Anda di halaman 1dari 3

AULIYA FEBRIANI

A031171504
Chapter 10: Audit Programs and Establishing the Audit Universe
Sebuah divisi audit internal bertujuan untuk meninjau dan memperbaiki kontrol internal
dan mendorong keefektifan dan efisiensi operasional. Dengan tujuan tersebut, cakupan area dan
aktivitas yang dapat ditinjau oleh divisi audit internal menjadi sangat banyak dan luas, terlebih
dengan keterbatasan jumlah staf, anggaran, dan waktu. Oleh karena itu, divisi audit internal perlu
menetapkan cakupan area dan aktivitas yang berpotensi untuk ditinjau.

Defining the Scope and Objectives of the Internal Audit Universe


Audit universe merupakan gabungan dari semua area yang dapat diaudit dalam sebuah
perusahaan. Untuk menetapkan audit universe perusahaan, audit internal harus meninjau dan
memahami jumlah entitas yang berpotensi untuk diaudit di antara beberapa unit bisnis atau area
operasional, dan jumlah unit atau aktivitas yang dapat diaudit dalam unit bisnis tersebut. Entitas
dapat dipisah berdasarkan fungsi atau aktivitas, unit atau divisi dalam organisasi, serta
berdasarkan proyek atau program.
Dalam membuat deskripsi audit universe, Chief Audit Executive (CAE) dan tim audit
internal dapat menggunakan struktur organisasi yang detail, namun prosesnya dapat menjadi
terlalu kompleks. Hal ini diakibatkan perusahaan memiliki banyak anak, unit internasional, joint
venture, serta struktur departemen audit yang kompleks. Oleh karena itu, deskripsi audit
universe perlu ditekankan pada unit-unit di mana CAE memiliki tanggung jawab audit internal.

Assessing Internal Audit Capabilities and Objectives


Meski telah terdapat audit universe yang menunjukkan seluruh area yang dapat ditinjau
oleh divisi audit internal, akan sia-sia jika divisi audit internal tidak memiliki kemampuan dan
sumber daya untuk melakukan audit untuk area-area tersebut. Divisi audit internal harus realistis
dalam membuat audit universe, dan harus sangat memahami control risk dan memperkirakan
apakah terdapat risiko/kesempatan audit internal dari setiap unit atau aktivitas dalam audit
universe yang dibuatnya.
Berdasarkan daftar awal dari audit universe, divisi audit internal harus mengembangkan
dan memperbaiki daftar sumber daya audit yang dimilikinya. Yang dapat dilakukan antara lain
sebagai berikut:
1. Menetapkan objektif kontrol tingkat tinggi untuk setiap unit atau aktivitas
2. Menentukan mengapa sebuah unit atau aktivitas masuk dalam audit universe dan objektif
kontrol audit internal yang potensial untuk unit atau aktivitas tersebut.
3. Menilai apakah terdapat risiko tingkat tinggi untuk setiap unit dan aktivitas
4. Mengikuti COSO ERM, audit internal harus meninjau setiap unit dan aktivitas untuk
menaksir risiko bagi perusahaan, jika terdapat kegagalan kontrol internal yang
berhubungan dengan unit atau aktivitas tersebut.
5. Memastikan aktivitas audit internal sejalan dengan kepentingan audit atau manajemen
lainnya
Semua rencana kerja audit haruslah dikoordinasikan dengan pihak berkepentingan
lainnya.

AUDIT PROGRAMS AND ESTABLISHING THE AUDIT UNIVERSE


AULIYA FEBRIANI
A031171504
6. Mengembangkan kontrol objektif audit tingkat tinggi untuk setiap unit dan aktivitas
dalam audit universe
7. Objektif audit untuk setiap unit dan aktivitas dalam audit universe untuk memastikan
agar strategi, objektif, dan cakupan dari setiap audit memasukkan objektif kontrol yang
relevan.
8. Mengembangkan kuesioner awal untuk penaksiran kontrol di setiap audit
Biasanya, konten yang terdapat dalam audit universe adalah pengulangan dari audit
internal periode sebelumnya. Oleh karena itu, audit universe perlu diperbaharui selama proses
bisnis berubah dan dievaluasi untuk audit di masa yang akan datang. Audit internal juga harus
mengembangkan kuesioner tingkat tinggi untuk memulai peninjauan audit universe potensial.

Audit Universe Time and Resource Limitations


Dalam membuat dokumen audit universe, sangat mudah untuk terlalu banyak
memasukkan potensi audit internal yang tidak akan pernah dilaksanakan. Divisi audit internal
harus menyadari bahwa mungkin terdapat unit atau aktivitas yang tidak akan dapat ditinjau, oleh
karena ukuran, cakupan, dan anggaran dari divisi audit internal itu sendiri. Divisi audit internal
harus meninjau secara realistis, apa saja yang dapat dimasukkan ke dalam cakupan rencana
aktivitas audit internal.
Selanjutnya, perlu melihat daftar awal audit universe untuk melihat apakah terdapat audit
yang dibutuhkan dalam basis tahunan atau semester, yang harus selesai dilakukan dalam tahun
berjalan. Audit internal reguler lainnya tidak diwajibkan, namun diharapkan ada oleh manajemen
dan komite audit. Sebagai bagian dari audit universe, divisi audit internal perlu mengasumsikan
bahwa tinjauan perlu dilakukan secara reguler dan periodik.
Kemudian, perlu dilihat apakah waktu dan sumber daya mencukupi untuk meninjau unit
dan aktivitas yang tersisa. Terkadang, sisa unit dan aktivitas yang ada terlalu banyak untuk
diselesaikan dalam jangka waktu yang masuk akal. Karena perubahan perusahaan dan pasar yang
dialami, jangka waktu sebaiknya tidak lebih dari lima tahun, dan bahkan sebaiknya tiga tahun.
Ketika dibutuhkan kemampuan atau sumber daya audit internal tambahan, hal tersebut akan
didokumentasikan dan dijadwalkan.

“Selling” Audit Universe to the Audit Committee and Management


Komite audit bertanggung jawab untuk meninjau dan menyetujui dokumen tersebut.
Komite audit bertanngung jawab untuk semua kegiatan audit internal dan harus bergantung pada
CAE dan anggota lain dari internal audit untuk melakukan audit yang terjadwal dan melaporkan
kembali hasilnya ke komite audit. Dalam peninjauannya, komite audit mungkin saja berbeda
pendapat mengenai daerah yang menjadi penekanan internal audit dan CAE haruslah membuat
perubahan dan penyesuaian dengan jadawal dan rencana audit yang telah dipersiapkan.

Assembling Audit Programs: Audit Universe Key Components


Untuk dapat memberikan bantuan dan bimbingan, auditor internal menggunakan program
audit untuk melaksanakan prosedur internal audit secara konsisten dan efektif untuk audit

AUDIT PROGRAMS AND ESTABLISHING THE AUDIT UNIVERSE


AULIYA FEBRIANI
A031171504
sejenis. Program audit adalah alay untuk merencanakan, mengarahkan, dan mengendalikan
pekerjaan audit serta cetak biru untuk tindakan, menentukan langkah-langkah yang akan
dilakukan untuk memenuhi tujuan audit. Ini merepresentasikan pilihan auditor atas metode
terbaik untuk menyelesaikan pekerjaan yang dilakukan dan berfungsi sebagai dasar untuk
merekam langkah-langkah pekerjaan yang dilakukan. Dalam rangka mempersiaplan program ini
auditor internal harus terlebih dahulu memiliki pemahaman tentang karakteristik bagaimana
program audit yang memadai.
a) Format Program Audit dan Persiapannya
Program audit adalah prosedur yang mendeskripsikan langkah-langkah dan
pengujjian yang akan dilakukan oleh para auditor ketika mereka mengunjungi lapangan.
Program ini diselesaikan setelah rampungnya survey pendahuluan dan lapangan sebelum
memulai kegiatan audit lapangan yang sebenarnya.
b) Tipe dari Program Bukti Audit
Auditor sebelum membuat kesimpulan audit haruslah mengumpulkan bukti audit
guna memenuhi apa yang disebut dengan standar audit internal yang cukup, kompeten,
relevan,dan memadai. Sebuah program audit yang benar haruslah membimbing auditor
dalam proses pengumpulan bukti. Auditor internal akan menghadapi beberapa jenis dan
berbagai tingkatan bukti audit dan harus berusaha untuk merancang prosedur audit
mereka untuk mencari dan bergantung pada bukti audit terbaik yang tersedia.

Audit Universe and Program Maintenance


Dokumen audit merupakan gambaran umum mengenai wilayah atau unit dalam
perusahaan yang menjadi ruang lingkup internal audit serta batasan-batasan dari yang dapat
dijangkau internal audit. Hal ini dimaksudkan sebagai dasar untuk berkomunikasi dengan komite
audit dan untuk perencanaan kegiatan audit internal yang sedang berlangsung. Dokumen alam
semesta audit ini tidaklah harus diubah setiap waktu ketika ada perubahan kecil dalam
perusahaan, namun audit internal harus memiliki proses untuk menjaga alam semesta audit yang
ada saat ini dan terus diperbaharui mungkin dengan dilakukan tinjauan kuartalan untuk
menyesuaikan dengan kondisi yang ada.
Auditor senior haruslah memiliki pemahaman yang menyeluruh mengenai bagaimana
membangun dan menggunakan alat ini (semesta audit) dan auditor junior haruslah memiliki
pemahaman mengenai bagaimana menggunakannya dalam proses audit internal secara
keseluruhan atau mungkin semua level internal auditor harus memiliki pemahaman mengenai
bagaimana membangun dan menggunakan semesta audit untuk internal audit karena hal ini
merupakan salah satu CBOK dari auditor internal.

AUDIT PROGRAMS AND ESTABLISHING THE AUDIT UNIVERSE