Anda di halaman 1dari 3

Nama Kelompok 1 :

1. Deliya Novita Sari 43219010021


2. Leonita Mega Pratiwi 43219010035
3. Sandy Rahman Hidayat 43219010020
Mata Kuliah : Teori Ekonomi

1. Dalam Teori Ekonomi apakah yang menjadi tujuan setiap perusahaan?


= Tujuan perusahaan adalah untuk mencapai efisiensi produksi mengingat sumber
daya yang terbatas (scarcity). Syarat untuk mencapai tujuan efisiensi tersebut adalah :
(a) produksi massa ekonomis; (b) peningkatan teknologi dan sumber daya; (c)
manajemen yang professional; (d) tetapkan skala prioritas.
Dalam teori ekonomi dimisalkan perusahaan berusaha memaksimumkan
keuntungan. Dalam prakteknya perusahaan-perusahaan banyak yang mempunyai
tujuan lain. Ada perusahaan yang tidak mau menanggung risiko, dan untuk itu
mereka melakukan kegiatan yang lebih selamat walaupun keuntungannya lebih
kecil . Ada pula perusahaan, seperti misalnya perusahaan BUMN,
le b i h menekankan mencapai produksi yang maksimal daripada
keuntungan yang maksimal.

2. Jelaskan apakah yang mendorong pemerintah mendirikan perusahaan!

= Agar Indonesia mendapatkan devisa dan juga dikarenakan Indonesia mencari


peluang bisnis yang menguntungkan di dunia sehingga Indonesia tidak mau menyiakan
peluang tersebut yang akhirnya Indonesia mendirikan beberapa perusahaan

Pemerintah dalam menjalankan perannya sebagai pelaku ekonomi, mendirikan


perusahaan negara atau sering dikenal dengan sebutan Badan Usaha Milik Negara
(BUMN). BUMN ikut berperan dalam menghasilkan barang atau jasa yang diperlukan
dalam rangka mewujudkan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Pelaksanaan peran
BUMN tersebut diwujudkan dalam kegiatan usaha hampir di seluruh sektor
perekonomian, seperti sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, manufaktur,
pertambangan, keuangan, pos dan telekomunikasi, transportasi, listrik, industri, dan
perdagangan serta konstruksi. BUMN didirikan pemerintah untuk mengelola cabang-
cabang produksi dan sumber kekayaan alam yang strategis dan menyangkut hajat
hidup orang banyak.   Perusahaan-perusahaan yang didirikan atas naungan BUMN
untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat, serta untuk
mengendalikan sektor-sektor yang strategis dan yang kurang menguntungkan.

3. Apakah sifat-sifat badan hukum PT dan bedakan kebaikan dan


kekurangannya?
= Sifat-sifat Perseroan Terbatas (PT)

 Badan usaha bisa disebut juga sebagai PT (Perseroan Terbatas) jika kekayaan
badan usaha yang dimiliki terpisah dari kekayaan pribadi masing-masing pesero
(pemegang saham), yang bertujuan untuk membentuk dana sebagai jaminan
persero.
 Usaha bisa disebut juga sebagai PT (Perseroan Terbatas) jika adanya persero yang
tanggung jawabnya terbatas pada jumlah saham yang dimilikinya. Sedangkan
mereka semua dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) merupakan
kekuasaan tertinggi dalam organisasi perseroan, yang mempunyai kekuasaan
mengangkat dan memberhentikan Komisaris dan Direksi.
 Badan usaha bisa disebut juga sebagai PT (Perseroan Terbatas) jika pengurus
(Direksi) dan Komisaris yang merupakan satu kesatuan pengurusan dan
pengawasan terhadap perseroan dan tanggung jawabnya terbatas pada tugasnya,
dan harus sesuai dengan keputusan RUPS.

Kebaikan Perseroan Terbatas :

a) Memungkinkan pengumpulan modal besar;


b) Memiliki status badan hukum;
c) Tanggung jawab terbatas;
d) Pengalihan kepemilikan lebih mudah;
e) Jangka waktu tidak terbatas;
f)  Manajemen yang lebih kuat;
g)  Kelangsungan hidup perusahaan lebih terjamin;
h)  Biasanya untuk Penanaman Modal Asing (PMA) ada fasilitas bebas pajak. 

Kekurangan Perseroan Terbatas :

a) Pengenan pajak ganda;


b) Ketentuan perundangan lebih ketat;
c) Rahasia perusahaa kurang terjamin;
d) Pendirian perusahaan relatif sulit, lama, biaya lebih besar;
e) Biasanya untuk PMA, sedikit rentan terhadap situasi dan kondisi sosial, poitik
dan keamanan suatu negara

4. Jelaskan mengapa hukum hasil lebih yang berkurang mempengaruhi fungsi


produksi. Buatlah suatu angka untuk meningkatkan hal tersebut!
= Pada proses produksi, penambahan jumlah faktor produksi (misal Tenaga
kerja) awalnya akan memberi nilai tambah hasil produksi yg semakin besar. Jika
penambahan faktor produksi terus dilakukan, pada titik tertentu jumlah nilai
tambahnya akan semakin berkurang meskipun total produksinya masih naik. Dan jika
penambahan faktor produksi terus dilakukan pada titik tertentu nilai tambahnya akan
menjadi minus yang anrtinya total produksi akan mulai turun.
Contoh:TK. Total Prod Selisih 1. 2. 2. 3. 13. 5. 24. 8. 35. 10. 26. 11. 17. 11. 08. 10. -1
Bisa dilihat selisih hasil produksi setiap penambahan satu Tenaga kerja
awalnya akan semakin tinggi, terus semakin menurun dan akhirnya minus.Hal ini
bisa terjadi karena yg ditambah hanya Tenaga kerja sedangkan faktor produksi lain
(mesin, tempat) tidak ditambah. Tempat dan mesin mempunyai maksimal pengguna.
Kalau pengguna mesin melebihi jumlah maksimal maka tidak akan optimal.
Hukum hasil ini juga disebut konsep the diminishing marginal of utility. Bisa
diterangkan dengan sebuah grafik di mana sumbu y adalah utilitas atau kepuasan dan
sumbu x adalah jumlah benda. Di sini adalah tingkat kepuasan akan mencapai titik
puncaknya pada jumlah tertentu dan setelah itu turun. COnoth kita puas minum satu
botol coca cola dalam satu waktu. Nah kalau disuruh 5 botol bersamaan dalam satu
waktu yang ada tidak puas tapi pingsan atau muntah muntah. 

Anda mungkin juga menyukai