Anda di halaman 1dari 4

ENCEP RIZAL IMAMMUDIN

41155030130036

STRUKTUR DAN KONSTRUKSI V

A. Pengertian Bangunan Bentang Lebar


Bangunan bentang lebar merupakan bangunan yang memungkinkan penggunaan ruang bebas
kolom yang selebar dan sebebas mungkin. Secara umum bangunan bentang lebar terdiri dari 2
macam yaitu Bentang lebar sederhana dan bentang lebar kompleks
1. Bangunan bentang lebar sederhana
Berarti bahwa konstruksi bentang lebar yang ada dipergunakan langsung pada bangunan
berdasarkan teori dasar dan tidak dilakukan modifikasi pada bentuk yang ada
2. Bangunan bentang lebar kompleks
Merupakan bentuk struktur bentang lebar yang melakukan modifikasi dari bentuk dasar,
bahkan kadang dilakukan penggabungan terhadap beberapa sistem struktur bentang lebar.
Struktur bentang lebar mempunyai tingkat kerumitan yang berbeda satu dengan lainnya.
Menurut ahli struktur, (Schodek, 1998) struktur bentang lebar dibagi beberapa sistem struktur,
yaitu :
1. Struktur Portal
Struktur portal adalah struktur yang terdiri dari rangka-rangka batang dan saling
berhubungan satu sama lain. Biasanya struktur tersebut membentuk segitiga yang statis 2
dimensi (contoh seperti kuda-kuda). Dimana untuk menghubungkan batang-batang tersebut
harus menggunakan sistem joint. Jenis jenis sistem joint tersebut adalah :
- Sistem Nero
- Sistem Oktaplate
- Sistem Mannesman
- Sistem Unistrut
- Sistem Tridome
- Sistem Triodetik
- Sistem Conrad Wacshmann

(Contoh Struktur Portal)


2. Struktur Furnicular yaitu kabel dan pelengkung
Adalah salah satu jenis struktur yang kuat terhadap gaya tarik
3. Struktur membran
Adalah struktur yang menyerupai tenda, biasanya struktur ini berdiri dengan bantuan
struktur kabel. Terbuat dari bahan yang ringan seperti contoh paying dari kain, sangat cocok
untuk daerah berangin kencang dan beriklim ekstrim seperti daerah gurun yang terdapat di
Timur Tengah. Seklet yang terdiri dari rusul-rusuk baja menerima tarikan dari kain dan
memperkuat seluruh permukaan bidang terhadap tekanan angin.
(Contoh Struktur Membran)
4. Struktur rangka ruang
Adalah struktur yang terbuat dari batang-batang juga, hampir sama dengan struktur portal.
Namun. Pada struktur ini batang-batang yang terbentuk, membentuk suatu ruang 3 dimensi
seperti limas. Untuk penghubungnya tetap menggunakan sistem joint

(Contoh Struktur Rangka Ruang)


5. Struktur cangkang
Menurut Joedicke (1963), struktur shell adalah plat yang melengkung ke satu arah atau lebih
yang tebalnya jauh lebih kecil dari pada bentangnya.
Sedangkan menurut Schodecik (1998), shell atau cangkang adalah bentuk struktural 3
dimensional yang kaku dan tipis mempunyai permukaan lengkung.

(Contoh Struktur Cangkang)


6. Struktur lipat
Adalah struktur yang terbentuk dari lipatan-lipatan, semakin banyak lipatan maka akan
semakin kuat struktur yang menopang beban. Lipatan tersebut dihubungkan dengan paku
atau disebut steffener. Contoh struktur ini adalah Mesjid Raya di Kuala Lumpur Malaysia
7. Struktur Pneumatik (Balon)
Adalah struktur dimana ruang yang ada terbentuk dengan manfaat tekanan udara
lengkungan kubah adalah bentuk yang cocok untuk struktur ini. Karena dapat menutupi
ruang dan dapat ditekan oleh udara yang besarnya atau kecepatannya sama besar ke semua
arah.
(Contoh Struktur Pneumatik)
8. Struktur Hybrid
Adalah struktur campuran yang menggunakan 2 buah sistem struktur atau lebih.

B. Guna dan Fungsi Bangunan Bentang Lebar


Bangunan bentang lebar biasanya digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang membutuhkan ruang
bebas kolom yang cukup besar, seperti kegiatan olahraga berupa gedung stadion, gedung
pertunjukan, auditorium, dan kegiatan pameran atau gedung exhibition.
Contoh bangunan bentang lebar yang terkenal di dunia yaitu
- Sidney Opera House di Australia.

- Gedung DPR/MPR Republik Indonesia

- Selain itu juga Indonesia memiliki karya arsitektur bentang lebar yang menakjubkan,
yaitu gudang untuk salah satu perusahaan Indonesia yang terletak di Kawasan Industri
MM 2100 di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. Gudang ini memiliki luas kurang lebih 90.000
meter persegi, dan merupakan yang terbesar di Asia. Jarak antar tiang (kolom) paling
dekat 18 meter dan paling jauh ada yang 36 meter. Bagian tengah gudang setinggi 17
meter dan bagian tepi 12 meter dengan kemiringan atap 3 derajat. Struktur gudang ini
dengan sistem lantai panggung (suspended) dengan kekuatan lantai harus mampu
memikul beban hingga 6 ton per meter perseginya. Pondasi dari tiang pancang
berkedalaman rata-rata 15 meter dipancang sejarak masing-masing 4,5 meter antara
satu tiang dengan lainnya.
C.

Daftar Pustaka

Frick, heinz / purwanto, lmf. Sistem bentuk struktur, Seri konstruksi


arsitektur 1 : Dasar-dasar konstruksi dalam arsitektur. Semarang :
penerbit karnisius 1998

Macdonald, angus j. struktur dan arsitektur edisi kedua. Jakarta,


erlangga 2o