Anda di halaman 1dari 10

UNIVERSITAS INDONESIA

Analisis Kasus:
Mystic Monk Coffee

Dosen Pengajar:
Timoty E. Marnandus S.E., M.BA.

Kelas:
191 PR1 & 191 PK1
Manajemen Stratejik Kepemimpinan

Kelompok 3:
Ira Hutami Putri (1906340363)
Irfan Ramadhani (1906340376)

PROGRAM STUDI PPAk.


FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS INDONESIA
2020
STATEMENT OF AUTHORSHIP

“Kami yang bertandatangan di bawah ini menyatakan bahwa makalah/tugas terlampir


adalah murni hasil pekerjaan kami sendiri. Tidak ada pekerjaan orang lain yang kami
gunakan tanpa menyebutkan sumbernya.

Materi ini tidak/belum pernah disajikan/digunakan sebagai bahan untuk tugas pada mata
ajaran lain kecuali kami menyatakan dengan jelas bahwa kami menyatakan
menggunakannya.

Kami memahami bahwa makalah/tugas yang kami kumpulkan ini dapat diperbanyak
dan atau dikomunikasikan untuk tujuan mendeteksi adanya plagiarisme.”

Nama NPM Tanda Tangan


Ira Hutami Putri 1906340363

Irfan Ramadhani 1906340376

Mata Ajaran : Manajemen Stratejik Kepemimpinan


Judul Tugas : Analisis Kasus Mystic Monk Coffee
Dosen : Timoty E. Marnandus S.E., M.BA.
Tanggal : 10 Februari 2020

Demikian Statement of Authorship ini dibuat dengan sebenarnya.


Daftar Isi

Cover.................................................................................................................................1
Statement of Authorship....................................................................................................2
Daftar Isi............................................................................................................................3
Bab I : Pendahuluan...........................................................................................................4
Bab II : Pembahasan..........................................................................................................6
Bab III : Kesimpulan.......................................................................................................10
BAB I
Pendahuluan

1.1. Latar Belakang Kasus


Pastor Daniel di pegunungan Carmel memiliki visi untuk mengubah sebuah
rumah kecil yang digunakan sebagai tempat ibadah dari13 biarawan menjadi biara
luas yang mampu mengakomodasi 30 kapasitas biarawan yang dilengkapi dengan
sebuah gereja, biara untuk biarawati, pusat retret untuk pengunjung awam, dan
pertapaan. Untuk mencapai visi tersebut, Pastor Daniel terlebih dahulu harus
membeli lahan dengan harga USD8,9 juta. Namun, terdapat kendala dalam
mengumpulkan dana tersebut dikarenakan pengumpulan dana hanya
mengandalkan donasi dari para Umat Katholik dan pendapatan operasional sebuah
kedai bisnis kopi yang dijalankan yaitu Mystic Monk Coffee (MMC). Saat ini
sumbangan yang terkumpul berjumlah USD250.000 dan laba pertahun dari MMC
sekitar USD75.000. Maka untuk mewujudkan visi tersebut, dibutuhkan waktu 119
tahun untuk mendapatkan dana yang cukup melalui keuntungan MMC.

1.2. Rumusan Masalah


Rumusan masalah dari kasus ini adalah:
1. Has Father Daniel Mary established a future direction for the Carmelite
Monks of Wyoming? What is his vision for the monastery? What is his vision
for Mystic Monk Coffee? What is the mission of the Carmelite Monks of
Wyoming?
2. Does it appear that Father Daniel Mary has set definite objectives and
performance targets for achieving his vision?
3. What is Father Prior's strategy for achieving his vision? What competitive
advantage might Mystic Monk Coffee's strategy produce?
4. Is Mystic Monk Coffee's strategy a money-maker? What is MMC's business
model? What is your assessment of Mystic Monk Coffee's customer value
proposition? Its profit formula?
5. Does the strategy qualify as a winning strategy? Why or why not?
6. What recommendations would you make to Father Daniel Mary in terms of
crafting and executing strategy for the monastery's coffee operations? Are
changed needed in its long-term direction? Its objectives? Its strategy? Its
approach to strategy execution? Explain.
BAB II
Pembahasan

1. Has Father Daniel Mary established a future direction for the Carmelite Monks
of Wyoming? What is his vision for the monastery? What is his vision for
Mystic Monk Coffee? What is the mission of the Carmelite Monks of
Wyoming?
Pastor Daniel telah menetapkan masa depan para biarawan untuk mendirikan
kembali gunung Carmeland di Wyoming's Rockies untuk kemuliaan Tuhan.
Visinya untuk biara adalah membangun biara di lahan luas untuk akomodasi 30
biarawan, sebuah pusat retret untuk pengunjung awam, sebuah gereja Gotik,
sebuah biara untuk para biarawati, dan pertapaan. Visi untuk MMC adalah
pendapatan operasional MMC akan dimanfaatkan untuk mendanai pembelian
lahan guna perluasan biara. Pastor Daniel berpendapat bahwa pembelian roaster
yang baru dapat meningkatkan produksi kedai, namun belum ada tindakan yang
jelas untuk mewujudkan produksi maksimum dari peralatan baru tersebut. Misi
para biarawan Wyoming Carmelit adalah berdoa dan menyembah Tuhan.

2. Does it appear that Father Daniel Mary has set definite objectives and
performance targets for achieving his vision?
Pastor Daniel belum menetapkan tujuan dan target kinerja yang jelas untuk
mencapai visinya. Visinya dalam mengumpulkan dana untuk membeli Lake Irma
seharga senilai USD8,9 juta dijalankan dengan membeli roaster baru dengan
harapan mendapat keuntungan yang lebih besar dari peningkatan kapasitas
produksi alat baru. Namun, Pastor Daniel belum menjalankan hal tersebut dengan
maksimal.

3. What is Father Prior's strategy for achieving his vision? What competitive
advantage might Mystic Monk Coffee's strategy produce?
Strategi Pastor Daniel dalam mencapai visinya adalah dengan mengandalkan
donasi amal dari umat Katholik untuk biara dan mengharapkan keuntungan
operasional dari MMC. MMC memproduksi kopi arabika dengan target pasarnya
adalah umat Katholik yang menyukai kopi dan mendukung misi biara. MMC
memiliki keunggulan kompetitif melalui sekitar 69 juta umat Katholik di U.S
yang merupakan pelanggan setia kopi MMC dan diharapkan dapat ikut
mempromosikan MMC.

4. Is Mystic Monk Coffee's strategy a money-maker? What is MMC's business


model? What is your assessment of Mystic Monk Coffee's customer value
proposition? Its profit formula?
 MMC’s strategy a money maker?
Strategi MMC untuk membeli lahan di Lake Irma senilai USD8,9 juta
merupakan strategi yang (apabila berhasil dijalankan) akan menghasilkan
banyak uang (money maker), namun demikian dengan kondisi eksisting sulit
sekali bagi MMC untuk dapat merealisasikan pembelian lahan di Lake Irma
tersebut.
 What is MMC’s business model?
Business model MMC adalah menjual produk langsung kepada customer,
baik secara offline maupun online. Apabila customer membeli produk MMC
secara online, maka MMC akan mengirim produk menggunakan jasa kurir.
Kebijakan MMC memberikan komisi (sebesar 18% dari penjualan) bagi
seseorang yang mengarahkan internet user menuju website MMC dinilai
cukup signifikan membebani keuangan MMC nantinya apabila MMC tumbuh
besar. MMC disarankan untuk mengkaji ulang kebijakan komisi tersebut.
 What is your assessment of MMC’s customer value proposition?
Umat Katholik merupakan main targeted customer MMC, karena dalam
menjalankan bisnisnya MMC membawa nilai kerohanian Katholik, agar
produk yang dijual MMC terlihat berbeda (stand-out) bagi umat Katholik
daripada produk sejenis yang ditawarkan produsen lain. MMC juga sedang
berupaya untuk menjaring umat non-Katholik (atau dalam istilah MMC
disebut dengan secular customer).
 Its profit formula?
MMC membukukan penjualan sebesar USD56,500 per bulannya atau apabila
disetahunkan mencapai USD678 ribu. Dengan net profit margin sebesar 11%
dari penjualan, MMC membukukan profit sebesar USD74,580 setiap
tahunnya.
Untuk membeli lahan di Lake Irma yang senilai USD8 juta, maka MMC
membutuhkan waktu lebih dari 100 tahun apabila MMC hanya mengandalkan
profit sebagai sumber dana untuk pembelian lahan tersebut. MMC sedang
berupaya mencari sumber dana dari donasi umat Katholik, yang diharapkan
dapat mencapai USD250 ribu.
Apabila melihat cost structure MMC, biaya pengiriman merupakan biaya
yang cukup signifikan bagi MMC dan dapat ditekan oleh MMC dengan
membentuk divisi pengiriman sendiri (atau tidak lagi menggunakan jasa
kurir).
 Its resources that enable it to create and deliver value to customers?
Core values MMC dinilai merupakan hambatan MMC untuk menjadi sebagai
korporasi besar. Dengan kondisi para pekerja MMC notabene merupakan
rohaniawan, maka para pekerja MMC tidak terlalu berambisi untuk
menjadikan MMC sebagai korporasi besar.
Manajemen MMC disarankan untuk back-on-track, yaitu dengan fokus
mengembangkan MMC dengan kapasitas eksisting dan tidak perlu berambisi
untuk menjadikan MMC sebagai korporasi besar.

5. Does the strategy qualify as a winning strategy? Why or why not?


Strategi bisnis yang dijalankan MMC saat ini sulit untuk mencapai tujuan MMC,
yaitu pembelian lahan di Lake Irma senilai USD8,9 juta.
Populasi umat Katholik yang besar merupakan competitive advantage MMC yang
dapat di-convert menjadi potential future revenue bagi MMC.
MMC perlu mengupayakan agar brand MMC menjadi top of mind coffee brand
setiap umat Katholik supaya business scale MMC semakin besar dan MMC
memiliki cukup dana untuk membeli lahan di Lake Irma.

6. What recommendations would you make to Father Daniel Mary in terms of


crafting and executing strategy for the monastery's coffee operations? Are
changed needed in its long-term direction? Its objectives? Its strategy? Its
approach to strategy execution? Explain.
Rekomendasi bagi MMC adalah mencari donasi dari umat Katholik untuk
mencapai tujuan MMC, yaitu pembelian lahan di Lake Irma.
Selain itu, operasional MMC disarankan untuk dilipatgandakan menjadi 12 jam
per hari untuk mencapai peningkatan penjualan.
MMC disarankan juga untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan lain, yaitu
First Colony Coffee & Tea (“First Colony”). Bisnis First Colony berpotensi
strategis terhadap business growth MMC.
BAB III
Kesimpulan

Strategi bisnis yang dijalankan MMC saat ini sulit untuk mencapai tujuan MMC, yaitu
pembelian lahan di Lake Irma senilai USD8,9 juta. Dibutuhkan waktu yang sangat lama
untuk mengumpulkan dana dalam mewujudkan tujuan tersebut apabila hanya dengan
mengandalkan pendapatan dari MMC. Maka rekomendasi bagi MMC adalah sebagai
berikut:
1. Mencari donasi dari umat Katholik
2. Melipatgandakan jam operasional MMC menjadi 12 jam per hari untuk
mencapai peningkatan penjualan
3. Menjalin kerja sama dengan perusahaan lain, yaitu First Colony Coffee & Tea
(“First Colony”). Bisnis First Colony berpotensi strategis terhadap business
growth MMC.