis Lantamal IV. Akan tetapi
perubahan tersebut tidak begitu dirasakan pengaruhnya terhadap pelayanan dan
dukungan kesehatan yang telah dilaksanakan. Induk Kesehatan Gigi Yos Sudarso
tetap menjadi tempat rujukan kesehatan gigi dan mulut baik dari Instansi Kesehatan
ABRI maupun instansi kesehatan di wilayah timur. Proses belajar mengajar yang
bekerjasama dengan Unhas tetap berjalan dan beberapa personel dokter gigi
membantu dalam kegiatan pendidikan.
Pada tanggal 13 Januari 1994 terbit Skep Kasal Nomor Kep/01/I/1994 tentang
Alih Bina dan Perubahan Nama Induk Kesehatan Gigi Yos Sudarso. Berdasarkan Skep
Kasal tersebut maka pada tanggal 6 Mei 1994, alih bina dan perubahan nama Induk
Kesehatan Gigi Yos Sudarso dilaksanakan, menjadi Lembaga Kedokteran Gigi Yos
Sudarso yang pembinaannya dialihkan dari Lantamal IV ke Direktorat Kesehatan TNI
AL.

8
Perkembangan situasi strategis saat ini dengan berlakunya Undang-Undang
Sistem Jamina Kesehatan Nasional mewajibkan faskes TNI untuk turut andil dalam
memberikan pelayanan kepada seluruh peserta Program Jaminan Kesehatan
Masyrakat. BPJS Kesehatan sebagai lembaga yang mengelola jaminan kesehatan
nasional mensyaratkan seluruh faskes yang menjadi provider harus berbentuk klinik
atau rumah sakit yang terakreditasi secara nasional maupun internasional. Oleh karena
itu Ladokgi Yos Sudarso telah mengajukan perubahan status dan permohonan ijin
operasional sebagai Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut, dimana pada tanggal 6 Maret
2017 ijin operasional tersebut telah secara resmi dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan
Kota Makassar.

5. Tugas Pokok dan Fungsi


RSGM Ladokgi TNI AL Yos Sudarso merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT)
Dinas Kesehatan Angkatan Laut dengan tugas pokok dan fungsi sebagai berikut :

Tugas Pokok
RSGM Ladokgi TNI AL Yos Sudarso berkewajiban melaksanakan pembinaan
kesehatan gigi dan mulut dalam bidang dukungan dan pelayanan spesialistik unsur-
unsur personel TNI AL / Anggota dan Keluarga, serta penelitian, pendidikan dan latihan
dalam lingkup Ladokgi TNI AL Yos Sudarso.

Fungsi
a. Melaksanakan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut spesialistik lengkap dan
berperan sebagai pusat rujukan kesehatan gigi dan mulut di wilayah Indonesia
Kawasan Timur di luar Jawa
b. Melaksanakan penelitian, pendidikan dan latihan kesehatan gigi dan mulut
c. Melakasanakan koordinasi dengan badan dan unsur baik didalam maupun diluar
RSGM Ladokgi Yos Sudarso untuk pelaksanaan tugas sesuai tingkat dan lingkup
kewenangannya, khususnya dalam melaksanakan fungsi penelitian, pendidikan
dan latihan
d. Mengawasi, mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan programnya, guna
menjamin pencapaian sasaran programnya secara berhasil guna dan berdaya
guna

9
e. Mengajukan pertimbangan dan saran kepada Kadiskesal khususnya mengenai
hal-hal yang berhubungan dengan bidang tugasnya

10
BAB III
VISI, MISI, MOTTO, DAN TUJUAN RUMAH SAKIT

6. Visi, Misi, dan Motto dan Tujuan RSGM Ladokgi TNI AL Yos Sudarso

Visi
Menjadi pusat unggulan pelayanan spesialistik kesehatan gigi dan mulut di
wilayah Indonesia Timur.

Misi
1. Melaksanakan fungsi dukungan kesehatan bagi unsur-unsur TNI AL.
2. Melaksanakan fungsi pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang paripurna dan
terintegrasi.
3. Melaksanakan fungsi pendidikan, penelitian, pengembangan, dan pengabdian
pada masyarakat.

Motto
Sagraha Sahwahita, Siap Menolong Bermanfaat Bagi Sesama.

Tujuan RSGM Ladokgi TNI AL Yos Sudarso.

RSGM Ladokgi TNI AL Yos Sudarso Makassar bertujuan memberikan pelayanan


kesehatan yang prima kepada prajurit TNI/Polri, ASN dan keluarganya, serta
masyarakat luas.
RSGM Ladokgi TNI AL Yos Sudarso dapat memberikan pelayanan terbaik, salah
satu indikator tersebut terlihat dari peningkatan jumlah kunjungan pasien rawat
jalan dan rawat inap.

11
BAB IV
STRUKTUR ORGANISASI RSGM LADOKGI TNI AL YOS SUDARSO

12
STRUKTUR ORGANISASI
( DI ISI OLEH POKJA)

KARUMKIT RSGM
WAKARUMKIT

KEPALA TATA USAHA


DAN URUSAN DALAM

KEPALA URUSAN KEPALA URUSAN KEPALA URUSAN


AGENDA/ARSIP KEUANGAN DALAM

ANGGOTA ANGGOTA ANGGOTA

13
BAB VI
URAIAN TUGAS DAN JABATAN
(DI ISI OLEH POKJA)

7. Uraian Tugas
Jabatan : Kepala Tata Usaha dan Urusan Dalam
Tanggung jawab : Secara struktural bertanggung jawab kepada Kepala Rumah
Sakit
Tugas Pokok :
1) Menuangkan kebijaksanaan dan pengarahan Kepala RSGM
Ladokgi TNI AL Yos Sudarso dalam bentuk surat perintah,
rencana, petunjuk, surat instruksi dan lain-lain.
2) Memadukan, menyusun serta menyiapkan rencana dan program
kerja RSGM Ladokgi TNI AL Yos Sudarso.
3) Melaksanakan pengumpulan data dan evaluasi pelaksanaan
program kerja RSGM Ladokgi TNI AL Yos Sudarso serta
menyusun laporan pelaksanaannya.
4) Melaksanakan fungsi kesekretariatan dilingkungan RSGM
Ladokgi TNI AL Yos Sudarso.
5) Mengawasi, mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan
program kerja RSGM Ladokgi TNI AL Yos Sudarso guna menjamin
pencapaian sasaran programnya secara berhasil guna dan
berdaya guna.
6) Mengajukan pertimbangan dan saran kepada Kepala RSGM
Ladokgi TNI AL Yos Sudarso khususnya mengenai hal-hal yang
berhubungan dengan bidang tugasnya.

Jabatan : Kepala Urusan Agenda/Arsip


Tanggung jawab : Secara struktural bertanggung jawab kepada Kepala Tata
Usaha dan Urusan Dalam
Tugas Pokok :
1) Menuangkan kebijaksanaan dan pengarahan Kaladokgi Yos
Sudarso dalam bentuk pengagendaan/pengarsipan dan lain-lain.

14
2) Melaksanakan fungsi kesekretariatan dilingkungan Ladokgi Yos
Sudarso yang meliputi korespondensi, penggandaan, publikasi,
ketatalaksanaan perkantoran, kearsipan dan pelaksanaan pos
militer.
3) Melaksanakan kegiatan administrasi personel dan pelayanan
personel.
4) Mengajukan pertimbangan dan saran kepada Kaladokgi Yos
Sudarso khususnya mengenai hal-hal yang berhubungan dengan
bidang tugasnya.

Jabatan : Kepala Urusan Keuangan


Tanggung jawab : Secara struktural bertanggung jawab kepada Kepala Tata
Usaha dan Urusan Dalam
Tugas Pokok :
1) Menuangkan kebijaksanaan dan pengarahan Kepala RSGM
Ladokgi TNI AL Yos Sudarso dalam bentuk urusan keuangan dan
lain-lain.
2) Memadukan, menyusun serta menyiapkan rencana dan program
anggaran RSGM Ladokgi TNI AL Yos Sudarso.
3) Melaksanakan pengumpulan data dan evaluasi pelaksanaan
program anggaran RSGM Ladokgi TNI AL Yos Sudarso serta
menyusun laporan pelaksanaannya.
4) Melaksanakan fungsi urusan keuangan dilingkungan RSGM
Ladokgi TNI AL Yos Sudarso.
5) Mengawasi, mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan
program anggaran RSGM Ladokgi TNI AL Yos Sudarso guna
menjamin pencapaian sasaran programnya secara berhasil guna
dan berdaya guna.
6) Melaksanakan keprotokolan, penyiapan rapat-rapat dan wisma.
7) Melaksanakan urusan dalam rumah tangga RSGM Ladokgi TNI AL
Yos Sudarso.
8) Mengajukan pertimbangan dan saran kepada Kepala RSGM
Ladokgi TNI AL Yos Sudarso khususnya mengenai hal-hal yang
berhubungan dengan bidang tugasnya

15
Jabatan : Kepala Urusan Dalam
Tanggung jawab : Secara struktural bertanggung jawab kepada Kepala Tata
Usaha dan Urusan Dalam
Tugas Pokok :
1) Melaksanakan pengadaan material non medis.
2) Melaksanakan penyiapan peralatan untuk rapat-rapat dan urusan
protokoler.
3) Melaksanakan kebersihan, ketertiban, keamanan dan menegakkan
disiplin dilingkungan RSGM Ladokgi TNI AL Yos Sudarso.
4) Melaksanakan pemeliharaan dan perbaikan alat-peralatan dan
fasilitas gedung RSGM Ladokgi TNI AL Yos Sudarso.
5) Melaksanakan pemeliharaan dan perbaikan fasilitas angkutan

16
BAB VII
TATA HUBUNGAN KERJA
(DI ISI OLEH POKJA)

Adapun personil Tata Usaha dan Urusan Dalam RSGM Ladokgi Yos Sudarso saat ini
adalah sebagai berikut :

No Nama Pangkat/Gol NRP/NIP Jabatan

1. drg. Sophian, Sp.KG Kapten Laut (K) 16743/P Kepala Tata


Usaha dan
Urusan Dalam

2. Agus ASN Kepala urusan


agenda/arsip

3. Tami PHL Kepala urusan


Dalam

17
BAB VIII
POLA KETENAGAAN DAN KUALIFIKASI PERSONIL
(DI ISI OLEH POKJA)

10. Materi Organisasi sebagai berikut :


a. Struktur Organisasi RSGM Ladokgi TNI AL Yos Sudarso dan Tata Usaha dan
Urusan Dalam
b. Visi, Misi, dan Motto RSGM dan Tata Usaha dan Urusan Dalam
c. Peraturan dan Disiplin Kerja
d. Kebijakan dan Prosedur yang berlaku di Tata Usaha dan Urusan Dalam
e. Pola ketenagaan dan system penilaian kinerja staf
f. Pengenalan dan Prosedur pengamanan dalam berbagai unit kerja di RSGM
Ladokgi TNI AL Yos Sudarso.

11. Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan dan Pelaporan


a. Setelah mendapatkan orientasi maka diharapkan semua anggota dapat
melaksanakan kegiatan sesuai dengan bidangnya dan akan di evaluasi setiap 3
bulan sekali.
b. Diadakan rapat evaluasi setiap bulannya untuk evaluasi dan menyampaikan
segala permasalahan yang telah dilaksanakan.

18
BAB IX
KEGIATAN ORIENTASI
(DI ISI OLEH POKJA)

19
BAB X
PERTEMUAN/RAPAT
(DI ISI OLEH POKJA)

12. Pengertian
Rapat merupakan suatu pertemuan yang terdiri dari beberapa orang yang
memiliki kepentingan dan tujuan yang sama untuk membicarakan atau
memecahkan suatu masalah tertentu.

13. Tujuan
a. Umum :
Dapat membantu terselenggaranya pelayanan kesehatan di Tata Usaha dan
Urusan Dalam.

b. Khusus :
1) Dapat menggali segala permasalahan terkait dalam hal pelayanan di Tata
Usaha dan Urusan Dalam
2) Dapat mencari jalan keluar atau pemecahan permasalahan yang terkait
dengan permasalahan yang ada.

14. Kegiatan Rapat


Rapat dilakukan dan diadakan oleh oleh Kepala Tata Usaha dan Urusan Dalam
dan diikuti oleh seluruh stafnya. Rapat yang diadakan ada 2 macam yaitu :

a. Rapat Terjadwal :
Rapat terjadwal merupakan rapat yang diadakan oleh Kepala Bagian setiap
bulan 1 kali dengan perencanaan yang telah dibuat selama 1 tahun dengan
agenda rapat yang telah ditentukan.
b. Rapat Tidak Terjadwal :
Rapat tidak terjadwal merupakan rapat yang sifatnya insidentil dan diadakan
oleh Kepala Bagian untuk membahas atau menyelesaikan permasalahan di Tata
Usaha dan Urusan Dalam dikarenakan adanya permasalahan yang ditemukan
bersifat insiden.

20
BAB X
PELAPORAN
(DI ISI OLEH POKJA)

15. Pengertian
Pelaporan merupakan sistim atau metode yang dilakukan untuk melaporkan
segala bentuk kegiatan yang ada terkait dengan pelaksanakan kegiatan di Tata Usaha
dan Urusan Dalam dalam bentuk Korepondensi dan kearsipan

16. Laporan
Laporan dibuat oleh Urusan administrasi Tata Usaha dan Urusan Dalam, adapun
jenis laporan yang dikerjakan terdiri dari :
a. Laporan Harian.
b. Laporan Bulanan.
c. Laporan Tahunan.

21
BAB XII
PENUTUP

Demikian Pedoman organisasi ini dibuat untuk memberikan gambaran kebijakan


secara umum dalam melaksanakan fungsi kesekretariatan RSGM Ladokgi TNI AL Yos
Sudarso dalam bentuk Korepondensi dan kearsipan, dengan demikian diharapkan akan
tercipta lancarnya kegiatan administrasi RSGM Ladokgi TNI AL Yos Sudarso

Makassar, 2020
Kepala RSGM Ladokgi TNI AL Yos Sudarso

drg. Susilo Ahmad Widodo, Sp. Pros.


Mayor Laut (K) NRP 14590/P

22