Anda di halaman 1dari 14

Laporan Akhir SID dan DD Perbaikan

Kali Dengkeng dan Kali Samin

BAB II
GAMBARAN LOKASI STUDI

BAB I Umum
Untuk mendapatkan hasil desain yang baik, maka dibutuhkan pemahaman yang
baik mengenai kondisi fisik dan kondisi sosial ekonomi masyarakat disekitar lokasi
pekerjaan yaitu pada Kali Dengkeng dan Kali Samin, sehingga dapat memberikan gagasan
solusi yang terintegrasi antara aspek teknis dan aspek non teknis yang menjadi arah
pelaksanaan penyusunan detail desain ini. Berikut ini diberikan gambaran wilayah
pekerjaan, yang berupa data DAS dan sistem-sistem Kali Dengkeng dan Kali Samin, data
adminitratif, kondisi sosial ekonomi, bangunan-bangunan air, dll.

BAB II Topografi Daerah Studi


Daerah studi membentang dari 7º44’ 58.75” LS sampai dengan 7º36’ 58.19” LS
dan 110º40’03” BT sampai dengan110º55’ 33.95” BT mencakup 3 kabupaten yang
meliputi Kab.Klaten, Kab.Sukoharjo, dan Kab.Karanganyar. Topografi masing masing
daerah dapat diuraikan sebagai berikut:
 Luas wilayah kabupaten Klaten mencapai 66,556 Ha yang terdiri dari luas tanah
sawah 33.398 Ha., dan luas tanah kering  32.158 Ha.  Tanah sawah terdiri dari
irigasi teknis 19.859 Ha, non teknis 12.589 Ha, dan tidak berpengairan 1.221 Ha.
Sementara luas tanah untuk pekarangan/bangunan 20.049 Ha dan luas untuk
tegalan/kebun 6.361 Ha. Kabupaten Klaten terdapat hutan negara seluas 1.450 Ha.
Di sebelah timur berbatasan dengan kabupaten Sukoharjo, sebelah selatan
berbatasan dengan Kabupaten Gunungkidul (Daerah Istimewa Yogyakarta),
sebelah barat berbatasan dengan kabupaten Sleman (Daerah Istimewa Yogyakarta),
dan di sebelah utara berbatasan dengan kabupaten Boyolali. Menurut topografi
Kabupaten Klaten terletak diantara gunung Merapi dan pegunungan Seribu dengan
ketinggian antara 75-160 meter diatas permukaan laut (dpl) yang terbagi menjadi
wilayah lereng Gunung Merapi di bagian utara areal miring, wilayah datar dan
wilayah berbukit di bagian selatan. Ditinjau dari ketinggiannya, wilayah Kabupaten

II - 1
Laporan Akhir SID dan DD Perbaikan
Kali Dengkeng dan Kali Samin

Klaten terdiri dari dataran dan pegunungan, dan berada dalam ketinggian yang
bervariasi, yaitu 9,72% terletak di ketinggian 0-100 meter dari permukaan air laut
(dpl), 77,52% terletak di ketinggian 100-500 meter dari permukaan air laut (dpl)
dan 12,76% terletak di ketinggian 500-2500 meter dari permukaan air laut (dpl).

 Sukoharjo, merupakan kabupaten terkecil kedua di  Propinsi Jawa Tengah dengan
luas 46,666 Ha atau 1,43% luas wilayah Propinsi Jawa Tengah, yang terdiri dari
luas tanah sawah 21.287 Ha. dan luas tanah kering  25.379 Ha.  Tanah sawah terdiri
dari irigasi teknis 14.930 Ha, non teknis 3.923 Ha, dan tidak berpengairan 2.434
Ha. Sementara itu luas tanah untuk pekarangan/bangunan 16.058 Ha dan luas untuk
tegalan/kebun 5.503 Ha. Di Kabupaten Sukoharjo terdapat hutan negara seluas 390
Km2 dan perkebunan seluas 708 Km2. Secara topografi terdiri atas daerah dataran
rendah dan perbukitan. Daerah dataran rendah merupakan kawasan di bagian Utara,
daerah perbukitan merupakan kawasan di bagian Selatan dan Timur. Ketinggian
daerah Sukoharjo yang terendah adalah di Kecamatan Grogol dengan ketinggian
89-96 meter dari permukaan laut (dpl), sedangkan daerah perbukitan terletak di
Kecamatan Bulu dengan ketinggian 113-693 meter dari permukaan laut (dpl).
 Karanganyar,memiliki luas 77.378,64 Ha,yang terdiri dari luas tanah sawah
22.459,80 Ha dan luas tanah kering  54.917,84 Ha.  Tanah sawah terdiri dari irigasi
teknis 12.918,37 Ha, non teknis 7.586,58 Ha, dan tidak berpengairan 1.955,61 Ha.
Sementara itu luas tanah untuk pekarangan/bangunan 21.213,99 Ha dan luas untuk
tegalan/kebun 17.836,4 9Ha. Di Kabupaten Karanganyar terdapat hutan negara
seluas 9.729,50 Ha dan perkebunan seluas 3.251,50 Ha. Rata - rata ketinggian
wilayah di Kabupaten Karanganyar berada diatas permukaan laut yakni sebesar 511
meter diatas  permukaan laut (dpl), adapun wilayah terendah di Kabupaten 
Karanganyar berada di Kecamatan Jaten yang hanya 90 meter diatas  permukaan
laut (dpl) dan wilayah  tertinggi berada di Kecamatan Tawangmangu yang
mencapai 2000 meter diatas permukaan laut (dpl).

II - 2
Laporan Akhir SID dan DD Perbaikan
Kali Dengkeng dan Kali Samin

BAB III Kondisi Geologi


II.3.1. Morfologi
Bentukan lahan bentang alam yang dapat diamati di lapangan dan pola kontur dari
peta topografi, daerah penelitian mempunyai bentuk lahan morfologi yang mengalami
penurunan permukaan bumi.Morfologi kawasan ini secara regional merupakan Pematang
dan Dome pada pusat depresi (Van Bemmelen, 1949).

II.3.2. Stratigrafi dan Struktur Geologi


Kondisi Geologi (Stratigrafi) Urutan Batuan
Berdasarkan pembagian fisiografi Jawa Tengah dan Jawa Timur menurut Van
Bemmelen, 1949 daerah penelitian termasuk dalam Depresi Jawa dan Zona
Randublatung (Gambar II.1).
Di Jawa Tengah vulkan-vulkannya posisi yang lurus mengarah Barat Timur. Kalau
dilihat secara keseluruhan maka deretan vulkan ini mengarah Barat-Timur dengan posisi
agak ke Selatan apabila dibandingkan dengan deretan di bagian Baratnya (Jawa Tengah).
Pada batas Jawa Tengah dan Jawa Timur terdapat vulkan yang mengarah Utara – Selatan
yaitu vulkan Merapi dan Merbabu. Vulkan-vulkan ini tumbuh pada pertemuan sesaran
antar Zone Ngawi-Kendeng Rodge dengan sesaran perbatasan Jawa Tengah dan Jawa
Timur.

Gambar II.1. Peta Fisiografi Jawa Tengah dan Jawa Timur (Van Bemmelen, 1949)

II - 3
Laporan Akhir SID dan DD Perbaikan
Kali Dengkeng dan Kali Samin

BAB IV Batas Wilayah Administratif dan Kependudukan


Kali Dengkeng dan kali Samin berada di 3 (tiga) Kabupaten di Provinsi Jawa
Tengah, yaitu Kabupaten Klaten, Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Karanganyar
seperti tertera pada Tabel II.1 dan Gambar II.1 dengan luas 190.600 Ha. Adapun batas
utara DAS kali Dengkeng, dan kali Samin berbatasan dengan dua kabupaten di Jawa
Tengah yaitu Sragen dan Boyolali, batas sebelah selatan berbatasan dengan kabupaten
Wonogiri, batas sebelah timur berbatasan dengan kabupaten Magetan, Propinsi Jawa
Timur, bagian barat berbatasan dengan kabupaten Sleman, Propinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta.

Tabel II.1. Wilayah Administratif disekitar Kali Dengkeng dan Kali Samin

Jumlah Kepadatan
Luas
No. Kabupaten Penduduk Penduduk
(Ha)
(jiwa) (jiwa/km2)
1 Klaten 66.556,00 1.307.562 1.995
2 Sukoharjo 46.666,00 846.978 1.815
3 Karanganyar 77.378,64 878.210 1.135
Sumber data: Kabupaten Dalam Angka2011, www.wikipedia.org

II - 4
Laporan Akhir SID dan DD Perbaikan
Kali Dengkeng dan Kali Samin

PT.
PT. GEOMAS
GEOMAS M ATRACab.
MATRA PERDANA, PERDANA
SOLO II - 5
K O N S U L T A N T E K N IK
JL. SOLO - TAWANGMANGU KM 8,1 TRIYAGAN, SUKOHARJO
TLP. (0271) 7555551, email : geomasmp@yahoo. com

II- 5
No. Keanggotaan INKIDO: 0189/INKIDO/II/4/08
Jl. Solo – Tawangmangu KM. 8.1 Triagan, Sukoharjo – 57563, Telp. 0271 – 826 222
Laporan Akhir SID dan DD Perbaikan
Kali Dengkeng dan Kali Samin

Gambar II.2. Wilayah Administratif di Lokasi Kegiatan

PT.
PT. GEOMAS
GEOMAS M ATRACab.
MATRA PERDANA, PERDANA
SOLO II - 6
K O N S U L T A N T E K N IK
JL. SOLO - TAWANGMANGU KM 8,1 TRIYAGAN, SUKOHARJO
TLP. (0271) 7555551, email : geomasmp@yahoo. com

II- 6
No. Keanggotaan INKIDO: 0189/INKIDO/II/4/08
Jl. Solo – Tawangmangu KM. 8.1 Triagan, Sukoharjo – 57563, Telp. 0271 – 826 222
Laporan Akhir SID dan DD Perbaikan
Kali Dengkeng dan Kali Samin

BAB V Kondisi Tata Guna Lahan (Penggunaan Lahan)


II.5.1. DAS Kali Dengkeng dan DAS Kali Samin
Berdasarkan data dari ”Kabupaten Dalam Angka2011” dapat dikemukakan bahwa
penggunaan lahan dibedakan atas lahan sawah dan lahan bukan sawah, yang terdiri dari
lahan pemukiman, tegalan, kebun, hutan rakyat, hutan negara, perkebunan, dan tambak
yang dapat dilihat pada Tabel II.2 s/d Tabel II.7 dan Gambar II.3 s/d Gambar II.8.
Lahan sawah terdiri dari lahan sawah beririgasi: teknis, setengah teknis,sederhana,
desa/non PU, dan sawah tadah hujan.
Tabel II.2. Luas penggunaan lahan diwilayah studi
Lahan bukan
Lahan sawah Jumlah
No. Kabupaten sawah
(Ha) (Ha)
(Ha)

1 Klaten 33.398 32.158 65.556


2 Sukoharjo 21.287 25.379 46.666
3 Karanganyar 22.459 54.917 77.378
Sumber data: Kabupaten Dalam Angka2011

Sumber data: Kabupaten Dalam Angka2011


Gambar II.3. Luas Penggunaan lahan di wilayah studi

II - 7
Laporan Akhir SID dan DD Perbaikan
Kali Dengkeng dan Kali Samin

Tabel II.3. Luas Penggunaan Lahan Sawah di Wilayah Studi


Pengairan Pengairan ½ Pengairan Tadah
Jumlah
No. Kabupaten teknis teknis sederhana hujan
(Ha)
(Ha) (Ha) (Ha) (Ha)
1 Klaten 19.859 9.877 2.441 1.221 33.398
2 Sukoharjo 14.930 1.902 2.021 2.434 21.287
3 Karanganyar 12.918 - 7.586 1.955 22.459
Sumber data : Kabupaten Dalam Angka2011

Sumber data: Kabupaten Dalam Angka2011


Gambar II.4. Sistem persawahan di wilayah studi

Tabel II.4. Luas penggunaan lahan bukan sawah (kering) diwilayah studi

Bangunan/ Padang
Tegal/kebun Jumlah
No. Kabupaten pekarangan rumput
(Ha) (Ha)
(Ha) (Ha)

1 Klaten 20.049 6.361 - 26.410

2 Sukoharjo 16.058 4.445 - 20.503

3 Karanganyar 21.213 17.836 219 39.268


Sumber data: Kabupaten Dalam Angka2011

II - 8
Laporan Akhir SID dan DD Perbaikan
Kali Dengkeng dan Kali Samin

Sumber data: Kabupaten Dalam Angka2011


Gambar II.5. Luas pengunaan lahan bukan sawah (kering) diwilayah studi

Tabel II.5. Luas penggunaan lahan bukan sawah (Hutan dan perkebunan) di wilayah studi

Hutan Hutan Perkebunan Lain-


Jumlah
No. Kabupaten rakyat negara negara/swasta lain
(Ha)
(Ha) (Ha) (Ha) (Ha)
1 Klaten - 1.450 - 4.096 5.546
2 Sukoharjo 1.058 390 708 2.682 4.838
3 Karanganyar - - 9.297,4 - 9.297,4
Sumber data: Kabupaten Dalam Angka2011

Sumber data: Kabupaten Dalam Angka2011


Gambar II.6. Luas pengunaan lahan bukan sawah (Hutan dan perkebunan) di wilayah
studi

II - 9
Laporan Akhir SID dan DD Perbaikan
Kali Dengkeng dan Kali Samin

Tabel II.6. Luas penggunaan lahan bukan sawah (rawa, tambak, kolam) di wilayah studi

Rawa- Tambak /
Jumlah
No. Kabupaten rawa Kolam
(Ha)
(Ha) (Ha)
1 Klaten 180 22 202
2 Sukoharjo - 38 38
3 Karanganyar - 16 16
Sumber data: Kabupaten Dalam Angka2011

Sumber data : Kabupaten Dalam Angka2011


Gambar II.7. Luas penggunaan lahan bukan sawah (rawa, tambak/kolam) di wilayah studi

II - 10
Laporan Akhir SID dan DD Perbaikan
Kali Dengkeng dan Kali Samin

Tabel II.7.Tata Guna Lahan di DAS Kali Dengkeng dan DAS Kali Samin (2011), Satuan : Ha
No. Diskripsi Kab.Klaten Kab.Sukoharjo Kab.Karanganyar Total
I Lahan Sawah 39.781 21.287 22.459 83.527
1.1 Pengairan Teknis 19.859 14.930 12.918 47.707
1.2 Pengairan Setengah Teknis 9.877 1.902 - 11.779
1.3 Pengairan Sederhana 2.441 2.021 7.586 12.048
1.4 Tadah Hujan 1.221 2.434 1.955 5.610
II Lahan Bukan Sawah 95.855 79.275 54.933 230.063
2.1 Bangunan / Pekarangan 20.049 16.058 21.213 57.320
2.2 Tegal / Kebun - 4.445 17.836 22.281
2.3 Padang Rumput - - 219 219
2.4 Hutan Rakyat - 1.058 - 1.058
2.5 Hutan Negara 1.450 390 - 1.840
2.6 Perkebunan Negara / Swasta - 708 - 708
2.7 Lain-lain 4.096 2.682 9.297 16.075
2.8 Rawa-rawa 180 - - 180
2.9 Tambak / Kolam 22 38 16 76
Jumlah Total 194.831 147.228 148.432 490.469
Sumber data: Kabupaten Dalam Angka 2011

PT. PT. GEOMAS


GEOMAS M ATRACab.
MATRA PERDANA, PERDANA
SOLO II- 11
No.K Keanggotaan
O N S UINKIDO:
L T A0189/INKIDO/II/4/08
N T E K N IK
Jl.JL.
Solo – Tawangmangu
SOLO - TAWANGMANGUKM.
KM 8.1 Triagan, Sukoharjo
8,1 TRIYAGAN, SUKOHARJO– 57563, Telp. 0271 – 826 222
TLP.(0271) 7555551, email : geomas mp@y ahoo. com
Laporan Akhir SID dan DD Perbaikan
Kali Dengkeng dan Kali Samin

BAB VI Kondisi Sosial Ekonomi


II.6.1. Jumlah Penduduk

Jumlah penduduk tiap kabupaten di wilayah studi yang terbesar adalah Kabupaten
Klaten diikuti Kabupaten Karanganyar, dan Kabupaten Sukoharjo. Secara garis besar
ditunjukan pada Tabel II.8.dibawah .
Tabel II.8. Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin di Wilayah Studi
No. Kabupaten Laki-laki Perempuan Jumlah
1 Klaten 640.187 667.375 1.307.562

2 Sukoharjo 419.438 427.540 846.978

3 Karanganyar 436.901 441.309 878.210


Sumber data: Kabupaten Dalam Angka 2011

Sumber data: Kabupaten Dalam Angka 2011


Gambar II.8. Jumlah penduduk menurut jenis kelamin diwilayah studi

II.6.2. Lapangan kerja

Penduduk usia kerja didefinisikan sebagai penduduk yang berumur 15 tahun sampai
dengan 54 tahun (BPS Statistik). Angkatan terbesar adalah pada Kabupaten Klaten, diikuti
oleh Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Karanganyar. Banyaknya angkatan kerja
diwilayah studi dapat dilihat pada Tabel II.9.

II - 12
Laporan Akhir SID dan DD Perbaikan
Kali Dengkeng dan Kali Samin

Tabel II.9. Jumlah Angkatan Kerja di Wilayah Studi


Usia Kerja (15 – 54 Th)
Penduduk
No. Kabupaten
(Jiwa) Laki-laki Wanita
Jumlah
(Jiwa) (Jiwa)

1 Klaten 1.307.562 417.957 454.860 872.817

2 Sukoharjo 846.978 283.359 290.916 574.275

3 Karanganyar 878.210 217.567 286.841 503.608


Sumber data: Kabupaten Dalam Angka 2011

BAB VII Kondisi Hidro-Klimatologi


II.7.1. Kondisi Hidrologi DAS Kali Dengkeng dan DAS Kali Samin

Gambaran tentang kondisi hidrologi DAS Kali Dengkeng dan DAS kali Samin
adalah sebagai berikut :
a. Data fisik DAS
 Luas DAS Kali Dengkeng : ± 830 Km²
 Luas DAS Kali Samin : ± 305 Km²
 Panjang Kali Dengkeng : ± 60 Km
 Panjang Kali Samin : ± 53.5 km
b. Data klimatologi
Kondisi iklim di DAS Kali Dengkeng dan DAS Kali Samin secara umum relatif
sama dengan daerah lain di wilayah DAS Bengawan Solo, yaitu beriklim tropis basah
dengan kharakteristik adanya musim penghujan dan musim kemarau. Angin dari barat
daya dan baratlaut yang biasanya bertiup pada bulan Nopember sampai April
mengakibatkan terjadinya musim penghujan. Sedangkan musim kemarau yang
berlangsung pada bulan Juli sampai Oktober disebabkan oleh angin yang bertiup dari arah
selatan dan tenggara.
Terdapat beberapa stasiun klimatologi yang dipasang disekitar DAS Kali Dengkeng
dan DAS Kali Samin. Dua stasiun klimatologi yang lokasinya relatif dekat dengan DAS
tersebut dan dianggap dapat mewakili kondisi iklim DAS tersebut adalah stasiun
klimatologi Pabelan dan Panasan. Dengan pertimbangan ketersediaan data, maka data
klimatologi dari stasiun Pabelan (106 m, 110⁰45” BT, 7⁰34” LS) akan dipakai untuk
memberikan informasi mengenai unsur-unsur klimatologi DAS tersebut.

II - 13
Laporan Akhir SID dan DD Perbaikan
Kali Dengkeng dan Kali Samin

Data iklim kedua DAS tersebut menunjukkan bahwa temperatur bulanan berkisar
antara 26,8°C– 28,4°C, sedangkan penguapan bulanan antara 2,6 mm/hr – 5,1 mm/hr.
Kelembaban antara 69,1 % - 78,7 % dan kecepatan angin berkisar antara 1,90 m/dt – 3,14
m/dt. Untuk lama penyinaran matahari bulanan antara 70 % - 88 %.
Tabel II.10.Data Iklim Bulanan Di Stasiun Pabelan

Item Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahunan

Temp.
27,1 26,9 27,6 28,1 27,8 27,3 26,8 27,0 27,8 28,4 28,0 27,3 27,5
( °C)
Hujan
272 305 240 166 84 51 30 18 21 67 160 224 1.638
(mm)
Penguap-
an 2,7 2,6 3,1 3,5 3,5 3,7 4,0 4,7 5,1 4,9 3,9 3,2 3,7
(mm/hr)
Sumber:BBWS Bengawan Solo, 2011

c. Data curah hujan

 Curah hujan tahunan DAS Kali Dengkeng sebesar 2.161 mm


 Curah hujan tahunan DAS Kali Samin sebesar 2.600 mm
 Curah hujan bulanan berdasarkan pencatatanhujan bulanan kedua DAS
adalah sebagai berikut:
Tabel II.11. Curah Hujan Bulan Kedua DAS

DAS Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des
K.Dengkeng 328 344 298 197 100 53 51 60 48 97 330 256
K. Samin 451 445 412 278 125 53 26 24 45 127 267 346
Catatan : Satuan hujan dalam mm.
Sumber data: BBWS Bengawan Solo, 2011.

II - 14