Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN RESMI

PRAKTIKUM MIKROKONTROLER

PERCOBAAN 1

BASIC INPUT OUTPUT PADA AVR ATMEGA 128

I. TEORI

Sejalan dengan makin tumbuh kembangnya teknologi, maka bidang elektronika sebagai
salah satu pilar penyangga terbesar yang juga mengalami perkembangan yang luar biasa.
Oleh karena itu diperlukan ragam-ragam peralatan yang menggunakan mikrokontroler
sebagai sebuah terobosan baru yang dapat memenuhi tuntutan jaman. ATMEL adalah sebuah
perusahaan berbasis pemograman untuk mikrokontroler telah menjawab kebutuhan dalam
pengaturan mikrokontroler yang salah satunya adalah AVR.

Bila kita berbicara mikrokontroler, maka didalamnya sudah terdapat device pendukung
di komponen tersebut dan ada dua hal yang saling terkait yang harus diperhatikan, yaitu
compiler dan programmer. Compiler adalah software yang mengubah program menjadi kode-
kode opcode, sedangkan Programmer adalah perangkat yang diperlukan untuk
memrogramkan kode-kode opcode ke dalam mikrokontroler.

II. ANALISA PERCOBAAN

Praktikum mikrokontoler dapat dilakukan apabila semua komponen dan softwer telah
dipenuhi.

a. PERCOBAAN 01

Di percobaan pertama ini, menggunakan dua port yaitu port A untuk output dan port B di
set sebagai input. Dalam penulisan program dalam bagan while (1) sebagai berikut:

PORTA=PINB;

Yaitu ketika toggle pada modul ditekan on maka PORT A sebagai output dari PIN B yang
berupa LED menyala, begitu juga dengan toggle lainnya berlaku sama sesuai dengan
bitnya.

b. PERCOBAAN 02

Dalam percobaan kedua ini merupakan kebalikan dari percobaan pertama, dengan
menggunakan dua port yaitu port A sebagai output dan port B sebagain Input. Dalam
penulisan program bagan while (1) sebagai berikut :

PORTA= ~PINB;

Yaitu apabila toggle port B di tekan On maka LED pada port A tidak menyala karena
tanda negasi pada program merupakan arti kebalikan, namun ketika dalam kondisi off ,
LED menyala.
c. PERCOBAAN 03

Pada percobaan keempat juga menggunakan dua port yaitu port A sebagai output dan port
B sebagai Input. Di percobaan ini hasil yang ditampilkan adalah LED menyala dengan
arah, bisa dari kiri kekanan atau dari kanan kekiri maupun dari bolak balik. Penggunaan
switch case sebagai menu untuk memilih salah satu dari program yang di inginkan.

Masukan=PINB
Sebuah insialisasi pengganti yang digunakan pada Switch case.

PORTA=pow(xxxxx);
Delay_ms(200)
Merupakan perintah untuk menjalakan LED sesuai dengan perintah selanjutnya dengan
delay perpindahan menyala LED 200 milisekon.

Dengan inisialisasi Arah digunakan untuk menandai perpindahan arah nyala LED, apakah
dari kiri kekanan atau sebaliknya.

Case 0x01 adalah toggle bit ke 0


Case 0x02 adalah toggle bit ke 1
Case 0x04 adalah toggle bit ke 2
Case 0x08 adalah toggle bit ke 3

Perpindahan itu sesuai dengan ke++ atau k—sebagai arah.

d. PERCOBAAN 04

Pada percobaan keempat juga menggunakan dua port yaitu port A sebagai output dan port
B sebagai Input. Dalam percobaan ini menyalakan lampu LED secara bergantian. Dengan
penggantian inisialisasi dengan DEFINE pada awal.

Ketika switch toggle ditekan on (sesuai pada define yang ditentukan) maka lampu LED
sebelah kiri (missal SWkiri) menyala namun dengan delay 200ms berkedip.

SWkanan cara kerjanya sama, namun pada SWboth1, kedua lampu LED kanan dan kiri
nyala, karena lampukanan & lampukiri = 1 dengan delay beberapa saat lampukanan & kiri
= 0 dengan delay beberapa saat.

Pada SWboth2, hampir sama dengan SWboth1, namun berkedip secara bergantian.
III. FLOWCHART PERCOBAAN 04

START

Y LAMPU
KANAN=1
SWKANAN==1 DELAY 100ms
LAMPU
KANAN=0

LAMPU
KANAN=0

Y
LAMPU KIRI=1
SWKIRI==1 DELAY 100ms
LAMPU KIRI=0
DELAY 100ms

LAMPU KIRI=0

END

IV. SIMPULAN

1. Program AVR dapat digunakan dalam C.


2. Penggunaan arah dalam dalam mikro dapat dilakukan dengan pemberian perintah k++
untuk kekanan dan k—untuk kekkiri .
3. Pendefinisian port dapat dilakukan di luar body pemrograman..

Beri Nilai