Anda di halaman 1dari 7

PETUNJUK PENYELESAIAN

SOAL KOMPUTER AKUNTANSI


Telah dipersiapkan dalam disket saudara berupa sebuah file excel bernama
AKUNTANSI.XLS. Dalam file tersebut telah tersedia 5 buah sheet, yaitu sheet
PERKIRAAN, sheet JURNAL UMUM, sheet BUKU BESAR, sheet TRIAL BALANCE,
sheet PENYESUAIAN dan sheet NERACA LAJUR.
 Sheet TABEL PERKIRAAN berisi Nomor Perkiraan dan Nama Perkiraan secara umum.
Datanya telah tersedia.
 Sheet JURNAL UMUM berisi Tanggal Transaksi, Nomor Perkiraan, nama perkiraan,
Debet dan Kredit. Semua kolom sudah terisi datanya kecuali kolom Nama perkiraan
sengaja dikosongkan untuk diisi nantinya.
 Sheet BUKU BESAR berisi Tanggal Transaksi, Nomor Perkiraan, nama perkiraan, Debet
dan Kredit dan perhitungan saldonya. Semua kolom belum terisi.
 Sheet TRIAL BALANCE berisi kolom Nomor Perkiraan, Nama Perkiraan, Saldo Awal,
Transaksi dan kolom Saldo Akhir. Kolom Nomor Perkiraan, Nama Perkiraan dan
Saldo Awal sudah terisi, sedangkan kolom yang belum.
 Sheet ADJUSMENT berisi Nomor Perkiraan, nama perkiraan, Debet dan Kredit dan
perhitungan saldonya
 Sheet NERACA LAJUR berisi. kolom Nomor Perkiraan, Nama Perkiraan, Trial Balance,
Adjusment, Trial Balance setelah Penyesuaian, Income Statement dan Balance Sheet.

Tugas:
1. Buka file AKUNTANSI.XLS
2. Aktifkan sheet JURNAL UMUM
Agar penulisan jurnal umum ini cepat diselesaikan maka sebaiknya yang diinput cukup
Nomor perkiraan dan Debet atau Kreditnya saja, sementara kolom Nama Perkiraan harus
otomatis terisi. Untuk itu lakukanlah hal pada kolom Nama Perkiraan sebagai berikut:
- Jika kolom Debet bernilai lebih dari 0 (nol) maka ambil Nama Perkiraan dengan
menggunakan VLOOKUP berdasarkan Nomor Perkiraan dan daerah asalnya adalah
Sheet Tabel Perkiraan dan kolom yang diambil adalah kolom ke 2.
- Selain itu (maksudnya jika kolom debet bernilai 0) maka gabungkan spasi 5 ketukan
(boleh lebih) dengan nama perkiraan yang diambil dengan menggunakan perintah
VLOOKUP berdasarkan Nomor Perkiraan dan daerah asalnya adalah Sheet Tabel
Perkiraan dan kolom yang diambil adalah kolom ke 2. (Maksud dari fungsi ini adalah
untuk menggabungkan beberapa spasi dengan nama perkiraan sehingga penulisannya
menjorok ke dalam bila bernilai kredit).

Tulisan menjorok ke dalam

Adapun bentuk rumus atau perintah selengkapnya sebagai berikut;


=IF(C3>0;VLOOKUP(A3;'TABEL PERKIRAAN'!
$A$3:$B$42;2);CONCATENATE(" ";VLOOKUP(A3;'TABEL PERKIRAAN'!
$A$3:$B$42;2)))
3. Selanjutnya salin perintah ini ke baris-baris berikutnya, akan terisi dengan lengkap dan
benar bila nomor perkiraan dan nilai debet kredit terisi.
Setelah jurnal umum tersebut lengkap maka salinlah/copylah isi tabel jurnal tersebut ke
dalam sheet BUKU BESAR. (Ingat! Yang dicopy hanya isinya tidak termasuk judul
kolomnya).
4. Pada sheet BUKU BESAR, jurnal umum yang disalin harus ditempatkan pada baris ke 2
setelah judul kolom. Baris pertama setelah judul kolom dikosongkan saja.

Jangan lupa urutkan berdasarkan Nomor Perkiraan seperti gambar di atas, kemudian
buatlah buku besar masing-masing kode perkiraan dengan cara menghitung saldo debet
dan saldo kreditnya yang ada di kolom E dan kolom F. Pada perhitungan saldo gunakan
perintah IF dan AND.
Catatan: Nomor perkiraan sekarang adalah nomor perkiraan pada baris yang sedang
diisi, sedangkan Nomor Perkiraan Sebelumnya adalah Nomor Perkiraan pada baris di
atas baris yang sedang diisi.
Untuk kolom Saldo Debet:
- Jika Nomor perkiraan sekarang tidak sama dengan nomor perkiraan sebelumnya dan
nilai Debet lebih besar dari 0 (nol) maka ambil nilai Debet.
- Jika Nomor perkiraan sekarang tidak sama dengan nomor perkiraan sebelumnya dan
nilai Kredit lebih besar dari 0 (nol) maka nilainya 0 (nol).
- Jika Nomor perkiraan sekarang sama dengan nomor perkiraan sebelumnya dan
Jumlahan Saldo Debet sebelumnya kurang Saldo Kredit sebelumnya ditambah
Debet sekarang dikurang Kredit sekarang lebih besar dari 0 (nol) maka ambil nilai
tersebut (Jumlahan Saldo Debet sebelumnya kurang Saldo Kredit sebelumnya
ditambah Debet sekarang dikurang Kredit sekarang)
- Selain dari itu nilainya 0
Adapun perintahnya sebagai berikut:
=IF(AND(A5<>A4;C5>0);C5;IF(AND(A5<>A4;D5>0);0;IF(AND(A5=A4;(E4 - F4+C
5-D5)>0);E4-F4+C5-D5;0)))

Untuk kolom Saldo Kredit:


- Jika Nomor perkiraan sekarang tidak sama dengan nomor perkiraan sebelumnya dan
nilai Debet lebih besar dari 0 (nol) maka nilainya 0 (nol).
- Jika Nomor perkiraan sekarang tidak sama dengan nomor perkiraan sebelumnya dan
nilai Kredit lebih besar dari 0 (nol) maka ambil nilai Kredit.
- Jika Nomor perkiraan sekarang sama dengan nomor perkiraan sebelumnya dan
Jumlahan Saldo Debet sebelumnya kurang Saldo Kredit sebelumnya ditambah
Debet sekarang dikurang Kredit sekarang lebih kecil dari 0 (nol) maka kalikan
minus nilai tersebut atau -(Jumlahan Saldo Debet sebelumnya kurang Saldo Kredit
sebelumnya ditambah Debet sekarang dikurang Kredit sekarang)
- Selain dari itu nilainya 0
Adapun perintahnya sebagai berikut:
=IF(AND(A5<>A4; C5>0); 0; IF(AND(A5<>A4; D5>0); D5; IF(AND(A5=A4;
(E4 - F4+C5-D5)<0); -(E4-F4+C5-D5); 0)))

5. Selanjutnya Aktifkanlah sheet TRIAL BALANCE. Isilah kolom Transaksi dengan


mengambil nilai yang ada pada sheet BUKU BESAR dengan menggunakan perintah IF,
MATCH dan VLOOKUP.
Catatan: Fungsi MATCH adalah fungsi untuk mengetahui letak urutan keberapa suatu
bilangan pada deretan bilangan-bilangan (range).
Untuk kolom Transaksi pada Debet:
- Jika letak Nomor Perkiraan sekarang pada sheet BUKU BESAR tidak sama dengan
letak Nomor Perkiraan sebelumnya pada sheet BUKU BESAR, maka ambil suatu
nilai dengan menggunakan VLOOKUP berdasarkan Nomor Perkiraan sekarang
dengan daerah asal ada dalam sheet BUKU BESAR pada indeks kolom ke-lima.
- Selain dari itu 0 (nol).
Adapun perintahnya sebagai berikut:
=IF(MATCH(A6;'BUKU BESAR'!$A$5:$A$50)<>
MATCH(A5;'BUKU BESAR'!$A$5:$A$50);
VLOOKUP(A6;'BUKU BESAR'!$A$5:$F$50;5);0)
Untuk kolom Transaksi pada Kredit:
- Jika letak Nomor Perkiraan sekarang pada sheet BUKU BESAR tidak sama dengan
letak Nomor Perkiraan sebelumnya pada sheet BUKU BESAR, maka ambil suatu
nilai dengan menggunakan VLOOKUP berdasarkan Nomor Perkiraan sekarang
dengan daerah asal ada dalam sheet BUKU BESAR pada indeks kolom ke-enam.
- Selain dari itu 0 (nol).
Adapun perintahnya sebagai berikut:
=IF(MATCH(A6;'BUKU BESAR'!$A$5:$A$50)<>
MATCH(A5;'BUKU BESAR'!$A$5:$A$50);
VLOOKUP(A6;'BUKU BESAR'!$A$5:$F$50;6);0)
Perhatikan gambar di bawah ini, pada baris 5 kolom A sengaja diberi Nomor Perkiraan
1000 suatu nomor yang tidak ada pada Tabel Perkiraan, jika sel A5 dikosongkan maka
terjadi kesalahan.

6. Masih pada sheet TRIAL BALANCE, isilah kolom Saldo Akhir dengan menggunakan
rumus:
Untuk kolom Saldo Akhir bagian Debet:
- Jika Jumlahan Saldo Awal Debet dikurang Saldo Awal Kredit ditambah Transaksi
Debet dikurang Transaksi Kredit lebih besar dari 0 (nol) maka ambil nilai tersebut
(Jumlahan Saldo Awal Debet dikurang Saldo Awal Kredit ditambah Transaksi
Debet dikurang Transaksi Kredit).
- Selain dari itu 0 (nol).
Adapun perintahnya sebagai berikut:
‘=IF((C6-D6)+(E6-F6)>0;((C6-D6)+E6-F6);0)
Untuk kolom Saldo Akhir bagian Kredit:
- Jika Jumlahan Saldo Awal Debet dikurang Saldo Awal Kredit ditambah Transaksi
Debet dikurang Transaksi Kredit lebih kecil dari 0 (nol) maka kalikan minus nilai

tersebut atau -(Jumlahan Saldo Awal Debet dikurang Saldo Awal Kredit ditambah
Transaksi Debet dikurang Transaksi Kredit).
- Selain dari itu 0 (nol).
Adapun perintahnya sebagai berikut:
‘=IF((C6-D6+E6-F6)<0;-(C6-D6+E6-F6);0)
7. Pada sheet ADJUSMENT/JURNAL PENYUSUAIAN data jurnal telah tersedia. Buatlah
buku besar penyesuaian dengan mengisi saldo debet kreditnya. Jangan lupa urutkan
berdasarkan Nomor Perkiraan. Rumus saldo debet kredit sama dengan saldo debet kredit
pada sheet BUKU BESAR, sehingga rumus tersebut dapat dicopy.

=IF(AND(A6<>A5;C6>0);C6;IF(AND(A6<>A5;D6>0);0;
IF(AND(A6=A5;(E5-F5+C6-D6>0));E5-F5+C6-D6;0)))

=IF(AND(A6<>A5;C6>0);C6;IF(AND(A6<>A5;D6>0);D6;
IF(AND(A6=A5;(E5-F5+C6-D6<0));-(E5-F5+C6-D6);0)))

Pada baris 5 kolom A (No. perk) angka 0 sengaja dipasang pd


sel tersebut. Ada hubungannya dengan sheet Neraca Lajur
8. Pada sheet NERACA LAJUR, isilah kolom Nomor Perkiraan dan Nama Perkiraan
dengan mengambil isi daripada sheet TRIAL BALANCE pada kolom dan baris yang
sama. (Hanya menggunakan =).

Begitu juga pada kolom Trial Balance Debet dan Trial Balance Kredit diisi hanya dengan
mengambil nilai dari pada sheet TRIAL BALANCE pada kolom Saldo Awal Debet dan
kolom Saldo Awal Kredit.
Pada kolom Adjusment (Penyesuaian) diisi dengan menggunakan perintah IF, MATCH
dan VLOOKUP, yaitu:
Untuk kolom Adjusment pada Debet:
- Jika letak Nomor Perkiraan sekarang pada sheet ADJUSMENT tidak sama dengan
letak Nomor Perkiraan sebelumnya pada sheet ADJUSMENT, maka ambil suatu
nilai dengan menggunakan VLOOKUP berdasarkan Nomor Perkiraan sekarang
dengan daerah asal ada dalam sheet ADJUSMENT pada indeks kolom ke-lima.
- Selain dari itu 0 (nol).
=IF(MATCH(A6;’JURNAL PENYUSUAIN’!$A$5:$A$17)<>MATCH(A5;’JURNAL
PENYUSUAIAN’!$A$5:$A$17);VLOOKUP(A6;’JURNAL
PENYUSUAIAN’$A$5:$F$17;5);0)
Untuk kolom Adjusment pada Kredit:
- Jika letak Nomor Perkiraan sekarang pada sheet ADJUSMENT tidak sama dengan
letak Nomor Perkiraan sebelumnya pada sheet ADJUSMENT, maka ambil suatu
nilai dengan menggunakan VLOOKUP berdasarkan Nomor Perkiraan sekarang
dengan daerah asal ada dalam sheet ADJUSMENT pada indeks kolom ke-enam.
- Selain dari itu 0 (nol).
- =IF(MATCH(A6;’JURNAL PENYUSUAIN’!
$A$5:$A$17)<>MATCH(A5;’JURNAL PENYUSUAIAN’!
$A$5:$A$17);VLOOKUP(A6;’JURNAL PENYUSUAIAN’$A$5:$F$17;6);0)
9. Pada kolom Trial Balance Setelah Penyesuaian isilah dengan menggunakan rumus yang
sama pada sheet TRIALBALANCE kolom Saldo Akhir. Dengan demikian rumus itu
dapat Anda copy ke sheet NERACA LAJUR kolom Trial Balance Setelah Penyesuaian.
=IF((C6-D6)+(E6-F6)>0;((C6-D6)+E6-F6);0) …> pada kolom debet
=IF((C6-D6)+(E6-F6)>0;-(C6-D6)+E6-F6);0) …> pada kolom kredit
10. Pada kolom Income Statement (Laba Rugi), isilah kolom debet-kredit dengan
menggunakan perintah IF dengan ketentuan sebagai berikut:
Untuk kolom debet
- Bila nomor perkiraan lebih besar dari 400 maka ambil nilai kolom Trial Balance
setelah penyesuaian pada kolom Debet.
- Selain dari itu 0 (nol).
=IF(A6>400;G6;0)
Untuk kolom kredit
- Bila nomor perkiraan lebih besar dari 400 maka ambil nilai kolom Trial Balance
setelah penyesuaian pada kolom Kredit.
- Selain dari itu 0 (nol).
- =IF(A6>400;H6;0)
11. Pada kolom Balance Sheet (Neraca), isilah kolom debet-kredit dengan menggunakan
perintah IF dengan ketentuan sebagai berikut:
Untuk kolom debet
- Bila nomor perkiraan lebih kecil dari 400 maka ambil nilai kolom Traial Balance
setelah penyesuaian pada kolom Debet.
- Selain dari itu 0 (nol).
- =IF(A6<400;G6;0)
Untuk kolom kredit
- Bila nomor perkiraan lebih kecil dari 400 maka ambil nilai kolom Traial Balance
setelah penyesuaian pada kolom Kredit.
- =IF(A6<400;H6;0)
12. Hitung Laba Bersih. Hitunglah selisih antara kolom debet dan kolom kredit pada Laba
Rugi, dan hitung pula selisih antara kolom debet dan kredit pada Neraca. Nilai kedua
selisih tersebut harus sama hanya letak kolom yang berbeda.
13. Buatlah Laporan Laba Rugi, Laporan Perubahan Modal, Neraca dan Jurnal Penutup
sesuai dengan pengetahuan Anda.