Anda di halaman 1dari 3

Kejadian Luar Biasa

Manajemen berasal dari kata "Manage" yang artinya mengelola/mengurus, mengendalikan,


mengusahakan dan juga memimpin. Manajemen memiliki sebuah tujuan, rencana, aksi, dan
sebuah evaluasi dengan kata lain manajemen merupakan ilmu mengatur yaitu mengatur
sesuatu untuk mencapai sebuah tujuan. Menurut Wilson Manajemen adalah sebagai sebuah
rangkaian tindakan yang dilakukan oleh para anggota organisasi dalam upaya mencapai
sasaran organisasi. Proses merupakan suatu rangkaian aktivitas yang dijalankan dengan
sistematis.

Pada profesi keperawatanpun memiliki manajemen, yaitu manajemen keperawatan.


Manajemen keperawatan merupakan suatu bentuk koordinasi dan integrasi sumber-sumber
keperawatan dengan menerapkan proses manajemen untuk mencapai tujuan dan obyektifitas
asuhan keperawatan dan pelayanan keperawatan (Kontoro, Agus, 2010). Pada stase ini
merupakan stase dimana saya dapat merencanakan sesuatu perencanaan dengan
berkoordinasi baik dengan teman satu kelompok maupun perawat yang berada di ruangan.
pada stase ini saya belajar secara langsung lapangan bagaimana proses manajemen. Proses
manajemen sendiri dibagi menjadi lima tahap yaitu perencanaan, pengorganisasian,
kepersonaliaan, pengarahan dan pengendalian (Marquis dan Huston, 2010). Ada beberapa
prinsip-prinsip manajemen keperawatan menurut Swanburg (2000) yaitu perencanaan,
penggunaan waktu yang efektif, pembuatan keputusan, pemenuhan kebutuhan asuhan
keperawatan, perumusan dan pencapaian tujuan sosial, pengorganisasiaan, merupakan suatu
fungsi, posisi atau tingkat sosial, disiplin dan bidang studi.
Banyak hal tentang manajemen keperawatan yang harus saya pahami di lapangan,
contohnya bagaimana seorang ketua ruang menata staf-stafnya agar tujuan yang telah
disepakati berjalan dengan baik atau bagiamana ketua tim memilih seorang penanggung
jawab shift (PJ Shhift). Namun, hal tersebut belum saya dapati. Waktu singkat untuk belajar
memahami sebuah manajemen keperawatan di rumah sakit ajibarang berkurang karena
adanya sebuah pendemi, yaitu virus korona (covid-19), sebenarnya sangat disayangkan. Hal
yang saya dapatkan pada minggu pertama di rumah sakit yaitu bagaimana manajemen bisa
berjalan dengan baik. Manajemen dapat berjalan dengan baik dengan sebuah perencanaan
(planning), pengorganisasian ( organizing), pengarahan (actuating), pengawasan
(controlling). Namun, pada Minggu pertama saya hanya dapat menjalankan sebuah
perencanaan, dan pengorganisasian, sedangkan untuk actuating dan controlling belum dapat
dijalankan di rumah sakit dikarenakan situasi negara kita dalam keadaan baik karena
banyaknya orang-orang dinyatakan positif korona dan Minggu kedua dan ketiga stase ini
dijalankan di rumah masing-masing.
Berada di rumahpun actuating dan controlling juga dapat dilakukan dengan sebaik-
baiknya, hal ini dapat dibantu dengan menggunakan teknologi yang ada saat ini, misalnya
melakuakn pengarahan dan pengawasan melalui whatsapp, videocall, atau alat komunikasi
yang lainnya. Selain itu dalam kondisi saat ini kita juga bisa menjalankan manajemen untuk
diri kita sendiri, yaitu bagaima kita dapat menjaga kesehatan kita dan terhindar dari virus
korona, bagaimana caranya? Yakni dengan menggunakan POAC (Kontoro, Agus 2010). P:
menjaga kesehata, O: diri kita sendiri, A: dengan selalu menjaga kebersihan diri dan
lingkungan, Social distancing, C: mengontrol diri untuk selalu menjalani peraturan yang telah
dibuat. Walaupun saya baru merasakan stase manajemen di rumah sakit satu Minggu, namun
karena hal ini saya dapat memahami bagaimana saya harus me-manage diri saya sendiri agar
tetap sehat dan terhindar dari virus korona.

DAFTAR PUSTAKA
Marquis & Huston. 2010. Leadership role and management in nursing: theory and
application.Philadelphia: Lippincott
Kontoro, Agus. 2010. Buku Ajar Manajemen Keperawatan.Yogyakarta: Nuha Medika