Anda di halaman 1dari 2

WLB

Etos kerja yang berkualitas dihasilkan dari kemampuan diri, untuk menjalani kehidupan dengan
keseimbangan hidup yang kuat. Ketika keseimbangan dalam pekerjaan dan kehidupan berada
ditingkat kepuasan yang tinggi, maka saat itu etos kerja akan menjadi lebih berkualitas, untuk
memberikan kontribusi dan pelayanan terbaik.” ~ Djajendra

Keseimbangan kehidupan dan pekerjaan atau biasa yang disebut dengan Work Life Balance
adalah cara bekerja dengan tidak mengabaikan semua aspek kehidupan kerja, pribadi, keluarga,
spiritual, dan sosial.

SHDFFJAGJ

Keseimbangan kehidupan dan pekerjaan baru dapat dimiliki seseorang, saat dirinya sudah
memiliki perasaan cukup waktu dan energi, untuk melayani semua aspek penting di dalam
hidupnya. Artinya, dia sudah cerdas untuk melayani dirinya sendiri, pekerjaan, keluarga, Tuhan,
dan kehidupan sosialnya. Misalnya, dia merasa sudah memiliki banyak waktu dan energi untuk
melakukan olah raga, berdoa, berkumpul dan makan bersama orang-orang yang dicintai,
mengunjungi dan berjalan-jalan ke tempat yang dia suka, belajar untuk meningkatkan kualitas
kerja, menikmati pekerjaan dengan sukacita, serta merasakan kehidupan dirinya yang sehat,
sejahtera, bahagia, berkecukupan, dan berkembang.

Keseimbangan dalam kehidupan dan pekerjaan akan menghasilkan kemampuan di dalam diri,
untuk bertanggung jawab penuh atas pekerjaan, keluarga, kehidupan pribadi, kehidupan sosial,
serta membuat diri selalu siap dan berdaya tahan penuh, untuk melayani semua tanggung jawab
dengan totalitas.

Keseimbangan hidup dan kerja ada dalam rutinitas yang cerdas melayani dan terhubung dengan
semua kewajiban dan kepentingan diri, untuk mendapatkan kebahagiaan, kesehatan, kebaikan,
kesejahteraan, kesenangan, dan pertumbuhan diri menjadi lebih baik.

Kemampuan untuk memanfaatkan kemajuan teknologi, dalam mewujudkan komunikasi secara


efektif dengan semua kepentingan diri, merupakan sebuah solusi yang cerdas dalam menjalani
kehidupan yang seimbang. Perhatian dan kepedulian terhadap pekerjaan, keluarga, dan diri
sendiri, akan menjadikan kehidupan selalu unggul bersama keharmonisan yang solid.

Di tempat kerja, bila semua karyawan mampu menciptakan keseimbangan dalam kehidupan dan
pekerjaan, maka mereka akan menghabiskan jam-jam kerjanya dengan produktif. Hal ini akan
membuat setiap karyawan memiliki kesadaran untuk berkontribusi dan memberikan pelayanan
unggul. Mereka juga akan terhindarkan dari budaya mengeluh, yang biasanya menjadi racun
yang merusak etos kerja. Kecerdasan untuk menciptakan keseimbangan dalam kehidupan kerja
akan menciptakan kualitas kerja yang unggul, serta membuat lingkungan kerja sehari-hari lebih
menyenangkan dalam disiplin dan gairah kerja yang terarah menuju prestasi puncak.

Etos kerja yang unggul akan muncul saat keseimbangan kehidupan dan pekerjaan karyawan
mencapai titik puncak terkuat. Artinya, karyawan yang sudah mampu bekerja dalam
keseimbangan hidup akan memiliki kesadaran, manajemen diri, motivasi diri, dan tanggung
jawab yang sifatnya holistik, untuk bekerja dengan totalitas dalam upaya menghasilkan kinerja
terbaik.

Work life balance membutuhkan kecerdasan moral dan motivasi, untuk menciptakan diri yang
berkualitas dalam integritas kehidupan. Saat moral mampu menghasilkan sikap positif dan
optimis, untuk kemajuan diri, maka saat itu diri akan bekerja dengan lebih efektif.

Work life balance juga akan meningkatkan kesehatan diri karyawan, dan hal ini berarti
mengurangi absensi, serta meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja. Biasanya, karyawan-
karyawan yang sehat, kuat, rajin, produktif, dan berkualitas, akan menjadi energi positif di
lingkungan kerja, dan mampu menurunkan tingkat stres di tempat kerja, termasuk mampu
meningkatkan semangat dan kebahagiaan di tempat kerja. Energi positif dari orang-orang yang
cerdas menjalani keseimbangan kehidupan dan pekerjaan, akan meningkatkan hubungan antar
pribadi yang saling melengkapi, untuk kemajuan organisasi dan pribadi masing-masing.

Work life balance menciptakan etos kerja yang unggul secara alami. Hal ini bisa terjadi, karena
setiap orang yang sadar dan mampu menjalani kehidupan kerja yang seimbang, akan memiliki
disiplin dan motivasi, untuk menjalankan atau mengerjakan semua tanggung jawabnya dengan
totalitas dan penuh perhatian.

Keseimbangan hidup dan kerja akan menciptakan tubuh, jiwa, pikiran, dan emosi yang
terhubung dengan semua tanggung jawab dalam sukacita kehidupan. Artinya, orang-orang yang
seimbang dalam kerja dan kehidupan, akan memiliki perasaan dan pikiran bahwa apa yang
sedang dikerjakan itu merupakan permainan yang sangat disukai atau dicintai.