Anda di halaman 1dari 5

TUGAS PKN

KERAGAMAN SUKU, RAS,


ADAT ISTIADAT
DI INDONESIA

DI SUSUN OLEH :

Eko Wahyudi (07)

SMPN 5 PAMEKASAN
TAHUN PELAJARAN
2019 – 2020
Suku Madura
Suku Madura (Bhs Madura: Orèng Mâdurâ) merupakan etnis dengan populasi besar
di Indonesia, jumlahnya sekitar 7.179.356 juta jiwa (sensus 2010). Mereka berasal
dari Pulau Madura dan pulau-pulau sekitarnya

Sejarah
Seperti Gili Raja, Sapudi, Raas, dan Kangean. Selain itu, orang Madura tinggal di
bagian timur Jawa Timur biasa disebut wilayah Tapal Kuda, dari Pasuruan sampai
utara Banyuwangi. Orang Madura yang berada di Situbondo, Bondowoso, sebelah
timur Probolinggo, utara Lumajang, dan utara Jember, jumlahnya paling banyak dan
jarang yang bisa berbahasa Jawa, juga Surabaya utara, serta sebagian Malang. ada
juga yang menetap di Bawean, di negeri jiran Malaysia, Timor Leste, Brunei
Darussalam misalnya juga ada, mereka ada yang menjadi penduduk tetap (sudah
dapat IC/ surat tinggal selamanya.), Bahkan ada juga di negara negara Timur Tengah.

Demografis
Di samping suku Jawa dan Sunda, orang Madura juga banyak yang bertransmigrasi
ke wilayah lain terutama ke Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, serta ke
Jakarta, Tangerang, Depok, Bogor, Bekasi, dan sekitarnya, juga Negara Timur
Tengah khususnya Saudi Arabia. Beberapa kota di Kalimantan seperti Sampit dan
Sambas, pernah terjadi kerusuhan etnis yang melibatkan orang Madura disebabkan
oleh kesenjangan sosial, tetapi sekarang kesenjangan itu sudah mereda dan etnis
Madura dan penduduk setempat sudah rukun kembali.

Orang Madura pada dasarnya adalah orang yang mempunyai etos kerja yang tinggi,
ramah, giat bekerja dan ulet, mereka suka merantau karena keadaan wilayahnya yang
tidak baik untuk bertani. Orang perantauan asal Madura umumnya berprofesi sebagai
pedagang, misalnya: berjual-beli besi tua,

Rumah Adat Suku Madura

1
Senjata Tradisional Suku Madura

Pakaian Tradisional Suku Madura

Makanan Tradisional Suku Madura

2
Ras Suku Madura
Kelompok ras Melayu Mongoloid, yang terdiri dari 2(dua) golongan, yaitu Ras Proto
Melayu atau Melayu Tua (terdiri dari Suku Batak, Toraja, dan Dayak) dan Ras
Deutro Melayu atau Melayu Muda (beranggotakan antara lain Suku Bugis, Madura,
Jawa, dan Bali).

Adat Istiadat Suku Madura


1. Kebudayaan Macopat (Mamaca)
Macopat atau juga ada yang menyebutnya dengan mamaca, merupakan
kebudayaan madura yang juga bisa dikategorikan berbentuk kesenian.
Tembang yang ditulis dengan bahasa jawa ini dilantunkan dengan syair-syair
tertentu, atau juga yang dikenal dengan istilah tembeng.

Biasanya dalam pembacaan macopat ini terkadang diringi dengan alunan


musik, dan yang sering dengan menggunakan seruling.

3
2. Ritual Ojung
Pelaksanaan ritual Ojung dalam bentuknya sejenis permainan yang
melibatkan dua orang untuk beradu fisik dengan dilengkapi media rotan
berukuran besar sepanjang 1 meter sebagai alat memukul.ritual ini biasanya
diselenggarakan agar segera turun hujan dan terhindar dari malapetaka akibat
kekeringan musim kemarau.Dan biasanya diiringi dengan musik yang jarang
dijumpai di daerah lain yang terdiri dari 3 buah dung-dung (akar pohon
siwalan) yang dilubangi di tengahnya sehingga bunyinya seperti bas, dan
kerca serta satu alat musik kleningan sebagai pengatur lagu.

3. Kebudayaan Rokat Tase’ (Petik Laut)


Tradisi ” Rokat Tase’ ” dilakukan untuk mensyukuri karunia serta nikmat
yang diberikan oleh sang maha pencipta yaitu Allah SWT. Dan juga agar
diberikan keselamatan dan kelancaran rezeki dalam bekerja.Ritual atau tradisi
tersebut, biasanya dimulai dengan acara pembacaan istighotsah dan tahlil
bersama oleh masyarakat yang dipimpin oleh pemuka agama setempat.Setelah
itu, masyarakat melepaskan sesaji ke laut sebagai rasa ungkapan syukur
kepada Tuhan Yang Maha Esa. Adapun isi dari sesaji itu adalah ketan-ketan
yang berwarna-warni, tumpeng, ikan-ikan, dan lain sebagainya. Ritual atau
tradisi tersebut disebut ” Rokat Tase’ ” oleh penduduk setempat.