Anda di halaman 1dari 7

B.

INTERVENSI KEPERAWATAN

NO Data Keperawatan Etiologi Masalah


1 DS :
- Klien mengatakan nyeri Ca serviks Nyeri kronis
dengan karakteristik
P : perut bagian bawah
terasa sakit baik di Merusak jaringan sekitar
gerakan atau tidak
Q : nyeri seperti
tertusuk tusuk Terjadinya laserasi Pin Point
R : nyeri di bagian perut
bagian bawah
S : skala nyeri 6 Terjadi Edema
(sedang)
T : nyeri terasa saat di
gerakan Pelepasan mediator nyeri
(histamin, prostaglandin,
- Klien mengeluh perut serotinin,dll)
bagian bawah yang
mengalami ca serviks
Ditangkap reseptor nyeri
DO : perifer
- Klien tampak meringis.

- Klien terlihat proktektif


Impuls ke otak
melindungi daerah yg
nyeri
- Klien tampak gelisah Persepsi nyeri

Nyeri kronis

2 DS :
- Klien mengeluh nyeri Virus HPV Intoleransi aktivitas
saat bergerak
- Klien mengatakan
merasa kesulitan Ca serviks
untuk merubah posisi
Perdarahan
DO :
- Gerakan klien tampak
terbatas Hipovolemi/anemia
- Klien tampak
meringis saat bergerak
Intoleransi aktivitas
- Klien tampak enggan
melakukan
pergerakan

3 DS:
- Klien mengatakan Ca serviks Ansietas
cemas akan
perubahan status
Psikologis
kesehatannya
- Klien mengatakan
tidak akan Kurang pengetahuan
mempunyai anak lagi

Cemas/takut
DO:
- Klien tampak cemas
- Klien tampak bingung
- Klien terlihat sulit
tidur

C. DIAGNOSIS KEPERAWATAN

1. Nyeri kronis berhubungan dengan infiltrasi tumor


2. Intoleransi aktivitas berhubungan dengan kelemahan
3. Asietas berhubungan dengan kurang terpapar informasi

D. INTERVENSI KEPERAWATAN

N
Diagnosis Keperawatan SIKI SLKI
O
1 Nyeri kronis berhubungan Setelah dilakukan tindakan Observasi :
dengan infiltrasi tumor keperawatan selama 2x24 1. Identifikasi lokasi,
jam diharapkan nyeri karakteristik, durasi,
DO: berkurang dengan kriteria frekuensi, kualitas,
- Klien terlihat proktektif hasil : intensitas nyeri
melindungi daerah yg nyeri DO: 2. Identifikasi skala nyeri
- Klien tampak gelisah - Klien tidak terlihat Terapeutik :
- Klien tampak meringis. proktektif melindungi 1. Berikan teknik
daerah yg nyeri nonfarmakologis untuk
- Klien tampak tenang mengurangi rasa nyeri
- Meringis berkurang
2. Kontrol lingkungan yang
memperberat rasa nyeri
Edukasi :
1. Jelaskan penyebab,
periode, dan pemicu
nyeri
2. Jelaskan strategi
meredakan nyeri
3. Ajarkan teknik non
farmakologis untuk
mengurangi rasa nyeri
Kolaborasi
1. Kolaborasi pemberian
analgetik

2 Intoleransi aktivitas Setelah dilakukan tindakan Observasi


berhubungan dengan keperawatan selama 2x24 1. Identifikasi adanya
kelemahan jam diharapkan nyeri nyeri atau keluha fisik
DO: berkurang dengan kriteria lainya
- Gerakan klien tampak hasil : 2. Identifikasi toleransi
terbatas DO: fisik melakukan
- Klien tampak meringis - Gerakan klien tampak pergerakan
saat bergerak membaik. 3. Monitor frekuensi
- Klien tampak enggan - Saat bergerak klien jantung dan tekanan
melakukan pergerakan tidak meringis darah sebelum memulai
- Klien tampak mobilisasi
melakukan pergerakan 4. Monitor codisi umum
selama melakukan
mobilisasi
Terapetik
1. Fasilitasi aktifitas
mobilisasi dengan alat
bantu (pagar tempat
tidur)
2. Fasilitasi lakukan
pergerakan, jika perlu

3. Libatkan keluarga untuk


membatu pasien dalam
meningkatkan
pergerakan

Edukasi
1. Jelaskan tujauan dan
prosedur mobilisasi
2. Anjurkan melakukan
mobilisasi dini
3. Ajarkan mobilisasi
sederhana yang harus di
lakukan (duduk di
bed,disisi bed,pindah dari
bed ke kursi)
3 Ansietas berhubungan Setelah dilakukan tindakan Observasi :
dengan kurang terpapar keperawatan selama 2x24 1. Identifikasi saat tingkat
informasi jam diharapkan nyeri ansietas berubah
DO: berkurang dengan kriteria 2. Identifikasi kemampuan
- Klien tampak cemas hasil : mengambil keputusan
- Klien tampak bingung DO: 3. Monitor tanda’ ansietas
- Klien terlihat sulit tidur - Klien tampak tenang. Terapeutik :
- Klien terlihat relax. 1. Ciptakan suasan terapetik
- Klien bisa tidur. untuk menumbuhkan
kepercayaan.
2. Temani klien untuk
mengurangi kecemasan,
jika memungkinkan.
3. Pahami situasi yang
membuat ansietas
Edukasi :
1. Jelaskan prosedur,
termasuk sensasi yang
mungkin dialami
2. Anjurkan keluarga untuk
tetap bersama klien
3. Anjurkan
mengungkapkan perasaan
dan presepsi.
Kolaborasi
1. Kolaborasi pemberian
obat anti ansietas.

E. IMPLEMENTASI KEPERAWATAN

No Waktu Dx Keperawatan SIKI Respon Paraf


1 Nyeri kronis Observasi :
berhubungan 1. mengidentifikasi lokasi,
dengan infiltrasi karakteristik, durasi,
tumor frekuensi, kualitas,
intensitas nyeri
2. mengidentifikasi skala
nyeri
Terapeutik :
1. Memberikan teknik
nonfarmakologis untuk
mengurangi rasa nyeri
2. Mengontrol lingkungan
yang memperberat rasa
nyeri
Edukasi :
1. Menjelaskan penyebab,
periode, dan pemicu nyeri
2. Menjelaskan strategi
meredakan nyeri
3. Mengjarkan teknik non
farmakologis untuk
mengurangi rasa nyeri
Kolaborasi
1. Kolaborasi pemberian
analgetik

2 Intoleransi aktivitas Observasi


berhubungan 1. Mengidentifikasi adanya
dengan kelemahan nyeri atau keluha fisik
lainya
2. Mengidentifikasi toleransi
fisik melakukan
pergerakan
3. Memonitor frekuensi
jantung dan tekanan darah
sebelum memulai
mobilisasi
4. Memonitor kondisi umum
selama melakukan
mobilisasi
Terapetik
1. Memfasilitasi aktifitas
mobilisasi dengan alat
bantu (pagar tempat tidur)
2. Memfasilitasi lakukan
pergerakan, jika perlu
3. Melibatkan keluarga
untuk membatu pasien
dalam meningkatkan
pergerakan
Edukasi
1. Menjelaskan tujauan dan
prosedur mobilisasi

2. Menganjurkan melakukan
mobilisasi dini
3. Mengajarkan mobilisasi
sederhana yang harus di
lakukan (duduk di
bed,disisi bed,pindah dari
bed ke kursi)
3 Ansietas Observasi :
berhubungan 1. Identifikasi saat tingkat
dengan kurang ansietas berubah
terpapar informasi 2. Identifikasi kemampuan
mengambil keputusan
3. Monitor tanda’ ansietas
Terapeutik :
1. Ciptakan suasan terapetik
untuk menumbuhkan
kepercayaan.
2. Temani klien untuk
mengurangi kecemasan,
jika memungkinkan.
3. Pahami situasi yang
membuat ansietas
Edukasi :
1. Jelaskan prosedur,
termasuk sensasi yang
mungkin dialami
2. Anjurkan keluarga untuk
tetap bersama klien
3. Anjurkan mengungkapkan
perasaan dan presepsi.
Kolaborasi
1. Kolaborasi pemberian
obat anti ansietas.

F. EVALUASI KEPERAWATAN

No Waktu Evaluasi Paraf


1
2
3