Anda di halaman 1dari 2

PEMERIKSAAN PASIEN DI ISOLASI IGD

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


076/PPI/3/2020 00
2/2

STANDAR TanggalTerbit : Ditetapkan :


PROSEDUR
OPERASIONAL
23 Maret 2020
(SPO)
dr. Merty Supriharti
Direktur Rumah Sakit

PENGERTIAN Memisahkan pasien dan peralatan yang diperlukan pada suatu tempat
tersendiri/ khusus

TUJUAN 1. Menghindarkan penyebab/ penularan penyakit


2. Memudahkan Perawat
3. Memberikan ketenangan dan rasa aman bagi pasien yang
bersangkutan maupun pasien lainnya

KEBIJAKAN 1. Surat Keputusan Direktur Rumah Sakit No 057/SKD/DIR.1.0/3/2020


tentang Tim Penanggulangan Covid-19 Rumah Sakit Umum Pekerja
2. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus disease (Covid-
19) Dirjen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Maret 2020

PROSEDUR 1. Pasien yang sudah dinyatakan/ disangka PDP (Pasien Dalam


Pengawasan) Covid-19 dari IGD, maka segera ditempatkan di kamar
isolasi yang telah disiapkan, yaitu ruang ICU Isolasi dan Ruang
Perawatan Isolasi Lantai 4
2. Pada waktu menolong Pasien, Petugas harus menggunakan APD ( Alat
Pelindung Diri) Level III
Persiapan Alat :
a. Kebersihan Tangan
b. Baju Kerja
c. Gunakan topi
d. Masker bedah jika tidak melakukan tindakan bersifat aerosol
e. Masker N 95 jika melakukan tindakan Aerosol ( 3 lapis : Masker
bedah-N95- Masker bedah) kemudian N 95 disimpan dalam plastik
pribadi untuk 1 bulan
f. APD coverall ( Topi, Faceshild/Google/visor, masker, gaun, jas hujan,
sarung tangan, sepatu booth/ covershoes)
3. Setelah menolong pasien, Petugas harus segera mencuci tangan dan
masker dilepas lalu direndam di dalam ember berisi larutan desinfektan
4. Sediakan larutan desinfektan ( misal clorin/ sejenisnya) untuk :
a. Merendam peralatan makan yang telah digunakan oleh pasien
seperti sendok, piring, gelas, mangkok sekurang-kurangnya 2 jam

Tidak diperkenankan memperbanyak sebagian atau seluruh dokumen ini tanpa seijin
Rumah Sakit Umum Pekerja
PEMERIKSAAN PASIEN DI ISOLASI IGD

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


076/PPI/3/2020 00
2/2

sebelum dicuci, Sangat dianjurkan untuk menggunakan alat makan


yang disposible
b. Merendam alat tenun kotor sekurang-kurangnya 2 jam sebelum
dicuci
c. Merendam baskom, pispot, urinal, bengkok dll sekurang-kurangnya
2 jam sebelum dicuci dan disimpan dikamar Isolasi
5. Apabila pasien dinyatakan sembuh dan di perbolehkan pulang, lakukan
hal-hal berikut :
a. Pasien harus mandi dulu dan pakaian harus diganti, setelah itu
pasien tidak boleh masuk lagi ke kamar Isolasi
b. Alat-alat tenun, alat-alat makan dan sejenisnya pasien harus
direndam di dalam larutan desinfektan sebelum di cuci
c. Tempat tidur, meja, kursi dan semua alat-alat di kamar maupun
ruangan harus dibersihkan dengan sabun dan larutan desinfektan,
kemudian dikeringkan.
d. Lantai dan dinding dibersihkan dengan larutan desinfektan
e. Setelah kering semua perabotan dikembalikan ketempat semula
dan kamar/ ruangan sebaiknya tidak dipergunakan selama 24 jam
6. Cara memakai dan membuka pakaian khusus
a. Yang dimaksud pakaian khusus misalnya barackshort
b. Sebelum melepas Petugas cuci tangan, Barackshort dipegang pada
bagian bahu sebelah dalam kemudian kedua lengan dimasukan
bersama-sama dan tali diikatkan
c. Tali dibuka, barackshort dilepas dengan cara jari tangan masuk ke
dalam lengan sehingga tidak terkontaminasi
d. Setelah barackshort di lepas Petugas harus mencuci tangan
Perhatian :
a. Perawat yang merawat pasien Isolasi harus khusus tidak boleh
campur merawat pasien lainnya
b. Barackshort tidak boleh dipakai di luar ruang Isolasi
c. Pasien tidak boleh ditunggu
d. Pengunjung dilarang masuk

UNIT TERKAIT 1. Rawan Inap


2. HCU/ ICU
3. Loundry
4. Gizi

Tidak diperkenankan memperbanyak sebagian atau seluruh dokumen ini tanpa seijin
Rumah Sakit Umum Pekerja