Anda di halaman 1dari 7

NAMA : OKTAVIANI KUMALA PUTRI

NIM : BCA 118 004

KELAS :A

MATA KULIAH : SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

DOSEN PENGAMPU : RINI OKTAVIA, SE., M.Si

PERTANYAAN (HALAMAN 40)

2. Jelaskan mengapa sebelum seseorang merancang sebuah sistem informasi akuntansi perlu
memahami aktivitas bisnis yang dilaksanakan oleh perusahaan!

Jawab:

Karena, hal tersebut sangat penting dilakukan dengan mengidentifikasi jenis-jenis informasi
yang dibutuhkan perusahaan, selanjutnya menentukan jenis data input yang relevan dan proses
yang harus dilakukan untuk menghasilkan keluaran berupa informasi. Seseorang perlu
memahami terlebih dahulu aktivitas bisnis agar lebih mudah dalam membuat keputusan, misal
seperti aktivitas bisnis menghimpun modal, memperoleh gedung dan peralatan, mengangkat
dan melatih karyawan, memperoleh persediaan barang, memasang iklan, dan sebagainya.
Setelah aktivitas bisnis diidentifikasi, selanjutnya aktivitas bisnis tersebut dikelompokkan ke
dalam kelompok transaksi yang saling berhubungan.

4. Sebut dan jelaskan siklus transaksi yang dilaksanakan oleh sebuah perusahaan dagang!

Jawab:

- Siklus Pendapatan : aktivitas bisnisnya seperti, pendapatan pesanan, penjualan, pengiriman


barang, penerimaan kas, potongan tunai penjualan, retur dan potongan penjualan, kerugian
piutang
- Siklus Pengeluaran : aktivitas bisnisnya seperti, permintaan pembelian, pembelian,
penerimaan barang, pengeluaran kas, retur dan pemotongan pembelian, potongan tunai
pembelian.

- Siklus Sumber Daya Manusia : aktivitas bisnisnya seperti, pengangkatan, pelatihan, promosi,
pemberhentian, penggajian dan pajak.

- Siklus Buku Besar dan Pelaporan : aktivitas bisnisnya seperti, transaksi nonrutin,
penyesuaian, tutup buku, laporan manajemen, da laporan keuangan.

6. Uraikan manfaat dokumen atau bukti transaksi!

Jawab:

Manfaatnya yaitu, dengan menggunakan dokumen, pengawasan terhadap pengumpulan data


dapat dilakukan dengan menggunakan nomor dokumen yang telah tercetak secara urut,
penggunaan nomor memudahkan pengecekan untuk memastikan bahwabsemua transaksi telah
terekam dan tidak ada dokumen yang salah tempat, dapat menghindari duplikas pada
pengumpulan data.

11. Berikan penjelasan yang lengkap tentang proses penyusunan laporan keuangan pada akhir
periode akuntansi!

Jawab:

- Yang pertama yaitu, Pembuatan neraca saldo dengan menyusun daftar rekening-rekening
buku besar dengan saldo debit dan kredit. Kedua, Pencatatan jurnal penyesuaian karena
beberapa transaksi yang terjadi yang dicatat pada tanggal terjadinya itu masih tidak sesuai
dengan keadaan pada akhir periode, maka dikumpulkan data tertentu yang nantinya akan
digunakan sebagai dasar untuk membuat jurnal penyesuaian. Ketiga, Pembuatan neraca saldo
setelah jurnal penyesuaian. Keempat, Penghitungan laba/rugi dan pembuatan laporan
laba/rugi atas dasar neraca saldo setelah disesuaikan. Kelima, Pencatatan jurnal penutup
untuk mengosongkan (nol) saldo rekening-rekening pendapatan dan biaya, dan mentransfer
laba/rugi ke rekening modal. Dari proses ini dapat disusun neraca. Keenam, Pembuatan
laporan perubahan modal, neraca, dan laporan arus kas menyusun laporan arus kas dengan
menggunakan informasi yang tersaji dalam laporan laba/rugi dan neraca. Ketujuh, Pencatatan
jurnal pembalik dibuat pada hari pertama periode berikutnya dengan maksud untuk
memudahkan pembuatan jurnal periode berikutnya.

13. Jelaskan apa yang dimaksud dengan laporan kinerja dan jelaskan pula manfaat laporan
kinerja!

Jawab:

Laporan kinerja adalah bentuk akuntabilitas dari pelaksanaan tugas dan fungsi yang
dipercayakan kepada setiap instansi atas penggunaan anggaran. Laporan kinerja ini berisi
informasi tentang realisasi, anggaran, dan selisih antara realisasi dan anggaran, untuk setiap
pusat pertanggungjawaban. Informasi yang diungkapkan dalam laporan tersebut tergantung
pada elemen yang dikendalikan oleh seorang manajer.

Manfaat laporan kinerja, yaitu untuk memberikan informasi kinerja yang terukur kepada
pemberi mandate atas kinerja yang telah dan seharusnya dicapai, menilai kontribusi suatu
bagian dalam pencapaian tujuan secara keseluruhan, dan memberi petunjuk dalam
pembuatan keputusan dan kegiatan perusahaan pada umumnya dan divisi perusahaan pada
khususnya.

14. Jelaskan tujuan diselenggarakannya sistem pengendalian intern!

Jawab:

Tujuan diselenggrakannya sistem pengendalian intern adalah menjamin manajemen


perusahaan/organisasi/entitas agar tujuan perusahaan yang ditetapkan akan dapat dicapai,
laporan keuangan yang dihasilkan perusahaan dapat dipercaya, kegiatan perusahaan sejalan
dengan hokum dan peraturan yang berlaku, pengendalian intern dapat mencegah
kerugian/pemborosan pengolahan sumber daya perusahaan, dapat menyediakan informasi
tentang bagaimana menilai kinerja perusahaan dan manajemen perusahaan serta
menyediakan informasi yang akan digunakan sebagai pedoman dalam perencanaan.

15. Uraikan bagaimana cara untuk mencapai tujuan pengendalian intern!

Jawab:

Dengan cara, praktik yang sehat dalam melakukan fungsi dan tugas masing-masing pada unit
organisasi, pembagian wewenang tanggung jawab fungsional serta wewenang dan juga
prosedur pencatatan yang telah ditentukan tak akan terlaksana dengan baik jika tidak dibuat
cara untuk menjamin praktik yang sehat saat melaksanakannya, menjaga kekayaan
organisasi, melaksanakan pemeriksaan ketelitian dan keandalan data akuntansi, memberikan
dorongan efisiensi operasional, dan memberikan dipatuhinya kebijaksanaan manajemen.

PERTANYAAN (HALAMAN 60)

2. Sebut dan jelaskan syarat yang harus dipenuhi untuk mengkomunikasikan kebijakan
manajemen puncak ke seluruh unit dalam organisasi!

Jawab:

a. Menyusun dan menetapkan rencana perusahaan. Manajemen puncak berkewajiban untuk


menyusun rencana dan kebijakan yang akan dijalankan oleh semua lapisan perusahaan.
b. Menetukan tujuan perusahaan. Manajemen puncak bertugas untuk menetukan tujuan
perusahaan secara umum, baik tujuan jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang.
c. Mengatur manajemen di bawahnya. Manajemen puncak bisa dikatakan sebagai
konseptor, pemikir atau perencana.
d. Mengatur sumber daya perusahaan. Sebuah perusahaan pasti memiliki sumber daya yang
dijadikan modal bagi perusahaan itu sendiri. Sumber daya bisa berupa manusia, uang,
jaringan, asset, bahkan asset tidak berwujud sekalipun. Tugas manajer puncak adalah
mengatur semua sumber daya supaya bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin.
e. Bertanggung jawab terhadap manajemen di bawahnya.
4. Sebutkan 4 karakteristik struktur organisasi yang dapat memberikan lingkungan bagi aliran
informasi!

Jawab:

Lingkungan tersebut harus memiliki karakteristik sebagai berikut:

a. Organisasi harus menetapkan sebuah strukutur yang membedakan setiap unit yang
terlibat
b. Organisasi harus memiliki ketentuan yang jelas mengenai wewenang dan dan tanggung
jawab setiap manajer unit
c. Setiap karyawan harus memberikan laporan hanya kepada atasan langsung
d. Manajemen puncak harus menetapkan secara jelas hubungan “ atasan-bawahan”
antarkaryawan.

5. Jelaskan apa yang dimaksud dengan sistem informasi yang menghasilkan laporan untuk
pemakai internal (sistem informasi manajerial)!
Jawab:
Sistem pelaporan manajemen , yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan
keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan,
seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.

7. Jelaskan isi pokok laporan kinerja (performance report) dan uraikan manfaat laporan tersebut
bagi manajemen!

Jawab:

Sistem akuntansi pertanggungjawaban mengkomunikasikan informasi yang dihasilkannya


dalam laporan kinerja. Laporan kinerja ini berisi informasi tentang realisasi, anggaran, dan
selisih antara realisasi dan anggaran, untuk setiap pusat pertanggungjawaban. Informasi yang
diungkapkan dalam laporan tersebut tergantung pada elemen yang dikendalikan oleh seorang
manajer. Manajer pusat biaya akan akan mengendalikan biaya, oleh karena itu laporan
kinerja untuk pusat biaya berisi informasi anggaran dan realisasi biaya.
10. Jelaskan kaitan antara tujuan kinerja, tujuan organisasi, dan tujuan departemen!

Jawab:

Pada tujuan kinerja, Sistem penganggaran yang efektif mensyaratkan bahwa manajemen
menetapkan tujuan kinerja untuk setiap segmen dalam organisasi. Selanjutnya, manajemen
puncak mengkomunikasikan tujuan ini ke setiap manajer segmen dengan mengeluarkan
anggaran periodic. Sistem ini disebut dengan sistem penganggaran kinerja (performance
budgeting system), yang mengkoordinasikan tujuan kinerja setiap segmen sedemikian rupa
sehingga jika setiap segmen dapat mencapai tujuannya, maka tujuan organisasi secara
keseluruhan dapat dicapai. Tujuan organisasi dan tujuan departemen, umumnya perusahaan
menetapkan tujuannya dengan menggunakan ukuran berupa residual income atau return on
invested capital. Sistem penganggaran kinerja menjabarkan tujuan perusahaan ke dalam
tujuan yang lebih rinci dan spesifik untuk jenjang yang lebih bawah seperti departemen,
divisi, biro, bagian, dan lain-lain.

13. Uraikan cara-cara untuk menghasilkan laporan keuangan reguler dari sebuah system
akuntansi pertanggungjawaban!

Jawab:

Pada dasarnya laporan kinerja yang dihasilkan oleh sistem informasi akuntansi
pertanggungjawaban hanya bermanfaat untuk keperluan intern (manajemen). Oleh karena itu,
bentuk dan isi laporan kinerja tersebut sangat spesifik, dan tidak bisa langsung dikonversi
untuk menghasilkan laporan keuangan untuk kepentingan eksteren. Dengan demikian sistem
informasi akuntansi harus menyusun kembali laporan keuangan sesuai dengan standar
akuntansi keuangan dengan menggunakan data yang dihimpun oleh sistem akuntansi
pertanggungjawaban. Untuk menghasilkan laporan keuangan pada akhir periode, perlu
dilakukan proses konversi dari laporan kinerja ke dalam laporan keuangan biasa. Sebagian
informasi yang dilaporkan dalam laporan kinerja dapat “langsung” dicantumkan dalam
laporan keuangan sedangkan sebagian lainnya harus “diolah” dulu sebelum dilaporkan dalam
laporan keuangan. Jika digunakan cara manual, proses konversi akan makan waktu, namun
jika menggunakan bantuan komputer, maka proses konversi dan reklasifikasi dari laporan
kinerja menjadi laporan keuangan regular tentunya dapat dilakukan dengan lebi mudah,
cepat, dan akurat.