Anda di halaman 1dari 15

CRITICAL BOOK REPORT

REPLIKASI DNA

NAMA : 1. Rosa Qodri Milenia Simatupang


(4173141061)
2. Rosda Kartika
(4171141041)
3. Viorenthiya Nababan
(4173141069)
KELAS : PENDIDIKAN BIOLOGI F 2017
DOSEN PENGAMPU : Dra. Uswatun Hasanah, M.Si

PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN BIOLOGI / BIOLOGI


FIMPA- UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MEDAN
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapkan kehadirat Allah SWT. Karena atas limpahan karunia, rahmat
dan hidayah-Nya yang berupa kesehatan, sehingga makalah yang berjudul “CRITICAL BOOK
REPORT” dapat terselesaikan tepat pada waktunya.

Makalah ini disusun sebagai tugas kelompok mata kuliah Mikrobiologi. Kami
mengucapkan terimakasih kepada pihak yang telah membantu dalam proses penyusunan
makalah ini, yang mana telah memberi informasi dan kami tak dapat menyebutkannya satu
persatu. Tak lupa pula kami juga mengucapkan terimaksih kepada Ibu dosen mata kuliah
Mikrobiologi. yang mana telah memberi bimbingan kepada kami dalam penyelesaian tugas ini.
Kami berusaha menyusun makalah ini dengan segala kemampuan, namun kami menyadari
bahwa masih banyak terdapat kekurangan dalam penyusunan makalah ini, baik dari segi
penulisan maupun dari segi yang lainnya. Oleh karena itu sangat diharapkan kritik dan saran
yang bersifat membangun demi perbaikan di pembuatan makalah selanjutnya.

Semoga makalah ini dapat memberikan informasi mengenai penulisan Teks Akademik
dan juga bermanfaat bagi para pembaca. Atas perhatian dan kesempatan yang diberikan untuk
membuat makalah ini kai ucapkan terimakasih.

Medan, 3 Oktober 2019

Penulis

Kelompok 3
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Rasionalisasi pentingnya CBR


Dalam pengkerjaan tugas critical book report ini memberikan banyak manfaat terhadap
mahasiswa. Dengan mengerjakan tugas ini mahasiswa diharuskan untuk membaca buku yang
ingin di kritik terlebih dahulu, dengan membaca beberapa reverensi buku yang ingin di kritik.
dapat menambah pengetahuan dan wawasan yang lebih luas tentang mata kuliah Struktur Hewan
ini .

Dengan berbagai manfaat yang dapat di ambil dalam mengerjakan tugas critical book
report ini dapat di simpulkan bahwa pentingnya sebagai mahasiswa mengerjakan tugas CBR
yang membuat mahasiwa memiliki pengetahuan yang lebih dalam mata Struktur Hewan ini.

Critical Journal Book ( CBR ) merupakan suatu hal yang penting bagi mahasiswa karena
dapat membuat mahasiswa lebih mudah memahami materi isi buku. Langkah penting dalam
mengkritik buku adalah dengan membandingkan beberapa buku agar dapat melihat dimana letak
kekurangan dan kelebihan sebuah buku.

1.2 Tujuan
- Untuk Penyelesaian tugas dalam mata kuliah Mikrobiologi

- Menambah pengetahuan dan wawasan yang luas dalam mata kuliah Mikrobiologi

- Meningkatkan kemampuan berbahasa dalam penulisan critical book report

- Menguatkan ilmu yang lebih luas dalam sub bab Replikasi DNA.

1.3 Manfaat
- Dapat menambah pengetahuan dan wawasan yang luas dalam mata kuliah Mikrobiologi

- Dapat meningkatkan kemampuan berbahasa dalam penulisan critical book report.

- Dapat mengetahui bagaimana Replikasi DNA


1.4 Identitas Buku

A. Buku Utama
- Judul :Mikrobiologi
- Edisi :-
- Pengarang :Drs. Mades Fifendy, M. Biomed
- Penerbit :Prenadamedia Group
- Kota terbit :Jakarta
- Tahun terbit :2017
- ISBN : 9786024220792

B. Buku Pembanding
- Judul : Bahan Ajar Mikrobiologi
- Edisi :-
- Pengarang : Endah Retnaningrum, Dkk
- Penerbit : Gadjah Mada University Press
- Kota terbit : Yogyakarta
- Tahun terbit : 2018
- ISBN : 9786023861750
BAB II
ISI RINGKASAN BUKU

A. BUKU UTAMA
Replikasi DNA adalah proses di mana sebuah molekul DNA asli menghasilkan dua
salinan identik DNA. Replikasi DNA adalah proses biologis yang terjadi pada semua organisme
hidup. Replikasi DNA merupakan dasar untuk pewarisan. DNA terbuat dari dua helai dan setiap
helai sel induk bertindak sebagai template untuk produksi untai komplementer. Proses ini dikenal
sebagai replikasi semi-konservatif DNA.

Proses DNA Replikasi

Mekanisme replikasi DNA terjadi dalam tiga langkah terkoordinasi yang dikatalisasi secara
enzimatis. Langkah-langkah replikasi DNA adalah sebagai berikut:

1. Inisiasi:Proses replikasi dimulai pada ti-tik tertentu dari DNA yang dikenal sebagai “asal”
yang dikatalisis oleh protein inisiator. Urutan asal adalah A – T. Di lokasi situs asal
protein inisiator membentuk kompleks pra-replikasi yang membuka ritsleting DNA untai
ganda.

2. Elongasi :Pemanjangan atau Elongasi molekul DNA adalah menambahkan sedikit asam
amino pada rantai protein yang sedang tumbuh. Sintesis leading strand dimulai dengan
dengan sintesis RNA primer dengan primase di lokasi asal. Urutan nukleotida yang
ditambahkan ke primer oleh enzim DNA polimerase III arah 5 ‘ke 3’.

3. Garpu Replikasi :Replikasi garpu adalah struktur selama replikasi DNA. Garpu Replikasi
diciptakan oleh enzim helikase yang memutus ikatan hidrogen yang memegang untai
DNA bersama-sama. Helai ini berfungsi sebagai template untuk leading strand dan
lagging strand.

4. Terminasi:Terminasi replikasi DNA selesai oleh protein terminasi.


Replikasi DNA semikonservatif

Replikasi molekul DNA yang terjadi dengan dua untai komplementer yang
dipisahkan oleh aksi enzim tertentu. Enzim ini membuka molekul dan mengekspos basa
nukleotida. Setiap untai molekul DNA tetap utuh dan berfungsi sebagai template untuk
sintesis untai komplementer. Modus replikasi DNA adalah semi-konservatif di mana salah
satu dari setengah molekul DNA yang lama dan setengah lainnya yang baru.

 Leading Strand

Leading Strand adalah untai DNA berkembang yang disintesis dalam arah yang sama
dengan garpu replikasi. Enzim polimerase membaca template Leading Strand dan hal itu
menambah nukleotida untuk melengkapi untai yang berkembang terus menerus.Lagging
Strand adalah untai DNA berkembang yang disintesis berlawanan dengan arah garpu
replikasi. Replikasi Lagging Strand lebih rumit daripada Strand Leading. Lagging strand
disintesis dalam segmen singkat dikenal sebagai fragmen Okazaki. Dalam Lagging strand,
template DNA memulai sintesis RNA primer singkat. Primer RNA kemudian dihapus dan
diganti dengan fragmen DNA dan bergabung bersama oleh DNA ligase.

 Enzim Replikasi DNA

Berikut ini adalah enzim dan protein yang mengambil bagian dalam mekanisme
replikasi DNA :

- DNA girase – enzim DNA girase ini membuat potongan dalam struktur heliks ganda
DNA dan memisahkan masing-masing pihak.

- Helikase – Enzim ini mengurai molekul DNA untai ganda.

- Strand tunggal Binding Protein – Ini adalah protein kecil yang mengikat sementara untuk
setiap sisi untai untuk menjaga mereka terpisah satu sama lain.

- DNA Polimerase – kompleks Enzim ini berjalan ke untai DNA menambahkan basa
nukleotida ke setiap helai. Nukleotida ditambahkan untuk melengkapi nukleotida yang
terdapat pada untai yang ada.
- DNA polimerase juga mengoreksi DNA baru.

- DNA Ligase – enzim DNA ligase menutup fragmen menjadi untai yang kontinu.

- DNA Polimerase

DNA polimerase adalah enzim yang melakukan segala bentuk replikasi DNA. DNA
polimerase tidak memulai proses sintesis untai baru. Mereka memperpanjang untai DNA atau
RNA yang ada yang dipasangkan dengan untai cetakan. DNA Polimerase juga memainkan
peran penting dalam proses-proses lain dalam sel seperti perbaikan DNA, rekombinasi
genetik, transkripsi terbalik dan lain-lain. Enzim ini juga digunakan di laboratorium biologi
molekuler di PCR, sekuensing DNA dan teknik kloning molekuler.

Sehubungan dengan replikasi DNA, DNA polimerase menambahkan basa nukleotida


pada satu untai tunggal membuatnya menjadi DNA untai ganda. Enzim ini menambahkan
nukleotida bebas di ujung untai 3′ cetakan yang menghasilkan formasi untai baru dalam arah
5′-3′. DNA polimerase bergerak sepanjang untai template dalam arah 3′-5 ‘ dan untai anak
yang terbentuk dalam arah 5′-3’. Hal ini menyebabkan pembentukan DNA antiparalel
beruntai ganda untuk satu sama lain.

Replikasi DNA prokariotik


Replikasi DNA dalam prokariota digambarkan sebagai berikut:

 Proses replikasi DNA membutuhkan sejumlah besar protein dan enzim yang memainkan
peran penting selama proses tersebut.

 Salah satu enzim yang paling penting dalam proses ini adalah DNA polimerase, yang
menambah urutan nukleotida ke rantai DNA yang berkembang.

 Pada prokariota, ada urutan nukleotida spesifik yang dikenal sebagai asal replikasi yang
merupakan ti-tik inisiasi dari proses replikasi.

 E.coli memiliki asal replikasi tunggal yang kaya dengan urutan A T. Protein tertentu
mengenali situs asal dan mengikat dengan itu.

 Enzim helikase membuka DNA dengan memecah ikatan hidrogen.

 DNA membentuk struktur berbentuk Y disebut garpu replikasi.

 Untai tunggal yang mengikat protein melapisi untai DNA dekat garpu replikasi yang
mencegah DNA tidak berliku kembali.

 Enzim DNA Polimerase menambahkan nukleotida hanya pada arah 5′-3’.

 Leading stand yang melengkapi dari arah 3 ‘ke 5’ untai orangtua disintesis terus menerus
menuju garpu replikasi.

 lagging strand yang melengkapi dalam arah 5 ‘ke 3’ untai orangtua yang membutuhkan
RNA primer untuk mensintesis nukleotida dalam fragmen pendek yang dikenal sebagai
fragmen Okazaki.

 enzim DNA Polimerase I menggantikan primer RNA dengan nukleotida DNA.

 DNA ligase menutup celah antara fragmen Okazaki yang bergabung dengan fragmen
untuk membentuk molekul DNA tunggal.
1. Replikasi DNA eukariotik

Replikasi DNA pada eukariota adalah proses yang sangat rumit yang melibatkan
banyak enzim dan protein. Proses ini terjadi dalam 3 tahap utama: inisiasi, elongasi dan
terminasi.

 Inisiasi :Dalam proses inisiasi ada urutan spesifik nukleotida disebut asal replikasi yang
merupakan situs untuk inisiasi replikasi. Protein tertentu mengikat ke situs asal, enzim
helikase membuka heliks DNA dan membentuk dua garpu replikasi. Eukariota memiliki
beberapa asal replikasi yang memungkinkan replikasi secara simultan di beberapa
tempat.

 Elongasi :Selama proses perpanjangan enzim yang disebut DNA polymerase


menambahkan nukleotida DNA pada ujung 3 ‘ template. Leading adalah Untai yang
disintesis dalam arah 5 ‘- 3’. Lagging strand, nukleotida baru dalam bentuk nukleotida
RNA kemplementer yang baru ditambahkan. Nukleotida RNA kemudian diganti dengan
nukleotida DNA. Leading strand yang melengkapi ke untai DNA orangtua disintesis terus
menerus menuju garpu replikasi, karena DNA polimerase dapat mensintesis DNA dalam
arah 5 ‘ke 3’. Lagging strand disintesis dalam bentuk fragmen Okazaki. Fragmen ini
memerlukan primer RNA untuk memulai sintesis.

 Terminasi :Selanjutnya dalam proses, primer RNA dihapus dan nukleotida RNA
digantikan oleh nukleotida DNA oleh polimerase DNA enzim. Celah antara fragmen
ditutup oleh enzim DNA ligase

B. BUKU PEMBANDING
1. STRUKTUR DNA

Pada tahun 1953, James Watson dan Francis Crick mengemukakan model struktur
molekul tiga dimensi yang berbentuk untai panjang heliks ganda berpilin kanan. DNA yaitu
suatu polimer yang terdiri dari nukleotida, nukleotida terdiri dari 3 komponen yaitu
1. Gula pentosa deoksiribosa

2. Gugus fosfat

3. Basa Nitrogen ( Purin dan Primidin

Nukleotida terdiri atas 1 gula deoksiribosa, 1 gugus fosfat dan 1 basa nitrogen.

Fosfat dari nukleotida akan membentuk ikatan dengan fosfodiester dengan hula
dari nukleotida berikutnya, sementara itu basa nitrogen purin pada suatu nukleotida akan
membentuk ikatan hidrogen sebagai pasangan dengan pirimidin dari nukleotida lainnya.
Pasangan tetap basa nitrogen purin pirimidin yaitu :

guanin (G) - sitosin ( C atau S ) : Membentuk 3 ikatan hidrogen

adenin (A) - timin (T) : Membentuk 2 ikatan hidrogen


Replikasi DNA :

Replikasi DNA adalah suatu proses penggandaan DNA untuk memperbanyak diri
yang terjadi pada fase sintesi saat interfase menjelang sel akan membelah. Dalam
Replikasi DNA ada 3 model Replikasi DNA, sebagai berikut :

1. Model Konservatif yaitu suatu model yang kedua untai polinukleotida induk tidak
berubah dan berfungsi sebagai cetakan.

2. Model Semikonservatif yaitu suatu model yang kedua untai polinukleotida berpisah,
tetapi masing - masing untai nukleotida membuat untai polinukleotida baru sebagai
pelengkapnya.

3. Model Dispersif yaitu suatu model yang beberapa bagian kedua untai polinukleotida
lama secara tersebar berfungsi sebagai cetakan, tetapi masing - masing untai nukleotida
membuat untai polinukleotida baru sebagai pelengkapnya.

Dalam Replikasi DNA, prosesnya terjadi di dalam nukleus ( inti sel ) dan
sumber energinya berasal dari nukleosida trifosfat. Dalam prosesnya dikatalis oleh
beberapa enzim yaitu :

 Helikase, berfungsi memutuskan ikatan hidrogen untuk membuka heliks ganda DNA
menjadi dua untai tunggal.

 RNA Primase, berfungsi menggabungkan nukleotida RNA agar dapat membentuk


primer.

 DNA Polimerase, berfungsi menggabungkan nukleotida menjadi polimer DNA yang


panjang.

 DNA Ligase, berfungsi menyambungkan fragmen DNA yang baru terbentuk.


BAB III
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN

A. KELEBIHAN KEDUA BUKU


a. Kelebihan Buku Utama
 Cover yang digunakan pada buku ini mempunyai warna serta gambar yang cukup
menarik.
 Materi yang dijelaskan pada buku ini dijelaskan secara lengkap dan runtun.
 Ukuran tulisan yang digunakan pada buku ini sesuai dengan aturan serta
penglihatan dari pembaca.
 Pada akhir bab buku ini terdapat kesimpulan yang disertakan, sehingga pembaca
dapat mengulas kembali inti dari materi yang telah di baca.
 Pada akhir bab ini juga terdapat soal yang dapat berguna untuk menguji
pemahaman dari pembaca.
 Pada buku ini terdapat contoh soal yang di sertakan pada materi yang ada pada
buku ini.
 Kelengkapan isi buku cukup lengkap
 Kemuktahiran buku benr apa adanya karena banyak menggunakan teori-teori dari
para ahli
 Keterkaitan setiap sub bab saling berkaitan dan disusun secara sistematis atau
beruntun

b. Kelebihan Buku pendukung


 Buku ini dilengkapi dengan gambar/tabel yang sangat berguna untuk lebih
menerangkan materi yang terdapat pada buku tersebut.
 Ukuran tulisan yang digunakan pada buku ini tidak terlalu besar dan tidak pula
terlalu kecil, sehingga pembaca tidak sulit untuk membaca nya.
 Penjelasan yang disajikan pada buku ini disajikan secara lengkap dan runtun.
 Cover yang dipakai pada buku ini menggunakan gambar serta warna yang cukup
menarik.
B. KEKURANGAN KEDUA BUKU
a. Kekurangan Buku Utama
 Pada buku ini terdapat keslahan dalam penulisan serta terdapat pula kelebihan
pada tanda baca yang digunakan.
 Gambar serta tabel yang digunakan tidak terlalu banyak.

b. Kekurangan Buku Pendukung


 Terdapat spasi antar kalimat yang terlalu besar pada buku tersebut.
 Gambar serta tabel yang ditampilkan tidak berwarna, sehingga penjelasan pada
buku tersebut lebih terlihat monoton.
 Pada setiap akhir bab tidak dilengkapi dengan kesimpulan, dimana kesimpulan
tersebut dapat mengulas kembali materi yang sudah di baca.
 Pada setiap akhir bab buku ini, juga tidak di lengkapi dengan soal, dimana soal
tersebut dapat menguji seberapa pemahaman yang sudah di dapatkan oleh
pembaca.
 Pada buku ini hanya berisi tentang penjelasan dari setiap materi, dimana setiap
materi pada buku ini tidak disertakan dengan contoh-contoh soal.
BAB IV
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Dari kedua buku yang kami review merupakan buku yang sangat bagus untuk
dibaca. Buku pertama memiliki kelebihan yang lebih banyak dibanding buku kedua, dari
segi kelengkapan buku, bahasa yang digunakan bebrapa gambar yang digunakan didalam
buku dan lain-lain.

B. SARAN
Sangat disarankan untuk membaca kedua buku di atas karena sangat membantu
untuk mengerjakan tugas-tugas kampus juga sangat menambah wawasan para pembaca
DAFTAR PUSTAKA