Anda di halaman 1dari 3

1.

Dalam hal penelusuran biaya secara langsung, bagaimana sistem perhitungan biaya tradisional berbeda
dengan ABC?
Sistem ABC mengharuskan penggunaan tempat penampungan overhead lebih dari satu, tetapi tidak
setiap sistem dengan tempat penampungan biaya lebih dari satu merupakan sistem ABC. Misalnya saja, suatu
toko bunga dapat menghitung biaya karangan bunga yang dijualnya dengan cara menghitung secara terpisah
biaya per menit dari proses pemotongan, pengaturan, dan pendekorasian. Tetapi jika setiap karangan bunga
individual (unit) memerlukan proses pemotongan, pengaturan, dan pendekorasian, maka sistem perhitungan
biaya tersebut adalah sistem berbasis unit dan bukan ABC.
Selain itu juga terdapat perbedaan lain antara sistem tradisional dan sistem ABC. Jumlah tempat
penampungan biaya overhead dan dasar alokasi cenderung lebih banyak di sistem ABC, tetapi hal ini
sebagian besar disebabkan karena banyak sistem tradisional menggunakan satu tempat penampungan biaya
atau satu dasar kalau kasih untuk semua tempat penampungan biaya. Perbedaan tersebut tidaklah bersifat
universal. Suatu sistem dapat menggunakan banyak tempat penampungan overhead dan dasar alokasi, tetapi
jika semua dasar alokasi nya adalah tingkat unit maka sistem tersebut adalah sistem tradisional dan bukan
ABC.
Perbedaan umum antara sistem ABC dan sistem tradisional adalah homogenitas dan biaya dalam suatu
tempat penampungan biaya. ABC mengharuskan perhitungan tempat penampungan biaya dari suatu
aktivitas, maupun identifikasi atas suatu pemicu aktivitas untuk setiap aktivitas yang signifikan dan mahal.
Akibatnya, orang lebih berhati-hati dalam membentuk beberapa tempat penampungan biaya dalam sistem
ABC dibandingkan dengan dalam perhitungan biaya tradisional. Hasil yang biasanya ditemukan adalah bahwa
semua biaya dalam satu tempat penampungan biaya aktivitas sangat serupa dalam hal hubungan logis antara
biaya-biaya tersebut dengan pemicu aktivitas, sementara hal yang sama tidak dapat dikatakan untuk
kebanyakan sistem tradisional.
Perbedaan lain antara sistem ABC dan sistem tradisional adalah bagaimana Semua sistem ABC
merupakan sistem perhitungan biaya dua tahap, sementara sistem tradisional bisa merupakan sistem
perhitungan satu atau dua tahap. Di tahap pertama dalam sistem ABC, tempat penampungan biaya aktivitas
dibentuk ketika biaya sumber daya dialokasikan ke aktivitas berdasarkan pemicu sumber daya. Di tahap
kedua, biaya aktivitas dialokasikan dari tempat penampungan biaya aktivitas ke produk atau objek biaya final
lainnya. Sebaliknya, sistem biaya tradisional menggunakan dua tahap hanya apabila jika departemen atau
pusat biaya lain dibuat. Biaya sumber daya dialokasikan ke pusat biaya di tahap pertama, dan kemudian biaya
dialokasikan ke pusat biaya ke produk di tahap kedua. Beberapa sistem tradisional hanya terdiri dari satu
tahap karena sistem tersebut tidak menggunakan pusat biaya yang terpisah, tetapi tidak ada sistem ABC yang
hanya terdiri dari satu tahap. (Carter William K. 2010:532)
2. Apa yang dimaksud dengam struktur biaya rumit dalam ABC?
Struktur biaya yang rumit, yaitu struktur biaya yang memiliki biaya yang tidak berkaitan dengan volume
dalam jumlah yang signifikan. (Carter William K., 2005:538)
3. Apa yang dimaksud dengan lini produk yan beragam dalam ABC?
Lini produk yabg beragam adalah lini produk di mana produk yang berbeda mengonsumsi bauran yang
berbeda dari biaya yang berkaitan dengan volume maupun yang tidak (Carter William K., 2005:538)
4. Sebutkan empat tingkatan biaya dan pemicunya dalam ABC.
Tingkat dan Contoh dari Aktivitas, Biaya, dan pemicu Aktivitas
Tingkat
Unit Batch Produk Pabrik
Contoh Aktivitas
Pemotongan Penjadwalan Desain Pemanasan
Penyolderan persiapan Pengembangan Penerangan
Pengecetan Pencampuran Pembuatan prototipe Pendinginan
Perakitan Pemindahan Periklanan Penyediaan keamanan
Pengepakan Pergudangan
Contoh Biaya
Bagian dari biaya listrik Gaji karyawan yang Gaji designer dan Penyusutan
dan bahan baku tidak melakukan programer Asuransi
langsung penjadwalan, biaya iklan Pajak bangunan
persiapan, atau biaya paten
penanganan bahan
baku
Contoh Pemicu Aktivitas
Unit atau pon output Jumlah batch, Jumlah produk, Luas ruang yang ditempati
Jam tenaga kerja persiapan, perubahan mesin, atau dalam satuan kaki persegi
langsung peegerakan bahan jam desain
Jam mesin baku, atau pesanan
produksi
(Carter William K., 2005:530)
5. Analisis margin kontribusi (contribution margin--CM) adalah teknik pengambilan keputusan jangka pendek
yang mengakui banyak dari biaya tingkat batch dan tingkat produk ABC sebagai biaya tetap, sementara ABC
memperlakukan biaya-biaya tersebut sebagai biaya variabel. Bagaimana Anda menjelaskan perbedaan antara
ABC dan CM ini?
Selain itu juga terdapat perbedaan lain antara sistem tradisional dan sistem ABC. Jumlah tempat
penampungan biaya overhead dan dasar alokasi cenderung lebih banyak di sistem ABC, tetapi hal ini
sebagian besar disebabkan karena banyak sistem tradisional menggunakan satu tempat penampungan biaya
atau satu dasar kalau kasih untuk semua tempat penampungan biaya. Perbedaan tersebut tidaklah bersifat
universal. Suatu sistem dapat menggunakan banyak tempat penampungan overhead dan dasar alokasi, tetapi
jika semua dasar alokasi nya adalah tingkat unit maka sistem tersebut adalah sistem tradisional dan bukan
ABC.
Perbedaan umum antara sistem ABC dan sistem tradisional adalah homogenitas dan biaya dalam suatu
tempat penampungan biaya. ABC mengharuskan perhitungan tempat penampungan biaya dari suatu
aktivitas, maupun identifikasi atas suatu pemicu aktivitas untuk setiap aktivitas yang signifikan dan mahal.
Akibatnya, orang lebih berhati-hati dalam membentuk beberapa tempat penampungan biaya dalam sistem
ABC dibandingkan dengan dalam perhitungan biaya tradisional. Hasil yang biasanya ditemukan adalah bahwa
semua biaya dalam satu tempat penampungan biaya aktivitas sangat serupa dalam hal hubungan logis antara
biaya-biaya tersebut dengan pemicu aktivitas, sementara hal yang sama tidak dapat dikatakan untuk
kebanyakan sistem tradisional.
Perbedaan lain antara sistem ABC dan sistem tradisional adalah bagaimana Semua sistem ABC
merupakan sistem perhitungan biaya dua tahap, sementara sistem tradisional bisa merupakan sistem
perhitungan satu atau dua tahap. Di tahap pertama dalam sistem ABC, tempat penampungan biaya aktivitas
dibentuk ketika biaya sumber daya dialokasikan ke aktivitas berdasarkan pemicu sumber daya. Di tahap
kedua, biaya aktivitas dialokasikan dari tempat penampungan biaya aktivitas ke produk atau objek biaya final
lainnya. Sebaliknya, sistem biaya tradisional menggunakan dua tahap hanya apabila jika departemen atau
pusat biaya lain dibuat. Biaya sumber daya dialokasikan ke pusat biaya di tahap pertama, dan kemudian biaya
dialokasikan ke pusat biaya ke produk di tahap kedua. Beberapa sistem tradisional hanya terdiri dari satu
tahap karena sistem tersebut tidak menggunakan pusat biaya yang terpisah, tetapi tidak ada sistem ABC yang
hanya terdiri dari satu tahap. (Carter William K. 2010:532)
6. Apa hubungan antara ABC dan ABM?
Hubungan antara ABC dan ABM adalah penyedia informasi yang memprioritaskan perbaikan. Dimana
ABC membantu dalam melakukan perbaikan keputusan di perusahaan dan juga membantu manajemen
untuk memosisikan perusahaan sedemikian rupa sehingga perusahaan dapat memanfaatkan kekuatan yang
lebih baik. ( Carter William K., 2005:547 )
7. Apakah informasi spesifik apakah dari ABC yang kadang-kadang menyebabkan manajemen fokus pada
kebutuhan untuk memperbaiki suatu proses?
ABC memperbaiki sistem penghitungan biaya dengan menekankan pada aktivitas sebagai objek biaya
dasar. Sistem ABC mengkalkulasi biaya setiap aktivitas dan mengalokasikan biaya ke objek biaya seperti
barang dan jasa berdasarkan aktivitas yg dibutuhkan untuk memproduksinya. Selama kita membicarakan
sistem ABC, da 3 pedoman untuk memperbaiki sistem perhitungan biaya: penelusuran biaya langsung,
kelompokkan biaya tidak langsung, dasar alokasi biaya (Hongren, 2005:170-171)
8. Apakah hubungan antara ABC dan manajemen mutu total?
Yang sama pentingnya adalah bawah ABC dapat menunjukkan pada manajemen dual mengenai
tingginya biaya dari produk bervolume rendah seperti produk khusus. Mungkin adalah penting untuk
menyediakan produk khusus guna memuaskan pelanggan yang juga membeli produk umum dalam jumlah
besar atau produk khusus mungkin melibatkan suatu teknologi baru yang harus dipelajari untuk
mempertahankan daya saing. Hal tersebut berarti bahwa manajemen dual berada dalam posisi yang lebih
baik untuk menerapkan harga dan untuk mengevaluasi produk dan pelanggan jika perusahaan memiliki
informasi yang lebih baik mengenai produk khusus (Carter William K., 2005:543)