Anda di halaman 1dari 25

HALAMAN JUDUL

LAPORAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI

HYPERMART JAVA MALL DIVISI BAKERY

SEMARANG

Disusun oleh :

Yustika Rizki

NIS : 11415013

SMK KIMIA INDUSTRI THERESIANA

SEMARANG

2016/2017
LEMBAR PENGESAHAN

Laporan Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) di HYPERMART JAVA MALL

SEMARNG telah disetujui dan disahkan pada

hari :

tanggal :

Semarang,

Pembimbing Sekolah Pembimbing Perusahaan

Krisnina Dita Novitasari, S.TP Yakub Bambang H.

Mengetahui,

Kepala SMK Kimia Industri Theresiana

G. Agus Murwito, S.Pd


KATA PENGANTAR

Puji syukur Penulis panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Kuasa atas berkat dan

rahmatnya Penulis dapat menyelesaikan kegiatan PRAKERIN yang dilaksanakan

di Hypermart tanpa halangan suatu apapun, serta Penulis dapat menyusun laporan

PRAKERIN dengan baik. Laporan ini merupakan hasil pembelajaran serta

pengalaman yang diperoleh Penulis selama melaksanakan PRAKERIN di

Hypermart. Selain itu, laporan ini disusun sebagai salah satu syarat kelulusan di

SMK Kimia Industri Theresiana Semarang.

Laporan ini dapat terselesaikan dengan baik karena adanya bantuan dari pihak.

Oleh karena itu, Penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada :

1. G. Agus Murwito, S. Pd selaku Kepala Sekolah SMK Kimia Industri

Theresiana Semarang

2. Bapak Yakub selaku manager dan Bapak Aan selaku team leader Bakery

Hypermart Java Mall Semarng

3. Krisnina Dita Novitasari, S.TP selaku pembimbing dari sekolah

4. Maria Prasetyaningtyas, S.TP selaku wali kelas XII Teknologi pangan

5. Bapak/Ibu guru dan karyawan SMK Kimia Industri Theresiana Semarang

6. Orang tua yang menguatkan Penulis setiap hari

7. Rekan-rekan karyawan Hypermart Bapak Agus, bapak Muklas, Ibu Tari, Ibu

Lely, Anggita, Alvina, Erista, dkk.


Penulis menyadari bahwa penyusunan laporan ini masih jauh dari kesempurnaan,

untuk itu kritik dan saran yang membangun dari Pembaca sangat dibutuhkan.

Harapan dari Penulis semoga laporan yang memuat pengalaman dan pengetahuan

yang didapatkan selama melaksanakan Praktik Kerja Industri. Akhirnya, penulis

berharap semoga ini dapat bermanfaat bagi siswa-siswi SMK Kimia Industri

Theresiana Semarang.

Semarang, Agustus 2017

Penulis
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL...............................................................................................i

LEMBAR PENGESAHAN...................................................................................ii

KATA PENGANTAR..........................................................................................iii

DAFTAR ISI...........................................................................................................v

BAB I PENDAHULUAN.......................................................................................1

1.1 Latar Belakang.........................................................................................1

1.2 Tujuan......................................................................................................2

BAB II PROFIL PERUSAHAAN........................................................................3

2.1 Sejarah Perusahaan..................................................................................3

2.2 Visi Perusahaan.......................................................................................4

2.3 Misi Perusahaan.......................................................................................5

2.4 Struktur Organisasi..................................................................................5

BAB III KEGIATAN PRAKERIN.......................................................................6

3.1 Persiapan Bahan......................................................................................7

3.1.1 Pengupasan (peeling).....................................................................7

3.1.2 Pemotongan....................................................................................8

3.2 Proses Produksi.......................................................................................9

3.2.1 Arem-Arem....................................................................................9

3.2.2 Pastel............................................................................................12

3.3 Finishing................................................................................................15

3.3.1 Cookies.........................................................................................15

3.3.2 Roti...............................................................................................16
3.4 Packing..................................................................................................16

3.4.1 Jajan Pasar....................................................................................16

3.4.2 Cookies.........................................................................................16

3.4.3 Roti...............................................................................................16

BAB IV PENUTUP..............................................................................................17

4.1 Kesimpulan............................................................................................17

4.2 Saran Perusahaan...................................................................................18

4.3 Saran Sekolah........................................................................................18

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Praktik kerja industri PRAKERIN merupakan serangkaian kegiatan yang

dilakukan diluar sekolah, wajib dilakukan oleh peserta didik oleh SMK Kimia

Insutri Theresiana Semarang untuk mengetahui target kemampuan dan keahlian

dalam dunia kerja. Pelaksanaan PRAKERIN ini diharapkan peserta didik

mendapatkan pengalaman dan kertrampilan dari suatu lembaga atau suatu

perusahaan sehingga peserta didik mendapatkan ilmu tambahan dari lembaga

instansi atau perusahaan terkait.

PRAKERIN di dunia usaha dan dunia industri berlangsung selama 2 bulan.

Selama itulah peserta didik belajar tentang proses produksi disuatu perusahaan

dan dapat melatih sikap disiplin serta tanggung jawab sebagai kebutuhan dunia

usaha dan dunia industi khususnya program kerja. PRAKERIN bermanfaat untuk

membantu peserta didik demi kelancaran proses belajar di sekolah.

Alasan utama penulis memilih untuk PRAKERIN di Hypermart Java Mall Devisi

Bakery yaitu agar mendapatkan pengalaman yang lebih berkualitas atau lebih

luas lagi kerena Hypermart adalah pabrik besar dengan fasilitas produksi yang

lengkap, dari awal bahan hingga menjadi produk siap konsumsi itu lengkap

berada dalam Hypermart Java Mall Devisi Bakery.


2

1.2 Tujuan

Kegiatan Praktik Kerja Industri yang telah dilaksanakan oleh setiap siswa/siswi

SMK KI Theresiana Semarang merupakan program keahlian yang tentunya

mempunyai tujuan yang telah direncanakan dan diharapkan dapat dicapai oleh

siswa/siswi. Adapun tujuan penyelenggaraan Praktik Kerja Industri sebagai

berikut:

1. Mengenal dan memahami perusahaan/dunia industri dengan segala bentuk dan

kegiatannya

2. Melatih kemandirian bagi siswa

3. Menumbuhkan semangat jiwa wiraswasta bagi siswa

4. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan siswa sesuai dengan program

keahliannya dan tuntuan dunia usaha/industri

5. Melatih meningkatkan etos kerja sesuai dengan tuntutan dunia usaha/industri

6. Meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam proses pendidikan dan pelatihan

siswa guna menghasilkan lulusan profesional


BAB II

PROFIL PERUSAHAAN

2.1 Sejarah Perusahaan

Hypermart adalah partikel dan departement store yang mulai beroperasi sejak

2004. Hipermarket besar ini dulunya diawali dengan berdirinya toko kecil

bernama Mickey Mouse yang didirikan Hari Dermawan di gedung dua lantai

seluas sekitar 150 meter persegi di Pasar Baru, Jakarta pda tahun 1958.Pada 1972,

Matahari yang berdiri di bawah bendera PT. Matahari Putra Prima Tbk berhasil

menjadi pelopor konsep toko serba ada (toserba) di Indonesia. Keberhaasilan ini

menggagas Matahari untuk mengembangkan sayap dengan membuka Sinar

Matahari di Bogor pada tahun 1980.

Pada 14 Juli 1991, Matahari melakukan ekspansi bisnis pertama yang ditandai

dengan mengoperasikan supermarket Super Bazaar. Dari sini Super bazaar

berubah menjadi Matahari Supermarket pada tahun 2000. Matahari kemudian

memisahkan bisnis inti menjadi bisnis independen demi kemajuan perusahaan

dengan mengembangkan bisnis perusahaan baru seperti matahari Supermarket.

Ternyata kebutuhan konsumen Indonesia terhadap adanya supermarket semakin

besar. Supermarket saja tidak cukup, sehingga perlu didirikan hipermarket. Maka,

Marketplace di WTC Serpong dirubah menjadi Hypermart pertama yang

beroperasi sejak 22 April 2004.


4

Konsep baru dari hipermarket ini adalah memudahkan konsumen menemukan

barang belanjaan primer dan sekunder dalam satu tempat, Hypermart didesain

dengan suasana hangat, menyenangkan dan bersahabat. Konsep ini pun direspon

baik oleh pelanggan sehingga Hypermart terus berkembang dan dalam sembilan

tahun mampu membangun 83 gerai dan akan bertambah satu lagi pada tahun 2013

ini. Maka tidaklah heran jika keinginan Hypermart untuk menjadi pemimpin pasar

hypermarket di Indonesia pada tahun 2014 akan segera terwujud.

Kesuksesan Hypermart tidak lepas dari sumber daya manusia (SDM) yang

mumpuni, kelengkapan jenis barang yang mencapai lebih dari 30.000 item dengan

harga lebih terjangkau di kelasnya, hingga bentuk promosi yang dikemas secara

kreatif plus dukungan lokasi yang strategis. Hypermart biasanya juga memberikan

ilustrasi kaca pembesar untuk beberapa item barang termurah jika dibandingkan

dengan harga ditempat lain. Tidak hanya itu, kenyamanan berbelanja di

Hypermart juga ditambah dengan adanya lyanan jasa antar untuk produk-produk

elektronik (radius tertentu) untuk para konsumennya. Maka dari itu, untuk terus

mengejar kesuksesannya, Hypermart tidak akan berhenti untuk memperkuat

logistik, menyelenggarakan pelatihan rutin bagi SDM serta peningkatan sistem IT

ter-update yang mengikuti perkembangan zaman

2.2 Visi Perusahaan

Hypermart merupakan salah satu mall yang ada di Semarang yang memiliki visi

kerja “Menjadi Partikel Multi-Format No.1 di Indonesia”.


5

2.3 Misi Perusahaan

Visi perusahaan terus dikembangkan dengan melakukan misi yaitu

“mentransformasi MPPA (Most Probable Producing Ability) menjadi partikel

multi-format kelas dunia yang menghasilkan pertumbuhan organik penjualan dan

laba yang berkelanjutan”.

2.4 Struktur Organisasi

Kegiatan prakerin Hypermart Java Mall Semarang memiliki struktur organisasi

sebagai berikut :

Manager Hypermart
Siti Ning Anik

Manager Bakery
Yakub Bambang H.

Devisi Fresh
Wicaksono

Team Leader
Agustya Indriyanto

Diagram 1. Struktur Organisasi Hypermart Java Mall Divisi Bakery


BAB III

KEGIATAN PRAKERIN

Kegiatan praktik kerja industri yang dilaksanakan pada tanggal 3 juli 2017 hingga

31 Agustus 2017 di Hypermart Java Mall Semarang terdiri dari 3 bagian, yaitu

persiapan bahan, produksi dan packing. Persiapan bahan yang dilakukan meliputi

pengupasan, pemotongan. Pada bagian produksi, kegiatan yang dilakukan

meliputi pembuatan roti satuan manis, dan pastel. Kegiatan praktik kerja industri

secara lengkap dapat dilihat pada diagram 2.

Kegiatan Prakerin

Produksi Packing
Persiapan Bahan

Pemotongan
Pengupasan Jajan Pasar Roti

Pastel Arem-arem

Pembuatan isi Pembuatan kulit Pembuatan isi Pembuatan nasi


arem-arem arem-arem

Diagram 2. Kegiatan Prakerin di Hypermart Divisi Bakery


Java mall Semarang
7

3.1 Persiapan Bahan

Pertama yang dilakukan sebelum pembuatan produk adalah persiapan bahan.

Bahan-bahan meliputi bawang merah, bawang putih, cabai, rempah-rempah,

wortel, kentang, daun bawang. Bahan-bahan tersebut setelah dibeli dari pasar

dicuci terlebih dahulu hingga bersih kemudian dipilih yang bagus atau tidak busuk

lalu baru dikupas setelah itu ditimbang sesuai ukuran produk yang akan dibuat.

Selain pengupasan, pada bagian persiapan bahan juga dilakukan pemotongan dan

pembuatan isi.

3.1.1 Pengupasan (peeling)

Pengupasan bertujuan untuk memisahkan kulit dari bahan. Pengupasan ialah

membuang bagian-bagian yang tidak dapat dimakan dan tidak diinginkan, seperti

kulit, tangkai, bagian-bagian yang cacat atau busuk. Berikut ini pengupasan bahan

baku yang digunakan untuk pembuatan produk :

1. Bawang merah dan bawang putih

Bawang merah dan bawang putih dikupas menggunakan pisau. Bawang merah

dan bawang putih yang dikupas adalah bagian kulit luar dari atas ke bawah.

Setelah pengupasan, bawang merah dan bawang putih harus diperhatikan

karena biasanya ada sisa kulit yang masih menempel.

2. Wortel

Pengupasan wortel diawali dengan memotong bagian mata wortel. Wortel

dikupas menggunakan peeler. Pengupasan kulit wortel dilakukan dari atas ke

bawah secara urut agar tidak ada yang tertinggal.

3. Kentang
8

Kentang dikupas menggunakan peeler. Pengupasan kentang dimulai dari

bagian atas ke bawah. Apabila terdapat kentang yang permukannya berlubang

hitam, dihilangkan menggunakan pisau.

4. Daun bawang

Daun bawang dikupas menggunakan pisau. Daun bawang dikupas bagian kulit

atau selaputnya yang berada pada batang putihnya kemudian bagian ujung

daun di potong karena biasanya ujungnya busuk atau berlubang.

3.1.2 Pemotongan

Pemotongan bertujuan untuk memperkecil ukuran sayuran untuk mempermudah

saat proses pengolahan. Berikut ini merupakan pemotongan sayuran yang

dilakukan sebelum proses pengolahan :

1. Wortel

Wortel dipotong menggunakan parutan gobet. Wortel diparut dengan posisi

wortel miring dan diparut dari atas ke bawah sehingga menghasilkan wortel

yang seragam.

2. Kentang

Kentang dipotong menggunakan pisau. Kentang dipotong dadu seperti

kentang yang dibuat sambal goreng umumnya.

3. Daun bawang

Daun bawang dipotong menggunakan pisau. Daun bawang dipotong kecil-

kecil dengan ukuran 1 cm sehingga menghasilkan potongan yang seragam.


9

4. Bawang merah dan bawang putih

Bawang merah dan bawang putih dipotong menggunakan pisau. Bawang

merah dan bawang putih dipotong tipis-tipis dengan ukuran ± 0,1 cmatau

seperti umumnya memotong bawang merah dan bawang putih.

3.2 Proses Produksi

3.2.1 Arem-Arem

Proses pembuatan arem-arem dimulai dari penanganan bahan baku hingga

menjadi produk jadi. Arem-arem merupakan makanan yang menyerupai lemper,

yaitu nasi berisi sayuran atau sambal goreng yang dibungkus dengan daun pisang.

Arem-arem populer sebagai penganan pengganti sarapan. Biasanya ukurannya

lebih besar dari pada lemper (Budiono,2007). Pembuatan arem-arem dapat dilihat

pada digram 3.

Bahan disiapkan kentang, ayam


cincang, santan

Bawang putih, bawang merah, cabai,


rempah-rempah, gula ditumis sampai harum

ayam cincangan, kentang, dan santan dimasukkan kemudian diaduk,


masak sampai santan menyusut menit

Diagram 3. Proses Pembuatan Isi Arem-arem


10

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat isi arem-arem meliputi kentang,

ayam cincang, santan, bawang merah, bawang putih, cabai, rempah-rempah,

garam dan gula. Proses pertama yaitu persiapan seperti bawang merah dan

bawang putih, kentang dipotong-potong, santan diperas, cabai dihaluskan dengan

cara diblender. Bawang merah, bawang putih, gula, garam daun salam, dan laos

ditumis hingga harum, kemudian santan , kentang dan cincangan ayam

dimasukkan, diaduk sampai santan menyusut, dimasak menggunakan api sedang

± 30menit setelah isi matang pindah dalam loyang dan dinginkan, setelah

pembuatan isi dilanjutkan untuk proses pembuatan nasi arem-arem yang

dijelaskan pada diagram 4.

Bahan dipersiapkan Beras, santan,


salam, daun jeruk

Semua bahan dimasukan


kemudian diaduk sampai Api sedang
santan menyusut

Ditiriskan hingga dingin

Diagram 4. Proses Pembuatan Nasi Arem-arem

Proses pembuatan arem-arem persiapan yang pertama adalah membuat telur untuk

menggulung arem-arem. Bahan-bahan pembuatan kulit arem-arem meliputi telur

dan garam kemudian kocok menggunakan pengocok telur. Adonan telur dituang

satu sendok sayur kecil ke teflon yang sudah diberi minyak. Adonan ditunggu
11

hingga tidak lengket, itu berarti telur untuk arem-arem sudah matang kemudian

ditiriskan. Selanjutnya nasi arem-arem diisi dengan sambal goreng kentang

sebanyak 2 sendok makan. Kemudian dikepal-kepal hingga terbentuk lonjong

agak gendut dan dilapisi dengan telur lalu baru dibungkus menggunakan daun

pisang.

Pembungkusan arem-arem seperti lontong tapi tidak terlalu lonjong. Setelah

dibungkus menggunakan daun pisang arem-arem siap untuk dikukus. Arem-arem

ditata di dalam langseng dan dikukus selama 30 menit dengan api sedang. Arem-

arem yang sudah matang ditandai dengan daun yang semula hijau menjadi warna

hijau ketuaan atau warna hijau sudah tidak kelihatan.

Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan nasi arem-arem adalah beras,

santan, daun jeruk dan sere. Proses yang pertama adalah mencuci beras dan

memeras santan. Selanjutnya santan yang sudah diperas, dimasak dalam dandang

kemudian beras dituangkan yang sudah dicuci. Daun jeruk dan serai dimasukkan

ke dalam dandang, diaduk-aduk terus sampai menjadi nasi.

Saat membuat nasi arem-arem api dan diaduk harus stabil, karena jika tidak stabil

nasi bagian bawah akan gosong. Setelah matang, dipindah dalam loyang besar dan

didinginkan. Nasi yang sudah dingin, ditimbang dengan ukuran ± 65 gram,

kemudian dilanjutkan pembuatan arem-arem yang dijelaskan pada diagram 4.


12

Nasi arem-arem yang


telah ditimbang

Nasi di isi dengan sambal goreng (2


sendok makan)

Nasi dikepal-kepal setelah itu Telurnya dibuat seperti


digulung menggunakan telur kulit pancake

Nasi dibungkus menggunakan


daun pisang seperti lontong

Nasi dikukus 30 menit

Diagram 5. Proses Pengukusan Arem-arem

3.2.2 Pastel

Pembuatan pastel dimulai dari penanganan bahan dasar, pembuatan isi,

pembuatan kulit hingga pembuatan produk. Pastel adalah semacam pastri yang

dibuat dengan meletakkan isian diatas adonan, lalu dilipat dan ditutup rapat. Pastel

dapat terasa manis atau gurih tergantung dari isian (Afdan, 2000). Proses

pembuatan pastel diawali dengan pembuatan isi pastel terlebih dahulu, lebih

jelasnya dilihat pada diagram 6.


13

Kentang, wortel,
Bahan disiapkan
daun bawang, ayam
cincang
Bawang merah, bawang
putih, garam, gula, merica
ditumis hingga harum

Semua bahan dicampur


kemudian dimasak hingga
matang selama 30 menit

Diagram 6. Proses Pembuatan isi pastel

Bahan-bahan untuk pembuatan isi pastel meliputi kentang, wortel, daun bawang,

ayam cincang, bawang merah, garam, gula, dan merica bubuk. Persiapannya yaitu

wortel, kentang, daun bawang dipotong-potong. Kemudian bawang merah,

bawang putih, garam, dan gula dihaluskan. Proses selanjutnya yaitu bumbu yang

sudah dihaluskan ditumis dan ditambahkan merica bubuk lalu bahan yang sudah

dipoting-potong dituangkan, kemudain diaduk terus sampai tercampur rata, masak

selama 30 menit dengan api sedang. Setelah proses pembuatan isi pastel

dilanjutkan proses pembuatan kulit pastel, yang dijelaskan pada diagram 7.


14

Tepung
Bahan dipersiapkan
segitiga, telur,
garam, air

Semua bahan dicampur kemudian


adonan diuleni sampai kalis

Adonan ditimbang
Diagram 25 gramPembuatan pastel
7. Proses
kemudian dilembarkan
Proses pembuatan menggunakan rolling
kulit pastel bahan-bahannya meliputi tepung segitiga, telur, air

dan garam. Bahan-bahan tersebut diletakkan ke dalam baskom kemudian adonan

diuleni sampai kalis. Setelah itu ditimbang sebanyak 25 gram, dilembarkan dan

diroll. Jika memakai tangan permukannya akan menjadi tidak rata. Selesai

pembuatan isi dan kulit dilanjutkan proses pembuatan pastel yang dijelaskan pada

diagram 8.
15

Kulit Pastel

Kemudian di isi dengan


isi pastel dan tambahkan
potongan telur

Dilipat lalu dipilin ujungnya


Diagram 8. Proses Pembutan Pastel

Digoreng dengan api sedang


Proses pembuatan pastel yaitu kulit
sampai yangmenguning
warna sudah diroll, diisi menggunakan isi

pastel. Irisan telur ditambahkan didalamnya setelah itu dilipat sampai membentuk

setengah lingkaran. Ujungnya dipilin menggunakan tangan sampai membentuk

pastel seperti umumnya lalu pastel siap untuk digoreng menggunakan api sedang

sampai berubah warna sampai kecoklatan.

3.3 Finishing

3.3.1 Cookies

Finishing untuk cookies seperti putri salju hanya menaburi gula halus, strawberry

split bentuknya seperti lidah kucing dalamnya diberi selai strawberry kemudian

ditutup dengan satu cookies lagi. Setelah itu bagian atas dan bawahnya dicelupkan

dengan cokelat dan dibekukan dalam kulkas agar cokelat tidak meleleh. Pada

pembuatan cookies almond hanya menaburi almond di atasnya. Pada pembuatan

castangle, hanya mengolesi kuning telur diatasnya dan diberi taburan keju parut.
16

3.3.2 Roti

Finishing untuk roti seperti donat yaitu hanya menghias donat dengan kacang,

meses, dan keju. Roti enten-enten memotong bagian pinggir-pinggirannya dengan

gunting sehingga bentuknya menyerupai seperti bunga dan tengahnya diberi

cerry.

3.4 Packing

3.4.1 Jajan Pasar

Jajan pasar seperti bolang baling, cakue, sosis bakar, pastel, kroket, lumpia, rosol

dipacking menggunakan cup kertas lalu diberi cabai dan dilapisi dengan plastik

ukuran 15x15. Kue bandung lipat diisi keju, kacang, meses dan susu lalu dilipat.

3.4.2 Cookies

Cookies dipacking menggunakan stoples plastik yang besar dan kecil karena

sesuai permintaan konsumen.

3.4.3 Roti

Roti seperti donat dipacking menggunakan plastik 20x20 dengan diisi 4 donat

dengan rasa yang berbeda. Roti pisang, coklat ayam, enten-enten dipacking

menggunakan plastik ukuran 18x18cm. Bolu irisan dipacking dengan cup kertas

kemudian dilapisi dengan plastik ukuran 12x12cm.


BAB IV

PENUTUP

4.1 Kesimpulan

 Kegiatan PRAKERIN yang dilakukan meliputi :

1) Persiapan bahan

2) Proses produksi

3) Finishing

4) Packing

 Bahan-bahan yang perlu disiapkan sebelum pengolahan yaitu wortel, kentang,

bawang merah.

 Kegiatan proses produksi yang dilakukan yaitu proses pembuatan arem-arem

dan proses pembuatan patel.

 Kegiatan finishing yang dilakukan yaitu untuk produk Cookies dan roti

 Jenis packing untuk setiap produk yaitu :

1) Jajan pasar, menggunakan cup kertas yang dilapisi dengan plastik ukuran

15x15

2) Cookies, menggunakan stoples plastik

 Roti, menggunakan plastik dengan ukuran yang berbeda-beda sesuai dengan

bentuk roti yang ditentukan.


18

4.2 Saran Perusahaan

Sebaiknya, kebersihan ruang produksi harus selalu dijaga karena kebersihan

adalah salah satu faktor yang paling penting dalam industri makanan. Jika tempat

produksi kotor dan karyawan tidak menggunakan perlenggapan kerja seperti

(Sarung tangan, masker, celemek, dll) akan mengakibatkan serangga-serangga

hidup ditempat produksi.

4.3 Saran Sekolah

Sebaiknya, sekolahan memberikan materi lebih banyak lagi tentang bakery dan

waktu PRAKERIN yang hanya dilakukan 2 bulan harus ditambah 1 bulan lagi

karena melakukan PRAKERIN jika hanya 2 bulan ilmu yang didapat hanya

sedikit.
DAFTAR PUSTAKA

Zafirna. 2012. Warisan Kuliner Nusantara. Gramedia Pustaka Utama : Jakarta

Akbari. 2008. Aneka Resep Wisata Kuliner Nusantara. Tugu Publisher :


Yogyakarta.

http://www.hypermart.co.id/id/tentang-hypermart/content/106-tentang-mppa