Anda di halaman 1dari 5

4. Syarat-syarat radiografi thorax layak baca !

Jawab :

Radiografi Thorax

Baca mulai dari tengah ke samping atau baca sebaliknya.


1. Cara Baca Jantung :
a. Ukur CTR
Syarat :
- Posisi harus PA
- Jarak sinar 1,8 – 2 m
- Inspirasi harus cukup dalam
- Costa harus simetris, tidak boleh ada kelainan tulang (scoliosis,
kifosis, lordosis)
b. Lihat proc transverses, tarik garis tengah lurus ke bawah
- Ambil 1 titik bagian jantung kanan paling jauh, lalu kemudian
tarik garis tegak lurus ke garis tengah (C1)
- Ambil 1 titik bagian jantung kiri paling jauh, lalu tarik garis tegak
lurus ke garis tengah (C2)
- Thoracis : Ambil garis horizontal yang menyinggung permukaan
tertinggi diafragma kanan
- Ukur berapa berapa cm (C)
CTR = C1 + C2 x 100%
- C : Anak < 14 tahun N 50-55%. Suspect cardiomegali : Dewasa 50
% > cardiomegali 50%
c. Lihat Arcus Aorta
- Dewasa umur 30 Tahun : Normal, jarak 1-2 cm. < Elongation
arcus aorta : 1cm
- Untuk orang tua > 50 tahun. Ukur dari garis tengah ke lengkung
aorta yang paling jauh. Ambil garis tengah .
o Jika > elongatio arcus aorta : 4 cm
o Kalau ada elongatio arcus aorta, berarti ada hipertensi
o Elongatio arcus aorta baru dapat dinilai pada pasien >30 tahun
o < 30 tahun tidak dinilai karena jantung masih dalam posisi
dibawah
d. Lihat Apex Cordis Terjauh
- 1-2 cm di atas diafragma kiri
- Deviasi ada 2 : laterocaudal, laterocranial, dengan syarat CTR :
Laterocaudal : apex cordis tertanam dalam diafragma >50% atau <
LVH : 1cm
Laterocranial : apex cordis di atas diafragma > RV : 2 cm
e. Setelah itu lihat Paru-Paru
- Hilus (Kanan & Kiri). Merupakan tempat keluar A & V
pulmonalis, kelenjar limfe
- Lihat kanan, karena hilus kiri keluar bertemu tulang.
Cara ukur :
Tarik 2 garis sejajar hilus, kemudian tarik garis tegak lurus dengan
garis sejajar tadi. Pada dewasa : tidak lebih 16 mm. Untuk anak :
sulit. Jangan diukur. Bandingkan dengan traches – harus lebih
kecil atau sama dengan dari trachea. Paling sering disebabkan oleh
TBC, ada pembesaran kelenjar limfe di hilus. Normal
perbandingan hilus dengan diameter perifer tidak boleh lebi dari 1
: 5-7 cm. Tanda-tanda pulmonal hipertensi / inverted coma sign
(hilus melebar).
f. Batas Apex
- Apakah ada infiltara, kesuraman, perselubungan, konsolidasi
g. Corakan Bronchovaskuler
- Pembuluh darah berjalan bersama bronchus
- Bronchus infeksi : pembuluh darah membesar juga edema
- Bila di daerah lapangan paru atas corakan bronchovaskuler
meningkat disebabkan oleh bendungan bukan oleh infeksi di
daerah bronkus.
h. Kemudian lihat Diafragma & Sinus
- Diafragma setinggi costa X belakang
- Normal inspirasi dalam :
Diafragma kanan lebih tinggi dari kiri karena di sebelah kanan
terdapat organ sehingga waktu inspirasi padat sedangkan di kiri
terdapat organ lunak dalam, diafragma ditekan habis-habisan.
- Normal bentuk diafragma cembung, permukaan licin.
- Sinus :
Cardiophrenicus – sudut kadang tidak lancip terdapat pericardial
fat (orang gemuk)
Efusi sudah 100-150 cc. Bila sudut costophrenicus tumpul pada
posisi PA/erect.
Disebut phrenicus karena diafragma dipersarafi oleh N.phrenicus –
cabang N.vagus.
Normal cairan pleura = 2 cc. Cara melihatnya, pasien dimiringkan.
Bila lebih dari 2 cc (mis 4 cc) terlihat bayangan opaque. Posisi
pasien tidur (LLD / RLD), arah sinar horizontal. Sinus jangan
dinilai karena akan memberikan gambaran sudut tumpul.
i. Lihat Pleura
- Normal tidak bisa terlihat.
Pada keadaan tertentu, pleura visceralis bisa terlihat, bila terlihat
maka harus disebut bagian distal dari pleura apa.
Dari pleural line apakah : Perselubungan homogen (Efusi pleura)
atau Pneumothorax (Gambaran avaskuler )
-
j. Lihat Tulang
- Soft Tissue : Radioopaque : Otot-otot (putih), Radioluscent
(Lemak)
Bila ada bayangan hitam di soft tissue : Emfisema subkutis, terjadi
akibat luka tusuk terbuka (berarti ada udara).
- Posisi AP :
Clavicula tidak selalu terbuka : bila ada udara berarti pasien
kembung. Fundus tidak ada udara karena pasien tidur. Kerugian :
jantung terlihat membesar, jantung tidak jelas dan sulit dinilai.
- Posisi PA
Fundus selalu ada udara, arah sinar dari belakang, dan Clavicula
selalu terbuka.

Perbedaan Foto Posisi PA dan AP


PA AP
Clavicula lebih datar Clavicula lebih menukik
Scapula di luar paru Scapula masuk ke paru
Posisi pasien berdiri tangan Posisi pasien tidur
dipunggung