Anda di halaman 1dari 33

PENENTUAN PERCEPATAN GRAVITASI BUMI DENGAN METODE

AYUNAN BANDUL

A. Pendahuluan

1. Latar Belakang

Suatu fenomena yang sering sering dijumpai dalam kehidupan sehari-

hari yaitu pada saat benda dijatuhkan dari suatu ketinggian tertentu, benda

tersebut akan bergerak turun ke permukaan tanah. Pada saat benda bergerak,

benda tidak bergerak dengan kecepatan yang konstan, sehingga terdapat

kelajuan yang mempengaruhi pergerakan benda tersebut. Percepatan ini timbul

akibat adanya gaya tarik yang bekerja pada benda tersebut. gaya tarik ini

disebut dengan gaya gravitasi.

Menurut tinjauan mekanika, gravitasi merupakan interaksi antara dua

buah benda karena massa yang dimilikinya. Gaya gravitasi yang bekerja pada

suatu benda bergantung pada massa benda dan percepatan gravitasi yang

bekerja pada wilayah tersebut. Karena besar percepatan gravitasi pada suatu

wilayah relatif konstan, maka besarnya dapat ditentukan. Salah satu cara yang

dapat digunakan untuk menghitung besar percepatan gravitasi bumi yaitu

dengan menggunakan metode ayunan bandul yang terdiri dari beban dan tali

yang diberikan simpangan sudut. Ketika simpangan dilepas, maka bandul

tersebut akan mengalami gerak osilasi yang dipengaruhi oleh adanya gaya
pemulih yang disebabkan oleh adanya gaya gravitasi. Sehingga nilai dari

percepatan gravitasi bumi dapat ditentukan.

Penelitian yang dilakukan oleh Nita Rahmatus Sholihah tentang

percepatan gravitasi dengan metode ayunan bandul pada tahun 2013 dengan

metode penelitian langsung menyatakan bahwa semakin panjang tali maka

semakin besar percepatan gravitasi yang didapatkan. Hal ini didasarkan pada

pegaruh pertambahan panjang tali tidak memberikan pengaruh yang signifkan

terhadap lamanya periode osilasi sehingga percepatan gravitasi yang diperoleh

akan semakin besar pada tali yang lebih panjang. Namun percepatan gravitasi

pada suatu wilayah relatif tetap sehingga perlu dilakukan peninjauan ulang

untuk membuktikan penelitian yang dilakukan sebelumnya.

Berdasarkan uraian sebelumnya maka dilakukan percobaan Penentuan

Percepatan Gravitasi Bumi dengan Metode Ayunan Bandul, dengan tujuan

untuk menentukan besar percepatan gravitasi bumi.

2. Tujuan Praktikum

Tujuan dilakukan percobaan penentuan percepatan gravitasi bumi

dengan metode ayunan bandul yaitu sebagai berkut.

a. Untuk menentukan besar percepatan gravitasi bumi dengan metode ayunan

bandul untuk beban yang berbeda.


b. Untuk menyelidiki pengaruh panjang tali terhadap besarnya periode osilasi

bandul.

c. Untuk menyelidiki pengaruh besar simpangan awal dan jenis beban

terhadap besarnya nilai g yang diperoleh.

B. Kajian Teori

Gerak harmonik adalah setiap gerak yang berulang dalam selang waktu.

Jika suatu partikel bergerak dalam gerak periodik (harmonik) bolak-balik dalam

suatu lintasan yang sama, gerak tersebut disebut gerak osilasi. Dimana peroide

suatu gerak harmonik adalah waktu yang dibutuhkan untuk menempuh satu

lintasan lengkap dari geraknya, yaitu satu putaran penuh. Dalam penerapan gerak

harmonik sederhana diasumsikan bahwa pergerakan bandul merupakan gerak

harmonik sederhana untuk dapat menentukan percepatan gravitasi bumi. Pada

ayunan bandul, besar periode suatu osilasi akan berbanding lurus dengan panjang

tali yang diberikan, Semakin panjang tali yang digunakan, maka periode osilasi

bandul akan semakin lama, sehingga apabila nilai dari percepatan gravitasi bumi

akan ditentukan maka akan menghasilkan nilai yang relatif tetap. Namun pada

kenyataannya penggunaan tali yang lebih panjang akan menunjukkan nilai

percepatan gravitasi yang semakin besar, hal ini disebabkan oleh adanya gesekan

antara tali dan udara yang besarnya berbanding lurus dengan panjang tali.

Sedangkan jika ditinjau dari besarnya frekuensi ayunan, Penggunaan tali yang
lebih panjang akan mengakibatkan frekuensi yang dihasilkan semakin mengecil,

Sehinnga panjang tali berbanding lurus dengan periode dan berbanding terbalik

dengan frekuensi. (Anugraha, 2015).

Gerak bandul diasumsikan gerak harmonik sederhana jika amplitudonya

kecil seperti pada Gambar 1.1. berikut.

Gambar 1.1. Sistem Ayunan Bandul dengan θ Kecil

Gambar 1.1 menunjukkan bahwa Sebuah bandul sederhana terdiri dari

dengan panjang L dan beban bermassa m. gaya yang bekerja pada beban adalah

sebanding dengan beratnya mg dan tegangan T pada tali apabila tali membuat

sudut θ terhadap sumbu vertikal, berat memiliki komponen mg cos θ

sepanjang tali dan mg sin θ yang tegak lurus tali dalam arah berkurangnya θ .

Misalkan s sebagai panjang busur ukur dari dasar lingkaran, panjang busur

dihubungkan ke sudut θ oleh

x=Lθ ………………………………………………………...(1.1)
d2 x
Komponen tangensial percepatan benda adalah dt 2 . Komponen tangensial

hukum kedua Newton adalah

d2 x
∑ F=−mgsinθ=m dt 2 …………………………………….(1.2)

Dapat dilihat bahwa untuk sudut yang cukup kecil sehingga sinθ≈θ berlaku,

percepatan berbanding lurus dengan simpangan (Tipler, 1998).

Percepatan dari pendulum sepanjang busur ditentukan oleh x=Lθ ,

dimana θ adalah sudut (dalam radian) yang dibuat oleh tali terhadap sumbu

vertikal dan L adalah panjang tali. Jika gaya pemulih sebanding dengan x atau

θ , geraknya akan harmonik sederhana. Gaya pemulih adalah gaya total pada

bandul yang sama dengan komponen berat (mg) yaitu

F=−mg sinθ …………….…………………………………......(1.3)

Dimana g adalah percepatan gravitasi. Tanda minus menunjukkan gaya

berlawanan arah terhadap perpindahan sudut θ . Karena F sebanding dengan

sinus dari θ dan tidak dengan θ itu sendiri, geraknya tidak harmonik

sederhana. Namun jika θ kecil, maka sin θ hamper mendekati nilai θ

apabila besar sudutnya dinyatakan dalam radian. Hal ini dapat dilihat bahwa pada

Gambar 1.1. panjang busur hamper sama panjangnya dengan akar (L=sin θ )

yang ditunjukkan oleh garis putus-putus horizontal lurus. Jika θ kecil, untuk
sudut kurand dari 15°, perbedaan antara θ dan sin θ kurang dari 1%. Jadi,

untuk pendekatan yang sangat baik untuk sudut kecil yaitu

F=−mg sinθ=−mgθ …………….…………………………(1.4)

x
Dengan mensubtitusikan x=Lθ dan θ = L diperoleh

x
F=−mg
L ……………..……………………………………(1.5)

Dengan demikian, untul perpindahan sudut yang kecil, gerak dapat

dimodelkan sebagai gerak harmonik sederhana, karena persamaan perkiraan ini

mirip dengan hukum Hooke, F=-K∆x, dimana ∆x memenuhi panjang busur x,

m. g
K=
konstanta gaya efektif adalah L , jika disubtitusikan diperoleh periode

dari bandul sederhana

m m
T =2π
√ K
=2 π
m. g

L …………………..………………....(1.6)

Atau

L
T =2π
√ g ...............................................................................(1.7)

Massa m dari bandul pendulum tidak muncul dalam persamaan untuk menentukan

periode diatas. Dengan demikian, peride dari pendulum sederhana tidak tergantung

pada massa bandulnya (Giancoli,2014).


C. Metode Praktikum

1. Alat dan Bahan

Untuk percobaan penentuan percepatan gravitasi bumi dengan metode

ayunan bandul , alat dan bahan yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1.1

berikut.

Tabel 1.1 Alat dan bahan percobaan penentuan percepatan gravitasi bumi
dengan metode ayunan bandul

No Alat dan Bahan Fungsi


1. Satu set statif Untuk menggantungkan tali pada beban
dan sebagai penyangga
2. Tali Benang Untuk mengikat beban pada statif
3. Mistar 0.3 m dan 0.5 m Untuk mengukur panjang tali
4. Beban 0.02 Kg, 0.05 Kg, Sebagai pemberat
dan 0.1 Kg
5. Stopwatch Untuk menghitung waktu osilasi
6. Busur Derajat Untuk memberi simpangan
2. Prosedur Kerja

a. Variasi Panjang tali

Prosedur kerja yang dilakukan pada percobaan penentuan

percepatan gravitasi bumi dengan metode ayunan bandul untuk Variasi

panjang tali yaitu sebagai berikut.

a. Menyiapkan alat dan bahan.


b. Menggantung beban 0.05 Kg dengan menggunakan tali.

c. Mengikat tali pada statif dengan panjang tali 0.5 m.

d. Memberikan simpangan awal sebesar 15° dan menentukan waktu untuk

beban berosilasi sebanyak 10 kali.

e. Mengulangi langkah (c), dan (d) untuk panjang tali 0.4 m dan 0.3 m.

f. Mencatat hasil pengamatan pada tabel data pengamatan.

b. Variasi Massa Beban

Prosedur kerja yang dilakukan pada percobaan penentuan

percepatan gravitasi bumi dengan metode ayunan bandul untuk Variasi

massa beban yaitu sebagai berikut.

a. Menyiapkan alat dan bahan.

b. Menggantung beban 0.05 Kg dengan menggunakan tali.

c. Mengikat tali pada statif dengan panjang tali 0.5 m.

d. Memberikan simpangan awal sebesar 15° dan menentukan waktu untuk

beban berosilasi sebanyak 10 kali.

e. Mengulangi langkah (b), (c), dan (d) untuk beban 0.1 Kg dan 0.02

Kg.

f. Mencatat hasil pengamatan pada tabel data pengamatan.

c. Variasi Sudut Simpangan


Prosedur kerja yang dilakukan pada percobaan penentuan

percepatan gravitasi bumi dengan metode ayunan bandul untuk Variasi sudut

simpangan yaitu sebagai berikut.

a. Menyiapkan alat dan bahan.

b. Menggantung beban 0.05 Kg dengan menggunakan tali.

c. Mengikat tali pada statif dengan panjang tali 0.5 m.

d. Memberikan simpangan awal sebesar 15° dan menentukan waktu untuk

beban berosilasi sebanyak 10 kali.

e. Mengulangi langkah (d) untuk simpangan 10° dan 20°

f. Mencatat hasil pengamatan pada tabel data pengamatan.

D. Hasil dan Pembahasan

1. Data Pengamatan

a. Variasi Panjang Tali

Data pengamatan percobaan penentuan percepatan gravitasi bumi

dengan menggunakan metode ayunan bandul untuk variasi panjang tali

dapat dilihat pada Tabel 1.2. berikut.

Tabel 1.2. Data Pengamatan Percobaan Penentuan Percepatan Gravitasi


Bumi dengan Menggunakan Metode Ayunan Bandul untuk
Variasi Panjang Tali
Panjang Waktu untuk Berosilasi (s)
No
Tali (m) t1 t2 t3 t Rata-rata
14.02 14.08 14.24 14.11333
1 0.5 13.92 13.91 14.12 13.98333
13.95 13.98 14.3 14.07667
12.61 12.29 12.87 12.59
2 0.4 12.31 12.49 12.61 12.47
12.04 12.28 11.95 12.09
11.05 11.02 11.37 11.14667
3 0.3 11.18 11.16 11.36 11.23333
11.37 11.24 11.3 11.30333

b. Variasi Massa Beban

Data pengamatan percobaan penentuan percepatan gravitasi bumi

dengan menggunakan metode ayunan bandul untuk variasi massa beban

dapat dilihat pada Tabel 1.3. berikut.

Tabel 1.3. Data Pengamatan Percobaan Penentuan Percepatan Gravitasi


Bumi dengan Menggunakan Metode Ayunan Bandul untuk
Variasi Massa Beban
N Massa Waktu untuk Berosilasi (s)
o beban (Kg) t1 t2 t3 t Rata-rata
11.46 11.23 11.48 11.39
1 0.1 11.38 11.51 11.71 11.53333
11.12 11.43 11.16 11.23667
11.05 11.02 11.37 11.14667
2 0.05 11.18 11.16 11.36 11.23333
11.37 11.24 11.3 11.30333
11.09 11.01 11.35 11.15
3 0.02 11 11.04 11.24 11.09333
11.07 11.23 11.03 11.11
c. Variasi Sudut Simpangan

Data pengamatan percobaan penentuan percepatan gravitasi bumi

dengan menggunakan metode ayunan bandul untuk variasi sudut

simpangan dapat dilihat pada Tabel 1.4. berikut.

Tabel 1.4. Data Pengamatan Percobaan Penentuan Percepatan Gravitasi


Bumi dengan Menggunakan Metode Ayunan Bandul untuk
Variasi Sudut Simpangan
Simpangan Waktu untuk Berosilasi (s)
No
Sudut (°) t1 t2 t3 t Rata-rata
10.88 11.02 11.1 11
1 10 11 10.94 11.26 11.06667
10.67 10.88 11.2 10.91667
11.05 11.02 11.37 11.14667
2 15 11.18 11.16 11.36 11.23333
11.37 11.24 11.3 11.30333
10.98 11.08 11.17 11.07667
3 20 11.19 11.12 11.23 11.18
11.36 11.2 11.23 11.26333

2. Analisis Data

a. Variasi Panjang Tali

1) Penentuan Periode (T)


t
T=
n
14 . 11132
=
10
=1 . 411132 s

2) Menentukan Frekuensi

n
f=
t
10
=
14 . 11132
=0 . 7085498 Hz

Dengan cara yang sama untuk data selanjutnya dapat

dilihat pada Tabel 1.5 berikut.

Tabel 1.5 Data Analisis Penentuan Periode dan Frekuensi untuk


Variasi panjang tali
Panjang t Rata-rata
No T(s) f(Hz)
Tali (m) (s)
14.11333 1.411333 0.70855
1 0.5 13.98333 1.398333 0.715137
14.07667 1.407667 0.710395
12.59 1.259 0.794281
2 0.4 12.47 1.247 0.801925
12.09 1.209 0.82713
11.14667 1.114667 0.897129
0.3 1.123333 0.890208
3 11.23333
11.30333 1.130333 0.884695
3) Menentukan Percepatan Gravitasi Bumi

a) Secara Teori

4 π2 L
g= 2
T
4 ( 3. 14 )2 0 . 5
¿
1. 97617712
¿ 9 . 9782859 m/ s2

Dengan cara yang sama untuk data selanjutnya dapat

dilihat pada Tabel 1.6 berikut.

Tabel 1.6 Data Analisis Penentuan Percepatan Gravitasi Bumi


Secara Teori untuk Variasi Panjang Tali
Panjang Tali
No T2(S2) gteori(m/s2)
(m)
1 0.5 1.9761771 9.9782858
2 0.4 1.5334694 10.287365
3 0.3 1.2846348 9.385408

b) Secara Praktek
N ∑ (LT )−( ∑ L)( ∑ T )
b=
N ∑ L 2−( ∑ L)2
6 .326−6 . 226
¿
2. 25−2.20
¿ 2 s 2 /m
4π 2
g= 2
b
4 (3. 14 )2
¿ 2
2
¿ 9 .8596 m/s2

4) Menentukan Nilai Deviasi Gravitasi (∆g)

sy=
1
N−2 √ ( ∑ L2 ∑ T 2−2 ∑ L ∑ LT ∑ T + N (∑ LT )2
2
∑ L − N L2−( L)2
∑ ∑
(2. 25 )(5 . 9301)−2(12. 202306 )+(13. 3297273 )
)
¿

1
3−2 (
2. 25−
2 . 25−2 . 2
¿ 0 .042754857 s 2
)

N
Δb=sy
√ N ∑ L2 −( ∑ L )2
3
¿ 0 .042754857

¿ 0 .074053584 s /m
2

2 .25−2. 2
0.4
−4π
Δg=| 2 |Δb
2 √ 9.8

b
−4(3 .14 )2
¿| 2 |0 .074053584
2
¿ 0 .74053584 m/s2
5) Menghitung nilai gseb

gseb =g±Δg
¿ 9 .8596 +0 .73013872
¿ 10. 589738 m/s 2
¿ 9 .8596−0 . 73013872
¿ 9 .1294613 m/ s2

6) Meghitung nilai kesalahan relatif (KSR)

Δg
KSR= x100%
g
0 . 73013872
= x100%
9 . 8596
=7 . 4053584%

7) Menghitung keakuratan nilai percepatan gravitasi bumi

g −g
keakuratan=| praktek stamdar |x100%
g praktek
9 .8596−9.81
¿| |x100%
9 .8596
¿0 .00503063%

b. Variasi Massa Beban


1) Menghitung Periode

T=
∑ Ti
n
3 . 759
=
3
=1 .138667 s

2) Menghitung Standar Deviasi Periode Ayunan(∆T)

∑ Ti 2−NT 2
ΔT=
√ N ( N −1)
3 . 889−3. 886
¿
√ 3 (2)
¿ 0 .28110611 s
T seb =T± ΔT
¿ 1. 1386667+0 . 2811061
¿ 1. 419773280 s
¿ 1. 1386667−0. 2811061
¿ 0 .857560069 s
Dengan cara yang sama untuk data selanjutnya dapat

dilihat pada Tabel 1.7 berikut.

Tabel 1.7. Data Analisis Penentuan Periode untuk Variasi


Massa Beban.
N Massa Ti (s) T(s) ∆T(s)
Beban T+∆T(s) T+∆T(s)
o
(Kg)
1.139
1.15333 0.2811 1.41977 0.85756
1 0.1 3 1.138
1.12366
7
1.11466
7
1.12333 0.2625 1.38535 0.860201
2 0.05 1.122
3
1.13033
3
1.115
1.10933
3 0.02 1.111 0.2492 1.36105 0.862501
3
1.111

3) Menghitung Nilai Percepatan Gravitasi Bumi

4 π2 L
g=
T2
4 (3. 14 )2 0 . 3
¿ 2
(1 .138667 )
2
¿ 9 .1253037 m/ s

4) Menghitung Nilai Standar Deviasi Percepatan Gravitasi Bumi

ΔT ΔL
Δg=| |x| |xg
T L
0.05 0.0005
=| |x| |x9 .1253037
1 .1386667 0.3
2
=0. 000014637 m/s
5) Menghitung Nilai Percepatan Gravitasi Bumi

gseb =g±Δg
¿ 9 .1253037+0. 000014637
¿ 9 .1253183 m/ s2
¿ 9 .1253037−0 . 000014637
¿ 9 .125891 m/s 2
Dengan cara yang sama untuk data selanjutnya dapat dilihat

pada Tabel 1.8 berikut

Tabel 1.8. Data Analisis Penentuan Percepatan Gravitasi Bumi


untuk Variasi Massa Beban
Massa
No Beban g(m/s2) ∆g(m/s2) g+∆g(m/s2) g-∆g(m/s2)
(Kg)
1 0.1 9.12530 0.0000146 9.1253 9.1252
2 0.05 9.38540 0.0000148 9.3854 9.3853
3 0.02 9.57204 0.0000149 9.5720 9.5719
6) Menentukan Nilai Kesalahan Relatif (KSR)

Δg
KSR= x100%
g
0 . 0000146337
= x100%
9 . 1253037
=0 . 0001604%

7) Menghitung Keakuratan Nilai Percepatan Gravitasi Bumi

g −g
Keakuratan=| praktek standar |x100%
gpraktek
9 . 1253037−9 . 81
¿| |x100%
9 . 1253037
¿0 .0750327%
Dengan cara yang sama untuk data selanjutnya dapat dilihat

pada Tabel 1.9 berikut

Tabel 1.9. Data Analisis Penentuan KSR dan Keakuratan untuk


Variasi Massa Beban

No Massa Beban (Kg) KSR(%) Keakuratan (%)

1 0.1 0.000160 0.07520327


2 0.05 0.000158 0.0452401
3 0.02 0.000156 0.0248598

b. Variasi Simpangan Sudut

1) Menghitung Periode

T=
∑ Ti
n
3 . 29834
=
3
=1 . 099445 s

2) Menghitung Standar Deviasi Periode Ayunan(∆T)


∑ Ti2−NT2
ΔT=
√ N ( N−1 )
3 . 626072−3(1 . 099444 )
¿
√ 3 (2)
¿ 0 .2338496 s
T seb=T ±ΔT
¿ 1. 099445+0 . 2338496
¿ 1. 3332941 s
¿ 1. 099445−0. 2338496
¿ 0 .8655948 s

Dengan cara yang sama untuk data selanjutnya dapat

dilihat pada Tabel 1.10 berikut.

Tabel 1.10. Data Analisis Penentuan Periode untuk Variasi


Simpangan Sudut.
N
θ (°) Ti (s) T(s) ∆T(s) T+∆T(s) T+∆T(s)
o
1.1
1 10 1.10666 1.099 0.2338 1.33329 0.865595
1.09166
1.11466
2 15 1.12333 1.122 0.2625 1.38535 0.860201
1.13033
3 20 1.10766 1.117 0.2560 1.37341 0.861249
1.118
1.12633

3) Menghitung Nilai Percepatan Gravitasi Bumi

4 π2 L
g=
T2
4 (3. 14 )2 0 . 3
¿
(1 .099443 )2
¿ 9 .7880001 m/s 2

4) Menghitung Nilai Standar Deviasi Percepatan Gravitasi Bumi

ΔT ΔL
Δg=| |x| |xg
T L
0. 05 0. 0005
=| |x| |x 9.7880001
1. 1386667 0. 3
=0. 00001515 9 m/s2

5) Menghitung Nilai Percepatan Gravitasi Bumi

gseb =g±Δg
¿ 9 .7880001+0 . 000015159
¿ 9 .7880152 m/s 2
¿ 9 .7880001−0 .000015159
¿ 9 .7879849 m/s 2
Dengan cara yang sama untuk data selanjutnya dapat dilihat

pada Tabel 1.11 berikut

Tabel 1.11. Data Analisis Penentuan Percepatan Gravitasi Bumi


untuk Variasi Simpangan Sudut

No θ(°) g(m/s2) ∆g(m/s2) g+∆g(m/s2) g-∆g(m/s2)

1 10 9.788 0.0000151 9.788015 9.78798


2 15 9.38540 0.0000148 9.385417 9.38538
3 20 9.47709 0.0000149 9.4771055 9.47707

6) Menentukan Nilai Kesalahan Relatif (KSR)

Δg
KSR= x100%
g
0 . 000015159
= x100%
9 . 7880001
=0 . 0001549%

7) Menghitung Keakuratan Nilai Percepatan Gravitasi Bumi

g −g
Keakuratan=| praktek standar |x100%
gpraktek
9. 788−9. 81
¿| |x100%
9. 788
¿0 .0022476%
Dengan cara yang sama untuk data selanjutnya dapat dilihat

pada Tabel 1.12 berikut

Tabel 1.12. Data Analisis Penentuan KSR dan Keakuratan untuk


Variasi Massa Beban

No Θ(°) KSR(%) Keakuratan (%)

1 10 0.0001549 0.0022476
2 15 0.0001582 0.0452401
3 20 0.0001574 0.0351278

3. Pembahasan

Percepatan gravitasi merupakan percepatan yang dialami oleh

benda karena beratnya sendiri. Berat benda adalah gaya tarik bumi pada

benda tersebut. Gaya Gravitasi merupakan gaya tarik-menarik antara

benda yang bermassa. Karena bumi tidak berbentuk bola, maka

besarnya nilai percepatan gravitasi bumi tidak sama untuk setiap tempat

di permukaan bumi.

Percobaan dilakukan dengan memvariasikan panjang tali, massa

beban, dan sudut simpangan. Berdasarkan percobaan yang dilakukan

dengan memvariasikan panjang tali, diperoleh bahwa untuk panjang tali

0.5 m, waktu yang dibutuhkan beban untuk berosilasi sebanyak 10 kali

dengan 3 kali percobaan secara berturut-turut yaitu 14.11132 s,

13.98332 s, dan 14.076667 s. Untuk panjang tali 0.4 m, waktu yang

dibutuhkan yaitu 12.59 s, 12.47 s, dan 12.09 s. Dan untuk panjang tali
0.3 m, waktu yang dibutuhkan yaitu 11.146667 s, 12.2332 s, dan

11,30332 s. Sehingga diperoleh hubungan bahwa semakin panjang tali

yang digunakan, maka waktu yang dibutuhkan bandul untuk berosilasi

akan semakin lama. Berdasarkan percobaan yang dilakukan dengan

memvariasikan massa beban, diperoleh bahwa untuk beban 0.1 kg,

waktu yang dibutuhkan beban untuk berosilasi sebanyak 10 kali dengan

3 kali percobaan secara berturut-turut yaitu 11.39 s, 11.5332 s, dan

11.23667 s. Untuk massa beban 0.05 Kg waktu yang dibutuhkan yaitu

11.146667 s, 12.23332 s, dan 11.303332 s. Dan untuk massa beban 0.02

Kg, waktu yang dibutuhkan yaitu 11.15 s, 11.0933 s, dan 11.11 s.

Sehingga diperoleh bahwa massa beban tidak mempengaruhi waktu

benda untuk berosilasi. Hal ini didasarkan pada waktu yang dibutuhkan

tiap massa beban yang relatif sama. Berdasarkan percobaan yang

dilakukan degan memvariasikan besar sudut simpangan, diperoleh

bahwa untuk sudut 10°, waktu yang dibutuhkan beban untuk berosilasi

sebanyak 10 kali dengan 3 kali percobaan secara berturut-turut yaitu

11.s, 11.10667 s, dan 11.303332 s. Untuk besar sudut 15° waktu yang

dibutuhkan yaitu 11.146667 s, 12.23332 s, dan 11.303332 s. Dan untuk

besar sudut 20°, waktu yang dibutuhkan yaitu 11.07667 s, 11.85 s, dan

11.26332 s. Sehingga diperoleh bahwa besar sudut simpangan yang

diberikan tidak mempengaruhi waktu benda untuk berosilasi. Hal ini


didasarkan pada waktu yang dibutuhkan tiap besar simpangan sudut

yang relatif sama.

Berdasarkan analisis yang telah dilakukan untuk menentukan

percepatan gravitasi bumi untuk panjang tali 0.3 m, 0.4 m, dan 0.5m,

diperoleh bahwa nilai periode dan frekuensi untuk setiap panjang tali

berbeda, dimana untuk panjang tali 0.5 m nilai periodenya untuk 3 kali

percobaan secara berturut-turut yaitu 1.41133 s, 1.39833 s, dan

1.407667 s. dan frekuensinya yaitu 0.70855 Hz, 0.715137 Hz, dan

0.710395 Hz. Untuk panjang tali 0.4 m nilai periodenya untuk 3 kali

percobaan secara berturut-turut yaitu 1.259 s, 1.247 s, dan 1.209 s. dan

frekuensinya yaitu 0.794281 Hz, 0.80192 Hz, dan 0.83713 Hz. Dan

untuk panjang tali 0.3 m nilai periodenya untuk 3 kali percobaan secara

berturut-turut yaitu 1.114667 s, 1.12333 s, dan 1.13033 s. dan

frekuensinya yaitu 0.89712 Hz, 0.890208 Hz, dan 0.884695 Hz.

Sehingga diperoleh bahwa semakin panjang tali yang digunakan maka

periode nya akan semakin besar sedangkan frekuensinya semakin

mengecil. Hal ini menunjukkan bahwa periode berbanding terbalik

dengan frekuensi. Berdasarkan analisis untuk menentukan besar

percepatan gravitasi bumi secara teori, nilai dari percepatan gravitasi

bumi secara teori untuk panjang tali 0.3 m, 0.4 m, dan 0.5 m secara

berturut-turut yaitu 9.385408 m/s2, 10.287365 m/s2, dan 9.9782859 m/s2

dan secara praktek nilai percepatan gravitasi untuk ketiga panjang tali
sama, yaitu 9.8596 m/s2. Dimana nilai dari b yaitu 2 s2/m dengan nilai

2
∆b yaitu 0. 074053584 s /m . Hal ini menunjukkan bahwa untuk nilai

b yang diperoleh terjadi penyimpangan data sebesar 0.074053584

s 2 /m . Sedangkan nilai dari ∆g yang diperoleh sebesar 0.73013872

m/s2 yang menunjukkan bahwa terjadi penyimpangan data untuk nilai

percepatan gravitasi sebesar 0.73013872 m/s2 sehingga nilai dari

percepatan gravitasi yang sebenarnya berada pada rentang 9.1294613

m/s2 sampai dengan 10.58973879 m/s2. Terjadinya perbedaan antara

nilai percepatan gravitasi bumi secara teori dan praktek disebabkan oleh

pada penentuan nilai secara teori hanya meninjau 1 kali percobaan,

sehingga kekakurasian pengukuran berkurang, berbeda dengan secara

praktik yang meninjau data yang diperoleh secara keseluruhan. Pada

praktikum ini diperoleh nilai kesalahan relatif dan ketelitian untuk setiap

panjang tali sama, yaitu 7.4053584 % dan 0.0050306 %. Nilai kesalahan

relatif menunjukkan seberapa akurat percobaan yang telah dilakukan

dan ketelitian ukur menunjukkan seberapa besar hasil yang diperoleh

dapat diterima oleh orang lain.

Berdasarkan analisis yang telah dilakukan untuk menentukan

percepatan gravitasi bumi untuk variasi massa beban, diperoleh bahwa

periode osilasi untuk beban beban 0.1 Kg, 0.05 Kg, dan 0.02 Kg relatif

tetap. Dimana periode osilasi untuk beban beban 0.1 Kg, 0.05 Kg, dan
0.02 Kg secara berturut-turut yaitu 1.138 s, 1.122 s, dan 1.111 s. dengan

nilai ∆T yang diperoleh untuk ketiga beban yaitu 0.2811 s, 0.2625 s, dan

0.2492 s. hal ini menunjukkan nilai dari periode untuk massa beban 0.1

Kg berada pada rentang 0.85756 s sampai dengan 1.41977 s. Untuk

massa beban 0.05 Kg berada pada rentang 0.860201 s sampai dengan

1.38555 s. Dan untuk massa beban 0.02 Kg berada pada rentang

0.862501 s sampai dengan 1.36105 s. Pada penentuan nilai percepatan

gravitasi bumi diperoleh bahwa nilai percepatan gravitasi bumi untuk

massa beban 0.1 Kg, 0.05 Kg, dan 0.02 Kg secara berturut-turut yaitu

9.1253037 m/s2, 9.3854 m/s2, dan 9.5720413 m/s2. Dengan nilai dari ∆g

yang diperoleh untuk ketiga beban secara berturut-turut yaitu 0.0000146

m/s2, 0.0000148 m/s2, dan 0.0000149 m/s2. Sehingga nilai percepatan

gravitasi untuk massa beban 0.1 Kg berada pada rentang 9.1252 m/s 2

sampai dengan 9.1253 m/s2. Untuk massa beban 0.05 Kg berada pada

rentang 9.3853 m/s2 sampai dengan 9.3854 m/s2. Dan untuk massa

beban 0.02 Kg berada pada rentang 9.5719 m/s 2 sampai dengan 9.5720

m/s2 Terjadinya perbedaan hasil antara masing-masing beban yang

digunakan disebabkan oleh adanya gaya gesek antara beban dengan

udara pada saat beban berosilasi sehingga mempengaruhi lamanya

waktu yang tercatat. Pada perlakuan ini, diperoleh kesalah relatif untuk

massa beban 0.1 Kg, 0.05 Kg, dan 0.02 Kg secara berturut-turut yaitu
0.0001604 %, 0.0001582 %, dan 0.0001566 % dan ketelitian ukur yang

diperoleh yaitu 0.0750327 %, 0.04524 %, dan 0.0248598 %.

Berdasarkan analisis yang telah dilakukan untuk menentukan

percepatan gravitasi bumi untuk variasi sudut simpangan, diperoleh

bahwa periode untuk ketiga simpangan sudut relatif tetap, dimana

periode untuk simpangan sudut 10°, 15°, dan 20° secara berturut-turut

yaitu 1.099 s, 1.122 s, dan 1.117 s. dengan nilai ∆T yang diperoleh

untuk ketiga beban yaitu 0.2338 s, 0.2625 s, dan 0.2560 s. hal ini

menunjukkan nilai dari periode untuk simpangan sudut 10° berada pada

rentang 0.86559 s sampai dengan 1.33329s. Untuk simpangan sudut 15°

berada pada rentang 0.860201 s sampai dengan 1.38555 s. Dan untuk

simpangan sudut 20° berada pada rentang 0.861249 s sampai dengan

1.37341 s. Pada penentuan nilai dari percepatan gravitasi bumi,

diperoleh bahwa nilai percepatan gravitasi bumi untuk simpangan sudut

10°, 15°, dan 20° secara berturut-turut yaitu 9.7880001 m/s 2, 9.385403

m/s2, dan 9.4770906 m/s2. Dengan nilai dari ∆g yang diperoleh untuk

ketiga simpangan sudut secara berturut-turut yaitu 0.0000152 m/s2,

0.0000148 m/s2, dan 0.0000149 m/s2. Sehingga nilai percepatan

gravitasi untuk simpangan sudut 10° berada pada rentang 9.78798 m/s 2

sampai dengan 9.788015 m/s2. Untuk simpangan sudut 15° berada pada

rentang 9.3853 m/s2 sampai dengan 9.3854 m/s2. Dan untuk simpangan

sudut 20° berada pada rentang 9.4771 m/s2 sampai dengan 9.4770 m/s2
Terjadinya perbedaan hasil antara masing-masing simpangan sudut yang

diberikan disebabkan oleh pada susut yang lebih besar, nilai sinus sudut

tidak mendekati besar sudut yang diberikan, sehingga mengakibatkan

keakurasian pengukuran berkurang. Pada perlakuan ini, diperoleh

kesalah relatif untuk simpangan sudut 10°, 15°, dan 20° secara berturut-

turut yaitu 0.0001549 %, 0.0001582 %, dan 0.0001574 % dan ketelitian

ukur yang diperoleh yaitu 0.0022476 %, 0.0452401 %, dan

0.0351278 %.

Berdasarkan ketiga perlakuan diperoleh bahwa pada variasi

panjang tali, tali dengan panjang 0.5 m memiliki hasil yang paling

mendekati dengan gstandar yaitu 9.9782858 m/s2. Untuk Variasi massa

beban, beban yang bermassa 0.02 Kg memiliki hasil yang paling

mendekati dengan gstandar yaitu 9.57204 m/s2. Dan untuk variasi

simpangan sudut, simpangan sudut 10° memiliki hasil yang paling

mendekati gstandar yaitu 9.788 m/s2. Sehingga untuk keakurasian

pengukuran yang paling tepat, gunakan panjang tali yang paling

panjang, massa beban yang paling ringan, dan sudut simpangan yang

paling kecil.

Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan, diperoleh bahwa

nilai percepatan gravitasi bumi konstan. Nilainya tidak dipengaruhi oleh

panjang tali, massa beban, ataupun besar sudut yang diberikan.


E. Penutup

1. Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat diambil dari Percobaan Penentuan

Percepatan Gravitasi Bumi dengan Metode Ayunan Bandul yaitu :

a. Besar percepatam gravitasi bumi untuk massa beban 0.1 Kg, 0.05 Kg, dan

0.02 Kg secara berturut-turut yaitu 9.1253037 m/s2, 9.3854 m/s2, dan

9.5720413 m/s2, tidak menunjukkan adanya perubahan yang

signifikansehingga percepatan gravitasi bumi mempunyai nilai yang

tetapuntuk semua beban .

b. Periode osilasi bandul untuk panjang tali 0.3 m, 0.4 m. dam 0.5 m secara

berturut-turut yaitu 1.14667 s, 1.259 s, dan 1.4111332 s.

c. Nilai percepatan gravitasi bumi konstan. Nilainya tidak dipengaruhi oleh,

massa beban, ataupun besar sudut yang diberikan.

2. Saran

Saran yang dapat saya berikan pada Percobaan Penentuan Percepatan

Gravitasi Bumi dengan Metode Ayunan Bandul yaitu :

a. Untuk Laboratorium , sebaiknya menyiapkan pendingin ruangan agar kami

dapat bisa berkosentrasi pada saat praktikum.

b. Untuk Asisten , sebaiknya asisten lebih memperhatikan praktikannya dalam

mengambil data pengamatan agar tidak terjadi kesalahan pada saat

pengambilan data.
c. Untuk Praktikan , sebaiknya tetap menjaga kekompakan dan kenyamanan

selama praktek berlangsung.

DAFTAR PUSTAKA
Anugraha,Rinto,2016.Pengantar Mekanika Klasik. Yogyakarta: Gadjah Mada
University Press.

Giancoli, Douglas C. 2004. Fisika : 7(1). Jakarta;Erlangga.

Sholihah, Nita R. 2013. Penentuan Percepatan Gravitasi Bumi dengan Metode


Sistem Ayunan Bandul Fisis.EXACTA.ISSN:1412-3167.

Tipler, Paul A. 1998. Fisika untuk Sains dan Teknik. Jakarta;Erlangga.

Anda mungkin juga menyukai