Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN STUDI KASUS KECIL PENATALAKSAAN ASUHAN GIZI

PADA PENDERITA DIARE AKUT DEHIDRASI


DI RSUP PERSAHABATAN

Oleh:
LISTIA WINDA SARI
Nomor Pokok Mahasiswa : P2.31.31.0.16.045

PRODI DIII JURUSAN GIZI


POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN JAKARTA II
TAHUN 2019
BAB I

GAMBARAN UMUM PASIEN

A. Assesment
1. Identitas pasien
Nomor RM : 23-87-78-3
Nama : An. K
Jenis Kelamin : Laki-laki
Tanggal lahir : 17 September 2016
Umur : 2 Th 6 Bln
Tanggal assesmen : 5 April 2019
Ruangan : Bougenvile Bawah

2. Riwayat Personal
Agama : Islam
Anak ke- :2
Pekerjaan Ayah : Karyawan Swasta
Pekerja Ibu : Karyawan Swasta
Edukasi Gizi : Belum pernah
Riwayat Penyakit Keluarga : Tidak ada
Riwayat Penyakit Dahulu : Sudah dibawa ke Puskesmas 2
hari yang lalu (Diare)
Tinggal dengan orang tua
Diasuh oleh nenek

3. Diagnosa Medis
Diare Akut Dehidrasi

4. Anthropometri (WHO)
BB : 7,7 kg
BB 2 bln yg lalu : 10 kg
BBI : 11,9 (WHO Indeks BB/TB)
TB : 86 cm
BB/U : - 3,7 SD (Kurang)
TB/U : -1,7 SD (Normal)
BB/TB : -3,8 SD (Sangat Kurus)
HA : 1 th 10 bln

5. Biokimia
Data Biokimia Tanggal 4 April 2019

Pemeriksaan Hasil Nilai normal Keterangan


Hemoglobin 11,6 g/Dl 12 – 14 g/Dl Rendah
Hamtokrit 34,8 % 37 – 43% Rendah
Leukosit 11,46 10^3/µL 5 – 10^3/µL Tinggi
Trombosit 244 10^3/µL 150–400 Normal
10^3/µL
Eritrosit 11,46 10^6/µL 4–5 10^3/µL Tinggi
Natrium 131 mEq/L 136–145 Rendah
mEq/L

6. Klinik / Fisik
Tidak nafsu makan dari 2 hari yang lalu, mual, muntah perut terasa
nyeri, badan lemas, muka pucat
Penurunan berat badan 2,7 kg dari 2 bulan yang lalu
BAB Cair 10x/ hari
Tadi pagi 1X BAB cair

Data Klinis Tanggal 5 April 2019

Pemeriksaan Hasil Nilai normal Keterangan


Nadi 120 x/menit 60-100x/menit Tinggi
Suhu 36,370C 36,5–37,50C Normal
Pernapasan 26 x/menit 12-20x/menit Tinggi

7. Riwayat Gizi
a. SMRS
Kebiasaan makan 2x makanan utama. Pasien tidak pernah
menghabiskan makanannya. Pasien sering jajan di supermarket dan
jajanan dipinggir jalan. Kurangnya pengawasan saat pasien meminum
susu sehingga pasien sempat meminum susu basi 2 hari yang lalu.
Pasien mengkonsumsi susu SGM 6x/hari 250 ml (5 cup susu/botol)
Recall SMRS

Waktu Makanan URT


Pagi Nasi ½P
Lauk Hewani ½P
Selingan Biskuit 2 keping
Siang Nasi ½P
Hewani ½P
Sayur ½P
Selingan Buah ½P
Malam Nasi ½P
Lauk hewani ½P
Lauk nabati 1P
Susu 250 ml 6X/hari (5cup
dalam 1 botol)
Hasil Perhitungan Recall SMRS

Bahan Energi Protein Lemak Karbohidrat


Porsi
Makan (Kkal) (g) (g) (g)
MP 1.5 262.5 6 0 60
P.Hewani 1.5 112.5 10.5 7.5 0
P.Nabati 1 75 5 3 7
Sayur 0.5 12.5 0.5 0 2.5
Buah 0.5 25 0 0 6
Susu 3 225 21 18 30
Minyak 1 50 0 5 0
TOTAL 762.5 43 33.5 105.5

b. MRS
Recall 1 X 24 Jam MRS

Waktu Makanan URT


Pagi bubur 1P
lauk Hewani 1P
susu LLM 125 ml (3 cup)
10.00 biskuit regal 1 keping
susu 2 sdm
Malam susu LLM 125 ml (3 cup)

Hasil Perhitungan Recall 1 x 24 Jam MRS

 Bahan Energi Protein Lemak Karbohidrat


Porsi
Makanan (Kkal) (g) (g) (g)
MP 1.25 218.75 5 0 50
P.Hewani 1 75 7 5 0
Susu 3 225 16 18 30
Minyak 0.25 12.5 0 1.25 0
TOTAL 531.25 28 24.25 80

8. Perhitungan Energi
Perhitungan kebutuhan energi berdasarkan AKG sesuai usia tinggi
anak :

TEE = BBI X AKG

= 11,9 X 86,5 = 1029,35 kkal

 Kebutuhan Protein
= 11,9 X 2 = 23,8 g 9,2%
 Kebutuhan Lemak
= 25% x 1.029,35 = 28,5 g
9
 Kebutuhan Karbohidrat
= 65,8% x 1.029,35 = 170 g
4
 Analisa kebutuhan dibandingkan dengan hasil recall 1x24 jam
 Kuantitatif
- Energi : 531,25/ 1.029,35 X 100% = 51,6% (DTB)
- Protein : 28 / 23,8 X 100% = 117,6% (Normal)
- Lemak : 24,25 / 28,5 X 100% = 85% (DTR)
- Karbohidrat : 80 / 170X 100% = 47% (DTB)

B. DIAGNOSIS GIZI

NNI.2.1 = Inadekuat oral intake berkaitan dengan kondisi klinis pasien


tidak ada nafsu makan, mual, muntah dan perut terasa nyeri
ditandai dengan asupan energi 51,6% kurang dari kebutuhan.

NC.3.1 = Berat badan kurang berkaitan dengan asupan SMRS kurang


dari kebutuhan (70%) ditandai dengan indeks BB/U -3,7 SD
(kurang)

C. INTERVENSI GIZI
1. Tujuan:
a) Memberikan asupan makan pasien minimal 80% dari kebutuhan
b) Meningkatkan beran badan 0,5 kg dalam seminggu

2. Preskripsi Diet:
Jenis Diet : Diet TETP
Energi : 1.100 kkal (diberikan bertahap
80% dari kebutuahn 880 kkal)
Jumlah pemberian makan : 3x makanan utama, 1 x selingan
dan 2 x susu
Rute makan : Oral
Bentuk Makanan : Lunak
D. MONITORING & EVALUASI
1. Rencana Monitoring :
a) Asupan
b) Berat badan

2. Evaluasi
Hasil Recall 2 x 24 jam

Waktu Makanan URT


Pagi Bubur ½P
ayam suwir 1 sdm
Susu LLM 125 ml (3 cup)
Sosis 2 bks
siang Nasi putih 100 g
Ayam bakar ½ ptg
Sayur nangka 2 sdm
15.00 Susu LLM 125 ml (3 cup)
Sore Bubur ½P
Ikan pepes ½P
tumis tempe 1 sdm
Soup wortel 2 sdm
20.00 Susu LLM 125 ml (3 cup)

Hasil Recall 2 x 24 Jam

 Bahan Energi Protein Lemak Karbohidrat


Porsi
Makanan (Kkal) (g) (g) (g)
MP 2 350 8 0 80
P.Hewani 2 150 14 10 0
P.Nabati 0.5 37.5 2.5 1.5 3.5
Sayur 0.25 6.25 0.25 0 1.25
Buah 0 0 0 0 0
Susu 3 225 21 18 30
Gula 0 0 0 0 0
Minyak 1.5 75 0 7.5 0
TOTAL 843.75 45.75 37 114.75
BAB II

HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Recall 2 x 24 Jam

Hasil Recall tanggal 5 April 2019 (Hari Pertama)

 Hasil
Recall   Energi dan zat gizi  
Energi Protein Lemak Karbohidra
  (kkal) (gr) (gr) t (gr)
Asupan 531.25 28 24.25 80
Kebutuhan 1029.35 23.8 28.5 170
%Asupan 52 118 85 47

Hasil Recall tanggal 6 April 2019 (Hari Kedua)

Hasil Recall Energi dan zat gizi


Energi Protein Lemak Karbohidrat
(kkal) (gr) (gr) (gr)
Asupan 843.75 45.75 37 114.75
Kebutuhan 1029.35 23.8 28.5 170
%Asupan 82 192 130 67

Rata-rata Asupan Dalam 2 Hari

  Energi dan zat gizi


Energi Protein Lemak Karbohidra
Rata-Rata (kkal) (gr) (gr) t (gr)
Rata- rata asupan 687.5 36.875 30.625 97.375
Rata-rata % Asupan 67 155 107 57
Diatas
Kategori
DTB normal Normal DTB
B. Pembahasan
Dilihat dari hasil recall 2 x 24 jam yang dilakukan selama dua hari
berturut-turut terjadi peningkatan asupan energi, protein, lemak dan
karbohidrat. Nafsu makan pasien masih belum baik walaupun sudah ada
peningkatan nafsu makan dari hari pertama ke hari kedua. Pasien tidak
menyukai makanan yang disediakan dari rumah sakit sehingga pasien
mengkonsumsi makanan yang dibeli oleh ibu pasien di luar rumah sakit.
Rata-rata asupan energi pasien defisit tingkat berat 67% dari kebutuhan
energi pasien, rata-rata asupan protein pasien diatas normal 155% dari
kebutuhan protein pasien hal ini karena pasien mengkonsumsi susu LLM
3x125 ml/hari, rata-rata asupan lemak pasien normal sudah sesuai dengan
kebutuhan lemak pasien yaitu 107% dari kebutuhan lemak pasien dan rata-
rata asupan karbohidrat pasien defisit tingkat berat 57% dari kebutuhan
karbohidrat pasien.