Anda di halaman 1dari 7

Tugas Personal ke-2

(Minggu 7 / Sesi 11)

Case Study

Pertanyaan:

1. Gambarkan skema arsitektur dari solusi retail Amazon Go diatas dan identifikasi
posisi TPS, FAIS dan ERP nya secara umum.
2. Jelaskan mengapa TPS, FAIS dan ERP tersebut ada di dalam diagram arsitektur dan
apa fungsinya?

----oOo----

. Transaction Processing Systems (TPS)/Sistem Pemprosesan Traksaksi 


Traksaksi adalah ? peristiwa bisnis yang  menghasilkan data yang layak ditangkap dan
disimpan dalam database

ISYS6295 – Management Information System


, manajemen pengetahuan, dan e-commerce. Lalu bagaimana TPS mengelola

data ? 
 Peran TPS sebagai pengolah data yaitu ketika ada kasus, Beberapa orang atau
program aplikasi mengakses suatu database, dan banyak kemungkinan orang bisa
mengakses database dalam waktu yang bersamaan, disaat itulah sistem itu mencegah
agar tidak terjadi tumpah tindih data, ketika database  diakses pada waktu yang sama
tersebut.
 Selain itu ada  juga kasus, Bila transaksi melibatkan lebih dari satu komputer,
database Peran TPS Berfungsi untuk mencegah error/inkonsistensi yang timbul dari
kegagalan komponen tersebut yang mungkin terjadi setiap saat. Contohnya : sebuah
kesalahan yang terjadi dalam penarikan ATM, ada kemungkinan terjadi kesalahan
dalam transaksi, transfer dan mungkin saja seorang nasabah menerima uang tunai
meskipun dia tidak mendapatkan bonus, dan komputer bank menunjukkan bahwa ia
tidak dapat memperoleh bonus namun di rekening nasabah itu terdapat uang masuk.
atau bisa sebaliknya nasabah tidak merasa mengirimkan uang, namun uang yang ada
di saldo berkurang, setelah dicek di bank uang dibank juga masih ada. itu beberapa
kasus kegagalan sistem yang berdampak nyata dan bersifat penting.
 Ada juga, Untuk menyimpan data jejak audit, karena hal itu bisa digunakan untuk
permasalahan hukum.
 Data yang diolah dalam volume yang besar, organisasi atau perusahaan,
mengotomatisasi Data TPS yang masuk sebanyak mungkin, proses ini
disebut Otomasi sumber Data.
 Kemudian sistem memproses data, dan ada 2 cara :
o  Batch processing : data yang dikumpulkan dari transaksi yang terjadi akan
ditempatkan dalam kelompok, sistem ini kemudian menyiapkan proses
periodik.
o   proses transaksi online : Dalam proses transaksi online (OLTP) transaksi
bisnis yang diproses secara online akan segera memproses setelah transaksi
mereka terjadi.

ISYS6295 – Management Information System


2. Fungctional Area Information System (FAIS)
Berfungsi memberi dukungan untuk berbagai area fungsional dalam suatu organisasi
dengan meningkatkan efisiensi dan efektifitas masing-masing area.
sistem ini dipakai untuk menyediakan informasi  kepada manajer (biasanya mid level
management) dalam area fungsional berfungsi untuk membantu tugas dari manajer
dalam hal pengambilan keputusan misalkan hal planning, organizing, dan controlling
sebuah perusahaan.
Macam-macam Sistem Informasi FAIS :
 Informations system for accounting dan finance (perencanaan dan penganggaran
keuangan )
o Perkiraan Finansial dan Ekonomi, yaitu menginformasikan organisasi
perihal dana yang dibutuhkan, kapan dibutuhkan dan cara mendapatkan dana.
o Penganggaran, yaitu anggaran memungkinkan manajemen untuk
mendistribusikan sumber daya yang mendukung misi dan tujuan organisasi.
o Mengatur Transaksi keuangan, yaitu bursa efek global, mengelola beberapa
mata uang, virtual close, dan biaya manajemen otomasi.
o Manajemen Investasi, yaitu keputusan investasi memerlukan manajer untuk
mengevaluasi laporan keuangan dan ekonomi yang disediakan oleh lembaga-
lembaga. selain itu, banyak situs web yang menyediakan data finansial,
biasanya secara gratis.
o Kontrol dan Audit, pengelolaan anggaran, Auditing, analisa rasio keuangan.
 Information system for marketing, 
o Organisasi harus memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan kemudian
mengembangkan pemasaran dan strategi periklanan mereka.
o Sistem informasi menyediakan berbagai jenis dukungan untuk fungsi
pemasaran.
 Informations system for productions/Operations Management
o In-House Logistics dan Manajeme bahan baku
 Operasi Personil membuat dua keputusan dasar : kapan harus
memesan, berapa banyak pesanan. inventory model mendukung
keputusan tersebut dengan adanya software yang memonitoring
persediaan barang.
o Pengedalian Kualitas
 Memberikan informasi tentang kualitas bahan yang masuk, serta
menginformasikan proses pembuatan produk dan produk jadi.
o Planning Productions dan Operations

ISYS6295 – Management Information System


 Berkaitan dengan penjadwalan produksi dan persediaan material
requirement planning (MRP), juga melibatkan pengalokasian sumber
daya, seperti uang dan tenaga kerja.
 Terdapat software yang mengatur manufacturing resource planning
(MRP II), MRP II mengintegrasikan kegiatan produksi, inventory
management, pembelian, pembiayaan dan kegiatan kerja.
o Computer-Integrated Manufacturing
 menyederhanakan semua teknologi dan teknik manufactur.
 membuat jalannya proses manufactur lebih otomatis.
 mengintergrasikan dan mengkoordinasikan semua aspek design,
manufaktur, dan fungsi terkait melalui sistem komputer.
o Product Life Cycle Management
 Menggunakan teknologi kolaboratif berbasis web untuk
pengembangan produk dengan mengintegrasikan fungsi yang berbeda,
seperti proses manufaktur dan logistik.
 Informations system for Human resource Management
o Recruitment
 mencati dan mengevaluasi karyawan dan kemudian memutuskan mana
yang layak untuk dipekerjakan.
 Merekrut online dapat menjangkau lebih banyak calon karyawan dan
dapat menemukan pelamar yang lebih baik.
o Pengembangan Sumber Daya Manusia
 Setelah karyawan direkrut, mereka menjadi bagian dari perusaan, maka
mereka harus dievaluasi dan dikembangkan.
 TI juga memainkan peran penting dalam pelatihan dan pelatihan ulang,
karyawan diharapkan bisa mengikuti perkambangan teknologi.
o Perencanaan dan managemen sumber daya manusia.
 Daftar gaji dan arsip karyawan
 Administrasi Tunjangan
 Manajemen hubungan karyawan
3. Entreprise Resource Planning System (ERP)
Merupakan sebuah Sistem perusahaan yang mengadopsi pandangan proses bisnis dari
organisasi secara keseluruhan untuk mengintegrasikan perencanaan, managemen, dan
penggunaan semua sumber daya organisasi, menggunakan platform software yang
umum dan database.
Tujuan utama dari sistem ERP yaitu :

ISYS6295 – Management Information System


Sistem ERP ke II : Sistem ERP ke II adalah sistem ERP antar organisasi yang
menyediakan link web-enabled antara sistem bisnis utama perusahaan seperti
persediaan dan produksi dan pelanggan, pemasok distributor dll. bentuk-bentuk
sistem ERP ke II sekarang lebih banyak di implementasikan untuk masalah e-
business.
ERP vendor besar telah mengembangkan modular berupa suite perangkangkat lunak
web yang terintegrasi dengan ERP, managemen hubungan pelanggan, supply chain
manajemen, pengadaan, pendukung keputusan, portal perusahaan, aplikasi bisnis
lainnya.
Core ERP Modul
 Manajemen keuangan : Modul ini mendukung akuntasi, pelaporan keuangan,
manajemen kinerja dan tata kelola perusahaan.
 Manajemen Operasi : Modul ini mengelola berbagai aspek perencanaan produksi dan
eksekusi.
 Manajemen sumber daya manusia : Modul ini dukungan administrasi kepegawaian.
Extended ERP Modul
 Customer relationship management : modul ini mendukung semua aspek hubungan
pelanggan dengan organisasi.
 Supply chain management : modul ini mengelola arus informasi antara dan di antara
tahapan dalam supply chain management untuk memaksimalkan efisiensi supply
chain management dan efektifitasnya.
 Keahlian bisnis : modul ini mengumpulkan informasi yang digunakan seluruh
organisasi.
 E- Bisnis : Pelanggan dan pemasok membuat akses informasi ke ERP termasuk  status
pesanan, tingkat persediaan dan relkonsiliasi faktur.
Benefits and Limitation of ERP systems
 Organisasi fleksibilitas dan kelincahan : seperti yang kita lihat, bahwa sistem ERP
membuat perincian tentang kumpulan departemen dan fungsional.
 Pendukung Keputusan :  Sistem ERP memberikan informasi penting pada kinerja
bisnis di seluruh area fungsional.
 Kualitas dan Efisiensi : Sistem ERP mengintergrasikan dan meningkatkan proses
bisnis organisasi. sehingga perbaikan yang signifikan dalam kualitas layanan
pelanggan, produksi dan distribusi.
Enterprise Application Integration : Untuk beberapa organisasi, Sistem ERP tidak
tepat, hal ini terutama berlaku untuk perusahaan (baik manufaktur atau non
manufactur) yang menemukan proses konversi dari sistem yang ada terlalu rumit.

ISYS6295 – Management Information System


Report : Berbagai sistem informasi menghasilkan laporan yaitu : sistem pemprosesan
transaksi, sistem informasi, sistem intelegen bisnis, dan lain-lain. laporan-laporan ini
umumnya terbagi atas tiga kategori :
1. Routine : Routine reports di produksi pada interval yang sudah di jadwalkan. routine
report berkisar dari laporan kontrol kualitas per jam sampai laporan harian mengenai
ketidak hadiran. namun terkadang manajer juga sering memerlukan informasi khusus
yang tidak termasuk dalam report harian.
2. Ad Hoc (on-demand) : Ad hoc report terbagi dalam 3 bagian yaitu ;
1. Drill-Down, report menampilkan laporan yang lebih detail.
2. Key-indicator, report indikator yang merangkum kinerja kegiatan yang
penting.
3. Comparative report, berfungsi untuk membandingkan .
3. Exception : Exception report mencakup informasi yang berada di luar standar
ambang batas tertentu. untuk menerapkan manajemen rountine report pertama-tama
manajemen menciptakan standart kinerja dengan :
1. Perusahaan mendirikan sistem untuk memantau kinerja.
2. membandingkan kinerja aktual dengan standart.
3. mengidentifikasi pengecualian terhadap standart.
Demikian merupakan beberapa penjabaran, macam-macam sistem informasi yang
membantu dalam pengelolaan suatu perusahaan atau organisasi, sekian Terimakasih.
 

2.fungsi TPS,ERP,FAIS

1.TPS . Contoh dari traksaksi adalah produk yang diproduksi, sebuah layanan yang dijual,
orang yang dipekerjakan, dan penggajian sebuah cek dihasilkan.
Sistem pemprosesan transaksi berfungsi untuk mengelola data, beberapa diantara pekerjaan
yang berbasiskan TPS seperti berikut : Input terhadap sistem informasi area fungsional dan
sistem intelijen bisnis, serta fungsi lain sistem ini sebagai operasi bisnis seperti manajemen
hubungan pelanggan

2.FAIS Functional Area Information System  adalah sebuah sistem yang menyediakan informasi ke
manager di area fungsional dalam rangka mendukung tugas-tugas manajerial dari planning,
organizing, and controlling operations

3.ERP untuk memperkokoh integrasi bidang fungsional organisasi, yang memungkinkan informasi
mengalir dengan baik di antara mereka. *perlu dipahami bahwa sistem ERP adalah pengembangan
dari FAIS. Awalnya sistem ERP dikerahkan untuk memfasilitasi proses bisnis yang berhubungan

ISYS6295 – Management Information System


dengan manufactur, seperti manajemen bahan baku, pengendalian persediaan, order entry, dan
distribusi.

ISYS6295 – Management Information System

Anda mungkin juga menyukai