Anda di halaman 1dari 2

NAMA : FRISKA NOVIA UPRIANA

NIM : 1714041016
KELAS : PENDIDIKAN BIOLOGI A

TUGAS BIOTEKNOLOGI
1. Tuliskan secara benar tahapan rekayasa genetik (kloning DNA) pada bakteri.
Jawaban :
1. Isolasi vektor kloning (plasmid bacterial) & DNA sumber gen
2. Pemotongan DNA sumber gen & vektor kloning menggunakan enzim restriksi
yang sama
3. Penyisipan potongan DNA sumber gen ke dalam vektor kloning yang telah
dipotong menggunakan enzim restriksi yang sama; potongan disambung dengan
bantuan enzim DNA ligase
4. Vektor kloning yang telah tersisipi potongan DNA dimasukkan ke dalam sel inang
(transformasi sel inang)
5. Penapisan sel pengklon (dan gen yang dimasukkan)
6. Identifikasi sel pengklon pembawa gen yang dikehendaki

2. Tuliskan perbedaan antara ujung lengket (sticky end) dan ujung tumpul (blunt end)
pada hasil pemotongan DNA dengan menggunakan enzim retriksi
Jawaban :
Hasil pemotongan enzim restriksi endonuklease ada dua macam yaitu unjung blunt atau
flush dan ujung sticky atau cohesive. Ujung blunt atau flush menghasilkan fragmen
yang double-stranded, sedangkan ujung sticky atau cohesive menunjukkan enzim
restriksi endonuklease pada posisi yang berbeda dari dua untai DNA yang
komplementer. Beberapa pemotong ujung sticky menghasilkan ujung 5’ atau ujung 3’
yang menggantung.
Blunt end menghasilkan hasil akhir pemotongan yang tumpul, sedangkan pada sticky
end menghasilkan pemotongan yang lancip. Pemotongan blunt end menghasilkan
masalah ketika dicoba untuk diklonkan. Hal ini berbeda dengan hasil sticky end yang
lebih efisien. Pemotongan enzim restriksi yang dapat menghasilkan ujung yang
dinamakan “sticky” yang dapat saling menempel antara ujung DNA satu dengan ujung
DNA yang lain. Kedua DNA dengan ujung sticky jika ditempatkan pada kondisi yang
tepat, maka dapat membentuk molekul rekombinan dengan menempelkan kedua
ujungnya. Penempelan kedua ujung dibantu oleh enzim ligase

3. Jelaskan keunggulan plasmid sebagai vector dalam rekayasa genetika bakteri jika
dibandingkan dengan jenis-jenis vector yang lain
Jawaban :
Keunggulan:
• Kecil, mudah pengerjaannya
• Strategi seleksi mudah
• Berguna untuk mengklon potongan DNA ukuran kecil (< 10kbp)

4. Tuliskan tahapan transformasi DNA pada bakteri


Jawaban :
Memasukkan plasmid (yang merupakan vektor yang telah disisipi gen) ke dalam sel
inang
a. PRA-INKUBASI
Sel E. coli calon penerima plasmid dipaparkan kepada ion positif kalsium klorida
(CaCl2). Perlakuan ini memberikan cekaman kepada bakteri yang mengakibatkan
membran sel dan dinding sel bakteri tersebut menjadi permeabel terhadap
plasmid donor. Proses ini mengakibatkan E. coli menjadi “kompeten" untuk
menerima plasmid .
b. INKUBASI
• Plasmid ditambahkan ke dalam suspensi sel E. coli kompeten.
• Suspensi sel E. coli kompeten lainnya yang tidak ditambah plasmid
digunakan sebagai kontrol.
c. KEJUTAN PANAS (HEAT SHOCK)
Sel kompeten (baik yang diberi plasmid maupun kontrol) dipaparkan sejenak (90
detik) kepada suhu 42 oC. Langkah ini memaksimumkan masuknya plasmid
menembus membran dan dinding sel.
d. PENYEMBUHAN (RECOVERY)
Sel kompeten (baik yang diberi plasmid maupun kontrol) ditumbuhkan dalam
medium kaya nutrisi untuk memberi kesempatan penyembuhan setelah
mengalami cekaman dan kejutan. Masa penyembuhan biasanya berlangsung satu
waktu generasi (untuk E. coli berkisar antara 30 hingga 45 menit)
e. SELEKSI (SCREENING)
Sel kompeten yang telah mengalami penyembuhan ditapis/diseleksi pada medium
padat yang mengandung senyawa penapis berdasarkan penanda yang dibawa oleh
plasmid.

5. Tuliskan 3 metode seleksi (screening) untuk mengetahui bakteri yang berhasil


ditranformasi dengan plasmid rekombinan.
Jawaban :
a. Seleksi biru putih (blue-white screening) yaitu metode untuk memisahkan sel
yang mengandung plasmid rekombinan dengan sel yang mengandung plasmid
tanpa insert. Seleksi biru putih dilakukan untuk mengetahui keberhasilan proses
ligasi atau keberadaan DNA sisipan.
b. Metode dengan menggunakan media tumbuh bakteri yang mengandung
antibiotic.
c. Metode Southern Blotting