Anda di halaman 1dari 2

DAFTAR PUSTAKA

Alimul, A. (2007). Metode Penelitian Kebidanan & Tehnik Analisis Data. Jakarta
: Salemba Medika.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian : suatu pendekatan praktik. (Edisi


revisi). Jakarta : Rineka Cipta.

Depkes RI, (2010). Capaian pembangunan kesehatan. Jakarta.

Kariadi, S. H. (2009). Diabetes? Siapa Takut. Bandung : Qanita.

Long, B. C. (2006). Perawatan Medikal Bedah. Volume 1. (terjemahan). Bandung


: Yayasan Ikatan Alumni Pendidikan Keperawatan Padjajaran.

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : PT. Rineka


Cipta.

Nurrahmani, U. (2012). Stop Diabetes Mellitus. Yogyakarta : Familia.

Nursalam (2011). Manajemen Keperawatan. Aplikasi dalam praktik keperawatan


Professional, edisi 3. Jakarta : Salemba Medika.

Pamungkas, R (2015). Memilih balutan luka modern. Bersumber dari


http://rikaperawatluka.com/2016/11/memilih-balutan-luka-.html?m=1
(Diakses 10 Januari 2018).

Putri, R.H, (2016). Perawatan dan Penyembuhan Luka dengan Balutan Luka
Modern. Bersumber dari http://www.perawatluka.com/mengenal-balutan-
luka-modern/ (Diakses 10 Januari 2018)

Setiadi. (2013). Konsep dan Praktek Penulisan Riset Keperawatan, Edisi 2.


Yogyakarta : Graha Ilmu.

Sinaga, Mediana & Tarigan, R. (2012). Penggunaan Bahan Perawatan Luka: 2-3.

Smeltzer, S. C , and Bare, B. G. (2013). Keperawatan Medikal Bedah Brunner &


Suddarth. Edisi 12. Alih Bahasa, Dewi Yulianti, Amelia Kimi. Jakarta :
EGC.

Supriyanti, S.(2013). Perawatan dan Penyembuhan Luka dengan Balutan Luka


Modern. Bersumber dari
http://www.plus.google.com/11004528983624/posts/iRi4ek732YX/
(Diakses 10 Januari 2018).

Utomo, A. K. (2015). Wound Bed Preparation.Wound Center Bangkalan.


Bangkalan : Jurnal Kesehatan.

46
47

World Health Organization (WHO) (2000). Schistosomiasis and soil transmitted


helminthes country profile : Indonesia. Bersumber dari
http://www.who.int/wormcontol/databank/indonesia_ncp3.pdf (Diakses 10
Januari 2018).