Anda di halaman 1dari 1

1. Contoh penggunaan singlemode dan multimode, dan transmisinya bagaimana?(Diki Jaya S.

)
 Single mode dapat membawa data dengan lebih cepat dan 50 kali lebih jauh
dibandingkan dengan multimode.
 Multimode hanya baik digunakan untuk data(informasi) dengan kecepatan rendah dan
untuk jarak relative dekat.
 Untuk transmisinya sendiri sama single mode maupun multimode, yaitu dengan cara
cahaya merambat dalam lintasan serat optik.

2. Fiber Optik ada 2 jenis cahaya(LED dan Infra Red atau Laser Dioda), perbedaannya apa?(M.
Firdiq Alfalaqi)
 Infra Red(Laser Dioda)
 Dapat menghasilkan daya kiriman lebih besar
 Dapat memodulasi kecepatan yang lebih tinggi
 Harga relative mahal
 LED
 Hasil daya kiriman lebih kecil dari pada infra red
 Kecepatan modulasi lebih rendah dari pada infra red
 Harga relative murah

3. Apakah kabel fiber optic ada batasan maximal dan minimal bandwidthnya?(Zuhal Rifki
Rohman)
 Bandwidth pada kabel fiber optic sebesar 1-100 GHz(1 GHz adalah batas minimum
dan 100GHz adalah batas maximum) untuk multimode dan 500-1000 MHz untuk
single mode(500 MHz adalah batas minimum dan 1000 MHz adalah batas
maximum).
 Referensi:
a) https://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi_serat_optik
b) https://www.slideshare.net/madaanggana/fiber-optic-39025740

4. Jika terjadi putus ditengah jalan(trouble), bagaimana trouble shootingnya?(Cholilur Rohman


S.)
 Dengan menggunakan alat sejenis FO to Ethernet Media Converter, yaitu dengan
mengubah kabel fiber optic menjadi media tarnsmisi paket data IP secara
transparent(mengalokasikan satu core fiber optic sebagai media indicator kabel
putus). Referensi : http://saptaji.com/2012/06/27/deteksi-kabel-fiber-optik-putus-
dan-bending-menggunakan-fo-to-ethernet-media-converter/