Anda di halaman 1dari 5

KERANGKA ACUAN

WORKSHOP PROGRAM MALARIA

DI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

TAHUN 2020

A. LATAR BELAKANG

Penyakit malaria masih merupakan masalah kesehatan di Kabupaten


Timor Tengah Selatan. Data Annual Paracit Incidence (API) menunjukan ada
penurunan dari tahun 2014 sebesar 63 per 1000 penduduk menjadi 4,7 per 1000
penduduk ditahun 2015, menurun lagi menjadi 2,0 di tahun 2016 namun
meningkat lagi ditahun 2017 menjadi 3,2 per 1000 penduduk dan menurun
menjadi 1,8 per 1000 penduduk ditahun 2018. Tahun 2019 API menurun
mencapai angka 1,4 per 1000 penduduk. Kondisi ini menggambarkan penurunan
API masih bersifat fluktuatif karena masih ada sumber infektif pada manusia
maupun pada nyamuk dewasa.
Upaya pencegahan dan pengendalian malaria dilakukan untuk mencari
dan mengobati penderita, serta pengendalian vektor untuk memutuskan rantai
penularan. Upaya-upaya ini sudah dilaksanakan namun masih ditemukan
kelalaian dalam penerapan protap tatalaksana kasus. Misalnya setiap penemuan
kasus positif maka wajib dilakukan survei kontak paling lambat H plus 3,
kenyataanya tidak semua kasus positif dilakukan survei kontak. Begitu juga dari
aspek pengobatan belum dilakukan follow up dengan baik untuk memastikan
keteraturan dan ketepatan minum obat. Hal ini juga menjadi resiko resistensi
obat dan sumber penularan.
Pencatatan dan pelaporan program malaria sudah dilakukan
menggunakan elektronik dengan program softfile E-Sismal sejak bulai Mei 2019
dengan pengisian data dilakukan mulai Januari 2019. Berdasarkan Evaluasi
kelengkapan laporan E-Sismal kabupaten Timor Tengah Selatan baru 83,53%.
Hal ini memberi gambaran bahwa sebagian Fasyankes belum mengisi data E-
Sismal dengan lengkap dan 2 Fasyankes belum mengisi data petugas
mikroskopis di tempat pelayanan kesehatan masing-masing.
Untuk membangun pemahaman dan kesamaan gerak dalam melakukan
upaya pencegahan dan pengendalian malaria maka perlu dilaksanakan
pertemuan workshop program malaria dan validasi pengisian E-Sismal guna
mengevaluasi program kegiatan yang sudah dilakukan sekaligus merencanakan
kegiatan-kegiatan prioritas dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit
malaria di Kabupaten Timor Tengah Selatan tahun 2020.
B. TUJUAN
1. Tujuan Umum :
Tersenggaranya pertemuan workshop program Pencegahan dan
Pengendalian Malaria tahun 2020
2. Tujuan Khusus :

- Terpantaunya cakupan program malaria di 42 Fasyankes


- Terlaksananya koordinasi program dan kebijakan program P2 malaria
- Tersusunnya rencana tindaklanjut sebagai solusi untuk meningkatkan
cakupan P2 malaria

C. METODE
Kegiatan pertemuan dibagi dalam 4 sesi yakni :
1. Penyampaian kebijakan dan cakupan program malaria :
- Kebijakan oleh Kadis/ Kabid
- Cakupan program oleh Kabid/ kasi
- Aplikasi Esismal
2. Validasi pengisian data E-Sismal
3. Pembahasan :
- Diskusi kelompok
- Pemaparan hasil diskusi
4. Rencana tindak lanjut
- Kesepakatan

D. PESERTA
Peserta pertemuan terdiri dari :
- Pengelola program malaria Fasyankes berjumlah 42 orang

E. NARA SUMBER DAN FASILITATOR


- Kepala Dinas Kesehatan
- Kabid P2P
- Kepala seksi dan staf P2PM
- Pengelola Program Malaria

F. WAKTU DAN TEMPAT


Kegiatan dilaksanakan tanggal 30 Januari 2020 di Aula Hotel Timor Megah SoE

G. PENDANAAN
Dana yang digunakan untuk kegiatan Pertemuan Monev Program Malaria,
Satker Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan Tahun Anggaran
2020 sebesar Rp.20.000.000,- (Dua Puluh Juta Rupiah)
H. PENUTUP
Demikian kerangka acuan ini dibuat sebagai acuan dalam menyelenggarakan
pertemuan workshop program malaria di Kabupaten Timor Tengah selatan tahun
2020.

SoE, 27 Januari 2020

Kepala dinas Kesehatan Kab. TTS,

Dr. Eirene Ina Deika Ate


NIP : 197709252005032007
Lampiran 1

JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN

N Kegiatan Waktu Pelaksana


o

1 Registrasi peserta 08.30 – 09.00 Panitia

2 Pembukaan 09.00 – 10.00 Kadis

3 Rehat 10.00 – 10.30 Panitia

4 Kebijakan program malaria 10.30 - 11.30 Kadis/ kabid

5 Cakupan program malaria 11.30 – 12.30 Kabid/ kasi

6 Rehat makan siang 12.30 – 13.30 Fasilitator

7 Penyampaian Permasalahan dari 3 13.30-14.00


pusk

8 Validasi E-Sismal 14.00 – 15.00 Fasilitator

9 Pembahasan 15.00 – 15.30 Fasilitator

10 Rencana tindak lanjut 15.30 –16.00 Fasilitator

11 Penutup 16.00 – 16.30 Fasilitator

SoE, 27 Januari 2020

Kepala dinas Kesehtan Kab. TTS,

Dr. Eirene Ina Deika Ate


NIP : 197709252005032007