Anda di halaman 1dari 11

Uji Coba Plasebo Terkontrol menggunakan Pengobatan

Antimikroba untuk Otitis Media Akut

CRITICAL APPRAISAL

Mahasiswa

Nama : Fathia Kesuma Dinanti


NIM : MBK 1914010151

PROGRAM STUDI MAGISTER BIOMEDIK

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG

2020
LEMBAR RAPID CRITICAL APPRAISAL
ARTIKEL TERAPI

A. menilai internal validity


1. apakah kelompok perlakuan dan kelompok kontrol terwakili
(representative) dan sebanding?
a. Apakah pemilihan subjek dilakukan secara random?
Yang terbaik adalah Dimana Informasi ini dapat ditemukan
Seharusnya, subjek dipilih secara random Bagian ’Methods’ harus berisi
dari populasi target. Jika metode mengenai bagaimana pasien dipilih
pengambilan sampel yang lain selain sebagai sampel dan bagaimana sampel
random sampling dipergunakan, maka perlu dialokasikan/ dibagi dalam group serta
dipertimbangkan. Kriteria inklusi dan apakah randomisasi dilakukan.
eksklusi juga harus ditetapkan dengan jelas.
Jumlah subjek harus besar, sehingga sampel
dapat representative
Pembagian subjek ke dalam kelompok juga
harus dilakukan secara random
Bagaiman penilaian terhadap penelitian ini? YA
Comentar anda: subjek dibagi secara random

b. Apakah kedua kelompok tersebut sama dan sebanding sejak awal


penelitian?
Yang terbaik adalah Dimana informasi ini dapat ditemukan
Jika proses randomisasi dilakukan dengan Pada bagian ’HASIL’ harus terdapat
baik, maka kedua kelompok akan memiliki tabel karakteristik umum dari subjek
karakter yang sama. Jika kedua kelompok yang menggambarkan usia, gender,
berbeda, artikel harus menjelaskan bahwa dan fakor risiko lain dari ke dua
keduanya secara statistik homogen. kelompok subjek. Jika tidak, harus ada
deskripsi karakter subjek pada teks.
Bagaiman penilaian terhadap penelitian ini? YA
Comentar anda: data baseline kelompok perlakuan (amoxicillin-Clavulanate) dan
placebo relatif sama
c. Apakah kedua kelompok mendapatkan perlakuan yang sama (diluar
perlakuan eksperimen yang akan dibandingkan?)
What is best? Where do I find the information?
Subjek harus mendapat perlakuan yang Pada bagian ’METHOD’ harus
sama, di luar perlakuan eksperimen. menjelaskan perlakuan umum untuk
seluruh kelompok dan perlakuan
khusus untuk kelompok eksperimen.
Bagaiman penilaian terhadap penelitian ini? YA
Comentar anda: Kedua kelompok mendapatkan perlakuan yang sama dengan obat yang
berbeda.
d. Apakah keseluruhan subjek yang ikut dalam penelitian dihitung hingga
akhir penelitian dan dilaporkan keberadaannya?
What is best? Where do I find the information?
Losses to follow up (jumlah yang Bagian RESULT harus menunjukkan
tereliminasi selama proses penelitian berapa subjek yang dirandomisasi, dan
berlangsung) harus minim (biasanya kurang berapa yang dianalisis, berapa yang
dari 20%). Subjek harus dianalisis di dalam dropp out dan alasan dropp out atau
kelompok dimana dia dirandomisasikan loss to follow up.
(intention to treat analysis)
Bagaiman penilaian terhadap penelitian ini? YA
Comentar anda: ya, dijelaskan dalam diagram Consort
2. Apakah pengukurannya akurat
a. Apakah menggunakan single blind atau double blind (baik subjek dan
investigator tidak mengetahui treatment yang diberikan kepad tiap
subjek?
What is best? Where do I find the information
Jika baik subjek maupun investigator tidak Bagian METHODE akan menjelaskan
menyadari treatment yang diberikan (double apakah subjek dan investigator
blind). Blinding tidak terlalu penting jika menyadari treatment yang diberikan,
outcome penelitiannya objektif (misal: dan bagaimana outcome penelitian
kematian) dari pada jika bersifat subjektif dikumpulkan oleh investigator.
(seperti symptom atau fungsi)
Bagaiman penilaian terhadap penelitian ini? YA
Comentar anda: Pengukuran menggunakan double blind

b. Apakah outcome penelitian diukur dengan cara yang sama pada seluruh
kelompok?
What is best? Where do I find the information
Baik outcome (data yang diambil dari Bagian METODE harus menjelaskan
subjek) harus diukur dengan cara yang sama bagaimana outcome diukur atau
baik pada kelompok perlakuan maupun bagaimana data dikumpulkan. Bagian
kelompok kontrol harus HASIL harus menjelaskan penggunaan
outcome/data tersebut
Bagaiman penilaian terhadap penelitian ini? YA
Comentar anda: ya, outcome penelitian diukur dengan cara yang sama pada kedua
kelompok
3. Apakah kelompok kontrol memperoleh placebo?
What is best? Where do I find the information?
Kelompok kontrol harus memperoleh Bagian METODE harus menjelaskan
placebo treatmen yang diberikan kepada
kelompok perlakuan (eksperimental
group) dan pada kelompok kontrol.
Bagaiman penilaian terhadap penelitian ini? YA
Comentar anda: ya.

Ya placebo yang diberikan adalah:


B. Apakah hasilnya karena faktor peluang?

1. Apakah pengukuran yang dipergunakan dan bagaimana pengaruh dari


perlakuan?

1. Populasi yang diobati terdiri dari 319 pasien  161 dalam kelompok amoksisilin-
klavulanat dan 158 pada kelompok placebo dengan P= 0.001
2. amoksisilin-klavulanat  NNT= 3,8 anak artinya dibutuhkan 4 anak untuk diobati
agar mencegah 1 orang mengalami otitis media akut dan mendapatkan manfaat
dari terapi antimikroba. P<0.001 menunjukkan ada perbedaan kejadian otitis
media akut pada kelompok amoksisilin-klavulanat dengan kelompok Placebo

2. Apakah terjadinya efek disebabkan karena faktor peluang atau karena faktor
perlakuan? tidak
Nilai P < 0.001

Confidence interval (CI)

CI untuk amoksisilin-klavulanat = 0,25 - 0,59 CI kurang dari


1 dan tidak mencakup angka 1 sehingga disimpulkan
pemberian amoksisilin-klavulanat merupakan faktor proteksi
terjadinya kegagalan pengobatan pada Otitis Media Akut

Kesimpulan:

Validitas internal: validitas internal penelitian baik karena tidak dipengaruhi oleh bias,
tidak dipengaruhi oleh faktor peluang dan faktor perancu

Hasil:
Pengobatan otitis media akut pada usia 6 hingga 35 bulan adalah dengan agen antimikroba yang
memberikan manfaat, seperti amoksisilin-klavulanat. Perawatan antimikroba mengurangi risiko
kegagalan pengobatan dengan meningkatkan kondisi keseluruhan dan tanda-tanda otoskopik.