Anda di halaman 1dari 21

CRITICAL BOOK REPORT

“POLA ,MANFAAT DAN PEMILIHAN MAKANAN”


Dosen Pengampu : Dra. YUSPA HANUM, M.S.
D

I
S
U
S
U
N
OLEH :
NAMA:PUJA PUTRIYANI BR GURUSINGA
NIM:5183144031
KELAS :REG B

PENDIDIKAN TATA RIAS


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2018
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan dan rahmat,
sehingga tugas ini dapat saya terselesaikan. Laporan ini disusun atas dasar tugas
Critical Book Report mata kuliah gizi kecantikan. Tidak lupa saya mengucapkan
banyak terima kasih kepada Dosen mata kuliah Dasar Rias, ibu Dra. YUSPA
HANUM, M.S.yang telah membimbing saya dalam penyelesaian tugas ini.
Tujuan dari penulisan laporan ini adalah untuk pemenuhan tugas mata
kuliah gizi kecantikan. Semoga dengan adanya tugas ini dapat bermanfaat untuk
kita dan pembaca dimasa yang akan datang.
Penyusun menyadari bahwa penulisan maupun pelaporan tugas ini masih
jauh dari kesempurnaan. Untuk itu saran dan kritik dari pembaca yang
membangun sangat penulis harapkan guna menyempurnakan tugas ini. Semoga
para pembaca mendapatkan informasi dari tugas ini dan dapat bermanfaat untuk
kami juga pada para pembaca sekalian.

Medan, September 2018

Penyusun,
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Dunia kecantikan saat ini sangatlah berkembang , baik itu kecantikan rambut
maupun kecantikan kulit. Semua kaum wanita ingin menjaga penampilan pada
setiap kesempatan, mulai dari remaja wanita hingga wanita biasa ingin menjaga
kecantikannya baik dari dalam maupun dari luar. Kecantikan dari luar dapat
dilihat dari penampilan fisik, sedangkan kecantikan dari dalam terpancar bila
psikis sehat dan budi pekerti yang baik. Dalam hal ini pengaturan pola makan
untuk menyesuaikan gizi yang seimbang dalam tubuh sangat penting dalam
menampilkan kecantikan fisik karena, pada dasarnya tujuan gizi kecantikan
adalah mempercantik diri sehingga membangkitkan rasa percaya diri.
Dengan mengatur pola makan yang sehat dan gizi yang seimbang maka
anggota tubuh akan bekerja sesuai dengan pola kinerja nya masing-masing yang
akan dapat mempercantik diri dari dalam maupun luar ,sehingga pengaturan pola
makan dalam pemenuhan gizi seimbang sangat penting untuk di pelajari , agar
penampilan semakin baik dan idah namu juga tetap menjaga kesehatan tanpa
merusak anggota tubuh .
B. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan batasan masalah diatas, maka rumusan masalah dalam Critical
book report ini adalah : bagaimana cara dalam mengatur pola makan ,
mengetahui manfaat dari makanan , apa kebutuhan makan yang sesuai dengan
kondisi tubuh demi menjaga kecantikan sekaligus hidup sehat .

C. TUJUAN
1. Untuk mengetahui pola makan yang tepat.
2. Untuk mengetahui manfaat makanan yang di makan .
3. Untuk mengetahui pemilihan makanan yang sesuai dengan kebutuhan dan
kondsi tubuh.

D. MANFAAT
Untuk mendapatkan berbagai informasi tentang “pengertian pola makan
,factor factor yang mempengaruhi pola makan , factor –faktor yang
mempengaruhi kebutuhan gizi , hubungan pola makan dengan status gizi ,
interaksi zat gizi dalam penyerapan metabolisme dalam tubuh , agar kita tahu apa-
apa saja yang harus dilakukan demi menjaga kesehatan dan kecantikan .
BAB II

ISI BUKU

A. Identitas Buku

1. Identitas Buku Pertama

Judul buku :Gizi Untuk Kesehatan Ibu Dan Anak.


Pengarang :Hariyani Sulistyoningsih
Penerbit :Graha Ilmu Ruko Jambusari NOo 74 Yogyakarta
Tahun terbit :Edisi pertama : cetakan pertama ,2011 ,cetakan
kedua,2012
Halaman :237 halaman
Isbn :978-979-756-707-1
2. Identitas Buku Kedua .

Judul buku :Ilmu Gizi.


Pengarang :Dra.Yuspa Hanum , MS.
Penerbit :Unimed Press
Tahun terbit :2017
Halaman :134 halaman
1. Identitas Buku Pertama
Judul buku :Teori &panduan konseling gizi..
Pengarang :Ratri Ciptaningtyas
Penerbit :Graha Ilmu Ruko Jambusari NOo 74 Yogyakarta
Tahun terbit :Edisi pertama : cetakan pertama ,2013.
Halaman :70 halaman
Isbn :978-602-262-060-0
RANGKUMAN ISI BUKU

1. 1 POKOK-POKOK ISI BUKU UTAMA.

POLA MAKAN

A. Pengertian Pola Makan.


Pola makan adalah berbagai informasi yang memberikan gambaran
mengenai macam dan jumlah bahan makanan yang di makan setiao hari oleh
satu orang dan merupakan ciri khas untuk satu kelompok atau masyarakat
tertentu.
B. Faktor Yang Mempengaruhi Pola Makan.

Pola makan yang terbentuk sangat erat kaitanya dengan kebiasaan orang
.secara umum ada beberapa factor yang mempengaruhi pola makan .

1. Faktor ekonomi.
Variable ekonomi yang cukup dominan dalasm mempengaruhi konsumsi
pangan adalah pendapatan keluarga dan harga.
2. Factor sosio budaya.
Pantangan dalam mengonsumsi jenis makanan tertentu dapat dipengaruhi
oleh factor budaya/kepercayaan .
3. Agama
Pantangan yang didasari agama ,khususnya islam disebut haramdan
individu yang melanggar hukumnya dosa.
4. Pendidikan
pendidikan dalam hal in biasanya yang di kaitkan dengan pengetahuan akan
berpengaruh terhadap pemilihan bahan makanan dan pemenuhan
kebutuhan gizi.
5. Lingkungan
Factor lingkungan cukup besar pengaruhnya terhadap pembentukan
perilaku makan.

C. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan Gizi.


Kebutuhan gizi setiap golongan umur dapat dilihatpada angka kecukupan
gizi (AKG).kebutuhan gizi setiap orang berbeda-beda di pengaruhi oleh .

1. Umur
Kebutuhan zat gizi pada orang dewasa berbeda dengan kebutuhan gizi pada
balita karena pada masa balita terjadi pertumbuhan dan perkembangan
yang sangat pesat.
2. Aktivitas
Kebutuhan zat gizi seseorang ditentukan oleh aktivitas yang dilakukan
sehari-harisemakin berat aktivitas yang dilakukan maka kebutuhan zat gizi
semakin tinggi ,terutama energy.
3. Jenis kelamin.
Kebutuhan zat gizi juga berbeda anatara laki-laki dan perempuan terutama
pada usia dewasa. Perbedaan ini terutama disebab kan oleh jaringan
penyusun tubuh dan jenis aktivitas nya.
4. Kondisi khusus (hamil, menyusui dan sakit )
Kondisi gizi pada masa hamil dan menyusui meningkat karena
meningkatnya metabolism serta dibutuhkan untuk persiapan produksi ASI
dan tumbuh kembang janin.
5. Daerah tempat tinggal .
Seorang yang tinggal di daerah pegunungan yang dingin membutuhkan
kecukupan energy yang lebih tinggi dari pada yang tinggal di daerah pesisir
atau panas .

D. Hubungan Pola Makan dengan Status Gizi

Pola makan yang seimbang yaitu sesuai dengan kebutuhan disertai


pemilihan bahan makanan yang tepat akan melahirkan status gizi yang baik.
Keadaan gizi salah akibat kurang makan dan berat badan yang kurang
merupakan hal yang banyak terjadi di berbagai daerah atau Negara miskin.

Sebaliknya keadaan gizi salah akibat konsumsi gizi berlebihan ,merupakan


fenomena baru yang semakin lama semakin meluas keadaan ini terutama
dialami oleh masyarak menengah keatas .

E. Interaksi Zat Gizi

Pola makan yang seimbang dan pemilihan bahan makanan yang tepat
merupakan hal yang harus dilakukan jumlah dan kualitas makanan yang kita
konsumsi juga penting ,tetapi yang paling penting adalah cara
mengonsumsinya.

Masing-masing interaksi dapat bersifat positif (sinergis), negative


(antagonis),dan kombinasi di antara keduanya .interaksi disebut positif jika
membawa keuntungan sebaliknya ,disebut negative jika merugikan .

1. Interaksi dalam produk pangan


Zat gizi tertentu ,terutama mineral dapat berinteraksi negative dengan zat
nongizidalam produk makanan.
2. Interaksi dalam saluran pencernaan
Sebagian besar interaksi zat gizi terjadi di dalam saluran pencernaan .
ineraksi itu dapat menguntungkan atau merugikan contoh yang
menguntungkan adalah ineraksi antara vitamin C dan Fe .
3. Interaksi dalam metabolisme
4. Interaksi antara beberapa mineral dapat merugikan tubuh .khususnya untuk
mineral ,terdapat dua tipe interaksi yang terjadi yaitu kompetesi dan
koadaptasi .ineraksi yang bersifat kompetesi ditentukan oleh kemiripan
sifat fisik dan kimia mineral itusatu sama lain.

2 POKOK-POKOK ISI BUKU KE DUA.

Manfaat Makanan Bagi Tubuh

A. Manfaat Makanan Bagi Tubuh.


Makanan sebagai salah satu syarat untuk hidup ‘’life is activity” artinya
hidup adalah beergerak, bermakna bahwa aktivitas atau gerak merupakan ciri
kehidupan ,manusia bergerak dalam rangka mempertahankan hidup .dari
perlakuan manusia tersebut maka fungsi makanan dapat dilihat dari 3 fungsi
yakni :

1. Fungsi fisiologis
 Sebagai pemberi tenaga /sumber energy.
Makanan sebagai pemberi tenaga yaitu untuk menyediakan energy yang di
perlukan segala aktivitas yang dilakukan oleh tubuh. Diantaranya untuk
mempertahankan proses yang di lakukan oleh organ dalam melaksanakan
aktivitas luar.
 Sebagai pembangun
Seorang bayi waktu lahir berat badan nya kira-kira 3 kilogram .apabila bayi
ini cukup mendapat ASI dan pada usia 4 bulan mendapat makanan tambahan
yang sesuai maka pada usia 1 tahun berat badanya akan bertambah 7-8 kg , ini
berarti bayi itu tumbuh atau lebih tepat dikatakan bahwa sel –sel jaringan tubuh
bayi tadi berasal dari makanan yang di makan nya .
Pada orang dewasa ,sel-sel jaringan tubuhnya yang aus atau rusak perlu
diganti .darah yang hilang pada perempuan pada saat menstruasi dan
melahirkan perlu diganti ,dari makanan lah zat-zat yang diperlukan untuk
mengganti darah yang hilang itu terutama yang berasal dari protein ditambah
air dan mineral.
 Seabagai pengatur
Zat-zat yang terdapat dalam makanan juga memegang peranan dalam
mengatur berbagai proses serta reaksi –kimia yang terjadi dalam tubuh.
Disamping itu fungsi makanan sebagai pengatur aktivitas tubuh seperti
berdebyutnya jantung
 Mempertahankan suhu tubuh
 Kontraksi otot
 Mengatur keseimbangan air
 Membekukan darah
 Membuang sampah dari tubuh
2. Fungsi social
Fungsi makanan juga merupkan pusat dari keberadaan social . melalui
makanan dapat memupuk perasaan social inter dan antar keluarga ,setiap
ada satu peristiwa pada umumnya ditandai dengan menyajikan makanan
yang khas.
3. Fungsi psikologis
Makanan mempunyai fungsi pssikologis berarti lurus dapat memenuhi
kebutuhan emosional yang dapat membina sikap dan tindakana yang baik
dan kepribadian yang baik disamping itu fungsi makanan untuk
memelihara suasana senang dan gembira.

B. Beberapa Hal yang Mempengaruhi Terjadinya Gangguan


Gizi.

ada beberapa hal yang merupakan penyebab ataupun factor pendorong


terjadinya gangguan gizi dalam masyarakat.

1. Ketidaktahuan akan hubungna antara makanan dengan kesehatan.


2. Prasangka buruk terhadap beberapa jenis bahan makanan yang bergizi
tinggi.
3. Life style (gaya hidup) juga merupakan salah satu factor.
4. Food habits atau kebiasaan-kebiasaan makan yang merugikan atau
pantangan –pantangan terhadap makanan tertentu.
5. Kesukaan yang berlebihan (maniak) terhadap satu jenis makanan .
6. Penghasilan keluarga yang tidak mencukupi.
7. Jarak kelahiran yang terlalu dekat .

3 POKOK-POKOK ISI BUKU KE TIGA.

Pemilihan Makanan

A. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Makanan.


Memahami factor-faktor yang mempengaruhi pilhan makanan adalah dasar
untuk merancang intervensi. Factor yang mempengaruhi sering terjalin dan
mungkin bersaing satu sama lain. Sehingga individu meninggalkan nya karena
merasa frustasi dan kewalahan ketika memerlukan perubahan .

Factor yang mempengaruhi pemilihan makananan seperti .

1. Pilihan rasa dan makanan.


Rasa pafda umumnya diterima sebagai penentu yang paling penting dalam
pemilihan makanan ,perilaku memilih rasa biologi berevolusi dari kanak-
kanak berdasarkan ketersediaan norma social tetapi penelitian
menunjukkan bahwa perilaku memilih dapat di ubah karena pengalaman
dan usia .
2. Perhatian terhadap kesehatan.
Penelitian telah menunjukkan bahwa kesehatan dapat menjadi pendorong
untuk pemilihan mkanan , seperti yang digambarkan oleh kampanyre
public untuk meningkatkan konsumsi buah-buahan ,sayuran dan seluruh
padi-padian .
3. Pengetahuan gizi
Secara tradisional ,peran konselor gizi yaitu sebgai penyebar informasi
.setelah penelitian menunjukkan bahwa banyak klien yang tidak responsive
terhadap pendekatan didaktik yang sederhana ,peranmereka di perluas
untuk mencakup berbagai perilaku dengan mengubah strategi.
4. Kenyamanan dan waktu
Bagi banyak orang yang berjuang untuk melakukan perubahan pemilihan
makanan penekanan cara yang mudah untuk menyiapkan makanan yang di
inginkan adalah hal yang penting karena banyak orang yang ingin makan
maknan yang cepat saji yang lezat.
5. Budaya dan kepercayaan
Makanan nerupakan bagian integral ritual social yang mempengaruhi
identitas kelompok .ritual makanan memperkuat keanggotaan kelompok
dan mnegaskan kembali hubungan kita kepada orang lain , missal nya pada
hari minggu sepanjang akhir pecan makan di pertemuan keluarga ,istirahat
atau kopi break setiap hari dengan roti manis adalah ritual yang di lakukan
lebih dari sekedar memuaskan nafsu makan . kebudayaan juga
mendefenisikan pola makan , seperti di amerika pola ngemil adalah hal
yang umum . selain itu agama yang menganjurkan makanan ritual dan juga
dapat menentukan pantangan makanan seperti pembatasan terhadap daging
babi bagi umat muslim ,sapi bagi umat hindu ,dan kerang untuk orang
yahudi .
6. Pengaruh social
Makanan yang sering menjadi bagian integral dari pengalaman social .
berbagai makanan dengan teman-teman setelah pertandingan sepak bola
atau pergi keluar makan es krim untuk merayakan prestasi akademik
membuat pengalaman khusus yang meriah .
7. Media dan lingkungan fisik .
Amerika utara dikelilingi pesan media dan sebagian besar dari pesan-pesan
tersebut adalah mendorong untuk mengkonsumsi makanan yang berkalori
tinggi , pada tahun 2004 produsen makanan menghabiskan Sembilan miliar
dolar amerika untuk iklan dalam membujuk konsumen .
8. Ekonomi .
Tempat tinggal individu dan status social ekonomi dapat mempengaruhi
segudang factor ,termasuk aksebilitas transportasi ,fasilitas memasak
,pendinginan took kelontong , dan ketersediaan pilihan makanan yang
menyehatkan .
9. Ketersediaan dan keanekaragaman
Individu yang mudah mendapat kan makanan dengan ragam pilihan
maakanan yang bervariasi cenderung makan lebih sering di bandingkan
individu yang memliki ketersediaan makanan yang terbatas.
10. Psikologi
Penelitian telah menunjukkanbahwa setiap individu berbeda-beda dalam
menanggapi makanan mereka terhadap etres . beberapa orang meningkat
kan konumsi sedangkan yang lain mengklaim merasa terlalu stress untuk
makan
11. Pemahaman tentang semua factor yang mempengaruhi perilaku makan kita
sangat penting bagi mendidik gizi dan konselor .karena kita menganjurkan
perubahan gaya hidup dari pola makan nyaman ,kita perlu memahami rasa
ketidaknyamanan pada klien kita .

Memilih Makanan yang Baik atau Buruk .

Masalah yang terjadi ketika makanan atau zat gizi disederhanakan menjadi
semua baik atau semua buruk . peningkatan resiko penyakit kardiovaskular
yang berhubungan dengan konsumsi lemak trans yang dihasilkan selama
proses makanan dapat mengakibatkan klasifikasi dari semua lemak trans
adalah buruk.

Namun jenis lemak trans yang terjadi alami bersumber dari hewan
ruminansia (susu dan daging), yaitu asam linoleat yang terkonjugasi ,memiliki
efek jauh berbeda dengan fungsi metabolisme .

Amerika serikat telah mengecualikan lemak trans alami dalam suatu


system konjugasi dari defenisi lemak trans untuk pelabelan kandungan Gzi.
BAB III
A.PENILAIAN/PERBANDINGAN TERHADAP BUKU

1a. Kelebihan Buku dan Kelemahan Buku utama.

Kelebihan buku utama yang berjudul gizi untuk kesehatan ibu dan balita
pada bab 4 yang berjudul pola makan yang dikarang oleh HARIYANI
SULISTYONGNINGSIH adalah terdapat tampilan yang cukup menawan dan
menarik untuk dibaca para calon pembaca, di dalam bab tersebut terdapat
pengertian pola makan ,factor-faktor yang mempengaruhi pola makan ,factor-
faktor yang mempengaruhi kebutuhan gizi ,hubungan pola makan dengan status
gizi dan interaksi berbagai zat gizi dalam penyerapan dan metabolisme .
penjelasan mengenai materi di dalam nya cukup jelas dan disertai dengan
berbagai contoh untuk materi masing-masing ,buku tersebut juga memiliki
rangkuman sehingga si pembaca dapat langsung menarik kesimpulan dari tujuan
dan maksud buku tersebut . penulisan dalam buku ini juga sudah bagus.
Namun yang lebih bagus nya lagi adalah di dalam buku ini terdapat latihan
soal yang akan membuat para pembaca nya menjadi lebih mengerti dan mengingat
materi yang terkandung di dalam buku .buku ini juga memiliki penugasan untuk
pembaca agar lebih mendalami lagi tentang materi yang di sampaikan , sebagai
bukti kita dapat melihat pada halaman 51-63
Bentuk buku juga sangat simple dan cukup ringan untuk dibawa. Buku
tersebut juga dilengkapi dengan daftar pustaka dan riwayat dari penulis , buku ini
sangat bagus menjadi panduan bagi mahasiswa , karena isi dalam buku ini cukup
lengkap, namun dengan begitu banyak nya kelebihan buku , buku tersebut juga
memilki sedikit kelemahan dari segi gambar ,buku tersebut pada bab yang saya
ringkas tidak memili gambar ,menurut saya sendiri akan lebih baik jika si penulis
membubuhkan gambar pada buku. Ini akan memberi dampak yang cukup besar
pagi pembaca , si pembaca akan lebih bersemangat dan lebih paham dalam
membaca jika di sertai gambar.

2b. Kelebihan Buku dan Kelemahan Buku kedua.

Kelebihan buku kedua yang berjudul Manfaat Makanan Dalam Tubuh


yang di karang oleh Yuspa Hanum adalah tampilan buku yang cukup menarik
sampul buku yang cantik , ini akan memberi semangat untuk calon pembaca ,font
tulisan di dalam buku ini juga bagus , penulisan yang rapi namun buku tersebut
juga memiliki sedikit

Kelemahan ,alangkah lebih baik jika buku ini dilengkapi materi nya
mengenai bab yang di bahas tentang manfaat makan bagi tubuh , alangkah lebih
baik nya juga jika buku ini disertai dengan gambar yang akan menambah
semangat bagi pembaca.

3b. Kelebihan Buku dan Kelemahan Buku ketiga.

kelebihan buku ketiga yang berjudul pemilihan makanan yang di karang


oleh Ratri Ciptaningtyas cukup menarik dan bagus , pada sampul terdapat gambar
–gambar yang menambah semangat bagi calon pembaca , materi yang di
sampaikan cukup jelas namun buku tersebut juga memiliki sedikit kelemahan ,
alangkah lebih baik jika buku ini mengatur font dan bentuk tulisan yang lebih
besar lagi ,spasi yang kurang luas sehingga bagi pembaca yang memiliki mata
minus tidak kesulitan dalam membaca , begitu juga dengan penulisan pada buku
perlu di perhatikan agar buku tersebut lebih baik lagi , sebagai bukti atau contoh
pada halaman 22 penulisan kata banyak yang tidak menggunakan spasi sehingg
kata-kata nya menjadi aneh dan tidak jelas lagi .
BAB IV

PENUTUP

A. KESIMPULAN

Pola makan adalah tingkah laku manusia atau sekelompok manusia dalam
memenuhi kebutuhan akan makan yang meliputi sikap , kepercayaan dan
pilihan makanan ,yang terbentuk sebagai hasil dari pengaruh fisiologis
,psikologis, ,budaya dan social . secara umum factor yang mempengaruhi
terbentuk nya pola makan adalah factor ekonomi ,social budaya
,agama,pendidikan,dan lingkungan .

Pola makan yang baik perlu dibentuk sebagai upaya untuk memenuhi
kebutuhan gizi , pola makan yang tidak sesuai akan menyebabkan asupan gizi
berlebih atau sebaliknya kekurangan , asupan berlebih menyebab kan
kelebihan berat badan dan penyakit lain yang disebabkan oleh kelebihan zat
gizi, sebaliknya asupan makanan yang kurang akan menyebab kan tubuh
menjadi kurus dan rentan terhadap penyakit .pila makan yang baik juga perlu
di kembangkan untuk menghindari interaksi negative dari zat gizi yang masuk
kedalam tubuh .interaksi dapat terjadi antara satu zat gizi dengan yang lain
,atau dengan zat nongizi. Masing-masing interaksi dapat bersifat positif
,negative, dan kombinasi diantara kedua nya .

B. SARAN
Saran saya adalah agar ketiga buku ini dilengakapi dengan gambar
gambar yang sesuai dengan materi, agar si pembaca dapat lebih paham materi
yang di sampaikan Saran yang dapat diberikan dari kesimpulan di atas adalah agar
untuk kedepannya, buku ini dapat diperbaiki lagi.
Sehingga dapat dijadikan buku referensi yang baik dan lengkap. Materi
yang disampaikan pun harus ditambah lagai dan dilengkapi agar dapat menambah
pengetahuan para pembaca. Buku ini sangat diperlukan untuk kebutuhan
mahasiswa dalam belajar dan memahami materi kuliah yang disampaikan
sehingga, dibutuhkan perbaikan pada ketiga

buku ini agar lebih baik lagi.

DAFTAR PUSTAKA
1. Sulistyoningsih Hariyani . 2011.Gizi Untuk Kesehatan Ibu dan Anak.
Yogyakarta 55283 :Graha Ilmu RUko Jambu Sari no 7A.
2. Hanum Yuspa, 2017, Ilmu Gizi Unimed Press
3. Ciptaningtyas Ratri , 2013, Teori & Panduan Konseling Gizi .Yogyakarta
55283 :Graha Ilmu RUko Jambu Sari no 7A.