Anda di halaman 1dari 1

Nama : Andi Hermata

NPM : 6219015
Kelas : 2A
Mata Kuliah : ASKEB Holistik II

Asuhan yang dapat diberikat pada ibu post partum terhadap involusi uteri
yaitu senam nifas dan pijat oksitosin. Senam nifas dapat mengurangi bendungan
lochea dalam rahim, memperlancar peredaran darah sekitar alat kelamin, dan
mempercepat normalisasi alat kelamin serta menguatkan kontraksi otot uterus.
Selain senam nifas, tindakan lain yang dapat dilakukan untuk
meminimalkan waktu involusi uteri pada ibu post partum adalah pijat oksitosin.
Pijat oksitosin adalah pemijatan pada daerah tulang belakang leher, punggung atau
sepanjang tulang belakang sampai tulang costae kelima sampai keenam. Oksitosin
di dalam sirkulasi darah menyebabkan kontraksi uterus dan pada waktu yang sama
membantu proses involusi uterus.
Pada metode tersebut, bidan harus mampu memotivasi ibu post partum
untuk melakukannya secara mandiri, ataupun melibatkan keluarga. Pada metode
senam nifas, bidan dapat memberikan contoh gerakan yang harus dilakukan, atau
memberikan video yang berisikan gerakan senam nifas agar ibu mudah
mempraktikan di rumah. Jika pada fasilitas pelayanan kebidanan bidan memiliki
kelas ibu, maka senam nifas dapat dilaksanakan di fasilitas pelayanan tersebut.
Sedangkan, pada metode pijat oksitosin, bidan dapat mengajarkan pihak
keluarga untuk dapat dipraktikan di rumah. Setelah diajarkan, dievaluasi kembali
apakah pihak keluarga sudah paham dan mampu menerapkannya secara baik. Pijat
oksitosin ini diketahui memiliki manfaat untuk kelancaran produksi ASI, maka
ibu secara tidak langsung pula dapat menggunakan metode ASI Eksklusif untuk
dapat mempercepat waktu involusi uteri dengan baik.
Jadi, dapat disimpulkan, bahwa peran bidan sangat dibutuhkan untuk
keberhasilan involusi uteri agar tidak terjadi perdarahan pada saat setelah pulang
ke rumah. Bidan harus mampu menjadi pendidik yang baik untuk mengajarkan
hal-hal yang diperlukan guna menunjang involusi uteri kepada pihak keluarga dan
ibu post partum.