Anda di halaman 1dari 12

Nama : Vigo Agmel Sadewa

NIM : M0519081

RANGKUMAN SISTEM DIGITAL

MULTIPLEXER DAN DEMULTIPLEXER

1. MULTIPLEXER

Multiplexer(MUX) adalah rangkaian logika yang menerima beberapa input data


digital dan menyeleksi salah satu dari input tersebut pada saat tertentu, untuk dikeluarkan
pada sisi output. Seleksi data-data input dilakukan oleh selector line, yang juga merupakan
input dari multiplexer tersebut. Oleh karenanya, multiplexer sering disebut juga sebagai data
selector.

Multiplexer berarti banyak menjadi satu. Multiplexer adalah sirkuit yang digunakan
untuk memilih dan merutekan salah satu dari beberapa sinyal input ke output sinyal. Contoh
sederhana dari rangkaian non-elektronik dari multiplexer adalah sakelar multiposisi kutub
tunggal.

Multiplexing adalah suatu teknik mengirimkan lebih dari satu


(banyak) informasi melalui satu saluran. Istilah ini adalah istilah dalam
dunia telekomunikasi. Tujuan utamanya adalah untuk menghemat jumlah
saluran fisik misalnya kabel, pemancar & penerima (transceiver), atau
kabel optik.

Multiplexing merupakan Teknik menggabungkan beberapa sinyal


untuk dikirimkan secara bersamaan pada suatu kanal transmisi. Dimana
perangkat yang melakukan Multiplexing disebut Multiplexer atau disebut
juga dengan istilah Transceiver / Mux. Dan untuk di sisi penerima,
gabungan sinyal – sinyal itu akan kembali di pisahkan sesuai dengan
tujuan masing – masing. Proses ini disebut dengan Demultiplexing.

Contoh aplikasi dari teknik multiplexing ini adalah pada jaringan transmisi
jarak jauh, baik yang menggunakan kabel maupun yang menggunakan
media udara (wireless atau radio). Tujuan dan keuntungan multiplexing :

Tujuan : meningkatkan effisiensi penggunaan bandwidth / kapasitas


saluran transmisi dengan cara berbagi akses bersama.

Keuntungan :

• Komputer host hanya butuh satu port I/O untuk banyak terminal

• Hanya satu line transmisi yang dibutuhkan

Beberapa alasan penggunaan multiplexer:

– Menghemat biaya penggunaan saluran komunikasi

– Memanfaatkan sumber daya seefisien mungkin

– Kapasitas terbatas dari saluran telekomunikasi digunakan semaksimum


mungkin

– Karakteristik permintaan komunikasi pada umumnya memerlukan


penyaluran data dari beberapa terminal ke titik yang sama

Secara umum fungsi multiplex adalah sebagai berikut :

– Membantu berbagai koneksi pada sebuah mesin

– Memetakan banyak koneksi pada sebuah tingkatan antara sebuah


koneksi dengan lainnya
Output
Multiplexer sendiri terdiri atas
S A B
2n input dan n selector. Beberapa
jenis multiplexer: Z Ket

0 0 0 0

 0 0 1 0 Multiplexer Dua
Input
0 1 0 1
Pada A multiplexer ini
mempunyai dua input ,
0 1 1 1
mempunyai dua input data dan
satu input selector.
1 0 0 0
Multiplexer ini mempunyai
rangkaian gerbang logika
dengan 1 0 1 1 gerbang AND dan
OR.
1 1 0 0
B

1 1 1 1
Tabel Kebenaran MUX 2 Input

 Multiplexer Empat Input

Pada multiplexer empat input ini mempunyai empat buah input dan dua input
selector .
Rangkaian MUX 4 Input

Tabel Kebenaran MUX Empat Input

 Multiplexer Delapan Input

Pada multiplexer delapan input ini terdiri atas input data sebanyak delapan
input data dan tiga input selector. Multiplexer delapan input biasanya di gambarkan
dengan rangkaian 74151.

Rangkain IC Set MUX 8 input

Tabel Kebenaran MUX 8 Input


Rangkaian MUX 8-input

 Multiplexer quad two input


Multiplexer ini mempunyai dua kelompok input, masing masing kelompok
terdiridari 4 bit biner. Output multiplexer merupakan 4 bit biner. Multi plexer ini telah
difabrikasi dalam sebuah cip IC dengan seri 74ALS157.

Input E adalah enable, s input select, I1a-d kelompok input data pertama dan
I0a-d kelompok input data kedua.

Rangkain IC Set MUX Quad 2-Input


2. DEMULTIPLEXER

Demultiplexer(DEMUX) pada dasarnya adalah kebalikan dari multiplexer.


Demultiplexer sering disebut sebagai data distributor. Demultiplexer menerima satu nilai
input dan disalurkan ke salah satu output

Demultiplexer merupakan suatu rangkaian elektronika yang mempunyai output dua


atau lebih dan hanya mempunyai satu input (jumlah input dapat bergantung dari jumlah
keluarannya), didalam multiplexer terdapat suatu pemilih keluaran/outputnya, jadi
demultiplexer merupakan rangkaian yang dapat dipilih outputnya untuk meneruskan data dari
inputnya. Berkebalikan dari multiplexer yang dapat dipilih intputnya, demultiplexer ini yang
dipilih adalah outputnya. Untuk lebih mudahnya dapat dilihat gambar dibawah ini :

Dalam gambar tersebut data dimasukan dari inputnya kemudian pemilih sel akan
memilih salah satu output dari Q0 dan Q1 untuk meneruskan datanya. Dan apabila
diaplikasikan kedalam gerbang logika, Demultiplexer dapat diimplementasikan sebagai
berikut :
Dengan menggunakan gerbang logika AND dan NOT, secara sederhana
Demultiplexer dapat diimplementasikan sebagai rangkaian pemilih output.

 Demultiplexer 4 Saluran

Pada demultiplexer ini terdapat dua selector yang digunakan untuk distribusi
data , demultiplexer 4 saluran ini telah dibuat atau diproduksi dalam chip seri 74139 ,
demultiplxer 4 saluran ini akan mengeluarkan output yangn dituju pemilih dengan
cara memasukan input yang sesuai .

 Demultiplexer 8 saluran
Pada demultiplexer ini memiliki 1 input , 3 select , dan 8 output ,
demultiplexer ini mendistribusikan yang data masuk kesalah satu outputnya , sesuai
dengan kondisi pada salah satu input gerbang logikanya , demultipexer ini telah
dibuat atau diproduksi dalam bentuk chip IC 74138

 Demultiplexer 16 saluran

Pada demultiplexer 16 saluran ini memiliki satu buah input data , 4 buah
input select, dan 16 hasil output . Demultiplexer jenis ini dibuat atau difabrikasi
dengan chip seri 74154.
Dalam dunia komunikasi Multiplexer dan Demultiplexer dapat mempermudah
memindahkan sinyal satu ke sinyal yang lainnya atau dapat bermanfaat menyalurkan sinyal
pada jalur tertentu kedalam tujuan yang telah ditentukan walaupun komunikasi tersebut
hanya memiliki jalur tunggal, dan apabila diimplemetasikan kedalam gerbang logika maka
hasilnya sebagai berikut :

Gambar diatas merupakan implementasi Multiplexer yang digabungkan dengan


Demultiplexer sehingga data yang akan masuk dapat memilih input mana yang akan
digunakan dan dari data yang telah dimasukan tersebut dapat dipilih keluaran mana yang
akan menjadi keluaran dari data masukan.
3. APLIKASI DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

1. Multiplexer :
Digunakan untuk transmisi jaringan jarak jauh baik yang menggunakan kabel
maupun yang menggunakan media udara seperti wireless atau radio.Sebagai contoh
satu helai optic Surabaya–Jakarta bisa dipakai untuk menyalurkan ribuan percakapan
pada telepon
Multiplexer juga digunakan untuk mengimplementasikan sejumlah besar
memori ke dalam komputer, sekaligus mengurangi jumlah jalur tembaga yang
diperlukan untuk menghubungkan memori ke bagian lain dari sirkuit komputer.

2. Demultiplexer :
Demultiplexer biasanya digunakan pada televisi karena cara bekerja televisi
adalah menerima sinyal data yang kemudian akan dipisahkan berdasarkan chanel
yang ada cara ini disebut dengan teknik demultiplexing atau lebih jelasnya adalah
proses penerimaan data dan kemudian akan dipisahkan sesuai dengan channel yang
ada.