Anda di halaman 1dari 23

CONTOH BANGUNAN BENTANG

LEBAR

Oleh:
Nama : Risca Oktafiana
Kelas : ARS 17D1
NIM : 321710036
Mata Kuliah : Studio Perancangan Arsitektur 4
Dosen : Retno Fitri Astuti, S.T., M.T

Program Studi Arsitektur


UNIVERSITAS PELITA BANGSA
Bekasi 2020
SOAL
Carilah contoh gambar bangunan yang menerapkan struktur bentang lebar sederhana dan struktur bentang
lebar kompleks, masing masing 2 gambar, beserta deskripsi masing-masing bangunan.
STADION NASIONAL BEIJIN (THE BIRD’S NEST)
Lokasi : Area Olimpiade Hijau, Beijing, China
Mulai Pembangunan : 24 Desember 2003
Pembukaan : 28 Juni 2008
Permukaan : Rumput
Biaya Konstruksi : 423 juta dolar
Arsitek : Herzog & de Meuron
ArupSport
China Architectural Design & Research Group
Ai Weiwei (Konsultan Artistik)
Kapasitas : 91.000 orang
Tipe Bangunan : Stadion Olahraga Olimpiade Umum
Sistem Konstruksi :Rangka baja & Struktur Selaput

Ide Bentuk dan Perancangan


Berupaya untuk merancang stadion yang
“berpori” sekaligus menjadi “sebuah bangunan
kolektif, wadah publik”, tim arsitek Swiss
Herzog & de Meuron mempelajari keramik
Cina yang membawa tim pada “skema sarang”.
Stadion dengan 91.000 kursi dirancang untuk
memasukkan unsur-unsur seni dan budaya Cina
dimana bentuk lingkaran pada stadion tersebut
mewakili langit. Dengan penjelasan bahwa bagi
Cina, sebuah sarang burung, bagaimanapun,
sering mewakili peluncuran phoenix, yang
membawa pembebasan.
Desain/Rancangan dan Struktur Konstruksi Stadion Nasional Beijing

Stadion memiliki volume kasar sebesar 3 juta m3 dengan luas lahan kasar sebesar 2,8 juta m2 dan dianggap menjadi ruang tertutup
terbesar di dunia. Juga merupakan struktur baja terbesar dunia dengan penggunaan 26 km baja terbuka. Jumlah material baja untuk
bahan rangka Elemen struktural “Sarang Burung” ini mendukung satu sama lain, yang berkumpul dalam formasi seperti
‘grid’/jaringan dalam jumlah yang banyak menyerupai sebuah sarang.

Struktur utama Stadion Nasional adalah sebuah struktur baja


besar berbentuk pelana eliptik dengan berat 42.000 ton.
Stadion ini membentang sepanjang 333 m dari utara ke
selatan dan 294 m dari timur ke barat, dengan ketinggian
69,2 m yang permukaan terluarnya condong 13° dari garis
vertikal. Rancangan stadion termasuk 11.000 kursi yang
dapat dibongkar. Tempat duduk terjauh berjarak 140 m dari
tengah lapangan.

Stadion Nasional Beijing, selain dirancang dengan sebanyak


mungkin fleksibilitas untuk kemungkinan penggunaan di masa
mendatang, tetapi juga memastikan kenyamanan tempat duduk
dan pandangan optimal bagi semua pendukung sehingga
kumpulan dari baja penopang telah dirancang untuk mendukung
atap yang membayangi tempat duduk. Perhatian terpusat juga
diberikan untuk merancang stadion dengan cara-cara dimana dapat
menahan gempa bumi tanpa banyak kerusakan sebagaimana
diketahui stadion terletak pada salah satu zona dengan kegiatan
seismik paling banyak di dunia.
Rangka stadion yang membentuk jaring difungsikan juga
sebagai tangga yang menghubungkan tempat berjalan-jalan
yang mengelilingi tribun selingkaran penuh. Terdapat pula
Lobi yang berfungsi sebagai tempat terbuka yang luas dan
lapang agar stan makanan-minuman dan barang dagangan
dapat diakses dengan mudah. Terdapat pula tempat
berdagang luas-digunakan bercampur yang dibangun di
bawah stadion berupa toko-toko, restoran, bioskop, klub
kesehatan, dan parkir.

Stadion terdiri dari dua struktur bebas, berdiri 50 kaki (15


m) terpisah: mangkuk tempat duduk beton merah dan
kerangka baja teluar di sekelilingnya. Pekerjaan beton dari
tribun utama diselesaikan dahulu, baru kemudian kerangka
baja dilas bersama. 110.000 ton baja buatan Cina
digunakan, yang dapat menahan gempa bumi.

Untuk sisa dari desain struktural, rencana arsitek


menyerukan balok baja raksasa yang akan memutar dan
berbalik selebar 300m stadion. Pola dibutuhkan untuk
terlihat acak untuk menciptakan ilusi Sarang Burung.
Tetapi pada saat yang sama, balok harus saling
mendukung dan membawa beban berat dengan aman
sehingga pemandangan artistik ini bisa berdiri dengan
sendirinya. Ruang dalam struktur sarang diisi dengan
bantalan plastik gembung, sesuai yang diperlukan, untuk
menyediakan perlindungan melawan cuaca buruk.
Atap stadion berukuran 330m x 220m memiliki berat
sebesar 45.000 ton. Bagian atap dilapisi dengan panel-panel
ethyl tetrofluoroethylene (ETFE) pada permukaan atas dan
selaput akustik pada permukaan bawah yang berfungsi
memantulkan dan menahan suara untuk mempertahankan
suasana di dalam stadion. Panel ETFE disediakan sebanyak
40.000 m2 oleh perusahaan Covertex, Jerman, dengan
kelebihan, yaitu kuat menahan rentang suhu yang berbeda
dan berdaya tahan tinggi terhadap korosi/karat.

Tubuh utama stadion tersusun dari 24 kolom penopang


yang mengelilingi tribun berbentuk mangkuk. Tidak
seperti struktur beton lainnya di mana kerangka berada
di dalam, di stadion ini kerangka didesain untuk berada
di luar struktur beton bertulang. Memiliki tiga set balok
dimana set pertama adalah rangka luar yang dipasang
pada tribun. Set kedua balok mengisi ruang antara
sebelumnya. Mereka menghubungkan semua balok dan
menahan mereka bersamaan untuk membentuk sebuah
struktur jalinan. Set ketiga balok mendukung tangga
dan menyediakan rangka untuk penutup lapisan atap.
Tujuan utamanya untuk mengisi semua celah yang
ditinggalkan oleh sistem kedua.
Termasuk dalam salah satu bangunan yang menerapkan
gaya Arsitektur Hijau. Kelebihan bangunan dalam gaya
Arsitektur Hijau, yaitu sistem pengumpulan air hujan,
atap tembus cahaya untuk pencahayaan alami, dan
sistem penghawaan alami.
Analisa Gaya
Gaya yang bekerja pada Stadion Nasional Beijing hanya berupa
gaya tarik - tekan karena menggunakan sistem struktur rangka
baja meruang – struktur yang terbentuk dari batang-batang baja,
hampir sama dengan struktur portal; namun, pada struktur ini
batang-batang baja yang terbentuk membentuk suatu ruang tiga
dimensi dan dihubungkan menggunakan sistem ‘joint’.
Hal ini dikarenakan komponen dalam simpul dan bentangan
secara detail tidak mengalami momen saat dilihat secara tiga
dimensi karena telah merupakan satu kesatuan. Gaya tekan –
tarik bekerja pada tiap bentangan baja yang digunakan

Pada permukaan atap stadion, semakin ke pinggir, gaya yang


paling berpengaruh adalah gaya tarik (‒). Untuk dinding
stadion, gaya yang juga paling berpengaruh adalah gaya
tarik (‒). Sedangkan gaya tekan (+) bekerja pada permukaan
atap stadion dimana terletak pada daerah ring pengikat atap.
Dalam hal ini, ring pengikat pada atap tidak lagi diasumsikan
sebagai ring kunci karena setelah dilihat secara keseluruhan,
gaya tekan – tarik ternyata bekerja pada seluruh bangunan.
Stadion Tokyo Dome
Lokasi : Tokyo, Jepang
Desain : Nikken Sekkei Ltd, Takenaka Corporation
Total luas lantai : 115.221 m2
Jumlah Lantai : 6 Lt ( 2 lantai basement )
Tahun : 1988 ( selesai dibangun )
Sistem Struktur : Campuran antara system struktur membran pada
atap stadion dan system struktur rangka
takenaka pada atap bagian depan ( hall )
stadion.
Material : Khusus material atap stadion menggunakan
material membran fiberglass yang diperkuat
dengan kabel baja pra tegang. Untuk atap hall
digunakan system struktur takenaka membentuk
rangka ruang yang tetrahedral dengan penutup
atap dari material kaca.
Tokyo Dome merupakan jawaban atas harapan agar tetap dapat menonton pertandingan base ball , meskipun dalam
keadaan hujan. Takenaka corporation berperan penting untuk merealisasikan “ The big egg “ sebagai bangunan bentang
lebar struktur membran yang pertama kali dibangun di Jepang. Terobosan teknologi sangat diperlukan untuk
mensukseskan proyek ini. Teknologi tersebut meliputi system struktur, material-material baru, pencegahan gempa,
perlawanan terhadap beban angin, penghawaan buatan, pencahayaan, akustik, salju yang mencair dan pemeliharan.

Terdapat dua tipe struktur membran yaitu


1. air-support type :membran dibuat membengkak ( menggelembung ) dengan meningkatkan tekanan
udara di dalam ruangan ( indoor ) lebih 0,3 % terhadap tekanan udara di luar
ruang.
2. Suspension membrane type :dimana penguatan/penegangan dimasukan ke dalam membran, yang prinsipnya
menyerupai payung.

Suspension membrane type Membran yang dipertegang


Keistimewaan

1. Ruang terbuka tanpa kolom memiliki aplikasinya terhadap ruang latihan yang luas, termasuk fasilitas-fasilitas
olahraga seperti stadion olah raga dan senam

2. Struktur membran yang diaplikasikan pada “ Tokyo Dome “ terbukti mengurangi biaya dari struktur atap bentang lebar
yang dikatakan dua kali lipat proporsi bangunan berbentang sejenis

3. Struktur membran ini memiliki keuntungan ekonomis karena pencahayaan buatan tidak diperlukan di siang hari.

Pencahayaan langsung dari atap membran yang tidak


menimbulkan bayang
Material-material Membran PermukaanAtap
Material-material membran melindungi bangunan dari sinar yang Kabel – kabel dari kawat baja terpasang pada
menyilaukan mata, namun memungkinkan cahaya menyinari permukaan atap dengan dua arah yang tegak lurus satu
ruang terbuka yang dapat dicapai tanpa bayang-bayang. dengan yang lain, dan teflon pelapis material membran
Permukaan material membran dilapisi dengan teflon yang fiberglass diletakkan/dibubuhi terbentang diantara
membuatnya bertahan terhadap kotoran, memungkinkan kabel-kabel.
penampilannya menarik untuk diutamakan

Material membrane yang mampu melindungi bangunan dari silau dan Kabel yang terpasang tegak lurus dan membentang pada
dilapisi Teflon sebagai penahan kotor. permukaan atap
Tekanan udara Pencairan Salju
Pada saat salju mencair, sebuah mesin unit pencair
Udara dipompakan ke sisi dalam kubah, untuk
salju beroperasi, memompa udara hangat diantara dua
meningkatkan tekanan udara dalam menjadi 0,003 atm lebih
membran, kemudian mencairkan salju.
besar terhadap sisi luar dan membuat membran membengkak
di bagian luar. Perbedaan tekanan ini berbanding lurus dengan
perbedaan antara permukaan tanah dengan lantai 4 bangunan.

salju yang jatuh di atas atap, dibuat mencair dengan cara


memompakan udara yang lebih hangat oleh sebuah unit operasi
pencair salju.
Penyaluran Beban

Untuk menyesuaikan dengan tuntutan fungsi ruang stadion dimana tidak memungkinkan menempatkan kolom pada
tengah-tengah bangunan maka sistim struktur yang dapat diplikasikan adalah sistem struktur membran. Permasalahan teknis
yang dimiliki oleh bentang lebar adalah bagaimana menjaga keseimbangan antara beban-beban yang dipikul dengan berat
sendiri struktur tersebut.
Pada struktur ini, bidang menerima beban, membentuk ruang dan sekaligus memikul beban. Kekuatan utamanya
terletak pada bebasnya arah gaya-gaya yang bekerja padanya. Namun arah penyaluran gaya pada bangunan Tokyo Dome
disesuaikan dengan geometri ruang yang dinaunginya. Hal ini mempengaruhi penempatan arah labran yang yang berfungsi
sebagai penyalur beban ke dua kolom penumpu utama, yang menuju ke pondasi rakitan. Penggunaan pondasi rakit
merupakan pilihan yang lebih ekonomis daripada penggunaan pondasi tiang pancang.

Potongan Tokyo Dome yang memperlihatkan hubungan antara


labran, kolom dan pondasi
Untuk memikul berat beban sendiri
dimanfaatkan tekanan udara panas yang ekivalen dengan
berat membran itu sendiri, sehingga mampu menopang
membran dan tidak memerlukan kolom di tengah stadion.
Tekanan udara panas juga mampu mengelembungkan
permukaan membran sehingga tampilan menjadi lebih
atraktif.

Skema korelasi antara berat sendiri dan Tekanan gaya-gaya meridian pada kubah membran
tekanan udara
Detail Struktur

Detail Struktur pada fasade Tokyo Dome

Hubungan labran dengan bangunan


LONDON AQUATIC CENTRE
Arsitek : Zaha Hadid
Lokasi : London, Inggris
Klien : Olympic Delivery Authority Kontraktor :
Balfour Beatty
Tim Proyek : Alex Bilton, Alex Marcoulides, Barbara
Bochnak, Carlos Garijo, Clay Shorthall,
Ertu Erbay, George King, Giorgia Cannici,
Hannes Schafelner, Hee Seung Lee, Kasia
Townend, Nannette Jackowski, Nicolas
Gdalewitch, Seth Handley, Thomas Soo,
Tom Locke, Torsten Broeder, Tristan Job,
Yamac Korfali, dan Yeena Yoon
Luas : 15,950 m2 (Legacy), 21,897 m2
Tahun Pembangunan : 2005- 2011
Bangunan ini termasuk dalam masterplan kawasan Olympic Park yang diposisikan di ujung timur selatan dari Olympic Park
dengan akses yang begitu dekat ke Stratford, sebuah akses pejalan kaki yang baru menuju Olmypic Park melalui Jembatan
Stratford City yang akan langsung membawa pengunjung melalui bangunan ini sebagai gerbang utama dari Olympic Park.
Bangunan ini dibangun khususnya untuk mengakomodasi keberlangsungan London 2012 Olympic Games, karena itulah akan
terdapat dua mode bangunan yaitu mode olympic dan mode legacy. Mode olympic hanya akan digunakan pada saat olimpiade
berlangsung dan setelahnya akan diubah menjadi mode legacy. Perbedaannya terdapat pada penambahan kursi tribun penonton
yang lebih banyak pada mode olympic. Bangunan ini memiliki konsep yang terinspirasi dari geometri gerakan air,
menciptakan ruang dan lingkungan yang merefleksikan pemandangan tepi sungai dari Olympic Park. Sebuah atap
bergelombang menyapu dari bawah terlihat seperti gelombang yang menutupi kolam pusat dengan gerakan pemersatu fluiditas
dan sekaligus menggambarkan volume dari kolam renang dan kolam menyelam. Dengan arsitektur khas Zaha Hadid dan atap
bergelombang yang dimilikinya, bangunan ini akan menjadi tempat pertama yang menarik perhatian pengunjung saat
memasuki Olympic Park.
The Aquatic centre dirancang dengan fleksibilitas yang
sangat kuat untuk mengakomodasi penonton dalam London
2012 Olympic Games dengan jumlah penonton 17.500
dalam mode olympic dan 2500 dalam mode legacy yaitu
setelah olimpiade selesai. Mode olympic memiliki luasan
area 21,897 m2 dengan rincian: basement 3,725 m2, lantai
dasar 15,402 m2, dan area duduk 7,352 m2, sedangkan
mode legacy memiliki luasan area 15,950 m2 dengan
rincian: basement 3,725 m2 dan lantai dasar 15,137 m2.
Sistem Struktur

Kontrak pengerjaan bangunan ini jatuh kepada Balfour Beatty


pada April 2008. Pada saat yang bersamaan terdapat laporan
bahwa biaya pembangunan akan lebih besar 3 kali lipat dari
perkiraan biaya awal. Untuk itu terdapat beberapa pengurangan,
yaitu luasan atap menjadi 1,040 m2 dengan luasan awal seluas
2,200 m2. Pengerjaan konstruksi berlansung sejak Juli 2008
hingga Juli 2011.

Penutup atap dari bangunan ini menggunakan alumunium yang


disediakan oleh Kalzip dengan ukuran panjang 160 meter dan
lebar terbesar 80 meter. Atap ini menggunakan 11,000 m2 dari 100
persen bahan alumunium daur ulang. Sedangkan struktur atap
yang digunakan adalah struktur baja yang dibangun bekerjasama
dengan Rowecord Engineering.
Sistem Atap

Terdapat sebuah inovasi yang unik pada bangunan ini,


yaitu seberat 2,800 ton struktur atap baja yang digunakan
hanya bertumpu pada 2 penyangga beton pada ujung
bagian utara dan dinding tunggal pendukung pada bagian
selatan. Untuk tribun kursi semantara yang ada di kedua
sisi menggunakan atap yang terbuat dari baja dan
dibungkus phtalate-free uPVC.

Langit-langit dari bangunan ini dibangun dengan menggunakan


30,000 potongan kayu Lauro Merah. Meskipun langit-langit ini
melengkung dalam dua arah, garis penghubungnya tetap harus
lurus agak para perenang gaya punggung mudah untuk
mengikuti garis itu saat berenang. Pada ruang kolam latihan,
atapnya menggunakan sistem void di langit-langit beton
monolitik yang memungkinkan pencahayaan alami.

Untuk penutup lantainya menggunakan ubin keramik. Sekitar 866.000 ubin


keramik telah dipasang di tepi kolam renang, kolam renang, dan ruang ganti.
Sebagian besar ubin keramik berwarna putih dengan ubin biru digunakan
sebagai jalur di dalam kolam kompetisi, ubin ini harus ditempatkan dalam garis
lurus sempurna. Zaha Hadid juga merancang 6 menara selam dengan sistem
monolithic concrete base. Enam menara selam yang tersedia ini terbuat dari
462 ton beton dengan teknologi pemadatan tinggi yang dituang ke dalam glass-
fibre reinforced plastic moulds untuk membuat bentuknya yang khas.
The Golden Snail TMII ( Keong Mas,TMII )
Kapasitas : 1.000 orang
Lokasi : Taman Mini Indonesia Indah
Klien : Almarhumah Hj. lbu Tien Soeharto
Luas : 4,4 Ha
Mulai dioperasikan : 20 April 1984
Luas Lahan Dan Bangunan
Areal keseluruhan Teater Imax Keong Emas seluas 4, 4 ha yang
diperuntukkan:
1. Bangunan, meliputi
a. Gedung teater
b. Gedung kantor
c. Gedung Toilet Umum
d. Gedung (untuk Ruang makan dan Musholah) karyawan
e. Power House
2. Areal Parkir Kendaraan, berkapasitas:
a. 235 kendaraan sedan/minibus
b. 24 kendaraan bus/microbus
3. Taman, meliputi :
a.Taman bagian depan, sebagai penunjang keindahan
b.Taman bagian samping dan belakang, berupa tanaman keras
(pohon) sebagai perindang
Pada denah Keong Mas dapat kita lihat terdapat hall yang besar berbentuk
lingkaran yang di fungsikan sebagai tempat untuk bioskop. Di dalam
bioskop tersebut biasanya film yang diputarkan berasal dari luar negeri.
Jumlah lantai keong mas terdiri dari lantai atas dan lantai bawah. Bentuk
dari bangunan menyerupai keong mas dimana bentuk tersebut diambil dari
sebuah cerita lakon cerita panji.

Pada denah Keong Mas dapat kita lihat terdapat hall yang besar berbentuk
lingkaran yang di fungsikan sebagai tempat untuk bioskop. Di dalam
bioskop tersebut biasanya film yang diputarkan berasal dari luar negeri.
Jumlah lantai keong mas terdiri dari lantai atas dan lantai bawah. Bentuk
dari bangunan menyerupai keong mas dimana bentuk tersebut diambil dari
sebuah cerita lakon cerita panji.
Struktur Atap Bangunan
Teater Imax Keong Emas mengaplikasikan atap berStruktur
Cangkang yakni bentuk structural tiga dimensional yang
kaku dan tipis yang mempunyai permukaan lengkung.
Permukaan cangkang dapat mempunyai sembarang bentuk.
Bentuk yang paling umum adalah permukaan yang berasal
dari kurva yang diputar terhadap satu sumbu (misalnya,
permukaan bola, elips, kerucut, dan parabola)

Menurut pihak Humas Teater Imax Keong Emas, bangunan


tersebut menggunakan pondasi tiang pancang dari beton
prategang dan dihubungkan oleh ring, sehingga sangat cocok
untuk menahan gempa

Sedangkan bangunan kubah menggunakan sistem struktur


shell yang merupakan kubah beton terbesar di Indonesia
dengan diameter 46 m dan ketebalan 20 cm untuk bagian
bawah serta 15 cm untuk bagian atasnya. Menurut data yang
diperoleh Pelita, pembukaan dari struktur shell disanggah oleh
busur-busur beton secara tiga dimensi.

Tes pembebanan dilakukan dengan tes pembebanan penuh dan


tes pembebanan anti-simetri dengan beban 1,275 kali lebih
besar dari beban rencana atau dengan beban 300 ton. Selain
itu, sistem kanopi menggunakan konstruksi beton tekan tiga
dimensi dengan rib baja tarik serta pengisi bidang kaca
khusus.