Anda di halaman 1dari 1

KASUS

Berdasarkan pengkajian yang kami lakukan pada kegiatan supervisi di Unit Rawat Inap
Lantai 3 RS Citra sudah pernah dilakukan namun belum terjadwal dan belum
terdokumentasikan karena belum ada format baku untuk supervisi. Supervisi biasanya
dilakukan oleh Manajer keperawatan kepada perawat primer maupun perawat assosiate. Unit
Rawat Inap (URI) Lantai 3 RS Citra memilki preceptorship yaitu suatu fotmat khusus berupa
buku yang didalamnya terdapat identitas perceptee (pemilik buku preceptorship), daftar
orientasi yang disebut orientation program dan daftar kompetensi yang disebut nursing
preceptorship checklist. Orientation program berisi informasi umum terkait rumah sakit yang
meliputi pengenalan pimpinan RS, sarana dan prasarana, penggunaan fasilitas pasien, SK
tarif pelayanan RS dan berbagai prosedur penanganan terkait Kesehatan dan Keselamatan
Kerja (K3). Nursing preceptorship checklist berisi kompetensi terkait prosedur dan
pelaksanaan asuhan keperawatan. Kompetensi yang terkait dengan prosedur dan tindakan
keperawatan akan di supervisi oleh perawat senior kepada perawat baru untuk mengetahui
kemampuan yang dimiliki oleh perawat baru dalam melaksanakan asuhan keperawatan.
Tindakan keperawatan merupakan bentuk nyata kegiatan yang dilakukan perawat terhadap
pasien sehingga dalam pelaksanaannya perlu benar-benar diperhatikan ketepatan dan
kesesuaiannya. Kesalahan yang terjadi pada pelaksanaan tindakan keperawatan akan
berakibat fatal baik bagi pasien maupun perawat. Pelaksanaan supervisi ditujukan untuk
meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan yang telah diberikan di unit rawat inap Lantai
3 RS Citra. Oleh karena itu melalui kegiatan supervisi diharapkan dapat meningkatkan
kualitas atau mutu pelayanan keperawatan yang menjadi fokus dan tujuan utama dalam
menciptakan kepuasan di antara mereka yang terlibat dalam kegiatan supervisi. Tindakan
keperawatan yang akan disupervisi adalah pemberian obat ventolin melalui alat nebulizer
karena tindakan tersebut sering dilakukan oleh perawat ruangan sehingga perlu dilakukan
pengawasan dan pembinaan secara berkesinambungan agar kemampuan dan keterampilan
perawat dapat meningkat.