Anda di halaman 1dari 4

TUAGAS INDIVIDU

Pengampu : Umi Setyoningrum

DISUSUN OLEH
FIFIH ALAMWIYAH
010117A030

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN


FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS NGUDI WALUYO
2020
RESUME LANDASAN TEORI KEPERAWATAN KELUARGA

Fungsi Teori adalah untuk membedakan, menjelaskan atau memperkirakan fenomena yang ada didalam
keperawatan. Dengan demikian, teori keperawatan idealnya menunjukkan pola yang logis dan intelek
untuk memantau praktik keperawatan.

Pendekatan Teori Yang Digunakan Didalam Praktik Keperawatan Keluarga

1. Teori ilmu sosial keluarga

2. Teori / model keperawatan

3. Teori terapi keluarga

Perbedaan Antara Teori Keperawatan, Teori Ilmu Sosial Keluarga, Dan Teori Terapi Keluarga

KRITERIA TEORI KEPERAWATAN TEORI ILMU SOSIAL TEORI TERAPI


KELUARGA KELUARGA
Tujuan Teori Deskriptif & Preskriptif Deskrptif & Deskriptif & Preskriptif
Eksplanatorik
Fokus Disiplin Fokus Keperawatan Interdisiplin Terapi pernikahan &
dan keluarga serta
kesehatan jiwa
Populasi Sasaran Kel. Yang emmiliki Keluarga “normal” “keluarga bermasalah”
masalah kesehatan

 Model Sistem Kesehatan (Betty Newman)


Membahas keluarga dipandang sebagai sistem yang yang terdiri atas anggota keluarga sebagai
subsistem. Gabungan konsep holistik dan pendekatan system terbuka. Berfokus pada
penurunan stress dan memperkuat pertahanan diri.
 Model Perawatan Diri (Dorothea Orem)
Pelayanan manusia yang berpusat kepada kebutuhan manusia untuk mengurus dari bagaimana
cara mengaturnya secara terus menerus untuk dapat menunjang kesehatan dan kehidupan,
sembuh dari penyakit atau kecelakaan dan menanggulangi akibat-akibatnya.
 Model Adaptasi Suster (Callista Roy)
Menjabarkan konsep individu sebagai suatu sistem adaptif yang saling mempengaruhi dengan
stimulasi melalui empat model respon fisiologi. Setiap manusia memiliki potensi adaptif
terhadap situasi stimulus terhadap berbagai tingkat usia. Perawat dituntut untuk mampu
membuat analisa mengenal klien sesuai kebutuhannya.
 Model Sistem Interaksi (Imogene King)
Mengembangkan model system yang saling mempengaruhi dan memasukan pendekatan
keluarga sebagi ruang lingkup.
 Ilmu Tentang Manusia Sebagai Kesatuan (Martha Rongers)
Mempertimbangan manusia (kesatuan manusia) sebagai sumber energi yang menyatu dengan
alam semesta. Manusia berada dalam interaksi yang terus-menerus dalam lingkunga. Selain itu
manusai merupakan satu kesatuan utuh memiliki intergritas diri dan menunjukkan karakteristik
yang lebih dari sekedar gabungan dari beberapa bagian.
 Model Pengembangan Kesadaran (Betty Newman)
Berfokus pada pola keluarga sebagai medan energi yang bergerak melalui waktu dan ruang
menuju kesadarannya yang semakin tinggi.
 Model Lingkungan ( Florence Nightingale)
Teori/model konsep Florence Nightingale memposisikan lingkungn sebagai fokus asuhan
keperawatan dan perawat tidak perlu memahami seluruh proses penyakit, model dan konsep ini
dalam upaya memisahkan antara profesi keperawatan dengan kedokteran. Orientasi pemebrian
asuhan kperawatan tindakan keperawatan lebih di orietasikan pada pemberian udara, lampu,
kenyamanan, kebersihan, ketenagaan dan nutrisi yang adequate, dengan dimulai dari
pengumpulan data dibandingkan dengan tindakan pengobatan semata, upaya teori tersebut
dalam rangka perawatan mampu menjalankan praktik keperawatan mandiri tanpa bergantung
pada profesi lain.

TEORI-TEORI KEPERAWATAN KELUARGA

1. Teori Struktural – Fungsional

Keluarga sebagai system sosial. Kekuatan teori ini pedekatan struktural-fungsional terhap praktik
keparawatan keluarga bersifat komperhensif dan memandang keluarga didalam konteks komunitas
yang lebih luas. Kelemahannya teori ini memandang statis, memandang keluarga dalam satu waktu
bukan satu sistem yang selalu berubah seiring waktu.

2. Teori Intraksional / Komunikasi

Berfokus pada proses internal keluarga. Kelemahannya, para ahli teori ini secara umum gagal
mempertimbangkan dampak lingkungan diluar keluarga.

3. Teori Stress Keluarga

Berhubungan erat dengan situasi pelayanan kesehatan karena sifat penyakit terkait stress menyebar
yang dialami keluarga. Keutamaannya, kesederhanaan. Kelemahannya, terbatas dalam membahas
kebutuhan keluarga dalam hal promosi kesehatan dan pencegahan penyakit.

4. Teori Berubah

Perubahn ordo pertama, sistemnya tetap beberapa bagian mengalami beberapa tipe perubahan.
Perubahan ordo kedua, sistemnya berubah jadi disebut perubahan akibat perubahan.

TEORI ILMU SOSIAL KELUARGA LAINNYA

1. Teori Pertukaran Sosial

Teori yang menyatakan bahwa dalam sebuah hubungan sosial terdapat unsur ganjaran, pengorbanan
dan keuntungan yang saling mempengaruhi. Teori ini menjelaskan bagaimana manusia memandang
tentang hubungan kita dengan orang lain sesuai dengan anggapan diri manusia.

2. Teori Konflik
Memandang bahwa perubahan sosial tidak terjadi melalui proses penyesuaian nilai-nilai yang membawa
perubahan, tetapi akibat adanya konflik yang menghasilkan kompromi-kompromi yang berbeda dengan
kondisi semula. Sebagai unsur pemisah kelas dalam masyarakat.

3. Pendekatan Antropologi / Multikultural

Menjelaskan pada pandangan seseorang tentang ragam kehidupan di dunia ataupun kebijakan
kebudayaan yang menekan tentang penerimaan terhadap keragaman dan berbagai macam budaya yang
ada dalam kehidupan masyarakat menyangkut nilai-nila sistem budaya, kebiasaan, dan politik yang
mereka anut.

4. Tori Terapi Keluarga

Disusun untuk bekerja dengan keluarga bermasalah dan oleh karena itu sebagian besar berorientasi
pada patologis. Dan teori ini memeperhatikan tentang hal-hal yang dapat dilakukan untuk memfasilitasi
perubahan pada keluarga yang disfungsional.

5. Teori Keperawatan Keluarga Model Terpadu

Model pengkajian keluarga (Friedman) merupakan pendekatan terpadu dengan menggunakan teori
struktural-fungsional dan teori lintas budaya sebagi landasan teoritis primer model dan alat pengkajian
keluarga.