Anda di halaman 1dari 1

 Penggunaan ejaan resmi dalam ragam tulis.

Ejaan yang kini berlaku dalam bahasa Indonesia


adalah ejaan yang disempurnakan (EYD). Bahasa baku harus mengikuti aturan ini.
 Penggunaan lafal baku dalam ragam lisan. Meskipun hingga saat ini belum ada lafal baku
yang sudah ditetapkan, secara umum dapat dikatakan bahwa lafal baku adalah lafal yang bebas
dari ciri-ciri lafal dialek setempat atau bahasa daerah. Misalnya: /atap/ dan bukan /atep/; /habis/
dan bukan /abis/; serta /kalaw/ dan bukan /kalo/.
 Penggunaan kalimat secara efektif. Di luar pendapat umum yang mengatakan bahwa bahasa
Indonesia itu bertele-tele, bahasa baku sebenarnya mengharuskan komunikasi efektif: pesan
pembicara atau penulis harus diterima oleh pendengar atau pembaca persis sesuai maksud
aslinya.

 Saussure Bahasa merupakan sebuah objek pada semiologi.


 MC. Carthy Bahasa merupakan praktik yang sangat tepat untuk dapat mengembangkan
kemampuan dalam berfikir.
 William A. Haviland William A. Haviland berpendapat bahwa pengertian bahasa ialah
sistem bunyi yang ketika digabungkan menurut aturan akan dapat menimbulkan arti yang dapat
ditangkap oleh semua orang yang sedang berbicara dengan menggunakan bahasa tertentu.
 Tarigan Bahasa merupakan sistem yang tersusun secara sistematis yang kemungkinan
dipakai pada sistem generatif serta menjadi lambang atau simbol yang arbitrer.
 Santoso Bahasa adalah rangkaian bunyi yang dikeluarkan melalui pengucapan manusia
dalam saat kondisi sadar.
 Mackey Bahasa merupakan bentuk serta keadaan ataupun sistem lambang bunyi yang
arbitrer atau berasal dari tatanan yang terdapat didalamnya berbagai sistem.
 Wibowo Bahasa adalah sistem persimbolan bunyi yang mempunyai berbagai makna dan
artikulasi yang dihasilkan alat ucap secara arbitrer serta konvensional yang digunakan untuk alat
berkomunikasi kepada sekelompok umat manusia supayat melahirkan perasaan dan juga pikiran.
 Walija Bahasa adalah alat untuk berkomunikasi yang sangat lengkap serta efektif guna untuk
menyampaikan pesan, perasaan, maksud, ide, dan pendapat untuk orang lain.
 Syamsuddin Pengertian bahasa menurut syamsuddin adalah alat yang digunakan dalam
membentuk perbuatan, pikiran, perasaan, serta keinginan dimana menggunakan alat untuk
mempengaruhi dan dipengaruhi.
 Pengabean Pengertian bahasa menurut Pengabean, bahasa merupakan sistem yang dipakai
untuk melaporkan serta menyampaikan segala yang berproses pada sistem saraf.

Read more: http://woocara.blogspot.com/2015/12/30-pengertian-bahasa-menurut-para-ahli-dan-


fungsi-bahasa.html#ixzz5Yn5rgXqe

http://maulanaj1.blogspot.com/2014/09/manfaat-berbahasa-indonesia-dengan-baik.html

https://lubisgrafura.wordpress.com/2006/11/03/skripsi-bahasa-gaul-remaja-indonesia/

http://kurangkerjaanhm.blogspot.com/2015/03/karya-ilmiah-remaja-pengaruh-bahasa.html

https://alfathterryblog.wordpress.com/2016/03/03/makalah-bahasa-alay/