Anda di halaman 1dari 6

BAB 3

KERANGKA KONSEP, HIPOTESIS DAN DEFINISI OPERASIONAL

3.1 Kerangka Konsep

Kerangka konsep penelitian adalah suatu uraian pengaruh atau kaitan antara konsep
satu terhadap konsep yang lainya, atau antara variabel yang satu dengan variabel yang lain
dari masalah yang ingin diteliti.
(Notoatmodjo, 2010).

Variabel Independen Variabel Dependen

Faktor yang mempengaruhi depresi


remaja
1. Faktor internal
(Penambahan usia)
2. faktor eksternal
(lingkungan dan keluarga teman
sebaya )
Faktor psikologi
1. kepribadian
2. pola piker
3. harga diri Tingkat depresi
4. stress pada remaja
5. penyakit jangka panjang.

Factor keluarga
1. Kematian pasangan
2. Perceraian
3. Lingkungan keluarga
4. Cedera atau sakit pribadi
5. Kematian keluarg a dekat
6. Di pecat dari tempat kerja
7. Perubahan keadaan keuangan
8. Penambahan anggota keluarga baru
variabel Counfonding

Keterangan:

: tidak diteliti : : Diteliti

Gambar 3.1 : kerangka konseptual penelitian “hubungan tingkat fungsi keluarga dengan

tingkat depresi siswa SMAN 1 Dompu, di Kabupaten Dompu.


3.2 Variabel Penelitian

3.2.1 Variabel independen

Variabel independen adalah variabel bebas sebab mempengaruhi variabel

dependen atau variabel yang dipengaruhi (Notoatmodjo, 2010). Variabel

independen dalam penelitian ini adalah fungsi keluarga

3.2.2 Variabel dependen

Variabel dependen adalah variabel yang dipengaruhi atau terpengaruh oleh

variabel bebas atau variabel independen (Notoatmodjo, 2010). Variabel

dependen dalam penelitian ini adalah tingkat depresi pada remaja

3.3 Hipotesis

Hipotesis adalah suatu jawaban sementara dari pertanyaan penelitian. Biasanya

hipotesis ini dirumuskan dalam bentuk pengaruh antara dua variabel, variabel

independen dan variabel dependen (Notoatmodjo, 2010).

Adapun hipotesis dalam penelitian ini adalah:

Ha: Ada pengaruh fungsi keluarga dengan tingkat depresi pada remaja siswa

SMAN 1 Dompu, Kabupaten Dompu.

Ho: Tidak ada hubungan fungsi keluarga dengan tingkat depresi pada remaja siswa

SMAN 1 Dompu, di Kabupaten Dompu.

3.4 Definisi operasional

Definisi operasional adalah mendefinisikan variable secara operasional

berdasarkan karakteristik yang di amati, sehingga memugkinkan peneliti untuk

melakukan observasi atau pengukuran secara cermat terhadap suatu obyek atau

fenomena (Notoatmodjo, 2010).


Tabel 3.4 definisi operasional

Variabel Definisi Parameter Alat Cara Hasil ukur Skala


operasional ukur ukur ukur
Variabel fungsi keluarga Mampu K Kursioner Nilai skor Nominal
independe adalah yang melaksanakan U instrumen STS : 1
n mencangkup fungsi keluarga R fungsi TS :2
Tingkat fungsi afektif, seperti S keluarga S :3
fungsi fungsi sosialisasi, I menurut SS :4
keluarga fungsi reproduksi, 1. Fungsi akfektif O teori Dengan
fungsi ekonomi, 2. Fungsi N model kategorisasi
fungsi perawatan sosialisasi E McMaster
kesehatan 3. Fungsi R berisi 53 1. Pemecahan
reproduksi pernyataan masalah
4. Fungsi ekonomi mengguna baik jika
5. Fungsi kan skala >14.
keperawatan likert. Kurang
kesehatan Dengan baik jika
Nilai skor <17.
STS : 1 2. Komunikasi
TS :2 baik jika >
S :3 17. Kurang
SS :4 baik jika
<17.
3. Peran baik
jika >24.
Kurang
baik jika
<24.
4. Responsivit
as afektif
baik jika
>17.
Kurang
baik jika
<17.
5. Keterlibata
n afektif
baik jika
>21.
Kurang
baik jika
<21.
6. Kontrol
perilaku
baik jika
>27.
Kurang
baik jika
<27.
7. fungsi
umum baik
jika >35.
Kurang
baik jika <
35.

Variabel Tingkat depresi Dapat K Kursioner Nilai skor nominal


dependen remaja mengetahui U instrumen STS : 1
Tingkat mencangkup tingkat E tingkat TS :2
depresi 1. Depresi 1. Sedih S depresi S :3
remaja ringan 2. Pesimis I dengan SS :4
2. Depresi 3. merasa gagal O mengguna Skor drajat
sedang 4. merasa tidak N kan skala depresi
3. Depresi puas E BDI 1. 1-10
berat 5. merasa R berisi 21 normal.
bersalah kategori 2. 11-16
6. merasa di sikap dan prasaan
hukum gejala murung
7. perasaan benci depresi ringan
pada diri Dengan 3. 17-20
sendiri Nilai skor batas
8. menyalahkan STS : 1 depresi
diri sendiri TS :2 4. 21-30
9. kecendrungan S :3 ringan.
bunuh diri. SS :4 5. 31-40
10. Menangis sedang
11. Muda 6. 40 ke
tersinggung atas
12. Manarik diri berat
dari
hubungan
sosial
13. Tidak
mampu
mengambil
keputusan
14. Merasa tidak
menarik
15. Tidak
mampu
merasa
beraktivitas
16. Gangguan
tidur
17. Merasa
capek
18. Selera makan
hilang
19. Penurunan
berat badan
20. Preokupasi
somatic
21. Kehilangan
libido sex