Anda di halaman 1dari 3

Sepuluh Langkah menyambut Bulan Ramadan

Selaksa rindu dan cinta menanti hadirmu.... Ramadhan.


Apabila kita akan menyambut tamu, kita akan berusaha
menyiapkan penyambutan tamu tersebut dengan sebaik-
baiknya,dengan memperindah pemandangan yang ada di
rumah,mengumpulkan seluruh keluarga dan menyiapkan berbagai
macam hidangan. Terlebih kalau tamu tersebut adalah tamu yang
sangat kita hormati, maka persiapan yang kita lakukanpun akan
semakin besar dan optimal. Beberapa hari lagi tamu yang agung akan
datang menghampiri kita yaitu Bulan suci Ramadan.kita.Sebagai orang
beriman tidak boleh menyia-nyiakan musim ketaatan ini,karena Allah
menyuruh kita untuk berlomba-lomba menyambut dan mengisinya ”
dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba.
(QS.Muthaffifin:26).kemudian bagaimana kita menyambutnya?
Paling tidak ada 10 langkah yang harus kita lakukan dalam
menghadapi kedatangan bulan Ramadan:
1. Berdoa agar Allah kembali memberikan kesempatan kepada kita
bertemu dengan bulan Ramadan dalam kondisi sehat wal afiat,
sehingga kita bisa melaksanakan ibadah baik
puasa,shalat,tilawah dan dzikir. Dari Anas bin Malik ra berkata,
Bahwa Rasulullah saw apabila masuk bulan Rajab beliau selalu
berdoa ” Allahuma Bariklana fi Rajab wa Sya’ban wa balighna
Ramadan” artinya ” Ya Allah berkahilah kami pada bulan Rajab
dan bulan sya’ban dan sampaikan kami ke bulan Ramadan”
(HR.Ahmad dan Tabrani).
Dan para salaf shaleh selalu memohon kepada Allah agar
diberikan karunia bulan ramadan,dan berdoa agar Allah
menerima amal mereka,apabila telah masuk awal ramadan
mereka berdoa kepada Allah ” Allahu akbar,Allahuma Ahillahu
Alaina bil amni wal iman was salamah wal islam wa taufik lima
tuhibbuhu wa tardha ” artinya Ya Allah karuniakan kepada kami
pada bulan ini keamanan,keimanan,keselamatan dan keislaman
dan berikan kepada kami taufik agar mampu melakukan amalan
yang engkau cintai dan ridhoi”.
2. Bersyukur dan memuji Allah atas karunia Ramadan yang
kembali diberikan kepada kita. Al-Imam Nawawi –Rahimahullah-
dalam kitab adzkarnya berkata ” Dianjurkan bagi setiap orang
yang mendapatkan kebaikan dan diangkat dari dirinya
keburukan untuk bersujud kepada Allah sebagai tanda syukur,
dan memuji Allah dengan pujian yang sesuai dengan
keagungannya”. Dan diantara nikmat terbesar yang diberikan
Allah kepada seorang hamba adalah ketika dia diberikan
kemampuan untuk melakukan ibadah & ketaatan. Maka ketika
Ramadan telah tiba dan kita dalam kondisi sehat wal afiat maka
kita harus bersyukur dengan memuji Allah sebagai bentuk
syukur kita kepada Allah.
3. Bergembira dengan kedatangan Bulan Ramadan. Rasulullah saw
selalu memberikan kabar gembira kepada para shahabat setiap
kali datang bulan Ramadan,sebagaimana dalam sebuah hadits “
Telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan yang penuh
berkah, Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk
berpuasa,pada bulan itu Allah membuka pintu-pintu syurga dan
menutup pintu-pintu neraka” (HR.Ahmad). Dan para salafus
saleh sangat memperhatikan bulan Ramadan, mereka sangat
gembira dengan kedatangannya, karena tidak ada kegembiraan
yang paling besar selain kedatangan bulan ramadan,karena
bulan tersebut adalah bulan kebaikan dan turunnya rahmat.
4. Merancang agenda-agenda ukhrawi yang tepat agar
mendapatkan manfaat bulan ramadan.Karena banyak diantara
kaum muslimin hanya merencanakan agenda yang bersifat
duniawi dengan sangat detil,tapi melupakan agenda-agenda
yang bersifat ukhrawi. Ini merupakan gambaran bahwa kaum
muslimin kurang memperhatikan waktu-waktu yang berharga
dalam memperbaiki hubungan dengan Allah untuk
membersihkan dirinya. Dan diantara agenda yang dapat
dilaksanakan yaitu memanfaatkan ramadan dengan program-
program ketaatan yang teratur dan terarah.
5. Bertekad mengisi waktu-waktu ramadan dengan ketaatan.
Barangsiapa jujur kepada Allah maka Allah akan membantunya
dalam melaksanakan agenda-agendanya dan memudahnya
melaksanakan aktifitas-aktifitas kebaikan. “Tetapi jikalau
mereka benar terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih
baik bagi mereka.(QS.Muhamad(47:21)
6. Mengertai dan memahami hukum-hukum Ramadan. Wajib bagi
setiap mukmin dalam menyembah Allah dilandasi dengan
ilmu.Tidak ada alasan bagi setiap mukmin tidak mengetahui
ilmu yang berkenaan dengan hal-hal yang telah diwajibkan
kepadanya. Diantaranya adalah puasa Ramadan,maka wajib
untuk diketahui ilmu dan hukumnyanya sebelum Ramadan
datang, agar puasanya benar dan diterima oleh Allah SWT.
“maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu,
jika kamu tiada mengetahui.(QS.21:7)
7. Menyambut Ramadan dengan diiringi tekad meninggalkan dosa
dan kebiasaan – kebiasaan buruk dan bertaubat secara benar
dari segala dosa dan kesalahan. Dan bertekad meninggalkannya
disertai dengan penyesalan. Ramadan merupakan bulan
taubat,kalau bukan dibulan di bulan Ramadan,kapan lagi kita
bertaubat? Firman Allah Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada
Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.
(QS.24:31).
8. Mempersiapkan jiwa dan ruhiyah kita dengan bacaan dan
penelaahan melalui buku serta artikel. Juga dengan menghadiri
majlis ilmu yang membahas tentang keutamaan puasa serta
hukum dan hikmahnya. Sehingga secara kejiwaan kita siap
untuk melaksanakan ketaatan pada bulan Ramadan. Rasulullah
selalu memberikan semangat kepada para shahabat setiap
penghujung sya’ban dan menjelang Ramadan tiba.
9. Mempersiapkan diri untuk berdakwah dengan langkah sebagai
berikut:
Ø Menulis catatan kecil untuk disampaikan dalam kultum
Ø Membagikan buku-buku saku yang berisi nasehat,keutamaan puasa.
Ø Memberikan hadiah Ramadan,baik dalam bentuk
Ø Mengingatkan kaum muslimin untuk lebih peduli dengan kaum
fuqoro. Menyambut Ramadan dengan membuka lembaran baru yang
bersih:
Ø Kepada Allah dengan taubat yang jujur..
Ø Kepada Rasul saw dengan mentaati apa yang diperintahkaan dan
menjauhi apa yang dilarang.
Ø Kepada Orang tua, karib kerabat serta anak dan istri dengan
menyambung silaturrahmi.
Ø Dengan masyarakat yang kita hidup bersama dengan mereka agar
kita menjadi orang yang baik dan bermanfaat bagi mereka “Khairun
naas anfauuhum linnas” Manusia yang paling baik adalah manusia
yang paling bermanfaat bagi manusia.
Beginilah bumi yang kering menyambut turunnya
hujan,baginilah seorang yang sedang sakit menyambut datangnya
dokter dan beginilah seorang menunggu kekasihnya yang sudah lama
ditunggu – tunggu kedatangannya.