Anda di halaman 1dari 4

TUGAS

AKUNTANSI DAN VALUASI LINGKUNGAN

Dosen Penggampu :

Christian Ether, M.AK

Disusun Oleh :

Angelia F. Tampubolon (BCA 117 187)

JURUSAN AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS PALANGKA RAYA

2020
Contoh Dampak Eksternalitas dari PT. Tjiwi Kimia

A. Eksternalitas Negatif Produksi

Ilustrasi diatas menunjukkan eksternalitas negatif produksi. Dapat dilihat bahwa


Marginal Private Cost (MPC) lebih kecil dibandingkan dengan dampaknya Marginal Social
Cost (MSC). Oleh karena itu, perusahaan dapat memproduksi barang lebih banyak (Q 2)
dibandingkan nilai optimalnya (Q1) jika sudah mempertimbangkan nilai eksternalitas.
Inefesiensi pasar yang menyebabkan terjadinya deadwight walfare loss yang disebabkan
overproduksi barang atau jasa bereksternalitas negatif. Untuk menyelesaikan masalah
tersebut maka, private cost perlu dinaikkan agar setara dengan Marginal Social Cost (MSC).

Contoh kasus eksternalitas negatif adalah pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh
PT.Tjiwi Kimia di sepanjang sungai berantas pada tahun 2014. Cairan limbah kertas yang
dihasilkan oleh perusahaan tersebut telah merusak panen ikan masyarakat sekitar, dan telah
merusak ekosistem sungai. Setelah dituntut, PT. Tjiwi Kimia memberikan kompensasi
kepada masyarakat sekitar. Kompensasi yang dikeluarkan oleh perusahaan merupakan
tambahan biaya bagi perusahaan. Tambahan biaya ini merupakan tambahan biaya produksi
dan seharusnya dapat tercermin diharga kertas yang diproduksi perusahaan. Jika perusahaan
konsisten memberikan kompensasi (mengeluarkan biaya sosial) maka, biaya untuk
memproduksi kertas akan naik sehingga jual kertas akan naik.

2
B. Eksternalitas Positif Produksi

Ilustrasi diatas menunjukkan bahwa social cost yang dirasakan masyarakat lebih besar
dibandingkan private cost yang dirasakan oleh perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan
memproduksi barang lebih sedikit (market quantity) dibandingkan dengan nilai idealnya
(socially optimal quantity).

Contoh eksternalitas positif yang dilakukan PT. Tjiwi Kimia setelah mengetahui
melakukan penceraman lingkungan adalah melakukan kegiatan melauli program CSR
(Corporate Social Responsibility). Dimana perusahaan melakukan berbagai pemulihan
kondisi ekosistem sungai dan melakukan rehabilitas kondisi sungai. Program yang dilakukan
perusahaan mengenai CSR sangat beragam dari CSR Kewajiban terhadap karyawan
diantaranya koperasi karyawan yang mengelola rumah sakit Citra Medika, apotek, mini
market dan usaha penyewaan mobil. Kewajiban terhadap Masyarakat dan Lingkungan Hidup
diantaranya di bidang sosial perseroan aktif menggalakan kampanye anti narkoba dan
HIV/AIDS, kampanye keluarga berencana, donor darah rutin, bakti sosial operasi katarak dan
bibir sumbing, serta bantuan uang untuk petugas keamanan sekitar pabrik. Untuk bidang
pendidkankegiatannya antara lain pemberian beasiswakuliah di Akademi Teknologi Pulp dan
Kertas (ATPK) di Bandung, pendirianrumah pintar, bantuan buku ke sekolah. Program bina
lingkungan misalnya bantuan prasarana dan sarana umum,

3
kampanye zero emission, dan bedah rumahkeluarga miskin bekerja sama dengan Yayasan
Tzu Chi.