Anda di halaman 1dari 7

PRESENTASI KASUS

P2A0 DENGAN POST IUFD, SOLUSIO PLASENTA DAN ATONIA


UTERI

Disusun oleh:

dr. Durotul Farida

DPJP:

dr. Rahmat Nur Ibrahim, Sp. OG

Pembimbing:

dr. Inayati Raisania

dr. Guntur Aryo Puntodewo

PROGRAM INTERNSIP DOKTER INDONESIA


RUMAH SAKIT UMUM AISYIYAHKUDUS
2019
HALAMAN PENGESAHAN

Nama Dokter : dr. Durotul farida

SIP : 33.19.59312/59353/DU/449.1/2146/V/2019

Judul Kasus : G1P1A0 Hamil 39 Minggu dengan IUFD, Solusio

Plasenta dan Atonia Uteri

Pembimbing Kasus :dr. Rahmat Nur Ibrahim, Sp.OG

Pembimbing Internsip : dr. Inayati Raisania


dr. Guntur Aryo Puntodewo

Kudus, April 2020

Pembimbing Kasus Pembimbing Bangsal

dr. Rahmat Nur Ibrahim, Sp.OG dr. Inayati Raisania


BAB I
STATUS PASIEN

I. IDENTITAS PASIEN
Nama : Ny.E Z
Umur : 27 tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Alamat : Jati Kulon 2/6 Jati Kudus
No RM : 098670
Tanggal Masuk RS :14-03-2020

II. ANAMNESIS
 Keluhan Utama :
Kenceng-Kenceng
 Riwayat Penyakit Sekarang
Tanggal 13-03-2020, atau hari sebelum masuk rumah sakit pasien
mengeluh kenceng-kenceng, kenceng-kenceng bermulai jarang dan
berdurasi kurang lenijn 10-15 detik, tetapi sejak tadi malam kenceng-
kenceng dirasa semakin kencang dan semakin sering,
Tanggal 14-03-2020 dini hari pasien juga mengeluh keluar lendir
darah dari jalan lahir. pasien juga merasa tidak ada gerakan janin sejak
kurang lebih 5 hari sebelum masuk RS, pasien memutuskan untuk ke
IGD pikul 03.30 WIB saat di IGD detak jantung janin tidak ditemukan.
pukul 08.10 Bayi lahir spontan, bayi lahir meninggal, jenis kelamin
perempuan, dengan BB 3100 gram, PB 48 cm, pukul 08.45 pasien
pengawasan kala IV, pukul 10.30 didapatkan perdarahan banyak
kurang lebih 450 cc, pasien mengeluh lemas, TD : 100/70 mmhg,
Nadi : 120x/menit teraba lemah, konjungtiva mata pucat /anemis +/+,
cek lab darah rutin didapatkan Hb 8, pukul 11.15 WIB
dr.Rahmat,Sp.OG visite dan dimotivasi Histerektomi atau
pengangkatan rahim. Pasien dan kaluarga setuju. Pukul 12.00 WIB
dilakukan Operasi Histerektomi. Selama di IBS mendapatkan
transfusiWB 1 Kolf dan PRC 2 kolf. Pukul 13. 45 WIB pindah ke
ruang HCU.
Selama di HCU pasien mengeluh lemas dan pusing.
 Riwayat Penyakit Dahulu
- Riwayat kencing manis : tidak ada
- Riwayat darah tinggi : tidak ada
- Riwayat Darah Tinggi selama Hamil : tidak ada
- Riwayat minum alkohol : disangkal
- Riwayat rokok : disangkal
 Riwayat Penyakit Keluarga
- Riwayat penyakit dengan keluhan yang sama :disangkal.
- Riwayat kencing manis : tidak ada
- Riwayat darah tinggi : tidak ada

 RiwayatAlergi
Pasien tidak memiliki riwayat alergi makanan maupun obat-obatan
 Tinjauan Sistem
Kepalaleher : tidak ada keluhan
THT : tidak ada keluhan
Respirasi : tidak ada keluhan
Gastrointestinal : tidak ada keluhan
Kardiovaskular : tidak ada keluhan
Perkemihan : tidak ada keluhan
Sistem Reproduksi : nyeri jahitan
Kulit dan Ekstremitas : dingin

III. PEMERIKSAAN FISIK


Keadaan Umum : Tampak lemas
Kesadaran : Compos Mentis(E4V5M6)
Status Gizi : BB: 65 kg
TB: 165cm
IMT: 23.8 (ideal)
Vital Sign
 Tekanan Darah : 94/51 mmHg
 Nadi : 142 x/menit, reguler, teraba lemah dan
cepat
 Frekuensi Napas : 24 x/menit
 Suhu : 36,5oC
 SpO2 : 100 %

Kepala dan Leher


 Conjungtiva Anemis : (+/+)
 Sklera Ikterik : (-/-)
 Pembesaran Limfonodi : (-)

Thorax
 Cor :S1/S2 reguler, tidak ditemukan bising atau
suara tambahan jantung.Kesan jantung sebelah kiri membesar.

 Pulmo
- Inspeksi : Bentuk dada simetris, tidak terdapat jejas
maupun
kelainan bentuk, dan tidak ada ketinggalan
gerak
- Palpasi : Vocal fremitus menurun.
- Perkusi : Redup pada kedua basal paru
- Auskultasi : Ronkhi : -/-
Wheezing : -/-

Abdomen
 Inspeksi : permukaan perut sedikit cembung, terdapat lupa
bekas operasi +
 Auskultasi : Bising usus (+) normal
 Palpasi : Timpani,
 Perkusi : Timpani pada semua lapang perut

Extremitas
 Akral dingin : atas (+/+)
Bawah (+/+)
 Edem : (-) baik di ekstremitas atas maupun bawah