Anda di halaman 1dari 1

IKATAN DOKTER INDONESIA

( THE INDONESIAN MEDICAL ASSOCIATION )


PENGURUS CABANG ACEH BARAT
Sekretariat: Klinik Asy-syifa, Jln. Geurutee, Telp.082272931740, Meulaboh 23611

Nomor : 187/PC-IDI/AB/III/2020 Meulaboh, 23 Maret 2020


Lampiran : 1 (satu) berkas
Perihal : Himbauan Dan Pemberian Media Edukasi
COVID-19

Kepada Yth:
Kepala Dinas Kesehatan Aceh Barat
Di
Tempat

Assalamu’alaikum Wr Wb,
Dengan Hormat,
1. Seperti kita ketahui pada awal tahun 2020, COVID-19 menjadi masalah kesehatan dunia. Pada
tanggal 12 Februari 2020, WHO resmi menetapkan penyakit novel coronavirus pada manusia
ini dengan sebutan Coronavirus Disease (COVID-19). Pada tanggal 2 Maret 2020 Indonesia
telah melaporkan 2 kasus konfirmasi COVID-19. Pada tanggal 11 Maret 2020, WHO sudah
menetapkan COVID-19 sebagai pandemi.
2. Sehubungan dengan ditetapkannya COVID-19 sebagai Bencana Nasional di Indonesia dan
sebagai bentuk kerjasama dalam kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam menangani COVID-19
di Aceh Barat, maka dengan ini kami Ikatan Dokter Indonesia Cabang Aceh Barat
menyerahkan spanduk dan leaflet sebagai bahan edukasi kepada masyarakat mengenai COVID-
19.
3. Spanduk dan leaflet tersebut akan dibagikan ke 13 puskesmas dan 4 rumah sakit di Aceh Barat
(pembagaian media edukasi ini akan kami bantu untuk di distribusikan). Adapun bahan edukasi
yang kami ambil bersumber dari informasi Kemenkes RI dan disusun dalam bentuk
penyampaian sederhana agar masyarakat lebih mudah dalam memahaminya.
4. IDI Aceh Barat juga mengusulkan formulir deteksi dini COVID-19 sebagai lembar
pemeriksaan pasien di layanan kesehatan Kabupaten Aceh Barat guna memudahkan dan
menyeragamkan proses screening. Adapun formulir tersebut bersumber dari dr. Arifatul
manajemen RSU dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dan diizinkan untuk diadopsi dan
diperbanyak.
5. Demikian yang dapat kami sampaikan. Atas kerjasama yang diberikan, kami ucapkan terima
kasih.

Ketua IDI Cabang Aceh Barat

dr.Cut Putri Yohanna M.Sc, Sp.KK-FINSDV


NPA IDI 74851

Tembusan:
- IDI Wilayah Aceh