Anda di halaman 1dari 13

LAPORAN AKHIR PERCOBAAN

CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP DAN MAKHLUK TAK HIDUP.


DENGAN PENERAPAN KONSEP SUDUT ELEVASI SERTA GLBB.
Disdisusun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Praktikum IPA Dasar
Dosen Pengampu : Suwito Singgih

Oleh :

ALFINA MUHAROMA 1910303019

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN ALAM


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS TIDAR
2020

1
DAFTAR ISI

Daftar Isi……………………………………………………………………..2

Tujuan…….…………………………………………………………………3

Dasar Teori…………………………………………………………………..3

Alat dan Bahan………………………………………………………………5

Langkah Percobaan………………………………………………………….6

Tabel Hasil Percobaan………………………………………………………7

Pembahasan…………………………………………………………………8

Kesimpulan..,……………………………………………………………….10

Jawaban Pendalaman Materi………………………………………………..11

Daftar Pustaka….……………………………………………………………12

Lampiran…………………………………………………………………….13

2
A. Tujuan
1. Mahasiswa mampu membedakan ciri-ciri makhluk hidup dan makhluk tak
hidup di lingkungan sekitar.
2. Mahasiswa mampu mengamati ciri-ciri makhluk hidup dan makhluk tak
hidup di lingkungan sekitar yang dikaitkan konsep sudut elevasi.
3. Mahasiswa mampu mengamati ciri-ciri makhluk hidup dan makhluk tak
hidup di lingkungan sekitar berdasarkan konsep kinematika gerak pada
GLBB.

B. Dasar Teori
Istilah makhluk hidup biasanya mengarah pada penyebutan manusia, binatang,
dan tumbuhan. Mulai dari organisme yang sangat kecil, binatang melata, mamalia,
ganggang, lumut, hingga manusia disebut makhluk hidup. Untuk mempermudah
manusia dalam mempelajari makhluk hidup dilakukanlah pengklasifikasian
makhluk hidup. Klasifikasi merupakan suatu penggolongan dan pengelompokan
makhluk hidup menjadi suatu golongan atau unit tertentu. Klasifikasi makhluk
hidup dibedakan berdasarkan perbedaan ataupun kesamaan yang ditemukan pada
masing-masing individu.
Makhluk hidup pada dasarnya memiliki beberapa ciri-ciri yang membedakannya
dari benda tak hidup atau benda mati.
Ciri-ciri makhluk hidup yang membedakannya dengan makhluk tak hidup yaitu:
1. Bergerak, manusia dan hewan dapat bergerak bebas atau berpindah
tempat. Untuk bergerak manusia dan hewan memerlukan alat bantu yang
disebut dengan alat gerak.
2. Membutuhkan makanan, makanan dan air merupakan suatu kebutuhan
bagi seluruh makhluk hidup. Makanan sendiri berfungsi untuk mengganti
sel yang rusak, menghasilkan energi di dalam tubuh makhluk hidup, dan
pertumbuhan. Sedangkan air memiliki fungsi sebagai zat pelarut di dalam
tubuh makhluk hidup.
3. Peka terhadap rangsangan, makhluk hidup dapat bereaksi terhadap
perubahan yang telah terjadi di lingkungan sekitarnya. Rangsangan dapat

3
berupa sentuhan, gravitasi, rasa, cahaya dan agama dan lain-lain. Manusia
dan juga hewan menggunakan alat indah untuk dapat mengenali dan
merasakan adanya rangsangan.
4. Bernapas, bernafas atau respirasi adalah proses pengambilan oksigen dari
lingkungan sekitar dan mengeluarkan gas karbondioksida dari tubuh.
Oksigen dibutuhkan makhluk hidup untuk mengubah zat makanan menjadi
energi secara kimiawi. Energi yang dihasilkan dari oksigen dapat
digunakan untuk berbagai aktivitas di dalam tubuh makhluk hidup.
5. Tumbuh, setiap makhluk hidup akan mengalami pertumbuhan mulai dari
lahir hingga dewasa bahkan lansia.
6. Mengeluarkan zat sisa atau ekskresi, ekskresi adalah pengeluaran zat sisa
oleh makhluk hidup. Sangat diperlukan oleh makhluk hidup karena
prosesnya adalah mengeluarkan zat sisa yang bersifat racun sehingga tidak
akan mengganggu kinerja tubuh makhluk hidup.
7. Berkembang biak, semua makhluk hidup dapat berkembang biak.
Berkembang biak memiliki tujuan untuk melestarikan jenisnya.
8. Beradaptasi ,makhluk hidup harus dapat menyesuaikan diri atau
beradaptasi terhadap lingkungan yang ditinggalinya. Kemampuan
beradaptasi akan membuat makhluk hidup dapat bertahan hidup di
lingkungan tersebut
Trigonometri merupakan salah satu topik yang membahas mengenai hubungan
antar sisi dan sudut pada segitiga. Trigonometri dapat pula menjadi dasar pada
bilangan, kompleks deret tak terbatas, trigonometri, kalkulus dan lain-lain. kata
trigonometri berasal dari kata trigonal yang berarti segitiga harga dan metron yang
berarti ukuran merupakan turunan dari Bahasa latin pada abad ke-16 dari bangsa
Yunani.
Segitiga siku-siku merupakan segitiga yang menggunakan konsep trigonometri.
Dalam penyelesaiannya segitiga siku-siku memiliki fungsi trigonometri yang
sangat fundamental, yaitu fungsi sinus, fungsi cosinus dan komandan juga fungsi
tangen.

4
Pengaplikasian rumus trigonometri dalam kehidupan sehari-hari dapat dilihat saat
kita sedang berdiri di depan sebuah pohon, kita mengukur tinggi pohon, dan
tinggi badan atau tubuh kita, mengukur jarak antara diri kita dengan pohon, serta
mengukur sudut elevasi antara mata kita dengan puncak pohon. Sudut elevasi
merupakan sudut yang akan dibentuk oleh arah horizontal dengan arah pandangan
mata pengamat ke arah atas.
GLBB merupakan singkatan dari gerak lurus berubah beraturan yang artinya
adalah gerak benda yang linear dan berarah mendatar dengan kecepatan yang
berubah setiap saat karena adanya percepatan yang tetap atau konstan. Gerak jatuh
bebas atau dapat disingkat dengan GJB merupakan salah satu bentuk gerak lurus
di dalam satu dimensi dan hanya dipengaruhi oleh adanya gaya gravitasi

C. Alat dan Bahan


1. Alat tulis
2. Batu C yang bermassa 38,8 gram dan dilempar dari ketinggian 4 m
membutuhkan waktu 0,78 s untuk dapat mencapai tanah.
3. Tabel data pengamatan

5
4. Batu C yang bermassa 38,8 gram dan dilempar dari ketinggian 4 m
membutuhkan waktu 0,78 s untuk dapat mencapai tanah.
5. Lingkungan
6. Batu C yang bermassa 38,8 gram dan dilempar dari ketinggian 4 m
membutuhkan waktu 0,78 s untuk dapat mencapai tanah.
7. Batu/ kerikil
8. Stopwatch
9. Penggaris atau meteran

D. Langkah kerja
1. Percobaan 1:
a. Siapkan alat tulis dan Tabel data pengamatan.
b. Amatilah lingkungan sekitar.
c. Golongkanlah benda-benda di lingkungan yang saudara amati
dalam golongan makhluk hidup dan makhluk tak hidup
berdasarkan ciri-ciri makhluk hidup yang saudara pelajari.
2. Percobaan 2:
a. Siapkan alat tulis dan Tabel data pengamatan
b. Amatilah lingkungan sekitar
c. Tentukan 3 pohon dengan tinggi berbeda yang akan saudara amati
d. Dengan pendekatan konsep sudut elevasi, hitung tinggi pohon yang
saudara amati.
3. Percobaan 3:
a. Siapkan alat tulis dan Tabel data pengamatan
b. Amatilah lingkungan sekitar
c. Cari tempat atau Gedung dengan ketinggian tertentu
d. Tentukanlah sebuah batu dari ketinggian yang sudah tetapkan
e. Hitung waktu yang dibutuhkan batu tersebut sampai menyentuh
tanah
f. Ulangi langkah 4 dan 5 dengan massa batu yang berbeda

6
g. Dengan menggunakan konsep gerak jatuh bebas hitung kecepatan
batu saat jatuh setiap detiknya

E. Data Hasil Percobaan


Tabel 1.1. Hasil Pengamatan Ciri-Ciri Makhluk Hidup
MH/
Ciri-Ciri Makhluk Hidup non
Nama
No MH
Benda
Ber- Ber- Ber-
Tumbuh Makan
Nafas gerak kembang
1 Semut      MH
2 Manusia      MH
Pohon
3      MH
mangga
Pohon
4      MH
cemara
5 Kucing      MH
6 Batu - - - - - Non
7 Meja - - - - - Non
8 Kursi - - - - - Non
9 Motor - - - - - Non
Sepeda
10 - - - - - Non
motor

Tabel 1.2. Hasil Pengamatan Sudut Elevasi


No Subjek penelitian Tinggi pengamat Besar sudut
1 Pohon waru jarak 15 m 155 45
2 Pohon palem jarak 5 m 150 30
3 Pohon x jarak 10 m 150 60

Tabel 1.2 Hasil Pengamatan Gerak Jatuh Bebas


No Massa Benda Ketinggian Waktu
1 Batu A = 25,6 gram 4 m, 8 m, 12 m 1.09 s, 1.16 s, 1.5 s
2 Batu B = 29,8 gram 4 m, 8 m, 12 m 1.21 s, 1.25 s, 1.6 s
3 Batu C = 38,8 gram 4 m, 8 m, 12 m 0,78 s, 1.03 s, 1.2 s

F. Pembahasan

7
1. Ciri-ciri makhluk hidup
Dalam percobaan mengamati ciri-ciri makhluk hidup dan makhluk tak
hidup, praktikan melakukan pengamatan yang telah dirangkum sebagai
berikut
a. Tumbuhan, hewan, dan manusia adalah makhluk hidup yang
memiliki kesamaan pada ciri-ciri, yaitu; bernafas, bergerak,
tumbuh, berkembang biak, dan memerlukan makanan.
b. Tumbuhan, hewan, dan manusia sama-sama bernafas dan
membutuhkan oksigen. Akan tetapi organ yang digunakan untuk
bernafas berbeda-beda.
c. Semua makhluk hidup dapat bergerak atau berpindah tempat.
Bahkan tumbuhan juga akan melakukan gerak akan tetapi tidak
semua gerak pada tumbuhan dapat diamati dengan jelas.
d. Semua makhluk hidup berkembang biakdengan caranya masing-
masing.
e. Semua makhluk hidup memiliki ciri yang sama yaitu tumbuh dan
berkembang, yakni bertambah ukuran tinggi, besar, dan beratnya.
f. Makhluk hidup memerlukan makanan untuk mempertahankan
hidupnya.
g. Makhluk tak hidup atau benda mati tidak memiliki ciri-ciri yang
terdapat pada makhluk hidup
2. Penerapan sudut elevasi
Sudut elevasi adalah sudut yang terbentuk oleh arah horizontal dengan
Arah pandangan mata pengamat kea rah atas. Pemanfaatan sudut
elevasi biasa digunakan untuk mengukur suatu objek yang tingginya
bahkan melampaui tinggi pengamat.
Pada penelitian ini, praktikkan melakukan penelitian terhadap
beberapa pohon yakni ; pohon Waru, pohon palem, dan pohon x.
- Pohon waru :
Tinggi pengamat = 155 cm
Sudut elevasi = 45

8
- Pohon palem :
Tinggi pengamat = 150 cm
Sudut elevasi = 30
- Pohon x :
Tinggi pengamat = 150 cm
Sudut elevasi = 60
3. Dalam percobaan pengamatan gerak jatuh bebas, praktikan
menggunakan tiga batu yang masing-masing beratnya adalah 25, 6
gram, 29, 8 gram, dan 38,8 gram. Praktikan melakukannya di tiga
tempat berbeda dengan masing-masing ketinggian 4 m, 8 m dan 12 m.
- Batu A yang bermassa 25,6 gram pada ketinggian 4 m
membutuhkan waktu 1, 09 s untuk dapat mencapai tanah.
- Batu A yang bermassa 25,6 gram dan dilempar dari ketinggian 8 m
membutuhkan waktu 1,16 s untuk dapat mencapai tanah.
- Batu A yang bermassa 25,6 gram dan dilempar dari ketinggian 12
m membutuhkan waktu 1,5 s untuk dapat mencapai tanah.
- Batu B yang bermassa 29,8 gram dan dilempar dari ketinggian 4 m
membutuhkan waktu 1,21 s untuk dapat mencapai tanah.
- Batu B yang bermassa 29,8 gram dan dilempar dari ketinggian 8 m
membutuhkan waktu 1,25 s untuk dapat mencapai tanah.
- Batu B yang bermassa 29,8 gram dan dilempar dari ketinggian 12
m membutuhkan waktu 1,6 s untuk dapat mencapai tanah.
- Batu C yang bermassa 38,8 gram dan dilempar dari ketinggian 4 m
membutuhkan waktu 0,78 s untuk dapat mencapai tanah.
- Batu C yang bermassa 38,8 gram dan dilempar dari ketinggian 8 m
membutuhkan waktu 1,03 s untuk dapat mencapai tanah.
- Batu C yang bermassa 38,8 gram dan dilempar dari ketinggian 12
m membutuhkan waktu 1,2 s untuk dapat mencapai tanah.

G. Kesimpulan

9
1. Makhluk hidup memiliki ciri-ciri yang serupa yakni bernapas,
bergerak, tumbuh, berkembang biak, dan memerlukan makanan.
Sedangkan makhluk tak hidup atau benda mati tidak memiliki ciri-ciri
yang terdapat pada makhluk hidup.
2. Trigonometri merupakan sebuah cabang matematika yang memiliki
hubungan dengan sudut segitiga dan fungsi fungsi trigonometri. Untuk
mengukur sebuah ketinggian pohon, penggunaan, ataupun benda
trigonometri lainnya akan sangat mudah apabila kita mengukur
ketinggian yang lebih dari tinggi kita dengan menggunakan penerapan
sudut elevasi. Untuk dapat mengamati suatu objek yang melebihi
tinggi kita, kita hanya perlu mengetahui atau mengukur jarak kita
terhadap objek, tinggi mata kita terhadap tanah, dan juga besar sudut
elevasi objek.
3. Ketinggian berbanding lurus dengan percepatan gravitasi dan agama
maka semakin tinggi kedudukan batu atau objek yang kita amati
terhadap permukaan tanah maka akan semakin besar pula kecepatan air
tersebut saat menyentuh tanah dan tertutup dapat disimpulkan bahwa
percepatan benda jatuh bebas tergantung pada ketinggiannya.
Ketinggian berbanding lurus dengan waktu, jadi benda yang lebih
tinggi kedudukannya terhadap permukaan tanah akan memerlukan
waktu lebih lama untuk mencapai permukaan tanah dengan benda yang
kedudukannya lebih rendah.

H. Pendalaman materi
1. Suatu makhluk dapat dikatakan makhluk hidup Apabila salah satunya
mempunyai ciri-ciri dapat bergerak. Mengapa mobil yang bergerak
tidak dapat disebut makhluk hidup, sedangkan pada tumbuhan yang
secara kasat mata terlihat tidak bergerak, namun disebut dengan
makhluk hidup? Jelaskan!

10
Jawab : mobil dan juga sepeda motor mempunyai ciri dapat bergerak
tetapi ia tidak disebut sebagai makhluk hidup karena untuk bisa
dikatakan sebagai makhluk hidup mobil harus memiliki semua ciri-ciri
yang terdapat pada makhluk hidup seperti bernapas, sedangkan sepeda
motor dan juga mobil tidak bisa melakukan pernapasan. Sedangkan
tumbuhan Memang secara kasat mata terlihat tidak bergerak, padahal
sebenarnya Tumbuhan melakukan suatu pergerakan kecil yang
memang tidak dapat kita lihat dengan jelas. Seperti contohnya akar
tumbuhan akan merambat kearah pusat bumi, tumbuhan akan
bertumbuh ke atas dan menjauhi perut bumi, dan juga bertunas
merupakan contoh-contoh dari pergerakan tumbuhan. Tumbuhan juga
memiliki ciri-ciri yang terdapat pada makhluk hidup.
2. Vina berdiri pada dan diam ditempat dalam jarak 10 m dari sebuah
Menara. Vino melihat puncak menara dengan sudut elevasi 45. Jika
tinggi badan Vina 1,5 m, maka berapa tinggi menara tersebut?
Jawab :
Tinggi menara = Tinggi vina + jarak ke Menara . tan a
= 1,5 m + (10 . tan 45)
= 1,5 m + (10 . 1)
= 11,5 m
Jadi tinggi Menara tersebut adalah 11,5 m
3. Sebuah apel jatuh dari ranting pohon dengan ketinggian 20 m diatas
permukaan tanah. Berapa kecepatan akhir apel sesaat sebelum benda
menyentuh tanah?

Jawab :
D1 h = 20 m
g = 10 m/s
D2 v = ….?
D3 v=√ 2. g . h
v=√ 2. 10 .20

11
v=√ 400
v=20 m/s
Jadi, kecepatan akhir apel sesaat sebelum benda menyentuh tanah
adalah 20 m/s
4. Sebuah apel yang jatuh dari ranting pohon dalam ilmu fisika dapat
dikatakan sebagai gerak jatuh bebas. Apakah gerak jatuh bebas itu
merupakan gerak vertical ke bawah? Jelaskan!
Jawab : gerak jatuh bebas pasti merupakan gerak vertical sehingga.
Tapi tidak semua gerak vertical termasuk gerak jatuh bebas. Gerak
jatuh bebas merupakan gerak vertical ke bawah Karena gerak vertical
ke bawah merupakan gerak benda yang dilemparkan vertical ke bawah
dengan kecepatan tertentu dan dipengaruhi juga oleh percepatan.
Contohnya adalah ketika kita melempar. Apabila kita hanya
melepaskannya, maka batu tersebut mengalami gerak jatuh bebas.
Tetapi apabila batu tersebut dilemparkan ke bawah, maka batu itu
mengalami gerak vertical ke bawah.

I. Daftar Pustaka
Aneta, Atikah. 2015. Hafalan Kilat Rangkuman dan Intisari Biologi.
Jakarta: penerbit HB
Halliday, dkk. 2005. Fisika Dasar Edisi Ketujuh Jilid 1. Jakarta:
Penerbit Erlangga

Lampiran

Nama mahasiswa yang dinilai : Nabila Dwi Rahmawati


Nilai Pengamatan
No Nama Benda
1 2 3 4
1 Kontribusi dalam persiapan percobaan 
2 Kemampuan mencermati prosedur 

12
percobaan
Tanggung jawab terhadap tugas yang
3 
diberikan dalam percobaan
Performa dalam pelaksanaan tugas dan
4 tanggung jawab saat pelaksanaan 
percobaan

Nama mahasiswa yang dinilai : Putri Sekar Kinasih


Nilai Pengamatan
No Nama Benda
1 2 3 4
1 Kontribusi dalam persiapan percobaan 
Kemampuan mencermati prosedur
2 
percobaan
Tanggung jawab terhadap tugas yang
3 
diberikan dalam percobaan
Performa dalam pelaksanaan tugas dan
4 tanggung jawab saat pelaksanaan 
percobaan

13