Anda di halaman 1dari 4

DISKUSI 8 :

MATA KULIAH : MANAJEMEN PEMASARAN


EKMA5206.01
NAMA MAHASISWA :
NIM :

Pokok Bahasan :

Diskusi.8

Rabu, 28 Agustus 2019, 09:00

Pada awal pembahasan Modul 6 EKMA5206, Anda dijelaskan mengenai


Pengertian Harga, Penyesuaian Harga,  Mengawali dan Menanggapi
Perubahan Harga. Silahkan Anda diskusikan mengapa harga perlu
penyesuaian dan perubahan? Apa yang menjadi penyebabnya? Dan
bagaimana dampaknya terhadap perusahaan?

Pembahasan:

Penetapan Harga
Harga suatu produk/jasa dihitung dari nilai akhir yang disepakati antara pembeli dan penjual.
Terjadi proses tawar menawar antar keduanya sebelum disepakati harga akhirnya.  Dari sisi
pembeli, harga suatu produk adalah nilai rupiah yang bisa diterima untuk mendapatkan suatu
satuan produk/jasa tertentu. Dari sisi penjual, harga suatu produk adalah jumlah nilai rupiah
suatu satuan produk yang ditawarkan kepada pembeli.
Dalam dunia bisnis jual-beli tidak akan terlepas dari permasalahan penting yang menjadi titik
temu transaksi yaitu harga. Harga memegang peranan penting dalam terjadinya kesepakatan jual-
beli dari produsen ke tangan konsumen. Melalui penetapan harga, akan terlihat posisi kelayakan
produk dari nilai ekonomisnya. Karena permasalahan ini, perusahaan biasanya mengadakan
penetapan harga yang disepakati sebelum barang beredar di pasaran. Untuk sebuah proses
penetapan harga, suatu bisnis harus memiliki wawasan tentang kondisi produk, keuangan, dan
hasil akhir berupa profit atau keuntungan yang ingin dicapai.
Strategi penetapan harga biasanya berubah kalau produk melewati berbagai tahap daur hidupnya.
Tahap introduksi memberikan tantangan paling besar. Kita dapat membedakan antara penetapan
harga produk yang meniru produk yang sudah ada dan penetapan harga produk inovatif yang hak
patennya dilindungi. Sebuah perusahaan yang merencanakan untuk mengembangkan produk
tiruan baru menghadapi masalah pemosisian produk. Perusahaan harus memutuskan di mana
memposisikan produknya terhadap produk saingannya dalam mutu dan harga.

Menurut Machfoedz 2005, tujuan dari penetapan suatu harga adalah untuk mencapai target
perusahaan, mendapatkan laba dari penjualan, meningkatkan serta mengembangkan produksi
produk, serta meluaskan target pemasaran. Penetapan harga suatu produk atau jasa tergantung
dari tujuan perusahaan atau penjual yang memasarkan produk tersebut.

Menurut Harini 2008, penetapan harga memiliki tujuan yaitu:


1. Mencapai Penghasilan atas Investasi
Biasanya besar keuntungan dari suatu investasi telah ditetapkan persentasenya dan untuk
mencapainya diperlukan penetapan harga tertentu dari barang yang dihasilkannya.
2. Kestabilan Harga
Hal ini biasanya dilakukan untuk perusahaan yang kebetulan memegang kendali atas
harga. Usaha pengendalian harga diarahkan terutama untuk mencegah terjadinya perang
harga, khususnya bila menghadapi permintaan yang sedang menurun.
3. Mempertahankan atau Meningkatkan Bagian dalam Pasar
Apabila perusahaan telah mendapatkan pangsa pasar yang luas, merkea harus berusaha
mempertahankannya atau justru mengembangkannya. Untuk itu kebijaksanaan dalam
penetapan harga jangan sampai merugikan bisnis.
4. Menghadapi atau Mencegah Persaingan.
Apabila perusahaan baru mencoba-coba memasuki pasar dengan tujuan mengetahui pada
harga berapa mereka akan menetapkan penjualan. Ini artinya, perusahaan belum memiliki
tujuan dalam menetapkan harga coba-coba tersebut.
5. Penetapan Harga untuk Memaksimalkan Laba
Tujuan ini biasanya menjadi acuan setiap bisnis untuk bertahan hidup, karena setiap
bisnis memerlukan laba.

Perubahan Harga
Suatu perusahaan perlu melakukan suatu evaluasi dalam menentukan suatu harga produk atau
barang baik harga lama maupun harga yang baru, karena peningkatan suatu harga akan
berdampak kepada penurunan penjualan suatu barang dimana jika harga semakin mahal maka
barang yang diminta semakin sedikit. Maka suatu harga dalam kegiatan jual beli sangat amat
perlu di perhatikan bagi penjual maupun pembeli.
Setelah mengembangkan struktur dan strategi penetapan harga, perusahaan sering kali
menghadapi situasi yang memaksa mereka memelopori perubahan harga atau memberi respons
terhadap perubahan harga oleh pesaing.
Memelopori perubahan harga. Dalam beberapa kasus, perusahaan mungkin merasa ingin menjadi
pelopor dalam menurunkan atau menaikkan harga. Dalam kasus menaikkan atau menurunkan
harga, perusahaan harus mengantisipasi kemungkinan reaksi pembeli dan pesaing.

Menurut Tjiptono (2001 : 174) ada beberapa faktor yang menyebabkan suatu perusahaan harus
selalu meninjau kembali strategi penetapan harga produk-produknya yang sudah ada di pasar,
diantaranya adalah:
1. Adanya perubahan dalam lingkungan pasar, misalnya pesaing besar menurunkan harga.
2. Adanya pergeseran permintaan, misalnya terjadinya perubahan selera konsumen.

Dalam melakukan perubahan penetapan harga yang telah dilakukan, perusahaan mempunyai tiga
alternatif strategi, yaitu:
1. Mempertahankan Harga, strategi ini dilaksanakan dengan tujuan mempertahankan posisi
dalam pasar dan untuk meningkatkan citra yang baik di masyarakat.
2. Menurunkan Harga, strategi ini sulit untuk dilaksanakan karena perusahaan harus
memiliki kemampuan finansial yang besar, sementara konsekuensi yang harus
ditanggung, perusahaan menerima margin laba dengan tingkat yang kecil.
3. Menaikkan Harga, suatu perusahaan melakukan kebijakan menaikkan harga dengan
tujuan untuk mempertahankan profitabilitas dalam periode inflasi dan untuk melakukan
segmentasi pasar tertentu.
Agar strategi ini dapat memberikan hasil yang memuaskan, ada dua persyaratan yang harus
dilakukan oleh perusahaan, antara lain :
1. Elastisitas harga relatif rendah, namun elastisitas tetap tinggi bila berkaitan dengan
kualitas dan distribusi.
2. Dorongan (reinforcement) dari unsur bauran pemasaran lainnya tetap menunjang.

Dalam kondisi normal, perubahan harga akan berdampak terhadap permintaan dimana harga naik
maka permintaan turun dan sebaliknya harga turun maka permintaan naik. Dalam beberapa kasus
terutama untuk pasar monopoli, fenomena tersebut tidak berlaku.
Perubahan harga produk atau jasa karena tuntutan kompetisi, perubahan kurs atau ketetapan
pemerintah, harus dapat disikapi dengan bijak karena akan berpengaruhi terhadap volume
penjualan. Harga dan volume penjualan akan menentukan total penjualan perusahaan dan pada
akhirnya akan mempengaruhi pencapaian laba.
Harga merupakan penjumlahan dari biaya perusahaan dan keuntungan yang didapatkan.
Manajemen yang handal diperlukan untuk mengoptimalisasi sumber daya perusahaan untuk
mempertahankan atau meningkatkan keuntungan. Perusahaan dengan biaya yang efisien tentu
akan mudah mempertahankan keuntungan ketika tidak bisa menaikkan harga.
Apabila harga tidak bisa dinaikkan, biaya tidak bisa diturunkan, dan keuntungan tidak bisa
dikurangi , maka solusinya adalah dengan menaikkan volume penjualan. Volume penjualan bisa
dilakukan dengan menambah variasi produk, menambah sasaran market, atau menambah
jangkauan penjualan.

Demikian disampaikan, terima kasih.

Sumber:

Astuti, Sri Wahyuni. 2015. Manajemen Pemasaran. Jakarta:  Universitas Terbuka.

Kotler, Philip and Armstrong, Gary, 2008, Prinsip-prinsip Pemasaran, jilid 1, Erlangga

http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/08/strategi-penetapan-harga-produk-baru.html