Anda di halaman 1dari 61

PENGGUNAAN KOMPUTER DALAM AKUTANSI

OLEH :
MOCH. SAIFUL ANWAR
2A-D4
16
0842520056
JURUSAN AKUTANSI MANAJEMEN POLITEKNIK
NEGERI MALANG
2010
Kata Penganrtar
Puji syukur kehadirat Allah SWT karena penulis telah menyelesaikan
penyusunan makalah “PENGGUNAAN KOMPUTER DALAM AKUTANSI”
ini.
Makalah ini hanyalah berupa kesimpulan dari mata kuliah akutansi dan
komputer yang dipadukan oleh mahasiswa di lingkungan Jurusan Akutansi
Politeknik Negeri Malang.
Ada sutau hal yang ingin dicapai dalam pembutan makalah ini yaitu untuk
memberitahukan kepada masyarakat dan khususnya mahasiswa Jurusan Akutansi
Politeknik Negeri Malang supaya mengetahui program-program apa saja yang
digunakan dalam kegiatan Akutansi.
Terakhir, dengan ksesadaran bahwa makalah ini perlu disempurnakan di
kemudian hari, penulis menginginkan adanya tanggapan dan saran.
Mudah-mudahan makalah ini bermanfaat bagi nusa dan bangsa Indonesia.

Malang, januari 2010

Penulis

i
Daftar isi

Kata Penganrtar.......................................................................................................i
Daftar isi..................................................................................................................ii
BAB 1......................................................................................................................1
Latar Belakang.............................................................................................................1
Rumusan Masalah.......................................................................................................3
Tujuan...........................................................................................................................4
BAB 2......................................................................................................................5
Pengertian Komputer Akuntansi................................................................................5

.......................................................................................................................................6
Sistem Komputer Akuntansi.......................................................................................7
Kerangka Sistem Akuntansi........................................................................................9

.....................................................................................................................................12
Software Akuntansi...................................................................................................13
Penggunaan Software Akuntansi..............................................................................15
Proses Penggunaan Software Akutansi....................................................................21
Jenis-Jenis software akutansi....................................................................................53
Manfaat Software Akuntansi....................................................................................56
Bab 3......................................................................................................................57
Kesimpulan.................................................................................................................57
Daftar pustaka.......................................................................................................58

ii
BAB 1

Latar Belakang
Saya mengangkat tema ini karena pada saat ini banyak sekali program-
program akutansi yang disediakan di dalam komputer. Pada saat ini tugas dari
para akutan tidak terlalu sulit. Hal ini disebabkan sudah ada software-software
yang mendukung kinerja mereka. Hal ini menyebabkan tugas mereka jadi sangat
mudah. Sistem akuntansi berkembang seiring dengan pekembangan perusahaan,
pertumbuhan ekonomi, tingkat pengetahuan karyawan dan penggunaan teknologi.
Dengan munculnya komputer, semakin banyak data, pekembangan
perusahaan, pertumbuhan ekonomi, sumber daya manusia di dalam perusahaan
dan penggunaan berbagai teknologi. Dengan munculnya komputer, semakin
banyak data yang dapat diolah menjadi informasi baik yang bersifat finansial
maupun non-finansial.
Pengolahan data dapat dilakukan baik secara terpusat maupun terdistribusi.
Namun banyak fakta menunjukan kehadiran komputer tidak dapat dimanfaatkan
secara maksimal oleh pelaku bisnis. Keterlambatan laporan masih saja merupakan
kendala yang dihadapi, bahkan banyak pelaku bisnis terjebak dalam kekacauan
informasi yang disebabkan katidak mampuan mereka dalam menggunakan
teknologi itu sendiru.
Hal ini terjadi karena kurangnya pengendalian dan pemahaman akuntansi,
sehingga menghasilkan banyak informasi yang tidak berguna, dan tidak
memenuhi prinsip akuntansi. Dokumen dasar yang digunakan sebagai bukti
transaksi pada suatu system sangat menentukan tingkat pencapaian tujuan sebuah
perusahaan.
Kekurangan atau dokumen-dokumen yang kurang berkualitas yang
menyebabkan tidak berjalannya informasi sesuai dengan yang dibutuhkan dan
diinginkan, sebaliknya kelebihan dokumen dasar dapat menimbulkan kekacauan
dalam pengolahan data sehingga memicu terjadinya kesalahan pemasukan data
yang menyebabkan terjadinya kesalahan berantai.

1
Hal ini akan mengganggu kinerja sebuah perusahaan dalam pengolahan data
dan dalam pembuatan laporan-laporan keuangan dan akan selalu terjadi
kekacauan jika pemahaman terhadap proses penggunaan program tersebut kurang.

2
Rumusan Masalah
Makalah ini dibuat dengan untuk dapat mengetahui pentingnya dan jenis-
jenis software computer yang tersedia dalam akuntansi yang dibutuhkan oleh
sebuah perusahaan dengan jenis industri yang berbeda–beda. Dan dengan adanya
makalah ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam pemilihan software
akuntansi yang sesuai dan tepat dengan yang diinginkan di kemudian hari.
Pada saat ini juga banyak pengguna software akutansi tidak mengetauhi
bagaiman penggunaan software tersebut dan terjebak dalam lubang yang sama
dan akhirnya dalam pelaporan akhir terjadi kekacauan. Hal ini di sebabkan kerena
mereka selalu di bingungkan jika berhadapan dengan software yang benar-benar
baru bagi mereka
Ada kalanya mereka tidak tahu software apa yang tepat digunakan
perusahaan mereka. Kadang kala beberapa perusahaan juga terjebak oleh nama
software buatan luar negeri padahal mereka belum tahu apakah software yang
mereka gunakan cocok digunakan oleh perusahaan mereka.

3
Tujuan
Tujuan saya membuat makalah ini karena pada saat ini sudah banyak
software akutansi dan setiap perusahaan tidak selalu menggunakan software yang
sama satu perusahaan dengan yang lain. Ada kalanya pengguna software akutansi
tersebut tidak mengerti bagaimana penggunaan software tersebut karena kita
berhadapan dengan software yang benar-benar baru buat pengguna software
tersebut.
Memberitahukan bagaimana penggunaan software yang benar dengan
memberikan contoh software yang cocok digunakan untuk keperluan apa dan
jenis perusahaan jenis apa yang cocok menggunakan software tersebut.
Memberitahukan bahwa selamanya bahwa software buatan luar negeri
selalu cocok dengan perusahaan yang berdomisili di indonesai karena perbedaan
pemahaman mereka tentang aturan akutansi yang ada di Indonesia.

4
BAB 2

Pengertian Komputer Akuntansi


Komputer adalah serangkaian ataupun sekelompok mesin elektronik yang
terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta
membentuk sebuah sistem yang rapi dan teliti. Sistem ini kemudian dapat
digunakan untuk melaksanakan serangkaian pekerjaan secara otomatis, berdasar
urutan program yang diberikan kepadanya oleh pengguna komputer tersebut.
Akuntansi adalah suatu metode pencatatan, penggolongan dan peringkasan
transaksi dan kejadian yang bersifat keuangan dengan cara yang berguna dan
dalam bentuk satuan uang, dan peng-interprestasian hasil proses .
Komputer Akuntansi adalah, suatu seni dengan menggunakan alat bantu
komputer untuk melakukan pencatatan, penggolongan dan peringkasan transaksi
dan kejadian yang bersifat keuangan dengan cara yang menggunakan dan dalam
bentuk satuan uang, dan peng-interprestasian hasil proses.dan Salah satu fungsi
organisasi yang erat kaitannya dengan keputusan manajemen adalah fungsi
akuntansi yang bertanggung jawab mengontrol dan melaporkan kinerja keuangan
perusahaan. Dan agar laporan keuangan dan analisa laporan keuangan yang
dihasilkan sesuai dengan karakteristiknya, perlu suatu sistem yang komparatif dan
integral dari keseluruhan proses bisnis yang ada.
Dengan menerapkan sistem komputerisasi akuntansi, maka akan
mempercepat proses penyajian analisa dan laporan keuangan karena aplikasi
komputerisasi akuntansi diciptakan untuk memudahkan proses transaksi-transaksi
akuntansi kedalam sebuah laporan dan analisa laporan untuk mendukung hasil
pengambilan keputusan yang berhubungan dengan keadaan keuangan perusahaan
dalam suatu periode akuntansi.
Menurut jenis kegiatannya akuntansi dapat diklasifikasi menjadi beberapa
golongan yang saling berkaitan satu dengan lainnya :
A. Akuntansi financial (financial accounting)
• • Auntansi Biaya (cost Accounting)
• • Akuntansi anggaran (Budgetary Accounting)

5
• • Akuntansi pajak (tax accounting)
• • Pemeriksaan akuntansi (auditing)
B. Akuntansi manajemen
• • Akuntansi strategis (planning)
• • Akuntansi pemerintahan dan lembaga
• • System Akuntansi
• • System distribusi
• • System Inventory
• • System Penjualan
• • System Komputer akuntansi

6
Sistem Komputer Akuntansi

Sistem akuntansi berkembang seiring dengan pekembangan perusahaan,


pertumbuhan ekonomi, tingkat pengetahuan karyawan dan penggunaan teknologi.
Dengan munculnya komputer, semakin banyak data yang dapat diproses menjadi
informasi lebih baik yang bersifat finansial maupun non-finansial, Pengolahan
data dapat dilakukan baik secara terpusat maupun terdistribusi.
Namun banyak fakta menunjukan kehadiran komputer tidak dapat
dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku bisnis. Keterlambatan laporan masih
saja merupakan kendala yang dihadapi, bahkan banyak pelaku bisnis terjebak
dalam kesemrawutan informasi. Hal ini terjadi karena kurangnya pengendalian
dan pemahaman akuntansi oleh perusahaan itu sendiri maupun penggunaan
software tersebut oleh karyawan perusahaan itu sendiri, sehingga menghasilkan
banyak informasi yang tidak berguna bagi perusahaan, dan tidak memenuhi
prinsip dasar akutansi akuntansi.
Dokumen dasar yang digunakan sebagai bukti transaksi pada suatu sistem
sangat menentukan tingkat pencapaian tujuan perusahaan. Kekurangan atau
dokumen dasar kurang berkualitas menyebabkan tidak berjalannya informasi
sesuai dengan yang dibutuhkan dan menyebabkan terjadinya kesalahan berantai
yang berturut-turut dari awal terjadi kesalahan hingga proses yang paling akhir.,
sebaliknya kelebihan dokumen dasar dapat menimbulkan keruwetan dalam
pengolahan data sehingga memicu terjadinya kesalahan pemasukan data yang
menyebabkan terjadinya kesalahan berantai yang berturut-turut dari awal terjadi
kesalahan hingga proses yang paling akhir.
Dengan dokumen dasar yang berkualitas dapat dihasilkan berbagai bentuk
informasi yang akurat. Perubahan yang dilakukan pada dokumen dasar akan
menyebabkan perubahan pada prosedur pengolahan data. Walaupun pada
dasarnya setiap perusahaan mengolah data dengan cara yang sama namun besar
kecil perusahaan, jenis usaha dan teknologi yang digunakan serta pengaruh
sumber daya lainnya menyebabkan system akuntansi satu perusahaan dengan
perusahaan lainnya berbeda.

7
Sistem yang disusun oleh suatu perusahaan belum tentu dapat diterapkan
pada perusahaan lain sekalipun jenis usahanya sama karena dalam prakteknya
sistem akuntansi sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan jenis perusahaan
tersebut yang bergerak di bidang apa. Pertumbuhan ekonomi juga memicu
perkembangan bidang usaha semakin kompleks. Hal demikian mengharuskan
akuntan untuk memperoleh keahlian yang tinggi dalam spesialisasi penggunaan
software akutansi yang diterapkan dalam perusahaan

8
Kerangka Sistem Akuntansi

Sistem informasi akuntansi (SIA) adalah suatu fungsi yang melaksanakan


tugas pengolahan data financial menjadi informasi yang dibutuhkan bagi pemakai
di dalam maupun di luar perusahaan. Sistem informasi akuntansi bertanggung
jawab menyediakan informasi keuangan bagi tiap elemen lingkungan kecuali
pesaing perusahaan. Sehubungan dengan kebutuhan informasi keuangan adalah
kebutuhan manajemen level atas sehingga Sistem informasi akuntansi hanya
melayani informasi yang berorientasi kepada manajemen level atas tersebut.
Sistem Komputer akuntansi berkembang seiring dengan perkembangan
teknologi informasi dan ilmu pengetahuan dimana yang dibutuhkan bukan hanya
financial melainkan juga operasional (non financial) dan yang membutuhkan
informasi bukan hanya manajemen level atas melainkan semua level manajemen.
System Akuntansi komputer mendukung manajemen terbuka, Namun masih
banyak organisasi yang menerapkan manajemen tertutup.
Sistem akuntansi pokok terdiri dari berbagai klasifikasi rekening Buku
besar, Jurnal dan bukti transaksi. Masing-masing unsur tersebut saling terkait
membentuk suatu prosedur pencatatan.
Berikut ini adalah hubungan masing-masing unsur dengan prosedur lainnya
System dan Prosedur Jurnal Bukti transaksi Buku Besar :
1. Penjualan-Penjualan Faktur penjualan Rekening Piutang, penjualan
2. Penerimaan Kas Kas Bukti Penerimaan kas Rekening piutang, dan kas
3. Pembelian Pembelian Faktur Pembelian Rekening Persediaan barang
4. Pengeluaran Kas Kas Bukti Pengeluaran Kas Rekening Utang dan Kas
5. Payroll Umum Daftar Gaji/ Faktur biaya Rekening Gaji & Upah,
Potongan, Utang gaji
Tabel di atas menunjukan bahwa dari setiap prosedure akan menghasilkan
bukti transaksi. Catatan dalam jurnal akan diposting ke rekening buku besar.
Tabel tersebut adalah sekedar untuk menunjukan hubungan antar elemen, dalam
pelaksanaanya dapat bervariasi, tergantung dari metode yang dipilih.Tugas

9
pengolahan data yang dilakukan Sistem informasi akuntansi meliputi 4 tugas
dasar sbb :
1. Pengumpulan data yaitu setiap tindakan dijelaskan oleh suatu
catatan data. Bila tindakan tersebut melibatkan elemen lingkungan
disebut transaksi. Pelaku bisnis dan accounting umumnya hanya
memperhatikan transaksi yang mempunyai nilai finansial.
2. manipulasi Data yaitu data perlu dimanipulasi untuk dapat diubah
menjadi informasi yang berguna. Operasi manipulasi data meliputi
pengklasifikasian, Penyortiran, Perhitungan, dan pengikhtisaran.
3. Penyimpanan data yaitu terdapat banyak transaksi pada setiap
perusahaan. Setiap transaksi dijelaskan oleh beberapa elemen data.
Data tersebut perlu disimpan di suatu tempat dan harus dapat
ditemukan dengan mudah bila data tersebut dibutuhkan.
4. Penyiapan Dokumen yaitu Sistem informasi akuntansi
menghasilkan output untuk perorangan maupun organisasi di
dalam maupun di luar perusahaan. Output tersebut dipicu dengan
dua cara yaitu :Oleh suatu tindakan Output dihasilkan bila sesuatu
terjadi seperti contoh di bawah ini :tagihan disiapkan pada saat
terjadi pesanan.
Oleh Jadwal Output dihasilkan pada suatu saat tertentu.Umumnya output
berupa dokumen, namun semakin banyak pemakai menggunakan visual (tampilan
layar) untuk memperoleh informasi yang tepat waktu dan tepat guna, tanpa harus
menunggu laporan rutin dari bagian akuntansi yang diterbitkan sesuai jadwal.
akses informasi dapat dilakukan secara local maupun global dengan menggunakan
fasilitas umum.
Berdasarkan uraian di atas dapat di katakan bahwa tanggung jawab
mengumpulkan, menyimpan dan mengolah data serta membuat laporan transaksi
keuangan merupakan bagian dari tanggung jawab bagian akuntansi. Bagian lain
seperti bagian penjualan, bagian pembelian, bagian keuangan adalah bagian
operasional yang menyiapkan bukti-bukti transaksi, sedangkan bagian IT adalah
bagian yang mensupport fasilitas pengolahan data mencakup sofware, hardware

10
termasuk pemilihan tekhnologi serta memegang tanggung jawab terhadap
keamanan sistem data.
Dan hasil dari semua proses di atas Laporan Keuangan merupakan proses
akhir dari seluruh transaksi yang terjadi pada suatu perusahaan selama periode
akuntansi tertentu. Pada umumnya laporan keuangan dibagi atas 3 bagian yakni;
1). Laporan laba-rugi
2). Laporan Perubahan Modal atau Laporan Laba Ditahan
3). Neraca.

Didalam menyusun laporan keuangan ini, diperlukan bukti transaksi dari


setiap departemen yang ada di dalam perusahaan, dimana transaksi itu akan
dicatat kedalam jurnal umum, setelah itu dikelompokkan ke dalam buku besar
disamping membuat jurnal penyesuaian, proses selanjutnya memasukkan
perkiraan-perkiraan yang ada pada buku besar kedalam neraca lajur, sehingga
akan diperoleh laporan keuangan.

Dengan melihat dan memahami laporan keuangan, kita bisa mengetahui


bagaimana kondisi dan keadaan suatu perusahaan, yang tentunya tidak semua
orang bisa mengetahuinya. Hal ini akan menjadi nilai tambah bagi seseorang yang
mampu menganalisa laporan keuangan khusunya di dalam mencari pekerjaan,
dengan kata lain kemampuan itu akan dicari dan sangat dibutuhkan oleh setiap
perusahaan.
Akuntansi komputer adalah sistem akuntansi yang mengautomatisasi
transaksi bisnis dengan menerapkan manajemen terbuka, sehingga informasi
akuntansi dapat diperoleh langsung melalui terminal yang tersebar dilingkungan
perusahaan. Dengan tersediaanya fasilitas ini memungkinkan manajemen
mendapat informasi melalui media visual pada monitor yang tersedia
diruangannya sendiri tanpa harus menunggu laporan rutin yang diterbitkan bagian
akuntansi.
Pada akuntansi manual yang tanpa menggunakan software yang tersedia di
dalam komputer, semua tanggungjawab pengolahan data dan pelaporan baik
laporan keuangan maupun laporan operasional adalah tugas bagian akuntansi.

11
Pada akuntansi komputer Laporan-laporan yang bersifat operasional dapat
langsung diterbitkan oleh bagian terkait, sehingga tanggungjawab bagian
akuntansi menjadi lebih ringan.

12
Software Akuntansi

Hal – hal yang harus diperhatikan dalam memilih software akuntansi yaitu
Prinsip dasar dan proses akunatnsi adalah pencatatan, pengikhtisaran, pelaporan
dan penganalisaan yang sejatinya adalah pengolahan informasi dari transaksi
menjadi laporan yang akan digunaan oleh berbagai pihak yang berkepentingan
dengan laporan-laporan tersebut. Adapun hal–hal yang perlu diperhatikan dalam
memilih software akuntansi adalah sebagai berikut :

1. Identifikasi kebutuhan kita yaitu seberapa jauhkan kebutuhan kita


terhadap software akutansi dan apakah hanya terbatas pada
pencatatan saja atau harus terintegrasi sampai pada laporan
terperinci. Tetapi apabila perusahaan masih dalam rancangan
penyusunan sistem maka disarankan untuk menggunakan jasa
teller made.
2. Memperhatikan fiturnya yaitu mencocokkan kebutuhan kita
dengan fitur yang ditawarkan dan selain dari kemudahan
kepraktisan penggunaan juga perlu diperhatikan cocok tidaknya
dengan standar akuntansi yang berlaku di Indonesia.
3. Perkembangan softwarenya yaitu software yang baik tentunya
juga harus lentur dalam mengikuti perkembangan jaman.
Kemungkinan berkembangnya usaha kita akan berakibat pada
berkembangnya seluruh aspek pendukung termasuk software
akuntansinya. Jangan sampai kita harus berganti software di tengah
jalan.
4. After sales service policy yaitu kita akan menggunakan produk
tersebut dalam waktu yang lama sehingga after sales service
policynya haruslah yang di support dengan baik. Untuk tailor
made biasanya turnover programnya cukup tinggi, sehingga
membutuhkan penyesuaian yang lama dari program yang baru.
Dan yang paling penting perhatikan apakah kita mampu mengatasi

13
masalah yang mungkin terjadi dalam panduan problem software
guidance atau yang biasa di sebut dengan panduan penggunaan
program yang diberikan oleh produsen.
5. Budget dan referensi yaitu tentukan budget dari awal. Walaupun
budget bukanlah merupakan satu–satunya pertimbangan lain yaitu
after sales service, reliability dan perkembangannnya.

Dalam penggunaanya Peranan Tehnologi Informasi yaitu Software


Akuntansi, Software akutansi mampu mempermudah pembukuan karena seluruh
jurnal akuntansi dan laporan keuangan dibuat secara otomatis, sehingga
pengoperasiannya cukup memerlukan orang yang mengerti teori akuntansi secara
umum.

Aplikasi ini berfungsi untuk mendukung proses pencatatan pembukuan


keuangan staff akunting. Software ini menghasilkan laporan keuangan seperti
Buku Besar, Neraca, Laba/Rugi, dll.
Jenis laporan akuntansi yang dibuat:
1. Daftar Perkiraan
2. Jurnal Transaksi
3. Buku Besar
4. Buku Besar Pembantu
5. Trial Balance
6. Neraca Harian
7. Neraca
8. Laba/Rugi

14
Penggunaan Software Akuntansi

Sekarang ini banyak sekali contoh software yang di gunakan contohnya Myob
Premier V.7.5 yang berorientasi pada penggunaan multi user, multi currency dan
jaringan. Aplikasi ini diciptakan dengan user friendly denga system pencatatan
real time, sehingga mudah menggunakannya dan data yang dihasilkan selalu ter
up-date, maka analisa dan laporan keuangan dapat diperoleh dengan akurat,
efektif dan efisien.
MYOB Accounting Software adalah software akuntansi yang sangat
powerful dan mudah digunakan oleh siapa saja. Jika anda mengelola sendiri bisnis
anda sendiri, MYOB Accounting Software akan membantu anda dalam berbagai
hal contohnya seperti:
- Menghemat waktu dalam mengelola dan menjalankan pembukuan
- Mengerti lebih dalam bisnis anda
- Mengelola barang dagangan anda.
Software ini sangat cocok untuk owner-operator, MYOB Accounting
Software membantu anda dalam proses penjualan dan pembelian, track piutang
dagang (receivable), hutang dagang (payables) and pajak (GST), email your
quotes dan invoice dan banyak lagi - semuanya hanya dengan meng-klik beberapa
tombol saja.
MYOB Accounting Software memudahkan anda dalam mendesign
accounting process sesuai dengan kehendak anda sehingga lebih mudah
digunakan ketika mencari informasi tentang bisnis anda. Dengan MYOB
Accounting's powerful inventory management system, anda akan dapat dengan
mudah mengetahui secara tepat jumlah stock jumlah pemesanan dan berapa yang
sudah komit (committed).
Fungsi lain dari MYOB Accounting Software yaitu dapat melakukan
analisis atas data bisnis anda dengan lebih dari 160 cara lebih mudah membuat
keputusan dalam bisnis jika anda mempunyai informasi yang tepat dan sangat
detail seperti:
- Lebih dari 160 laporan dan chart

15
- Nilai Profit & Loss dan Balance Sheet terbaru
- Membuat laporan yang menyeluruh kemudian merubah menjadi ke bentuk
Microsoft Excel file untuk melakukan analisa lebih dalam.
- E-mail atau save semua laporan ke disk untuk accountant anda
- Gunakan Company Data Auditor untuk mendeteksi kesalahan umum dalam
proses dan untuk memastikan integrasi informasi pada bisnis anda
Fungsi dan kelebihan lain dari MYOB Accounting Software masih banyak
yaitu seperti di bawah ini :
1. Kelola Customer dengan efektif
MYOB Accounting Software dapat memberikan anda laporan
penjualan dan informasi costomer anda dengan cepat dan akurat.
Semua laporan bisa di export ke berbagai format yang berbeda,
sehingga dapat dikirim secara electronic atau membuka laporan-
laporan tersebut dalam Microsoft Excel atau office software
lainnya.
2. Membuat Customized Forms
Anda bisa mendesain sendiri invoice dan laporan keuangan sesuai
keinginan anda. Ciptakan formulir sesuai dengan keinginan anda,
tambahkan logo anda, customized text, header, sub title, dll.
MYOB form designer memudahkan anda membuatnya.
3. Pengelolaan Inventory yang menyeluruh
MYOB Accounting Software secara otomatis meng-adjust
inventory begitu terjadi penjualan. Anda dapat merecall, edit,
reverse dan delete inventory adjustmen dan transfer seperti yang
anda lakukan pada transaksi yang tercatat.
4. MYOB Accounting Software juga memiliki fitur canggih dalam
penetapan harga acuan dengan lima quantity break dan 6 level
penetapan harga. Memungkinkan anda melakukan pemetaan harga
dan strategi penjualan berdasarkan status pelanggan.
5. Invoice pelanggan anda via email
Dengan MYOB Accounting Software anda bisa menghemat biaya
surat menyurat dan perlengkapan kantor lainnya, karena invoice

16
bisa dikirim via email. MYOB Accounting Software telah
competible dengan Microsoft Outlook dan Netscape Mesanger
6. Company Data Auditor
Company Data Auditor adalah sebuah rangkaian checklist atas
integritas seluruh proses data anda.

Kini memang banyak software atau perangkat lunak yang ditawarkan


untuk mengatasi permasalahan dalam sistem akuntansi di perusahaan. Sebut saja
program buatan luar negeri atau biasa di sebut program impor seperti DacEasy
Accounting (DAC), Quickbook, MYOB, Peachtree, Valauplus dan Oracle, yang
terkenal di luar negeri dan cukup populer juga di kalangan dalam negeri.
Sementara untuk local content, misalnya, ada Dbs Solution, Accurate, Zahir
Accounting, ACCS, MAS Accounting, dan masih banyak lagi tersingkirkan oleh
program buatan luar negeri.
Namun masalahnya, apakah program-program itu, baik lokal maupun
buatan luar negeri cukup sederhana dan berguna untuk bisnis di Indonesia?
Apakah hal itu juga sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku di dalam negeri
sesuai dengan Standard Akutansi Keuangan? Kesulitan kita kalau menggunakan
software dari luar itu tidak selalu sama dengan standar akuntansi di Amerika
contohya.
Karena itu, pada saat mengembangkan software akutansi, standar
akuntansinya harus sudah ada,” software yang paling baik adalah software
akuntansi yang di develop sesuai dengan kebutuhan perusahaan atau tailor made.
“Kita tidak bisa menggunakan software yang sudah jadi, karena biaya yang
dikeluarkan juga berbeda.
Software akuntansi memang dirancang untuk memudahkan perusahaan
dalam penghitungan keuangannya. Mulai dari biaya produksi, operasional, hingga
biaya distribusi dan masih banyak biaya-biaya yang lain. Jika sebelumnya
dilakukan secara manual, perusahaan terlebih dahulu harus membuat jurnal, lalu
memosting ke buku besar, lalu membuat neraca saldo, dan akhirnya membuat
jurnal penyesuaian, hingga menjadi laporan keuangan.

17
Kini dengan berkembangnya teknologi komputer dan semakin
kompleksnya transaksi-transaksi yang berhubungan dengan proses pencatatan
dalam akuntansi, pencatatan secara manual sudah tidak memungkinkan lagi,
sangat tidak efisien.Accurate, misalnya. Software yang diproduksi oleh PT. Cipta
Piranti Sejahtera (CPS Soft) ini sudah mengintegrasikan modul-modul penting
dalam akuntansi, seperti general ledger (GL), account receivable (AR), account
payable (AP) dan inventory. Walau dirancang untuk memenuhi kebutuhan di
berbagai sektor usaha kecil dan menengah (UKM), Accurate memiliki beberapa
fitur penting seperti kemampuan mencatat transaksi dalam berbagai mata uang
mulai dalam negeri hingga asing (multi currency), multi tax, multi user, dan multi
company, bahkan mengonsolidasikan laporan keuangan dari beberapa anak
perusahaan.
Proses pencatatan transaksi melalui Accurate hanya dilakukan sekali saja.
Software ini yang akan memosting, menjurnal sendiri, sesuai dengan posting yang
sudah dibuat. Jadi tools ini memudahkan pelaku bisnis untuk mengetahui kondisi
perusahaan, situasi keuangan secara tepat dan akurat.
Piranti lunak yang pernah mendapatkan APICTA (Asia Pacific ICT
Awards) ini mampu membantu perusahaan dalam membuat laporan keuangan
secara otomatis. Dengan menggunakan software ini, tidak ada lagi laporan akhir
bulan untuk membuat laporan aliran kas, faktur pajak dan lain-lain. Software ini
akan sangat membantu. Tidak ada lagi lembur. Bahkan tidak perlu lagi
penambahan orang untuk kegiatan akuntansinya. Semua laporan sudah otomatis,
Baik Accurate maupun Zahir Accounting memang dirancang sesederhana dan
semudah mungkin mungkin agar pengunanya tidak di buat pusing. Lihat saja
tampilannya. Disajikan dengan bahasa yang mudah dimengerti, tidak dengan
bahasa akuntansi yang kadang susah untuk dipahami
Pada prinsipnya, kalau perusahaan mau menerapkan Zahir Accounting,
tidak perlu ada training atau pelatihan karena bahasanya mudah dimengerti.
Struktur programnya sederhana, dan transaksinya juga seperti mengisi nota-nota
transaksi saja, Sementara Accurate, dengan kecepatan 32 bit dapat dioperasikan
dengan berbagai sistem sistem operasi seperti Windows 95, Windows 98,
Windows NT, dan Windows 2000. Produk ini dilengkapi dengan tampilan grafis

18
(graphic user interface) yang mudah dipahami, bahkan untuk orang yang baru
pertama kali menggunakannya.
Jika dibandingkan dengan software buatan luar negeri, ada beberapa
keunggulan produk lokal yang tidak dimiliki oleh software asing. Accurate dan
Zahir Accounting, misalnya, bisa mencatat pajak penjualan (PPn) sebagaimana
yang diterapkan di Indonesia. Bahkan, Zahir Accounting boleh dikatakan satu-
satunya software akuntansi yang menggunakan giro mundur. Transaksinya juga
bisa mencapai 15 digit atau setara dengan 920.000.000.000.000 (sembalian ratus
dua puluh triliun). Bandingkan dengan produk impor yang menggunakan dollar
AS dalam transaksinya.
Hal ini pula yang menjadi acuan para programmer Accurate dan Zahir
Accounting untuk menggunakan standar akuntansi yang berlaku di Indonesia.
Untuk masalah keamanan, karena menggunakan operating system Windows,
database-nya pun menyesuikan dengan sistem yang digunakan oleh Microsoft.
Bahkan Accurate menggunakan database yang berbasis klien server.
Mungkin Accurate yang pertama menggunakan database klien server
untuk aplikasi UKM. Biasanya database yang menggunakan klien server ini
adalah aplikasi yang skala besar untuk kelas enterprise yang harganya sangat
mahal.Solusi bisnis yang terintegrasi beberapa produk software akuntansi ini
memang memiliki kelebihannya dan kekurangan masing-masing. Tidak hanya
produk lokal, produk asing pun, kendati memerlukan biaya yang relatif besar,
manfaat yang bisa di dapat perusahaan juga setimpal.
Lihat saja, misalnya, Oracle Software Accounting. Software ini tidak
hanya menampilkan transaksi-transaksi bisnis untuk kemudian dilaporkan sebagai
laporan keuangan. Namun, lebih dari itu. Oracle menyiapkan solusi bisnis yang
terintegrasi untuk semua bisnis di perusahaan.
Soalnya, di perusahaan-perusahaan biasanya terdapat fungsi dasar, seperti
keuangan dan akuntansi, pemasaran dan penjualan, produksi dan distribusi,
general administration, dan human resource. Fungsi-fungsi tersebut, apapun
perusahaannya, tentu saling terintegrasi. Misalnya, keuangan dan penjualan,
human resource dan produksi.

19
Karena terintegrasi inilah kami menyebutnya suite. Namun, perkembangan
dari software akuntansi ini, di dunia aplikasi, itu yang paling mature jika
dibandingkan dengan sistem produksi, maintenance peralatan, dan sistem
distribusi.
Yang membedakan dengan Oracle Software Accounting, kita tidak hanya
mengakomodasi dari fungsi-fungsi perusahaan, tetapi ada lagi yang namanya
fungsi treasure. Apa bedanya fungsi treasure ini dengan kas? Manajemen kas ini
adalah salah satu fungsi dari treasure di perusahaan. sebagai karyawan, juga
bagian dari fungsi treasure ,Untuk mengaplikasikan perangkat ini, ada beberapa
hal yang perlu diperhatikan yaitu :
1. sesuai dengan visi perusahaan yaitu visi ini bersifat masa depan
untuk kemudian dijabarkan strateginya sesuai dengan visi tersebut.
2. harus ada pembenahan pada sistem.
3. harus mendevelop atau mengembangakan sumber daya
manusianya.

20
Proses Penggunaan Software Akutansi
Saya akan mengambil salah satu contoh program yaitu Microsoft acces.
Yaitu salah satu software yang bisa di gunakan dalam berbagai hal seperti
akutansi
Langkah-langkahnya sebagai berkut :
A. Menyusun dasar manajemen database perusahaan antara lain :
1. Tabel Pegawai dengan ketentuan jenis data sebagai berikut,

hal ini di buat untuk membuat data-data kepegawaian

21
2. Kemudian adalah pembuatan table table Pelanggan baik di dalam
maupun luar negeri dengan ketentuan data sebagai berikut,

yaitu membuat data-yang bersangkutan dengan data pelanggan

22
3. Kemudian diminta untuk menyusun table Gaji Dan Tunjangan dari
masing-masing karyawan dan ketentuannya adalah,

23
yaitu membuat rancanganyang di butuhkan dalam pembuatan
daftar gaji tiap karyawan

24
4. Membuat manajemen table barang yang diproduksi oleh
perusahaan beserta harga per item,

25
yaitu membuat barang-barang apa saja yang kita produksi beserta
harganya
5. Kemudian menyusun penjualan barang kepada pelanggan dengan
ketentuan data sebagai berikut,

26
lalu kita membuat rancangan nota yang akan kita butuhkan dalam
setiap proses transaksi
6. Dari data di atas kita membutuhkan penjelasan mengenai
pembelian yang di lakukan maka kita membutuhkan penjelasan
mengenai barang apa saja yang di beli maka dari itu pada bagian
nota tidak di primary key karena akan timbul beberapa data-data

27
dengan nama yang sama

B. Setelah membuat atau menyusun manajemen database untuk masing-


masing table yang diperukan di atas tadi, kita diminta untuk menyusun
form-form untuk mengisikan data dari masing-masing table yang telah
dibuat. Dan juga dengan menambahkan logo perusahaan, nama
perusahaan, alamat, telepon, serta command button yang diperlukan.

28
• FORM TABLE PEGAWAI

• FORM TABLE PELANGGAN

• FORM TABLE GAJI DAN TUNJANGAN

• FORM TABLE BARANG

29
Keempat gambar di atas menampilakan hasil dari proses yang kami
buat sebelumnya untuk pemasukan data-data tertentu sesuai
dengan ketentuan yang berlaku
• FORM PEMBELIAN PRODUK
Sebelum membuat form ini kita harus menggabungkan 2 table
yaitu table penjualan dan table penjualan detail seperti di bawah ini

lalu menjadi seperti ini

Dan hasil dari penggabungan 2 table tersebut seperti ini

30
hasil ini menunjukan bahwa model di atas mendapat perlakuan berbeda
dari yang lain kerana setiap transaksi tidak akan selalu menampilkan
satu jenis barang saja
C. Kemudian mengisikan data di masing-masing form.
D. Membuat relasi untuk masing-masing tabel.

Pada saat membuat relasi hanya 1 relasi saja Enforce Referential


Intergrity yaitu pada saat relasi dari nota di table penjualn ke nota di
table penjualan detail

E. Membuat query untuk masing-masing form tetapi hanya yang diperlukan


saja yaitu sebagai berikut :

31
a) Query Arus Barang Keluar yaitu query yang berisikan : kode
barang, nama barang, nota, jumlah seperti di bawah ini

32
dan hasilnya seperti ini

b) Query Barang yang Telah Di Kirim yaitu yang berisikan : nota,


id_pelanggan, nama, tanggal_pesan, kode_barang, nama_barang,
telah_di_kirim seperti di bawah ini

33
Dan hasilnya seperti ini

c) Query Bonus Seles Dari Penjualan yaitu yang berisikan : nota,


NIK, nama_sales, id_pelanggan, nama_pelanggan, tanggal_pesan,
total penjualan, bonus salas seperti di bawah ini

34
Untuk rumus total penjulan = Total Penjualan: [Table Barang]!
Harga*[Table Jual detail]!Jumlah ,Untuk rumus bonus penjualan =
Bonus Sales: IIf([Table Pegawai]!Golongan="D";[Table Barang]!
Harga*[Table Jual detail]!Jumlah*0,05;IIf([Table Pegawai]!
Golongan="C";[Table Barang]!Harga*[Table Jual detail]!
Jumlah*0,04;IIf([Table Pegawai]!Golongan="B";[Table Barang]!
Harga*[Table Jual detail]!Jumlah*0,02;IIf([Table Pegawai]!
Golongan="A";[Table Barang]!Harga*[Table Jual detail]!
Jumlah*0,01;0)))) , Dengan ketentuan golongan A,B,C, dan D

35
mendapat 5%, 4%, 2%, dan 1% Dan hasilnya seperti ini

d) Query Gaji Pegawai yaitu yang Berisikan : NIK, Nama,


Jenis_Kelamin, Jabatan, Status_Pegawai_Tetap, Golongan,
TGL_Lahir, TH_Masuk_Kerja, Alamat, Telepon, Kota, Gaji,
Tunjangan_Keluarga, Tunjangan_Jabatan, Tunjangan_Transport,
Total Gaji Seperti Di Bawah Ini

dan

36
dan untuk rumus total gaji = Total Gaji: [Gaji]+
[Tunjangan_Keluarga]+[Tunjangan_Jabatan]+
[Tunjangan_Transport] Dan Hasilnya seperti ini

dan ini

e) Query Pegawai sales yaitu yang berisikan : kode barang, seperti


table pegawai hanya di bagian criteria di di tulis Sales seperti di
bawah ini

37
Dan hasilnya seperti ini

f) Query Penjualan Barang yaitu yang berisikan : nota, NIK,


nama_sales, ID_pelanggan, Nama_pelanggan, Tanggal_pesan,
Jumlah, Harga_total seperti di bawah ini

Dan hasilnya seperti ini

38
dan Rumus harga total = Total Harga: [Table Barang]!
Harga*[Table Jual detail]!Jumlah
g) Query pesenan Masing-masing Negara yitu yang berisikan :
Negara, ID_pelanggan, nama, Alamat, Kota, Nota, Kode_barang,
Nama_barang, Jumlah, dan Telah_di Kirim tapi bagian ini tidak di
tunjukan di bagian hasil seperti di bawah ini

39
Dan hasilnya seperti ini

Setelah menyelesaikan pembuatan query-query dari criteria yang


diperlukan maka selanjutnya diminta untuk membuat report untuk
masing-masing query yang telah kita buat, seperti :
h) Laporan Barang Keluar

40
i) Report Barang Yang Telah Di Kirim

41
j) Report Bonus Seles Dari Penjualan

42
k) Report Gaji Pegawai

43
l) Report Daftar Pegawai Sales

44
m) Report pemesanan Masing-masing Negara

45
n) Report Penjualan Barang

Pada bagian report jika ada laporan yang membutuhkan penjumlahan


maka dari itu kita harus membeda-bedakan bagian yang kira-kira hanya
muncul satu kali dengan priority dan setelah itu kita dapat menjumlah
dengan menggunakan summary opstions
F. Langkah yang terakhir adalah pembuatan switch board yang dilakukan
melalui menu switchboard manager

46
Langkah berikutnya adalah membuat beberapa bagian dari main
switchboard yang ada gara menjadi lebih banyak dan bervariasi seperti di
bawah ini dengan new ,

Lalu di masing-switchboard pages berisi sebagai berikut :

47
I. Edit data

Dan pada saat membuat item pada bagian command semua


menggunakan Open Form in Edit Mode
II. Keluar

48
Dan pada saat membuat item pada bagian command menggunakan
Exit Application
III. Penjualan Barang

Dan pada saat membuat item pada bagian command masing-masing


menggunakan

Dan

49
IV. Tambah Data

Dan pada saat membuat item pada bagian command semua


menggunakan Open Form in Add Mode
V. Tampilkan Laporan

Dan pada saat membuat item pada bagian command semua

50
menggunakan Open Report Kecuali pada saat item kembali ke menu
utama dan tidak jadi keluar aplikasi mengunakan Go to Switchboard
dan menggunakan form menu utama
VI. Untuk menampilkan switchboard yang telah kita susun tadi
agar muncul pada awal pertama kali membuka file kita yaitu dengan
mengikuti form berikut:

51
lalu

52
Jenis-Jenis software akutansi
Sekarang dalam makalah ini saya memberitahukan kepada anda jenis-jenis
software akutansi diantaranya selain MYOB yang telah di jelaskan sebelumnya
yang digunakan beberapa perusahaan yaitu :

1. Oracle
Oracle Corporation (NASDAQ: ORCL) adalah salah satu
perusahaan utama pengembang sistem manajemen basis data
(database management system), perangkat lunak untuk
mengembangkan basis data, perangkat lunak manajemen hubungan
pelanggan, enterprise resource planning dan perangkat lunak
manajemen rantai pasok. Oracle Corporation didirikan pada tahun
1977. Perusahaan ini mempekerjakan 68.236 pekerja pada tahun
2007. Markasnya berada di Redwood City, California.

2. Microsoft SQL Server


Microsoft SQL Server adalah sebuah sistem manajemen basis data
relasional (RDBMS) produk dari perusahaan Microsoft. Bahasa
kueri utamanya adalah Transact-SQL yang merupakan
implementasi dari SQL standar ANSI/ISO yang digunakan oleh
Microsoft dan Sybase. Umumnya SQL Server digunakan di dunia
bisnis yang memiliki basis data berskala kecil sampai dengan
menengah, tetapi kemudian berkembang dengan digunakannya
SQL Server pada basis data besar.

3. Daceasy
Pada inti dari DacEasy adalah serangkaian modul yang terintegrasi
memberikan informasi penting yang penting untuk operasi bisnis
Anda. Anda dapat memilih kombinasi modul diperlukan untuk
memenuhi kebutuhan bisnis Anda dan mencapai hasil yang
optimal.

53
4. Peachtree
Peachtree terdiri dari berbagai program Peachtree seperti :
• Peachtree Pro
• Peachtree Complete
• Peachtree Premium
• Peachtree Quantum
• Solusi Payroll
• Perawatan bisnis
• Cek & Formulir
• Peachtree Add-ons

5. LedgerPlus
Software akuntansi General Ledger (GL). Dilengkapi dengan built-
in fungsi AR dan AP aging schedule.
FEATURE UTAMA
° Transaksi dalam mata uang lokal dan asing (multi currency).
° Dua pilihan kurs: Pajak dan Tengah BI.
° Otomatis perhitungan Saldo Awal, Saldo Akhir dan Revaluasi.
° Cost/Profit Center untuk cabang, divisi, proyek, dll.
° Penomoran account flexible hingga 30 digit.
° Periode akuntansi flexible bulanan, triwulan, tahunan.
° Laporan terintegrasi langsung dengan Microsoft Excel.
° Proteksi user, password dan hak akses program.
° Otorisasi (posting) hanya dapat dilakukan oleh accounting
manager.
° Sangat mudah digunakan. Panduan dalam bahasa Indonesia.

6. iOffice
Software akuntansi Penjualan, Pembelian, Persediaan Barang
(Inventory) dan Produksi (Manufacturing).
FEATURE UTAMA

54
° Transaksi dalam mata uang lokal dan asing (multi currency).
° Fungsi Sales Order, Delivery dan Return.
° Fungsi Purchase Order, Receive dan Return.
° Terintegrasi dengan module GL, AR, AP (LedgerPlus).
° Dua pilihan inventory cost method: FIFO dan Average.
° Gudang lebih dari satu (multi warehouse).
° Laporan terintegrasi langsung dengan Microsoft Excel.
° Proteksi user, password dan hak akses program.
° Sangat mudah digunakan. Panduan dalam bahasa Indonesia.

7. NetLedger
FEATURE UTAMA
° Journal entry yang dapat di setup sesuai kebutuhan.
° Inquiry AR, AP aging schedule dan payment.
° Inquiry persediaan barang (inventory).
Cash Register
Sistem Point Of Sale (POS) berbasiskan Personal Computer (PC)
untuk menggantikan fungsi mesin Cash Register. Cocok digunakan
bagi toko dan mini market.
FEATURE UTAMA
° Persediaan barang (Inventory).
° Penjualan (Sales), Pembelian (Purchase) dan Produksi
(Manufacture).
° Dapat diintegrasikan dengan mesin Barcode Reader.
° Print struk penjualan, laporan kartu stock, penjualan, pembelian,
dll.
° Laporan terintegrasi langsung dengan Microsoft Excel.
° Proteksi user, password dan hak akses program.
° Sangat mudah digunakan. Panduan dalam bahasa Indonesia

55
Manfaat Software Akuntansi

Adapun beberapa manfat dari software akuntansi yaitu sebagai berikut :


1. Journal khusus tidak pernah diisi. User hanya mengisi transaksi
sebagaimana layaknya kita mencatat sebuah transaksi.
2. Semua subsidiary ledger juga akan di-update hingga ke detail-nya.
Contoh: Subsidiary untuk persediaan akan tercatat kuantitas, satuan,
gudang, dan informasi lainnya yang menyangkut persediaan.
3. Secara real time laporan akan tersaji segera setelah transaksi berhasil diisi
(untuk software tertentu, proses posting perlu dipicu oleh sebuah menu).
4. Pengusaha tidak tahu membuat laporan keuangan sangat repot karena
mereka tidak tahu prosesnya dan saat ini dikerjakan oleh orang lain (staf
akuntingnya yang tahu).
5. Mempertimbangkan nilai investasi (harga) dari software mahal.
6. Mempertimbangkan nilai investasi (harga) dari software mahal.
7. Bekerja lebih cepat.

Kelemahan software akuntansi


Selain memiliki keunggulan atau manfaat, pada dasarnya software
akuntansi memiliki kelemahan seperti :
1. Bagi yang pernah mengerjakan akuntansi secara manual tentunya tahu
betapa sulitnya untuk menjalani siklus akuntansi secara lengkap.
Kekurangan apa saja yang akan terjadi apabila kita masih membuat
laporan keuangan secara manual?
2. Lama, terutama bagi yang transaksi hariannya banyak
3. Mudah terjadi kesalahan
4. Apabila terjadi kesalahan, sulit untuk dicari letak kesalahannya.

56
Bab 3

Kesimpulan

Dari penjabaran yang telah dijelaskan, saya dapat disimpulakan bahwa


dalam perusahaan yang besar sebaiknya menggunakan software akuntansi karena
dengan menggunakan ini dapat menghemat waktu atau dengan kata lain lebih
praktis. Namun dalam pemilihannya ada hal – hal yang harus kita perhatikan,
jangan asal terkenal kemudian kita langsung membelinya. Namun untuk
perusahaan yang baru merintis disarankan untuk dapat menggunakan jasa tailor
made agar software yang di inginkan sesuai dengan jenis dan system yang
dinginkan.
Dan perlu kita menyadari bahwa perkembangan ilmu pengetahuan
khususnya dalam teknologi informasi dan komunikasi sangat berperan penting
dalam dunia pendidikan dan bisnis. Hal ini dikatakan penting karena dunia usaha
menuntut setiap jenis usaha mengikuti perkembangan teknologi informasi dan
komunikasi yang pesat secara up to-date.
Pesatnya perkembangan ini membuat setiap orang yang terlibat dalam
dunia usaha untuk selalu mengikuti kemajuan teknologi ini.
Salah satu perkembangan teknologi informasi dalam dunia usaha yang
umum dipakai di dunia usaha di luar negeri adalah Aplikasi Akuntansi Komputer,
namun sayangnya teknologi informasi ini masih belum umum untuk dunia usaha
di Indonesia.
Walaupun pada dasarnya setiap perusahaan mengolah data dengan cara
yang sama namun besar kecil perusahaan, jenis usaha dan teknologi yang
digunakan serta pengaruh sumber daya lainnya menyebabkan system akuntansi
satu perusahaan dengan perusahaan lainnya berbeda.
Dengan adanya software akunatnsi dinilai cukup praktis dalam
pelaksanaan siklus akuntansi nnamun pengguna software harus benar – benar
mengetahui ara kerjanya karena sedikit saja melakukan kesalahan maka dia harus
mengulang dari awal prose pekerjaannya.

57
Daftar pustaka
1. http://www.logikasolusi.com/pdf/ledgerdata.pdf
2. http://www.logikasolusi.com/pdf/ledgerform.pdf
3. http://sevenvolt.multiply.com/journal/item/9
4. http://zulidamel.wordpress.com/2008/01/28/aplikasi-akuntansi/

58