Anda di halaman 1dari 1

Polimerisasi kondensasi merupakan penggabungan monomer dengan reaksi kimia yang terjadi

antara dua gugus fungsi berbeda dari masing-masing monomer. Polimerisasi ini terjadi pada
monomer yang masing-masing mempunyai setidaknya dua gugus fungsi reaktif. Dari hasil
polimerisasi kondensasi dihasilkan polimer dan juga molekul-molekul kecil, seperti H2O, HCl,
dan CH3OH. Polimer seperti poliester, poliamida, polikarbonat, dan poliuretana disintesis
melalui reaksi polimerisasi kondensasi.

Polikarbonat dapat dibuat dengan menggunakan bisfenol A dan fosgen (karbonil diklorida,


COCl2). Langkah awal dalam sintesis polikarbonat adalah dengan
melakukan deprotonisasi bisfenol A dengan natrium hidroksida sehingga terbentuk air.
Reaksinya adalah sebagai berikut:

(CH3)2-C-(C6H6)2-(OH)2 + 2 NaOH ---> (CH3)2-C-(C6H6)2-O2- + 2 Na+ + 2 H2O

Molekul oksigen pada bisfenol yang terdeprotonisasi bereaksi dengan fosgen


ion Cl-
melalui adisi karbonil dan menghasilkan  . Reaksinya adalah sebagai berikut:

(CH3)2-C-(C6H6)2-O2- + Cl-(C=O)-Cl ---> (CH3)2-C-(C6H6)2-(O-(C=O)-Cl)(O-) + Cl-

Lalu gugus kloroformat (O-(C=O)-Cl) yang terbentuk menempel pada gugus bisfenol yang


lainnya sehingga rantai panjang polikarbonat terbentuk dan meninggalkan ion Cl-.