Anda di halaman 1dari 20

PERTEMUAN KOORDINASI

UPAYA PENJAMINAN KETERSEDIAAN OBAT PRB

Surmiyati SKM, MPH, AAK


Kepala Cabang Pati

23 Juli 2019
Pokok Bahasan

1. Pendahuluan

2.
Pelaksanaan PRB di KC Pati sd Smt I th 2019

3. Dukungan Yang Diharapkan - Diskusi

2
Pokok Bahasan

1. Pendahuluan

3
LANDASAN REGULASI

No Regulasi Hal/Tentang
1 UU No. 40 Tahun 2004 Sistem Jaminan Sosial Nasional
2 Permenkes No. 28 Tahun 2014 Pedoman Pelaksanaan JKN
Kep. Dirjen Bina Kefarmasian dan
3 Pedoman Penerapan Formularium Nasional
Alkes Nomor HK. 0203/III/1346/2014
4 Permenkes No. 63 Tahun 2014 Pengadaan Obat Berdasarkan E-Catalog
5 Permenkes No. 71 Tahun 2013 Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional
6 Permenkes No. 99 Tahun 2015 Perubahan kedua atas Perpres No. 71 Tahun 2013
7 Perpres 82 Tahun 2018 Jaminan Kesehatan
Perubahan KMK No. 01.07/Menkes/659/2017 tentang
8 KMK No.01.07/Menkes/707/2018
Formularium Nasional
PELAYANAN OBAT DALAM PERPRES 82 TH 2018
SISTEM PELAYANAN KESEHATAN JKN-KIS
Sesuai UU no 40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional

• Gotong Royong
• Bersifat Wajib
• Pelayanan PROMOTIF
Kesehatan

KOMPREHENSIF
Perorangan Pelayanan

RUJUK BALIK
• Berdasarkan PREVENTIF Sub Spesialistik

RUJUK
kebutuhan medis
• Manfaat tidak
KURATIF Pelayanan Spesialistik
terikat iuran
• Dilakukan
berjenjang dari FKTP Pelayanan Kesehatan Dasar
REHABILITATIF
- FKRTL (Non Spesialistik)

Pelayanan Kesehatan Dijamin Pada Fasilitas Kesehatan


Yang Bekerjasama → Fasilitas Kesehatan Yang
Memenuhi Persyaratan Wajib Dan Teknis
PEMANGKU KEPENTINGAN PELAKSANAAN JKN
(UU No 40/2004 tentang SJSN & UU No. 24/2011 tentang BPJS)

JKN – KIS PESERTA KEWAJIBAN PESERTA


Mendaftarkan diri
adalah Program membayar iuran
Mengikuti prosedur pelayanan
Negara

Menentukan peserta
PBI
Menentukan
Irisan kewenangan besaran iuran
sesuai dengan UU REGULATOR
dan Perpres
Menentukan paket benefit

Menentukan pola dan


besaran tariff dll

FASKES BPJS KESEHATAN


KEPUASAN FASKES KEWAJIBAN BPJS KESEHATAN
KEWAJIBAN FASKES
• Memberi pelayanan sesuai ketentuan Mengembangkan Sistem Pelayanan, sistem
• Mensosialisasikan Prog JKN-KIS kepada pembayaran dan sistem kendali mutu biaya,
peserta PMK 99 tahun 2015 Mensosialisasikan Program JKN-KIS kpd
• Menyelesaikan keluhan di faskes peserta
7
8
9
Pokok Bahasan

2. Pelaksanaan PRB di KC Pati sd Smt I th 2019

10
Pertumbuhan Peserta PRB Th 2019
*) Jiwa
19.000
18.621
18.467
18.500 18.237

18.000 17.756

17.500 17.263

17.000 16.713 16.791


16.535 16.612
16.445
16.500
16.089
15.926
16.000

15.500

15.000

14.500
Agu-18 Sep-18 Okt-18 Nov-18 Des-18 Jan-19 Feb-19 Mar-19 Apr-19 Mei-19 Jun-19 Jul-19

No Nm Prog PRB Jml Pst


1 Diabetes Mellitus 10.201
2 Hypertensi 10.389
3 Asthma 178
4 Penyakit Jantung 1.442
5 PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik) 98
6 Schizophrenia 62
7 Stroke 119
8 Epilepsi 134
9 Systemic Lupus Erythematosus 1
Olahan data sumber : https://ssbi.bpjs-kesehatan.go.id/#/views/DataPRBperPstPati/DashboardPRBKCPATI?:iid=1 kondisi 17/07/19 11
Peserta PRB Aktif Berkunjung di FKTP
Berdasarkan Periode Rekrutmen

PRB Rekrutmen <2019 PRB Rekrutmen sd Juni 2019


No Program
Aktif Pasif % Aktif Aktif Pasif % Aktif
1 Diabetes Mellitus 5.558 3.314 62,6 446 279 61,5
2 Hypertensi 4.999 4.346 53,5 322 241 57,2
3 Asthma 84 71 54,2 27 22 55,1
4 Penyakit Jantung 669 521 56,2 146 156 48,3
5 PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik) 21 54 28,0 14 33 29,8
6 Schizophrenia 18 33 35,3 10 19 34,5
7 Stroke 42 49 46,2 26 31 45,6
8 Epilepsi 61 55 52,6 24 13 64,9
9 Systemic Lupus Erythematosus - - - - - -
Total 11.452 8.443 57,6 1.015 794 56,1
Total PRB 2018 2019 12.467 9.237 57,4

Olahan data sumber : https://ssbi.bpjs-kesehatan.go.id/#/views/DataPRBperPstPati/DashboardPRBKCPATI?:iid=1 kondisi 17/07/19

12
Keaktifan Peserta PRB Rekrutmen Th 2019
Perkembangan Rekrutmen PRB Target Status PRB
% PRB
FKRTL Grand Pst PRB
Jan-19 Feb-19 Mar-19 Apr-19 May-19 Jun-19 Aktif Pasif Aktif
Total Aktif
RS KELUARGA SEHAT 13 5 238 109 68 20 453 438 192 246 43,8%
RSUD DR.R.SOETIJONO BLORA 29 19 36 99 86 46 315 305 181 124 59,3%
RSUD DR.R.SOETRASNO REMBANG 11 8 37 68 51 20 195 191 123 68 64,4%
RS SEBENING KASIH 21 42 65 38 166 162 70 92 43,2%
RSUD DR R SOEPRAPTO CEPU 2 16 47 40 23 13 141 140 98 42 70,0%
RSI PATI 4 3 10 31 50 18 116 113 70 43 61,9%
RSU FASTABIQ SEHAT 3 5 3 23 43 16 93 91 60 31 65,9%
RSUD RAA SOEWONDO PATI 6 7 26 19 9 18 85 85 44 41 51,8%
RSU PERMATA BLORA 20 4 12 18 4 5 63 61 34 27 55,7%
RS MITRA BANGSA PATI 2 6 30 17 55 55 38 17 69,1%
RS PKU MUHAMMADIYAH CEPU 4 1 25 8 7 45 45 41 4 91,1%
RS AS-SUYUTHIYYAH 1 1 6 29 3 40 39 21 18 53,8%
RSI Arafah Rembang 1 3 6 7 13 30 28 13 15 46,4%
RUMKITBAN BLORA 6 4 6 10 4 30 29 13 16 44,8%
RSUD KAYEN 1 1 1 2 5 1 11 10 5 5 50,0%
RS BUDI AGUNG 1 5 3 9 9 5 4 55,6%
Balkesmas Wilayah Pati 4 4 4 3 1 75,0%
RS PKU MUHAMMADIYAH BLORA 1 1 1 1 4 4 4 100,0%
Total 101 78 472 493 481 230 1.855 1.809 1.015 794 56,1%
Olahan data sumber : https://ssbi.bpjs-kesehatan.go.id/#/views/DataPRBperPstPati/DashboardPRBKCPATI?:iid=1 kondisi 17/07/19 13
PESERTA PRB KEMBALI KE RS

20
18

14
13
12
10

6
5
4
3 3
2 2 2
1 1 1

14
Kendala dalam Optimalisasi PRB Aktif di FKTP

Peran Kendala
FKRTL o Flagging PRB oleh PIC PRB RS tidak 3B
o Peserta sudah di flagging PRB tetapi RS memberikan surat kontrol
o Berkas pendukung PRB yang disampaikan kepada FKTP melalui peserta tidak
lengkap
o Kurangnya edukasi terhadap pasien PRB baru sehingga tidak segera ke FKTP

FKTP  Masih ada FKTP yang tidak paham tentang Program Rujuk Balik
 Kurang optimalnya koordinasi FKTP – Apotek PRB sehingga obat PRB tidak
siap

Apotek PRB o Kurang optimalnya koordinasi FKTP – Apotek PRB sehingga obat PRB tidak
siap
o Kendala mendapatkan obat dengan harga sesuai e-katalog
o Tidak memiliki akses e-purchasing
o Kendala dalam registrasi e-monev dan ketidakpastian dalam mendapatkan
akses e-purchasing
o Penolakan e-purchasing yg diajukan Apotek PRB, sementara utk jenis obat yg
sama diacc utk IFRS

15
Kendala Pelayanan Obat PRB

Kendala Pelayanan Obat di Apotek PRB Nama Obat


Approval jumlah order dibatasi / hanya di kirim 1. Metformin 500 mg
sebagian dari order 2. Captopril 25 mg (selalu ditolak dengan
alasan bahan baku tidak ada)
Obat tidak tersedia dikarenakan alasan kosong 1. Phenitoin
pabrik 2. Phenobarbital
3. Valproid acid
4. Irbesartan
Obat Diresepkan oleh dokter FKTP dan 1. Pioglitazone
FKRTL/RS tetapi tidak masuk daftar obat PRB 2. Aspilet pada dx HT primer
karena faktor ketidaktepatan penandaan obat 3. Spirolacton dan digoxin pada dx non
vs diagnosanya (tidak 3B) jantung
4. Thyrozol pd hypertiroid non 3B
5. Asam Ursodeoxycolid untuk cholelithiasis
bukan dx PRB
6. Gabapentin pada adjuvan terapi stroke
Diresepkan dokter FKTP masuk kategori obat 1. Simvastatin 10 mg
tambahan tapi tidak dilayani di apotek PRB 2. Simvastatin 20 mg
(mungkin karena missed communication) 3. Allopurinol 100 mg

16
Pokok Bahasan

3.
Dukungan Yang Diharapkan - Diskusi

17
DUKUNGAN YANG DIHARAPKAN
• Dinas Kesehatan →
– Monitoring akses e-purchasing kepada Apotek Swasta
– Memastikan ketersediaan jenis sediaan dan harga dalam daftar obat PRB terpenuhi
sesuai jadwal
– Membuat daftar obat pendamping di daftar obat PRB (Kementrian Kesehatan)
– Memastikan komitmen diStributor dan pabrikan
• IAI → Workshop e-purchasing sekaligus mensosialisasikan konsep PRB berbasis
MTM kepada seluruh anggota dan ikut aktif memberikan masukan dan
melakukan pengawasan
• Apotek PRB →
o Berkomitmen penuh dalam menjamin ketersediaan obat sesuai daftar PRB
sebagai bentuk kepatuhan Apotek thd kontrak
o aktif berkolaborasi dg FKTP
o Koordinasi bersama untuk pengadaan obat
• FKTP → Memantau pencapaian target terapi yang telah ditetapkan dg menjadikan
peserta PRB aktif kontak dg FKTP
• FKRTL → Meningkatkan rekrutmen peserta potensi PRB dengan berkualitas 3Benar,
Merujuk balik peserta dengan kondisi kronis stabil di FKRTL dan menetapkan target
terapi.
DISKUSI

19
2
0 Terima Kasih

Kini Semua Ada


Dalam Genggaman!

Download Aplikasi Mobile JKN

www.bpjs-kesehatan.go.id