Anda di halaman 1dari 4

HUKUM OHM

Anisa Ashilah
Prodi Matematika, Jurusan Sains, Institut Teknologi Sumatera
Anisa.119160094@student.itera.ac.id

ABSTRAK

Praktikum kali ini bertujuan untuk dapat menentukan besarnya arus yang melewati
resistor dari beda potensial pada kaki-kaki resistor lalu dapat melihat suatu pengaruh
perubahan sumber tegangan yang digunakan dan pengaruh dari nilai hambatan yang diberikan
pada suatu rangkaian.

Kata kunci : Resistor, Tegangan, Arus


BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Berbicara mengenai listrik tentu tidak ketinggalan pula mengenai rangkaian yang
ada didalamnya. Hukum Ohm semulanya terdiri atas dua bagian. Bagian pertama tidak
lain ialah definisi hambatan yakni V = IR. Sering hubungan ini dinamai hukum ohm. Akan
tetapi Ohm juga menyatakan bahwa R adalah suatu kostanta yang tidak tergantung
pada V maupun I. bagian kedua ini hukum tidak terlalu benar seluruhnya. Hubungan V =
IR dapat diterapkan pada resistor apa saja, di mana V adalah beda potensial antara
kedua ujung hambatan dan I adalah arus yang mengalir di dalamnya, sedangkan R
adalah hambatan atau resistansi resistor tersebut.
Kita sering menjumpai bahkan selalau berhubungan dengan listrik karena hampir
semua alat-alat elektronika yang kita gunakan menggunakan listrik dan tidak akan ada
fungsinya kalau tidak di aliri arus listrik. Contohnya saja seperti komputer, CD player,
televisi, dan sebagainya.

B. Tujuan Praktikum

1. Menentukan besarnya arus yang meleweati resistor dan beda potensial pada kaki-kaki
resistor.
2. Melihat pengaruh perubahan sumber tegangan yang digunakan.
3. Melihat pengaruh dari nilai hambatan yang diberikan pada rangkaian.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA

A. Definisi Hukum Ohm


Hukum Ohm adalah suatu pernyataan bahwa besar arus listrik yang mengalir melalui
sebuah penghantar selalu berbanding lurus dengan beda potensial yang diterapkan
kepadanya. Sebuah benda penghantar dikatakan mematuhi hukum Ohm apabila
nilai resistansinya tidak bergantung terhadap besar dan polaritas beda potensial yang
dikenakan kepadanya. Walaupun pernyataan ini tidak selalu berlaku untuk semua jenis
penghantar, namun istilah "hukum" tetap digunakan dengan alasan sejarah.
Secara matematis hukum Ohm diekspresikan dengan persamaan:
Dimana :
1. Adalah arus listrik yang mengalir pada suatu penghantar dalam satuan Ampere.
2. Adalah tegangan listrik yang terdapat pada kedua ujung penghantar dalam
satuan volt.
3. Adalah nilai hambatan listrik (resistansi) yang terdapat pada suatu penghantar dalam
satuan ohm. (Ahmadun, 2014)

B. Hukum Ohm
Besarnya arus listrik yang mengalir tergantung dari besarnya hambatan kawat.
Semakin besar hambatan kawat, maka semakin kecil arus yang mengalir. Apabila
sumber listrik bertegangan 1 volt dihubungkan dengan hambatan sebesar 1 Ohm, maka
arus yang mengalir sebesar 1 amper. Dalam penyelidikannya George Simon Ohm (ahli
ilmu fisika dari Jerman) menemukan bahwa arus listrik yang mengalir dalam hambatan
akan bertambah besar jika tegangan dinaikkan, sementara nilai hambatannya tetap.
Dari uraian diatas dapat dituliskan rumus hukum Ohm, yaitu:

V=IxR
Dimana,
V = Tegangan dalam satuan Volt
I = Arus dalam satuan Amper
R = Hambatan dalam satuan Ohm
(Sa’diyah, 2015)
BAB III METODOLOGI PRAKTIKUM

A. Waktu dan Tempat


Praktikum Fisika Dasar II tentang Hukum Ohm dilaksanakan pada Senin, 16 Maret
2020 pukul 9.00 s.d. 10.30 WIB di Laboratorium Fisika Lantai 2, Institut Teknologi Sumatera.

B. Alat dan Bahan


1. Power Supply
2. Papan Rangkaian
3. Resistor
4. Multimeter
5. Kabel Penghubung

C. Cara Kerja
1. Susunlah alat percobaan seperti yang diperintahkan.
2. Memberikan inputan pada sumber tegangan sebesar 4V, 5V, 6V, 7V, dan 8V
pada setiap nilai resistor yang digunakan.
3. Ubah nilai resistor dan lakukan kembali ke langkaan percobaan No. 2.
4. Catat hasil yang didapatkan pada tabel data
5. Lalu tentukan besarnya nilai resisor pada tipe A, B, dan C.
6. Buatlah grafik hubungan antara V dan I pada setiap resistor yang digunakan.

Daftar Pustaka

Ahmadun. 2014. Laporan Praktikum Fisika Dasar II Hukum Ohm. Page 2.


(https://www.academia.edu/8053995/LAPORAN_HUKUM_OHM)

Sa’diyah, Hanifatus. 2015. Laporan Praktikum 5 Hukum Ohm. Page 5.


(https://www.academia.edu/16837240/Hukum_Ohm-Prak._Fisika_Dasar)