Anda di halaman 1dari 16

Akuntansi Jasa Lainnya

Disusun untuk memenuhi tuga mata kuliah Akuntansi Perbankan yang Diampu Oleh

Ibu Nur Aini,S.E, M.Si, Ak

Nama Kelompok :

1. Riska Sakhiya E. (17.05.52.0233)

2. Salma Rana Kamila S. (17.05.52.0237)

3. Ike Nurul A. (17.05.52.0234)

UNIVERSITAS STIKUBANK SEMARANG


TAHUN AJARAN 2017/2018
i
KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb

Segala puji dan syukur kami ucapkan kehadirat Allah SW, pencipta dan pemelihara
alam semesta ini, karena atas berkat rahmat dan karunia-Nya, kami dapat menyelesaikan
makalah ini dengan harapan dapat bermanfaat dalam menambah ilmu dan wawasan terhadap
kehidupan.
Makalah dengan judul “Akuntani Jasa Lainnya” ini kami susun untuk memenuhi
tugas mata kuliah akuntansi perbankan. Dalam membuat makalah ini dengan keterbatasan
ilmu pengetahuan yang kami miliki, maka kami berusaha mencari sumber data dari buku
cetak dan artikel dari internet.
Tidak lupa kami ucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah
membantukami  dalam menyelesaikan makalah ini.
Akhir kata kami mengucapkan terima kasih dan semoga Allah SWT membimbing
kita semua dalam naungan kasih sayang-Nya.

Wassalamualaikum Wr. Wb

Semarang, 23 November 2018

Penulis

ii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Bank merupakan suatu tempat yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat zaman

sekarang untuk menyimpan uangnya. Jasa jasa bank lainnya merupakanmerupakan suatu

kegiatan bank yang ketiga. Tujuannya adalah untuk mendukung dan memperlancar

kegiatan menghimpun dan menyalurkan dana.

Semakin lengkap jasa yang diberikan suatu bank, maka akan semakin baik

juga kualitas bank tersebut. Dalam artian lain jika seorang nasabah akan melakukan

sebuah transaksi, maka ia dapat melakukan transaksi tersebut cukup di satu bank saja.

Demikian pula jika jasa yang diberikan suatu bank maka seorang nasabah

akan sangat repot jika akan melakukan suatu transaksi karena harus beralih dari satu bank

ke bank yang lain, hal tersebut tentunnya akan menjadi sangat tidak efektif.

Lengkap atau tidaknya jasa yang terdapat pada suatu bank tergantung dari

modal yang dimiliki oleh bank tersebut. Semakin lengkap jasa yang ditawarkan oleh

sebuah bank, maka modal yang dibutuhkan juga akan semakin besar. SDM yang

mengoperasikan juga menjadi hal yang berpengaruh lengkap atau tidaknya jasa pada

suatu bank.

1.2 Tujuan

1. Mengetahui apa itu akuntansi jasa bank lainnya.

2. Memahami payment point, save deposit box, dan traveller chegue.

1
1.3 Rumusan Masalah

1. Apa itu jasa bank lainnya?

2. Apa manfaat jasa bank lainnya?

3. Apa saja jenis-jenis jasa bank lainnya?

2
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Jasa Bank Lainnya

Jasa – jasa bank lainnya merupakan kegiatan perbankan yang kegiatan

perbankan yang ketiga. Tujuan pemberian jasa – jasa bank ini adalah untuk

mendukung dan memperlancar kegiatan menghimpun dana dan menyalurkan dan.

Semakin lengkap jasa bank yang diberikan, semakin baik kualitas dari bank terseebut.

2.2 Manfaat jasa-jasa bank :

Adapun manfaat yang didapat jika menggunakan jasa bank:

1.      Biaya administrasi
2.      Biaya kirim
3.      Biaya tagih
4.      Biaya provisi dan komisi
5.      Biaya sewa
6.      Biaya iuran
7.      Biaya lainnya

Biaya administrasi dikenakan untuk jasa–jasa memerlukan administrasi khusus.


Perbabanan biaya administrasi biasanya dikenakan untuk pengelolaan sesuatu fasilitas
tertentu. Contoh biaya administrasi seperti biaya administrasi kreditan dan administrasi
lainnya. Biaya kirim diperoleh dari jasa pengiriman uang (transfer), baik jasa transfer dalam
negeri maupun transfer ke luar negeri. Biaya tagih merupakan jasa yang dikenakan untuk
menagihkan dokumen–dokumen milik nasabahnya seperti jasa kliring (penagihan dokumen
dalam kota ) dan jasa insako (penagihan dokumen keluar kota). Biaya tagih ini dilakukan
baik untuk tagihan dokumen dalam negeri maupun luar negeri.

3
Biaya provinsi dan komisi biasanya dibebankan kepada jasa kredit dan jasa transfer
serta jasa–jasa atas bantuan bank terhadap suatu fasilitas perbankan. Besarnya jasa provisi
dan komisi tergantung dari jasa yang di berikan serta status nasabah yang
bersangkutan. Kemudian jasa iuran di peroleh dari jasa pelayanan bank atau kartu kredit,
di mana kepada seriap pemegang kartu dikenakan biaya iuran. Biasanya permbayaran biaya
Itu dan ini dikenakan pertahun.
Selanjutnya jasa sewa dikenakan kepada nsabah yang menggunakan jasa safe deposit
box. Besarnya biaya sewa tergantung dari ukuran box dan jangka waktu yang
digunakannya.Besarnya kecilnya penetapan biaya terhadap nasabahnya tergantung dari
banknya. Masing–masing bank dapat menggunakan metode tertentu dan biasanya tidak
terlalu jauh berbeda mengingat tingkat persaingan perbankan yang demikian ketat.

2.3 Jenis-jenis jasa bank lainnya

Jasa–Jasa Perbankan :
1.      Inkaso
2.      Transfer
3.      Safe Deposit Box (Kotak Penyimpanan)
4.      Payment Point, dan
5. Traveller Chegue.

2.3.1 Payment Point

Payment point atau disebut juga rekening titipan merupakan salah satu jasa

perbankan untuk melayani masyarakat yang akan melakukan pembayaran-

pembayaran yang relatif rutin dan nilainya relatif kecil. Akan tetapi rekening

dalam bentuk ini memberikan penghasilan yang cukup besar seperti contohnya

rekening listrik,air, telepon dll. Rekening ini dapat diartikan sebagai rekening

bersyarat yang tidak berikatan dengan bank.

4
Pencatatan dimulai pada saat menerima slip tagihan dari individu atau

lembaga yang memberi amanat. Pencatatan tersebut di rekening administratif

kelompok kontijensi kewajiban. Pada saat pihak tertagih membayarnya maka akan

dicatat sebesar nilai bruto yang akan dibayarkan oleh pihak tertagih pada rekening

efektif.

Contoh Pembukuan :

1. Tanggal 1 Mei 2013 diterima slip/rekening tagihan dari PLN untuk

pelanggannya senilai Rp. 56.000.000.

2. Tanggal 3 Mei 2013 diterima pembayaran dari pelanggan listrik sebesar

Rp. 1.500.000.

Maka akan mencatat jurnal sbb :

Tanggal Rekening Debit (Rp) Kredit (Rp)


1 Mei 2013 Cr. RAR. Warkat titipan PLN 56.000.000

3 Mei 2013 Dr. RAR. Warkat titipan PLN

Dr. Kas 1.500.000


Cr. Rekening titipan PLN 1.500.000

Jurnal dilakukan setiap akhir hari, bila hasil tagihan dari masyarakat

dilimpahkan ke giro PLN, maka jurnalnya:

Tanggal Rekening Debit (Rp) Kredit (Rp)


Dr. Rekening Titipan PLN 1.500.000
Cr. Giro PLN 1.500.000

Pelimpahan dana akan sangat bergantung dengan hasil penerimaan


pembayaran selama waktu tertentu, dengan demikian rekening administratif
akan selalu out standing dan menurun sejalan dengan besarnya tagihan yang
masuk.
5
2.3.2 Safe Deposit Box
Keamanan dan kerahasiaan barang berharga akan sangat terjaga karena
bank memiliki sebuah penyimpanan yang dinamakan safe deposit box.
Dengan safe deposit box keamanan akan sangat terjaga karena karena
untuk membuka sebuah kotak penyimpanan diperlukan dua kunci,
kunci pertama dipegang oleh pihak bank dan yang kedua dipegang
oleh penitip barang.
Jasa penyimpanan (safe deposit box) akan memberikan
pendapatan pada bank. Besarnya biaya sewa tergantung pada lamanya
dan luas ruangan yang dipakai untuk penyimpanan. Pendapatan sewa
diterima dimuka, maka dari itu harus diamortisasi di setiap periode/
bulan.
Contoh Pembukuan :
1 Juli 2013 Bank Mitra Niaga Semarang menerima permohonan
seorang nasabah bernama Bella Saphira untuk menyimpan barang
berharga dan surat berharga miliknya. Untuk itu Bella menyerahkan
setoran jminan sebesar Rp. 1.500.000 secaa tunai dan membayar sewa
dimuka sebesar Rp. 2.400.000 untuk sewa enam bulan kedepan atas
beban giro Bella. Masa sewa akan jatuh tempo pada 31 Desember
2013.
Catatan Jurnal BNM Semarang :

Tanggal Rekening Debit (Rp) Kredit (Rp)


1 Juli 2013 Dr. Kas 1.500.000
Dr. Giro Bella Saphira 2.400.000
Cr. Setoran jaminan kunci SDB 1.500.000
Cr. Pendapatan sewa SDB
2.400.000
diterima di muka
31 Juli 2013 Dr. Pend. Sewa SDB diterima dimuka 400.000
Cr. Pendapatan sewa SDB 400.000
31 Ags 2013 Dr. Pend. Sewa SDB diterima dimuka 400.000
Cr. Pendapatan sewa SDB 400.000
30 Sep 2013 Dr. Pend. Sewa SDB diterima dimuka 400.000
Cr. Pendapatan sewa SDB 400.000
31 Okt 2013 Dr. Pend. Sewa SDB diterima dimuka 400.000
Cr. Pendapatan sewa SDB 400.000
30 Nov 2013 Dr. Pend. Sewa SDB diterima dimuka 400.000
Cr. Pendapatan sewa SDB 400.000
31 Des 2013 Dr. Pend. Sewa SDB diterima dimuka 400.000
Cr. Pendapatan sewa SDB 400.000

2.3.3 Rupiah Travellers Cheques (RTC)


Rupiah Travellers Cheques atau sering disebut cek perjalanan merupakan surat

berharga yang diterbitkan dalam valuta rupiah dengan ciri aman, terpecaya, praktis dan

fleksibel, serta dijamin oleh bank penerbit dengan masa berlaku tidak terbatas. Cek ini dapat

digunakan sebagai alat bayar pada penjual barang/jasa (merchant) tertentu yang salah telah

menjalin kerja sama dengan bank yang bersangkutan. Di samping itu cek perjalanan ini juga

dapat dicairkan di kantor cabang pelaksana bank sendiri.

Akutansi RTC dimulai saat penerbitan RTC atau penjualan RTC dan saat pencairan

RTC baik yang dijual melalui cabang pembayar maupun agen. Cek perjalanan ini aka dicatat

sebesar nilai nominal baik pada saat penjualan di bank penerbit dan dicatat sebesar nilai

bersih saat pencairan di cabang pembayar.

Contoh Transaksi Travellers Cheques

Tanggal 21 april 2013 dewi nasabah giro Bank Mitra Niaga Semarang membeli rupiah

Travellers Cheques seri A sebanyak 8 lembar @ Rp1.000.000 atas beban giro Rp2.000.000

tunai Rp1.500.000 dan beban giro indah nasabah Bank Mitra Niaga Semarang Rp2.000.000

serta cek Bank BAS Semarang sebesar Rp.2.500.000.

Jurnal di Bank Mitra Niaga Semarang sebagai bank penerbit:

Rekening Debit (Rp) Kredit (Rp)


Kliring 1 Dr. Rar. War kat kliring 2.500.000

Kliring 2 Cr. RAR Warkat kliring 2.500.000


Dr. Giro BI 2.500.000
Dr. Giro indah 2.000.000
Dr. Kas 1.500.000
Dr. Giro Dewi 2.000.000
Cr. Rupiah Traveller Cheques 8.000.000

8
2.4 Pencairan dan Penggunaan Rupiah Traveller Cheques
Pencairan RTC dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja pada cabang bank sendiri

serta dapat digunakan pada beberapa merchant yang telah menjalin kerja sama dengan bank

penerbit RTC, maka bank pembayar harus konfirmasi terlebih dahulu ke cabang penerbit dan

sekaligus melakukan inkaso. Pada saat inkaso tersebut, bank pembayar akan membebani

biaya inkaso kepada bank penerima (beneficiary).

Untuk pembayaran inkaso RTC yang diterbitkan oleh bank lain, maka bank pembayar

harus melakukan inkaso terlebih dahulu terhadap cabang bank penerbit terdekat melalui

sarana kliring antar bank.

Contoh Transaksi Travellers Cheques :

Tanggal 5 juni 2013 Dewo menggunakan RTC untuk membayar barang-barang antik pada

persada gallery denpasar sebanyak 2 lembar seri A. Persada gallery adalah nasabah giro Bank

Arya Duta Denpasar. Bila pada hari itu juga persada gallery menyetorkan warkat tersebut

pada Bank Arya Duta Denpasar, maka Bank Arya Duta akan melakukan inkaso melalui

proses kliring denganBank Mitra Niaga Denpasar biaya inkaso sebasar Rp100.000.

Jurnal di Bank Arya Duta Denpasar saat penyerahan warkat/kliring 1 :

Tanggal Rekening Debit (Rp) Kredit (Rp)


5 Juni 2013 Dr RAR Warkat Kliring 2.000.000

Jurnal di Bank Arya Duta Denpasar saat kliring 2 berhasil :

Tanggal Rekening Debit (Rp) Kredit (Rp)

5 Juni 2013 Cr. RAR Warkat Kliring 2.000.000

Dr. Giro BI 2.000.000


Cr. Giro persada gallery 1.900.000
Cr. Komisi Inkaso 100.000

Jurnal diBank Mita Niaga Denpasar:


Tanggal Rekening Debit (Rp) Kredit (Rp)
5 Juni 2013 Dr.RAK Cabang Semarang 2.000.000
Cr. Giro BI 2.000.000

Jurnal di cabang penerbit (Bank Mita NiagaSemarang):

Tanggal Rekening Debit (Rp) Kredit (Rp)


5 Juni 2013 Dr.Rupiah Travellers Chequers 2.000.000
Cr. RAK Cabang Denpasar 2.000.000

2.5 Penjualan Rupiah Travellers Cheques Melalui Agen Penjualan

Penjualan RTC dapat dilakukan dengan agen yang telah menjalin kerjasama dengan

bank penerbit RTC seperti contohnya biro perjalanan, biro wisata, dsb. Sebagai kompensasi

penjualan RTC makabank akan memberikan komisi pada setiap agen dengan besar yang

berbeda pada setiap bank nya. Transaksi akan didahului dengan pencatatan pada rekening

administratif atas penyerahan warkat RTC sebesar nilai nominal.

Contoh Jurnal Transaksi Traveller Cheques :

Tanggal 15 Juni 2013 biro wisata Empuka melaporkan ke Bank Mitra Niaga Semarang

tentang penjualan 10 lembar RTC.

Tanggal Rekening Debit (Rp) Kredit (Rp)


15 Juni 2013 Dr. RAK Warkat RTC yang diserahkan 10.000.000

Dr. Piutang/tagihan RTC 10.000.000


Cr. Rupiah Traveller Cheques 10.000.000

10
Pada tanggal 30 Juni 2013, Biro Wisata Empuka melunasi hasil penjualannya kepada Bank

Mitra Niaga Semarang setelah dipotong komisi penjualan RTC sebesar Rp. 200,000.

Pelunasannya atas beban giro Biro Wisata Empuka.

Jurnal Bank Niaga Semarang :

Tanggal Rekening Debit (Rp) Kredit (Rp)


30 Juni 2013 Dr. Giro Biro Wisata Empuka 9.800.000
Dr. Biaya Komisi RTC 200.000
Cr. Piutang/tagihan RTC 10.000.000

Pada kasus tertentu, suatu RTC dapat hilang. RTC yang hilang harus dilaporkan ke

bank penerbit terdekat sehingga bank penerbit dapat langsung memberitahu seluruh cabang

untuk melakukan Stop Payment sementara, sambil menunggu penerbitan RTC bar untuk

mengganti yang lama. Pada saat Penerbitan kembali RTC yang hilang, bank penerbit akan

mendebet rekening RTC yang lama dan mengkreditkan RTC yang baru, serta melakukan

komisi penerbitan RTC.

Jurnal yang dilakukan bank penerbit :

Tanggal Rekening Debit (Rp) Kredit (Rp)


Dr. Rupiah Traveller Cheque (Lama)
Dr. Kas/Giro
Cr. Rupiah Traveller Cheque (Baru)
Cr. Penerbitan Komisi Penerbitan RTC

Seseorang yang kehilangan RTC dapat meminta penerbitan kembali atas RTC yang

hilang pada cabang bank bukan penerbit sebelumnya. Bila hal ini terjadi maka hubungan

abang penerbit yang baru. Antara cabang penerbit yang baru dengan cabang penernit yang

lama akan timbul hubungan utang piutang yang sifatnya timbal balik (resiprocal).

11
BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Jasa – jasa bank lainnya merupakan kegiatan perbankan yang ketiga. Tujuan

pemberian jasa – jasa bank ini adalah untuk mendukung dan memperlancar kegiatan

menghimpun dana dan menyalurkan dana.

3.2 Saran

Sebaiknya kita sebagai mahasiswa/i dapat mengerti dan memahami tentang

jasa-jasa yang telah ditawarkan oleh bank, sehingga suatu saat jika ada kasus

mengenai penyimpanan dana atau surat berharga dapat mengambil keputusan dengan

benar.

12
DAFTAR PUSTAKA

Dr. Taswan, S.E., M.Si. 2008. Akuntansi Perbankan Transaksi Dalam Valuta Rupiah.

Yogyakarta: UPP STIM YKPN

http://langitjinggadipelupukmatarumahmakalah.blogspot.com/2014/12/makalah-jasa-

jasa-bank-lainnya.html

13
DAFTAR ISI

Halaman Judul..................................................................................................... i

Kata Pengantar..................................................................................................... ii

Daftar Isi.............................................................................................................. iii

BAB I Pendahuluan............................................................................................. 1

1.1 Latar Belakang............................................................................................... 1

1.2 Tujuan............................................................................................................ 1

1.3 Rumusan Masalah..........................................................................................2

BAB II Pembahasan.............................................................................................3

2.1 Pengertian Jasa Bank Lainnya...................................................................... 3

2.2 Manfaat Jasa Bank Lainnya.......................................................................... 3

2.3 Jenis – Jenis Jasa Bank Lainnya................................................................... 4

2.3.1 Payment Point............................................................................................ 4

2.3.2 Safe Deposit Box........................................................................................ 6

2.3.3 Rupiah Traveller Cheque............................................................................ 8

2.4 Pencairan dan Penggunaan Rupiah Traveller Cheques................................ 9

2.5 Penjualan Rupiah Travellers Cheques Melalui Agen Penjualan.................. 10

BAB III Penutup.................................................................................................. 12

1.1 Kesimpulan.................................................................................................... 12

1.2 Saran.............................................................................................................. 12

DAFTAR PUSTAKA......................................................................................... 13

iii