Anda di halaman 1dari 3

SOP KONSELING AKSEPTOR

BARU
No. Dokumen :
No. Revisi : 01
Tanggal Terbit :
Halaman : 1/2

PUSKESMAS dr. Hj. Sri Heriyani


SUNGAI BILU NIP. 19730825 200501 2 009

Konseling Akseptor Baru adalah Konseling Akseptor


1. Pengertian Keluarga Berencana yang datang pertama kali ke
Puskesmas
Sebagai acuan dalam melakukan konseling peserta KB baru
2. Tujuan
untuk pemilihan alat kontrasepsi
Surat Keputusan Kepala Puskesmas Sungai BIlu NO.1089
3. Kebijakan Tahun 2017 Tentang Kebijakan Pelayanan Klinis
Puskesmas Sungai Bilu
1. Alat Bantu Pengambilan Keputusan ber-KB, BKKBN,
2011
4. Referensi 2. Petunjuk teknis Tata Cara Pelaksanaan Pencatatan dan
Pelaporan Pelayanan Kontrasepsi Program
Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, 2012
Alat :
1. ABPK (Alat Bantu Pengambil Keputusan)
2. Alat Peraga
5. Alat dan 3. Timbangan Berat Badan
Bahan 4. Tensimeter dan stetoskop
5. Sarung tangan steril
Bahan :
Macam-macam kontrasepsi keluarga berencana
6. Prosedur / 1. Petugas melakukan konseling
Langkah- 2. Petugas menuliskan nomor kode klinik KB dan nomor
langkah seri kartu
3. Petugas menuliskan identitas peserta
4. Petugas melakukan anamnesa :
4.1 Haid terakhir, jumlah GPA, menyusui/tidak,
riwayat penyakit sebelumnya (sakit kuning,
perdarahan pervagina tanpa sebab yang pasti,
keputihan yang lama, tumor payudara, Rahim dan
indung telur)
5. Petugas melakukan pemeriksaan
5.1 Keadaan umum (baik,sedang,kurang)
5.2 Tekanan Darah
5.3 Berat badan
6. Petugas melakukan pemeriksaan dalam untuk
mengetahui tanda-tanda radang, tumor/keganasan
ginekologi
7. Alat Kontrasepsi yang boleh dipergunakan (IUD, MOW,
MOP, kondom, Implant, Suntikan, Pil)
8. BIdan menulis tanggal dilayani, tanggal dipesan kembali,
dan tanggal dicabut (untuk Implant dan IUD)
9. Bidan mengisi kartu kunjungan ulang tentang tekanan
darah, berat badan, efek samping, komplikasi dan
kegagalan kontrasepsi
10. Peserta menandatangani informed consent pilihan alat
kontrasepsi secara sukarela
11. Dokter / bidan menandatangai status peserta KBB dan
menuliskan kiriman ke RS /Klinik yang lebih lengkap
bila pasien dirujuk
12. Bidan memberikan kartu peserta KB ke pasien

Petugas melakukan konseling

Petugas menuliskan nomor kode klinik KB,


nomor seri kartu, dan identitas peserta

Petugas melakukan anamnesa, dan


melakukan pemeriksaan fisik kepada peserta
(periksa umum dan periksa dalam)

Alat Kontrasepsi yang boleh dipergunakan (IUD,


MOW, MOP, kondom, Implant, Suntikan, Pil)

Bidan menulis tanggal dilayani, tanggal


7. Diagram Alir dipesan kembali, dan tanggal dicabut
(untuk Implant dan IUD)

Bidan mengisi kartu kunjungan ulang lalu


Peserta menandatangani informed consent
pilihan alat kontrasepsi secara sukarela

Dokter / bidan menandatangai status peserta KBB


dan menuliskan kiriman ke RS /Klinik yang lebih
lengkap bila pasien dirujuk

Bidan memberikan kartu peserta


KB ke pasien

8. Unit Terkait Unit Promosi Kesehatan


Kartu Kunjungan
9. Dokumen
Buku Status Pasien
Terkait
Informed Consent
10. Rekam
Historis
Perubahan
stampel

stampel (TERKENDALI) stampel

(ASLI) atau (KEDALUARSA)

(TIDAK TERKENDALI)