Anda di halaman 1dari 15

CRITICAL JOURNAL REPORT

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Kuliah Ilmu Pendidikan

Dosen Pengampu : Dr. Wildansyah Lubis, M.Pd

NAMA :

KELAS: A EKSTENSI

JURUSAN: PPSD

NIM :

Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Fakultas Ilmu Pendidikan

Universitas Negri Medan

KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan
hidayah-Nya sehingga saya dapat menyusun Critical Jurnal yang berjudul “ Pengembangan
model pembelajaran discover ilmu pendidikan unutk mrningkatkan pemahaman “ guna
memenuhi tugas mata kuliah Ilmu Pendidikan semester I jurusan Pendidikan Guru Sekolah
Dasar Universitas Negeri Medan.
Saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu
mengharapkan masukan atau saran dan kritik yang membangun guna perbaikan dan
penyempurnaan selanjutnya. Saya berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi semua
pihak dan dapat menambah pengetahuan kita.

Oktober, 2017

Adha Rini Primsa Depari

ii

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL..................................................................................................
KATA PENGANTAR................................................................................................
DAFTAR ISI..............................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN .........................................................................................
A. Latar Belakang............................................................................................
B. Tujuan.........................................................................................................
C. Manfaat.......................................................................................................
BAB II ANALISIS JURNAL....................................................................................
A. Abstrak........................................................................................................
B. Pendahuluan................................................................................................
C. Metode.........................................................................................................
D. Hasil dan Pembahasan.................................................................................
E. Penutup........................................................................................................
BAB III KESIMPULAN ANALISIS JURNAL........................................................
A. Keunggulan.................................................................................................
B. Kelemahan..................................................................................................
BAB IV PENUTUP...................................................................................................
A. Kesimpulan.................................................................................................
B. Saran............................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA................................................................................................

iii

BAB I

PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG

Pendidikan saat ini dihadapkan pada upaya peningkatan kualitas pendidikan khususnya
kualitas sumber daya manusia. Kebanyakan siswa cenderung menyatakan mata pelajaran di
sekolah membosankan dan kurang menarik. Hal tersebut terjadi karena dalam proses
pembelajaran terutama mata pelajaran guru masih menggunakan pendekatan konvensional
sehingga siswa merasa jenuh. Siswa cenderung pasif dan hanya sebagai pendengar ceramah guru
tanpa diberi kesempatan untuk mengeluarkan pendapatnya. Penerapan pendekatan saintifik
dengan mengendalikan intensitas hubungan dalam pola asuh keluarga diduga memberikan
kontribusi terhadap sikap sosial siswa. Oleh karena itu penelitian ini ingin mengkaji pengaruh
pendekatan saintifik dengan mengendalikan intensitas hubungan dalam pola asuh keluarga di
sekolah dasar

TUJUAN

1. Guru atau mahasiswa calon guru dapat mengetahui pengaruh pendekatan saintifik
dalam pembelajaran

2. Guru atau mahasiswa calon guru dapat mengetahui kekuatan dan kekurangan jurnal
ini.

B. MANFAAT

Untuk menunjang peningkatan sikap sosial pada siswa sekolah dasar.

BAB II

ISI JURNAL
A. Abstrak

Isi abstrak tergambar dengan spesifik merepresentasikan isi artikel dan dibuat dengan format
yang benar. Isi abstrak ini langsung menuju ke topik bahasan yang dibahas dalam jurnal ini, yang
menurut saya pembaca menjadi mudah memahami jurnal ini. Abstrak dalam penelitian ini
mampu menggambarkan secara jelas mengenai masalah, tujuan penelitian, metodologi dan hasil
yang didapatkan. Secara keseluruhan penulisan abstrak baik, namun dihitung dari jumlah kata
masih kurang yaitu masih dibawah 200-250 kata untuk perlu ditambah beberapa kata lagi.
Sebaiknya diperjelas cara statistik apa yang digunakan walau hanya dalam kurung. Dalam
abstrak “Pengaruh pendekatan saintifik dalam pembelajaran IPS terhadap sikap social dengan
kovariel intensitas hubungan dalam pola asuh keluarga pada siswa kelas IV SD perkotaan” juga
menjelaskan metode yang digunakan untuk mengolah data dan menjelaskan aplikasi yang
digunakan dalam pengolahan data pada penelitian yang dilakukan. Dalam abstrak ini , hasil
penelitian langsung dipaparkan secara jelas, singkat dan padat dalam point-point sehingga
memudahkan pembaca untuk memahami hasil penelitian tersebut.

B. PENDAHULUAN
Jurnal ini merupakan jurnal hasil penelitian dari Kadek Ade Puspitarini, Nyoman Dantes,
I made Tegeh. Dalam pendahuluan ini, peneliti sudah menguraikan pentingnya masalah
penelitian untuk diangkat. Peneliti menguraikan pendapat pendapatnya disertai beberapa
pernyataan dari para ahli. zPenggunaan bahasa sudah baik dan pustaka yang digunakan juga
sesuai dengan topik penelitian. Namun penyampaiannya terlalu bertele-tele sehingga

membingungkan pembaca atau khalayak umum. Dalam pendahuluan ini, tujuan penelitian dan
manfaat penelitian dipaparkan dengan jelas. Telaah pustaka dipaparkan dengan jelas dan
dibarengi oleh beberapa pendapat para ahli yang mendukung. Tujuan dan latar belakang dari
pembuatan jurnal juga disebutkan dalam pendahuluan jurnal ini sehingga pemikiran pembaca
juga dapat terarah dan dapat memahami jurnal ini.

C. METODE
Pembahasan metode disampaikan secara rinci. Jumlah populasi dan sampel dituliskan
dengan tepat dan sesuai. Sudah dijelaskan ukuran dan jumlah sampel. Pada awal paragraph
metode penelitian sudah dijelaskan bahwa jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini
tergolong penelitian eksperimen dengan menggunakan desain analisis single factor independent
groups design with use of covariate. Dijelaskan pula bagaimana data yang ada dalam penelitian
secara lebih detail. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini, terdiri dari dua jenis meliputi
mahasiswa S 1PGSD yang menempuh mata kuliah Ilmu Pendidikan pada semester ganjil
tahun 2008/2009, khususnya mahasiswa program PKS kerjasama dengan Pemda
Kalimantan Barat. Adapaun jumlah mahasiswa yang manjadi subyek penelitian
sebanyak 160 orang yang bertempat tingal di asrama mahasiswa UPPI dan asrama
mahasiswa UPP2.

Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini mengunakan dua eara yaitu
dengan angket untuk menjajaki konsep pemahaman tentang pendidikan sebagai empirik
praktik dan pendidikan sebagai teoritikSebaiknya peneliti menuliskan jumlah item soal,
berapa yang tidak vald, dan item nomor berapa yang tidak valid. Serta menuliskan tingkat
kesulitan dari soal atau kuesioner yang akan digunakan sebagai alat pengumpulan data
penelitian.

3
D. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Dipaparkan secara jelas hasil dari penelitian ini berupa data yang dipadukan dalam sebuah tabel.
Data dideskripsikan secara rinci. Deskripsi data dikelompokkan untuk menganalisis
kecenderungan Pemahaman mahasiswa tentang pendidik. Kedua, Pemahaman Mahasiswa
tentang Peserta Didik. ketiga, Pemahaman Mahasiwa ten tang Tujuan Pendidikan yang Baik.
Keempat, . Pemahaman Mahasiswa tentang Cara atau Metoda Pendidikan. Kelima,
Pemahaman Mahasiswa ten tang Konsep Pengaruh Positif. Keenam, Pemahaman Mahasiswa
tentang KurikulumlProgram Pendidikan . ketujuh, Pemahaman Mahasiswa tentang Aktivitas
Pendidikan. Kedelapan, Pemahaman Mahasiswa tentang Konsep IImu Pendidikan
sebagai"Empirik Praktik dan Tcoritik. Sebaiknya hasil dan pembahasan dibedakan pointnya
agar lebih terlihat baik. Pembahasan terhadap temuan sudah relevan, namun perlu
disederhanakan lagi pada pembahasan table yang disajikan. Berdasarkan temuan hasil penelitian
yang telah dilakukan serta hasil penelitian yang relevan dari peniliti lain mengindikasikan bahwa
pendekatan saintifik sangat efektif diterapkan dalam pembelajaran ilmu pendidikan . Oleh karena
itu penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran ilmu pendidikan sangat diperlukan dalam
rangka perbaikan pembelajaran di dalam kelas. Perbaikan pembelajaran di kelas dalam rangka
peningkatan sikap sosial. Peningkatan sikap sosial ini diharapkan dapat membentuk watak dan
karakter siswa yang berkaitan dengan hati nurani. Terbentuknya sikap sosial yang baik pada
siswa diharapkan dapat menjadikan siswa sebagai warga negara yang demokratis serta
bertanggung jawab setelah mendapatkan pemahaman dari pembelajaran tersebut

F. PENUTUP

Kesimpulan disampaikan secara ringkas, jelas dan padat. Kesimpulan membahas kembali
bahwa pentingnya sebuah rancangan pendekatan saintifik pada sebuah sekolah yang dapat
meningkatkan sikap sosial siswa. Dan juga, bahwa Dengan terbentuknya system ini, semakin
mudah untuk mengorganisasikan segala sesuatu dari sekolah kepada siswa dan para guru

semakin mudah dalam menigkatkan sikap sosial siswa , hasil rancangan tersebut juga dapat
diterapkan pada sekolah – sekolah lainnya yang memerlukan system tersebut. Saran dipaparkan
dengan jelas dan disajikan dengan point-point. Hasil penelitian disajikan dengan rinci dan
menggunakan bahasa yang mudah dimengerti. Sebaiknya pada penutup ini kesimpulan dan saran
dipisahkan agar pembaca mudah menerima meteri

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING


ILMU PENDIDlKAN UNTUK MENINGKA TKAN PEMAHAMAN KONSEP
PENDIDlKAN MAHASISWA PGSD FIP UNY

Oleh:
Bambang Saptono dan Anwar Senin
(Dosen PGSD FIP UNf)

Judul PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN


DISCOVERY LEARNING

ILMU PENDIDlKAN UNTUK MENINGKATKAN


PEMAHAMAN KONSEP PENDIDlKAN MAHASISWA

Jurnal e-Journal PGSD UNY

Download http://download.portalgaruda.org/

Volume dan Volume 02 , halaman 1-14


halaman

Tahun 2009

Penulis Bambang Saptono dan Anwar Senin

Reviewer Adha Rini Primsa Depari

Tanggal 18 Oktober 2017


Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
pendekatan saintifik terhadap ilmu pendidikan,
menuntaskan tugas mata kuliah ilmu pendidikan,
mengetahui pendapat orang lain tentang ilmu
pendidikan

Subjek Penelitian Semua siswa kelas IV pada tahun pelajaran 2016/2017


yang ada di SD perkotaan sampel berjumlah 45
orang siswa

Assesment Data Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan


sebagaimana telah di paparkan sebelumnya,
kesimpulan dalam penelitian ini adalah sebagai
berikut:
1. Bahwa pemahaman mahasiswa tentang konsep
pendidikan sebagai empirik praktik dan
sebagai teoritik menurut kategori setelah
diberi tindakan dua putaran dengan pendekatan
model discovery learning terdiri dari 40 orang
(60,6%) telah memahami kosep aktivitas
pendidikan, dan sebanyak 26 orang (39.4%)
sangat memahami konsep ilmu pendidikan
sebagai empirik praktik dan sebagai teoritik.
2. Model pembelajaran discovery learning yang
dikaji dalam penelitian ini

mengantarkan mahasiswa untuk memperoleh


pemahaman yang mendalam tentang ilmu
pendidikan secara emprik praktik maupun secara
teoritik.

Metode penelitian Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini


tergolong penelitian eksperimen dengan
menggunakan desain analisis single factor
independent groups design with use of covariate.
Pemilihan desain ini karena peneliti ingin
mengetahui perbedaan sikap sosial antara kelompok
eksperimen dan kolompok kontrol mengantarkan
mahasiswa untuk memperoleh pemahaman
yang mendalam tentang ilmu pendidikan secara
emprik praktik maupun secara teoritik.
setelah dikendalikan oleh variabel intensitas Data
dikumpulkan dengan metode kuesioner.

Langkah Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian


ini adalah dengan pendekatan kuantitatif dan
kualitatif (Noeng,2007). Kuantitatif digunakan
untuk untuk mengukur tingkat pemahaman
mahasiswa mengenai konsep pendidikan
sebagai empirik praktik, dan pendidikan sebagai
teoritik. Pendekatan kualitatif digunakan untuk
menelaah pemaha-man filosofik bertalian dengan
dengan konsep pendidikan sebagai empirik
praktik maupun pendidikan sebagai teoritik.

Hasil Penelitian

Pemahaman mahasiswa tentang pendidik.

Pemahaman mahasiswa tentang pendidik berdasarkan


hasil analisis frekwensi menurut kategori
sebagaimana terlihat dalam tabel frekwensi sebagai
berikut:
Tabel6.
Frekwensi Pemahaman Mahasiswa Ten tang
Pendidik berdasarkan kategori

Frequency Percent Valid Percent


Cumulative
Percent
4.00 51 77.3 77.3 77.3
5.00 15 22.7 22.7 100.0
Total 66 100.0 100.0

Pemahaman Mahasiswa tentang Peserta Didik.

Tabel7.

Frekuensi Pemahaman Mahasiswa Tentang

Peserta Didik Menurut Kategori

frekuens persen Valid Komulatif


i persen persen

47,0

4,003131 47,0 4747,0

5,00 3335 53,0 53,0 100,0

hasil 66 100,0 100,0


Tabel tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa yang
memahami tentang konsep pendidik setelah diberi tindakan
dengan pendekatan model discovery learning terdiri dari
51 orang (77,3%) telah memahami tentang pendidik, dan
sebanyak 15 orang (22.7%) sangat memahami konsep
pendidik. Hal ini terjadi karena mahasiswa telah diajak
menelaah berdasarkan masalah-masalah pendidik

secara tentatif yang muncul di lapangan


kemudian dilanjutkan dengan pembahasan atas
masalah tersebut berdasarkan panduan ilmu
pendidikan secara

teoritik.

Dengan demikian, model perkuliahan discovery


learning yang dilansungkandalam tindakan kelas dapat
meningkatkan pemehaman mahasiswa tentang pendidik
berdasarkan telaah ilmu pendidikan secara empirik
praktik maupun secara teoritik.

Tabel terse but menunjukkan bahwa mahasiswa yang


memahami tentang konsep peserta didik setelah diberi
tindakan dengan pendekatan model discovery learning
terdiri dari 31 orang (47,0%) telah memahami tentang
pendidik, dan sebanyak 35 orang (53.0%) sangat
memahami konsep peserta didik. Hal ini terjadi karena
mahasiswa telah diajak menelaah berdasarkan
masalah-masalah peserta didik secara tentatif yang
muncul di lapangan kemudian dilanjutkan dengan
pembahasan atas masalah tersebut berdasarkan
panduan ilmu pendidikan secara teoritik.
BAB III

KESIMPULAN ANALISIS JURNAL

A. Keunggulan Jurnal
1. Data penelitian sangat terperinci. Berdasarkan temuan hasil penelitian yang telah
dilakukan serta hasil penelitian yang relevan dari peniliti lain mengindikasikan bahwa
pendekatan ilmu pendidikan berdasarkan empiris saintifik sangat efektif diterapkan
dalam pembelajaran sekolah dasar
2. Tema yang diangkat pada jurnal ini bagus, berhasilnya penelitian ini dapat menunjang
pada evaluasi tentang pemahaman mahasiswa terhadap ilmu pendidikan setelah
dilakukan tindakan kelas dalam putaran kedua
3. Memiliki abstrak yang jelas sehingga dengan membaca abstrak saja pembaca dapat
mengetahui hasil dari penelitian tersebut.
4. Kesimpulan sudah terperinci dan dipaparkan dengan jelas.
5. Terdapat saran yang membangun untuk pembelajaran selanjutnya.

B. Kelemahan Jurnal
1. Pemaparan data hasil penelitian sedikit sulit dipahami.
2. Pendahuluan terlalu bertele-tele dalam penyampaian latar belakang dari penelitian
tersebut
BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Pada dasarnya jurnal ini telah menjabarkan dan menjelaskan secara jelas dan informatif,
dan muudah dipahami bagi para pembaca awam yang membaca jurnal ini. Dalam
penyampaiannya pada pendahuluan terlalu bertele-tele, tidak disertai dengan catatan kaki dan
gambar yang mana dapat membantu pembaca dalam menganalisa ataupun memahami isi dari
jurnal ini. Sebagai penutup, meskipun ditemukan berbagai kekurangan dan kelebihan dalam
penelitian tersebut, namun penelitian tersebut telah memberikan kontribusi positif pada
kemajuan dan pengembangan sistem pendidikan.
B. Saran
Secara keseluruhan jurnal penelitian ini sudah sangat baik dan hanya memiliki beberapa
kekurangan saja yang perlu diperbaiki.
DAFTAR PUSTAKA

Anyon, Jean. (2005). What "Counts" as Educational Policy? Notes toward a New

Paradigm. Harvard Educational Review Vol 75 No 1Spring 2005.

Bandura, A., (1977). Social Learning Theory. Englewood Cliffs, New Jersey: Prentice-
Hall.

Anda mungkin juga menyukai