Anda di halaman 1dari 2

1.

Definisi
Kegagalan Teknologi adalah semua kejadian bencana yang diakibatkan oleh kesalahan desain,
pengoperasian, kelalaian dan kesengajaan manusia dalam penggunaan teknologi dan/atau
industri.
2. Penyebab Kegagalan Teknologi
• Kebakaran.
• Kegagalan/kesalahan desain keselamatan pabrik teknologi.
• Kesalahan prosedur pengoperasian pabrik/ teknologi.
• Kerusakan komponen.
• Kebocoran reaktor nuklir.
• Kecelakaan transportasi (darat, laut, udara).
3. Mitigasi dan Upaya Pengurangan Risiko Bencana
• Kurangi pemakaian bahan-bahan kimia yang berbahaya mudah terbakar .
• Tingkatkan ketahanan terhadap kebakaran dengan menggunakan material bangunan
ataupun peralatan yang tahan api.
• Bangun daerah penyangga atau penghalang api serta penyebaran asap/pengurai asap.
• Tingkatkan fungsi sistem deteksi dan peringatan dini.
• Perencanaan kesiapsiagaan dalam peningkatan kemampuan pemadaman kebakaran dan
penanggulangan asap, tanggap darurat dan evakuasi bagi pegawai serta penduduk di
sekitar .
• Sosialisasikan rencana penyelamatan kepada pegawai dan masyarakat sekitarnya
bekerjasama dengan instansi terkait.
• Tingkatkan kemampuan pertahanan sipil dan otoritas kedaruratan.
• Batasi dan kurangi kapasitas penampungan bahan bahan kimia yang berbahaya dan mudah
terbakar.
• Tingkatkan standar keselamatan di pabrik dan desain peralatan.
• Antisipasi kemungkinan bahaya dalam desain pabrik.
• Buat prosedur operasi penyelamatan jika terjadi kecelakaan teknologi.
• Pindahkan bahan/material yang berbahaya dan beracun.
4. Bencana Non Alami Akibat Kegagalan Teknologi.
Kegagalan teknologi dapat menyebabkan pencemaran alam (udara, air dan tanah), korban harta
benda, jiwa, infra srtuktur, kerusakan bangunan dan kerusakan lainnya. Pada skala yang besar
peristiwa ini dapat mengancam kestabilan ekologi secara global.
1. Gejala dan Peringatan Dini. Kejadiannya sangat cepat (biasanya dalam hitungan detik atau jam)
dan secara tiba – tiba. Dengan demikian desain rumah sakit harus dilengkapi dengan sistem
monitoring dan sistem peringatan dini akan bahaya kebakaran, kerusakan komponen/peralatan
dan terjadinya kondisi bahaya lainnya. Yang menjadi pertimbangan lain adalah bahwa pelepasan
bahan – bahan pencemar yang berbahaya pada umumnya tidak terlalu cepat, sehingga
memungkinkan untuk memberikan peringatan dan evakuasi tim kesehatan dan pasien. Termasuk
disini adalah kemungkinan terjadinya kebakaran rumah sakit yang untuk beberapa kasus dapat
diantisipasi.
2. Cara Penanganan dan Upaya pengurangan Bencana.
a. Pada desain rumah sakit harus
diantisipasi segala kemungkinan bahaya. Material bangunan ataupun peralatan harus
menggunakan bahan tahan api untuk meningkatkan ketahanan terhadap kebakaran. Selain itu
sebaiknya dibangun daerah penyangga atau penghalang api serta penyebaran asap/pengurai
asap.
b. Tingkatkan standard keselamatan rumah sakit dan desain peralatan.
c. Batasi dan kurangi kapasitas penampungan bahan bakar kimia yang berbahaya dan mudah
terbakar.
d. Sosialisasikan rencana penyelamatan kepada karyawan dan pasien.
e. Tingkatkan fungsi sistem deteksi dan peringatan dini.
f. Secara proaktif melakukan monitoring tingkat pencemaran sehingga tidak terlampaui ambang
batas keselamatan.
g. Membuat prosedur operasi penyelamatan jika terjadi kecelakaan teknologi dan
mempersiapkan rencana evakuasi penduduk ketempat yang aman serta tindakan pasca bencana.