Anda di halaman 1dari 7

TUGAS METODOLOGI PENELITIAN DAN UTS

Tugas Ini Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Kelulusan Mata
Kuliah
Metodologi Penelitian

Disusun Oleh :
Nama : Aldika Rabbihi Sukma
NIM : 2613171003

JURUSAN TEKNIK METALURGI


FAKULTAS TEKNOLOGI MANUFAKTUR
UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI
BANDUNG
2020
1.Jelaskan dan sebutkan jenis karya ilmiah ?
Jawab :
Karya ilmiah adalah hasil ciptaan berupa tulisan yang bermakna dan memenuhi
kaidah ilmu pengetahuan.
Jenis karya ilmiah :
1. Capaian akademis : Disertasi, Thesis, Skripsi, Makalah untuk memenuhi
tugas mata kuliah tertentu.
2. Form yang digunakan seperti :
a. Artikel ilmiah
b. Paper / kertas kerja
c. Buku ajar / Text Book.
3. Laporan penelitian tentang proses dan hasil penelitian untuk memenuhi
tugas suatu lembaga.

2.Jelaskan lingkup cakupan dalam proposal TA-1 ?


Jawab :
Cakupan proposal tugas akhir 1 meliputi sebagai berikut :
1. BAB I PENDAHULUAN
Bab ini menerangkan latar belakang penelitian, perumusan masalah, maksud
dan tujuan serta sistematika penulisan.
2. BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Bab ini menerangkan teori dasar yang mendukung penelitian dengan
meninjau dari sejumlah pustaka.
3. BAB III METODOLOGI PENELITIAN
Bab ini menerangkan metodologi penelitian, diagram alir penelitian serta
langkah-langkah penelitian yang dilakukan.

3.Jelaskan secara singkat isi utama dari latar belakang sebuah proposal penelitian
TA-1 (pilih salah satu : Heat Treatment, Welding, pemaduan, nikel plating, dan
proses metalurgi relevan lainnya) ?
Jawab :
Isi utama latar belakang proposal TA-1 berisikan :
1. Alasan rasional yang membuat penelitian itu menarik untuk diteliti,
dasarkan fakta, data, referensi atau temuan dari penelitian sebelumnya.
2. Gejala-gejala kesenjangan yang terdapat dilapangan. Hal ini harus
terungkap dengan jelas untuk memunculkan permasalahan dan bagaimana
penelitian megatasi kesenjangan yang ada.
3. Kompleksitas masalah. Jika permasalahan yang ditemukan dibiarkan begitu
saja, khawatir akan menimbulkan permasalahan yang baru dan akan
menghambat, mengganggu, atau mengancam suatu proses untuk mencapai
tujuan.
4. Pendekatan untuk mengatasi masalah dari sisi kebijakan dan teoritis.
5. Penjelasan singkat tentang kedudukan atau posisi masalah yang akan diteliti
dalam lingkup studi yang ditekuni peneliti.
Contoh latar belakang mengenai pemaduan :

1.1 Latar Belakang


Proses pembuatan logam sering disebut dengan proses pengecoran logam.
Pengecoran Logam adalah suatu proses manufaktur yang menggunakan logam
cair dan cetakan untuk menghasilkan bentuk yang mendekati bentuk geometri
akhir produk jadi. Logam cair akan dituangkan atau ditekan ke dalam cetakan
yang memiliki rongga cetak (cavity) sesuai dengan bentuk atau desain yang
diinginkan. Setelah logam cair memenuhi rongga cetak dan tersolidifikasi,
selanjutnya cetakan disingkirkan dan hasil cor dapat digunakan untuk proses
lanjutan.
Permanent mold casting adalah satu dari sekian banyak metode yang
digunakan dalam proses pengecoran logam. Permanent mold casting merupakan
salah satu jenis proses pengecoran yang dikhususkan untuk pengecoran logam non
ferrous yang dapat menghasilkan produk coran dengan produktivitas yang tinggi
dengan spesifikasi geometri yang hampir mencapai final atau dimensi yang sesuai
dengan desain produk dan catakan dapat dipakai berulang kali, sehingga
permanent mold casting ini lebih banyak dipilih dibandingkan proses-proses
pengecoran lainnya.
Pada permanent mold casting ini, umumnya cetakan terbuat dari baja dan
dibuat dengan machining untuk mendapatkan kualitas yang bagus, maka
dikerjakan dengan proses machining yang dapat menghasilkan kualitas mold
dengan keakuratan yang tinggi.
Namun metode permanent mold casting juga memiliki banyak kekurangan.
Pertama, proses pembuatan cetakan yang mahal karena memerlukan proses
machining untuk menghasilkan mold dengan keakuatan dan kualitas yang tinggi
dan cetakan untuk satu macam produk. Kedua yaitu memerlukan proses
pemanasan dan pelapisan pada catakan sebelum logam cair dituangkan, sehingga
pada proses pemasangan dan pelepasan cetakan relative sukar dilakukan karena
dalam kondisi panas. Dari segi ekonomi untuk pembuatan cetakan permanent
mold casting ini membutuhkan cost production yang cukup mahal. Dan dari segi
hasil akhir, produk tidak terlepas dari adanya cacat yang terbentuk, ada cacat
produk yang dapat di repair atau memang harus di reject dan dilebur kembali.
Pada penelitian tugas akhir ini akan meneliti pengaruh variasi preheat dan
perbandingan coating pada proses pengecoran permanent mold casting terhadap
penyebab terjadinya cacat produk round drain dari bahan material aluminium
paduan Si.

4.Bagaimana cara menentukan judul TA-1 dan parameter proses atau variabel
proses percobaan dengan menggunakan Tabel 1 dan Tabel 2 ?

Jawab :
Cara menentukan judul TA-1 dan parameter proses dari data tabel 1 dan 2 yaitu
dengan membandingkannya dengan penelitian penelitian sebelumnya yang
relevan dengan topik yang akan kita ambil. Dari data tersebut kita dapat
mengembangkan dengan memvariasikan variabel yang akan kita ambil misalnya (
dari tabel 2 ) yaitu waktu aging dan temperatur aging guna mendapatkan hasil
yang lebih baik dari penelitian penelitian sebelumnya. Untuk menentukan judul
TA sendiri adalah dengan menggunakan variabel proses yang kita ambil, objek
yang kita gunakan, dan parameter yang ingin dicapai. Misalnya pada tabel 2
judulnya yaitu “Pengaruh variasi aging time dan aging temperature terhadap sifat
mekanik dan struktur mikro material Al7075” dan pada tabel 1 yaitu “Pengaruh
penambahan doping Ni terhadap sifat mekanik dan struktur mikro material Cu-C
dengan metode metalurgi serbuk”.

5. Pada TA-1 menjelaskan metodologi penelitian.


a. Apa isi metodologi penelitian (clue: jelaskan tanpa diagram alir)
b. Sebutkan informasi penting apa yang terkait dengan kelancaran
pelaksanaan TA-2.
c. Buat metodologi penelitian sesuai dengan rencana tugas akhir anda
dengan menggunakan Format Metodologi Penelitian Gambar 1 dan Gambar 2

Jawab :
a. Pada metodologi penelitian berisi fakta , problem statement, mekanisme
percobaan yang dilakukan, data yang akan diambil , parameter proses yang ingin
dicapai, analisis hasil percobaan dan kesimpulan yang semuanya dicantumkan
sebagai sebuah diagram alir.
b. Informasi yang penting untuk kelancaran TA 2 yaitu data data yang diambil
pada penelitian harus valid agar nantinya ketika menganalisis hasil dari penelitian
sesuai dengan dasar teori yang kita gunakan pada proposal TA 1.
c. Metodologi penelitian sesuai dengan judul TA yang saya rencanakan :
FAKTA:
Peningkatan kebutuhan implant tulang pada tubuh manusia.
Mahalnya harga implant pada saat ini.
Dibutuhkan substitusi material yang murah yaitu seng, namun memiliki sifat mekanik yang
rendah
Material Zn dapat ditingkatkan sifat mekaniknya melalui penambahan unsur aluminium dan
proses thixoforming,sehingga paduan Zn - Al berpotensi untuk menjadi biodegredable material.
Paduan Zn-Al dikarakterisasi berdasarkan sifat dan perilaku implant, yaitu kekuatan Tarik,
densitas, korosi dan biocompability.

PROBLEM STATEMENT:
Karakterisasi variasi penambahan aluminiumpada seng Hasil Thixoforming Untuk
Biodegredable Pen Implant

PERUMUSAN: DATA DAN PARAMETER:


Material biodegredable implant tidak perlu Variasi kadar Al pada pemaduan Zn-Al
dilepas setelah sembuh dan penambahan thixoforming
Kekuatan harus lebih besar dari tulang Karakterisasi berbasis implant paduan
Biocompability dengan tubuh dan tidak Zn-Al
meracuni
Uji korosi dengan larutan infus dan hasilnya
harus sesuai dengan kriteria kebutuhan unsur DATA HASIL PENGUJIAN :
logam pada tubuh manusia(0-5 mpy) 1. Struktur mikro 3. SEM-EDS
2. Kekerasan 4. XRD
5. Korosi 5. Biocompability

ANALISIS:
Kontribusi Al pada sifat mekanik dan struktur mikro paduan Zn-Al
Kontribusi thixoforming pada sifat mekanik dan struktur mikro paduan Zn-Al

NO KRITERIA:
Ukuran butir < 100 µm
Biocompability

YES
KESIMPULAN:
Variasi penambahan komposisi Al berpengaruh terhadap karakteristik sifat mekanik,
biocompability, struktur mikro dan degredation rate pada paduan Zn-Al dengan menggunakan
metode thixoforming.