Anda di halaman 1dari 7

BAB 3

METODE PENELITIAN

A. Desain Penelitian

Desain penelitian merupakan strategi  untuk mencapai tujuan penelitian yang

telah ditetapkan dan berperan sebagai pedoman atau penuntun peneliti pada

seluruh penelitian. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional.

Metode penelitian deskriptif adalah suatu metode penelitian yang dilakukan

dengan tujuan utama untuk membuat suatu gambaran tentang suatu keadaan

secara objektif (Setiadi, 2013). Penelitian ini akan menggambarkan

penyembuhan luka ganggren dengan metode balutan modern.

B. Populasi, Sampel, dan Teknik Sampling

1. Populasi

Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subjek

yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang diterapkan oleh

peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Hidayat, 2010).

Pada penelitian ini populasinya adalah semua pasien diabetes melitus dengan

luka ganggren yang menjalani metode balutan modern di Puskesmas Kokop

sebanyak 12 orang.

2. Sampel

Sampel adalah objek yang diteliti dan dianggap mewakili seluruh populasi

(Notoatmodjo, 2010). Jika subyeknya kurang dari 100, lebih baik diambil

semua sehinggga penelitiannya merupakan penelitian populasi (Arikunto,

2010). Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 12 orang.

39
40

3. Teknik sampling

Dalam penelitian ini teknik yang digunakan adalah non probability dengan

Consecutive Sampling yaitu setiap sampel yang memenuhi kriteria penelitian

sampai kurun waktu tertentu, sehingga jumlah sampel yang diperlukan

terpenuhi (Alimul, 2007), di mana sampel yang diambil yaitu diabetes

melitus dengan luka ganggren yang melakukan metode balutan modern di

puskesmas kokop sebanyak 12 orang.

C. Identivikasi Variabel

Identifikasi variabel adalah suatu ukuran yang dimiliki oleh anggota suatu

kelompok (orang, benda, situasi) yang berbeda dengan yang dimiliki oleh

kelompok (Nursalam, 2011). Sedangkan variabel adalah sesuatu yang digunakan

sebagai ciri, sifat, atau ukuran yang dimiliki atau didapatkan oleh satuan

penelitian tentang sesuatu konsep pengertian tertentu (Notoatmodjo, 2010).

Dalam penelitian ini hanya terdapat 2 variabel yaitu :

1. Variabel bebas (independent variable) adalah variabel yang menjadi sebab

atau berubahnya dependent variabel. Variabel bebas dalam penelitian ini

yaitu balutan modern.

2. Variabel terikat (dependent variable) adalah variabel yang dipengaruhi atau

yang menjadi akibat karena adanya variabel bebas. Variabel terikat dalam

penelitian ini yaitu penyembuhan luka ganggren.


41

D. Definisi Operasional

Definisi operasional adalah definisi berdasarkan karakteristik yang diamati

dari sesuatu yang didefinisikan tersebut (Nursalam, 2011).

Tabel 3.1 Definisi operasional penyembuhan luka ganggren dengan menggunakan


balutan modern di Puskesmas Kokop

Definisi Parameter Alat Skala


No Variabel Kriteria
Operasional Ukur Ukur
1. Independent
Balutan Teknik - Lembar Nominal a. Dilaku-
modern perawatan observasi kan
luka dengan b. Tidak
menguuna- dilakukan
kan bahan
dan peralatan
modern.
2. Dependent
Penyembuhan Penyembuh- Penyembuh Rekam Nominal a. Cepat :
luka ganggren an suatu luka -an Medik <2 bulan
ganggren Fase: b. Normal :
setelah - Inflamasi 2 bulan
dilakukan - Proliferasi c. Lambat :
perawatan - Maturasi > 2 bulan
luka.

E. Prosedur Pengumpulan Data

Prosedur pengumpulan data berawal dari surat izin penelitian yang diperoleh

dari kampus, kemudian melanjutkan pada Badan Kesbangpol, dan pada kepala

Puskesmas Kokop. Setelah semua izin penelitian diperoleh, peneliti memberikan

inform consent kepada responden yang menyatakan bahwa responden

menyetujui untuk dilakukan penelitian. Sumber data dalam penelitian ini yaitu

data primer (rekam medik), yaitu diambil secara langsung dari subjek penelitian.

Data yang diambil secara langsung dari subjek penelitian adalah data berupa

proses penyembuhan luka ganggren menggunakan metode balutan modern.


42

F. Teknik dan Alat Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi penyembuhan

pada luka ganggren yaitu mengamati dan mencatat secara sistematik setiap fase

penyembuhan luka ganggren beserta waktunya. Sedangkan instrumen yang

digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan rekam medik,

sehingga dengan adanya lembar observasi ini peneliti dapat memantau lamanya

proses penyembuhan luka ganggren.

G. Analisa Data

Pada penelitian ini analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis

deskriptif atau analisis inferensial, dari tabel tersebut dapat diketahui persentase

dari masing–masing variabel yang diajukan dalam penelitian ini.

Pengelolaan data dilakukan melalui beberapa tahapan

1. Pengeditan data (Editing)

Tahap ini dilakukan untuk memastikan kelengkapan, kejelasan

pengisian, relevansi, dan konsistensi jawaban atau instrumen (kuesioner)

sehingga dapat meminimalkan kesalahan agar data yang diterima dapat

diolah dan dianalisis dengan baik.

2. Pemberian Kode (Codding)

Kegiatan memberikan kode pada semua data.Hal ini bertujuan untuk

memudahkan dalam memasukkan, pengolahan dan analisis data. Peneliti

memberikan kode pada setiap pertanyaaan  dengan menggunakan

software komputer. Pemberian kode tersebut diikuti oleh pemberian

recode  pada beberapa point pertanyaan agar data yang terkumpul dapat

disimpulkan hasilnya sesuai dengan tujuan penelitian.


43

a) Penyembuhan luka ganggren (kode 1)

b) Metode balutan modern (kode 2)

3. Membersihkan Data (Cleaning)

Kegiatan memeriksa data kembali dan dipastikan telah bersih dari

kesalahan sehingga siap untuk diolah dan dianalisis. Penelitian memastikan

data yang akan diolah bersih dari kesalahan. Saat memeriksa kembali data

yang telah dimasukkan kedalah software  komputer peneliti tidak

menemukan adanya kesalahan data yang telah dimasukkan.

4. Penetapan Skor (Scoring)

Kegiatan ini dilakukan untuk menetapkan nilai atau skor untuk setiap

pertanyaan dalam kuesioner sesuai dengan kategori yang telah ditetapkan.

Penetapan skor dilakukan dengan menggunakan software komputer.

a) Metode balutan modern

1) Dilakukan = skor 1

2) Tidak dilakukan = skor 0

b) Penyembuhan luka ganggren

1) < 2 bulan = skor 2

2) 2 bulan = skor 1

3) > 2 bulan = skor 0

5. Pengolahan Data (Processing )

Kegiatan memasukkan data ke komputer untuk dilakukan pengelolaan

melaui softwaere komputer. Pengolahan data pada dasarnya merupakan

suatu proses untuk memperoleh suatu data atau data ringkasan berdasarkan
44

suatu kelompok data mentah menggunakan rumus tertentu sehingga

menghasilkan informasi yang diperlukan.

H. Etika Penelitian

Penelitian dilakukan setelah mendapat izin dari badan Kesbang pol dan

Linmas, Dinkes, serta Kepala Puskesmas Kokop, kemudian kuesioner diberikan

kepada responden.

1. Lembar persetujuan (Informed Consent)

Lembar persetujuan ini diberikan dan dijelaskan kepada responden yang

akan diteliti serta disertai judul penelitian. Hal ini dimaksudkan agar

responden dapat mengerti maksud dan tujuan penelitian, apabila responden

menolak dijadikan subjek penelitian maka peneliti tidak boleh memaksa dan

harus tetap menghormati hak-hak individu.

2. Tanpa nama (Anonymity)

Untuk menjaga kerahasiaan identitas subjek peneliti tidak akan

mencantumkan nama subjek pada lembar pengumpulan data, cukup diberi

kode tertentu menurut peneliti.

3. Kerahasiaan (Confidentiality)

Semua informasi yang diberikan responden kerahasiaannya dijamin oleh

peneliti. Hanya kelompok data tertentu saja yang akan disajikan atau

dilaporkan sebagai hasil riset.

I. Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian ini dilakukan di puskesmas kokop pada bulan juli 2018.


45

J. Jadwal penelitian

Tabel 3.2 jadwal penelititan

JANUARI FEBRUARI MARET


KEGIATAN Minggu ke- Minggu ke- Minggu ke-
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1.     Pengajuan judul √ √
2.     Konsultasi dan perbaikan √
BAB I
3.     Konsultasi dan perbaikan √
BAB II
4.     Konsultasi dan perbaikan √ √
BAB III